
Shio Fan Yin dan Ning'er pada akhirnya sampai ke Menara lantai yang kedua.
Sesampainya di lantai yang kedua, Shio Fan Yin langsung dihadapkan dengan banyaknya makhluk kecil yang rata rata setinggi 1cm seperti layaknya manusia, namun mereka semua bukanlah manusia melainkan Ord, yaitu makhluk menyeramkan yang suka memakan daging dan meminum darah makhluk hidup.
Pertarungan di antara mereka pun terjadi yang banyak memakan korban jiwa di pihak para Ord, namun karena jumlah mereka yang semakin banyak dan tak ada habisnya, membuat Shio Fan Yin memilih pergi meninggalkan tempat itu menggunakan sayap kelelawar ungunya.
Shio Fan Yin dan Ning'er pada akhirnya dapat melarikan diri dan sampai ke tempat yang aman.
"Sepertinya tempat ini merupakan wilayah para makhluk menjijikan itu, dan akan sulit bagi kita untuk menemukan gerbang ke lantai yang ketiga, karena mahluk mahluk itu seperti ada dimana mana," ucap Shio Fan Yin dengan mendengus kesal.
"Kak Shio Fan Yin, aku merasa ada yang janggal dengan semua ini, mengingat para Ord yang tadinya sedikit seperti ada yang memerintahkan untuk menyerang kita secara berlapis, hingga kita harus berhadapan dengan lautan para Ord".
"Kak Shio Fan Yin menurut informasi yang beredar seseorang yang berada di setiap lantai menara naga akan menemukan banyak harta karun, namun kenyataannya harta karun pertama di lantai dasar hanyalah binatang kuno naga petir, dan di lantai yang kedua sama sekali kita tak menemukan harta berharga, melainkan ratusan ribu Ord yang sama sekali tak habis jumlahnya walau kita telah melakukan pembantaian," ucap Ning'er.
Shio Fan Yin kemudian mencerna perkataan Ning'er, dan terlintas di dalam benaknya jika sebenarnya harta karun itu adalah para Ord sendiri, karena sebelum Shio Fan Yin pergi meninggalkan pertarungannya dengan parah Ord, Shio Fan Yin dapat melihat para Ord yang telah mati telah berubah menjadi butiran berwarna merah sebesar kelereng yang berserakan di tanah.
Shio Fan Yin pada akhirnya tersenyum, walaupun Shio Fan Yin tak mengetahui khasiat dari butiran berwarna merah sebesar kelereng, namun Shio Fan Yin yakin jika butiran sebesar kelereng itu merupakan inti jiwa para Ord yang langka, yang dapat membantu meningkatkan kekuatan para praktis di dalam kultivasinya.
"Kak Shio Fan Yin, apa yang membuatmu tersenyum seperti itu?" tanya Ning'er.
"Aku telah mengetahui harta karun apa yang berada di lantai Menara naga tingkat kedua ini, harta karun itu adalah inti jiwa dari para Ord yang berada di sini, dan tentu saja hal ini akan menjadi suatu keberuntungan bagi kita jika kita bisa membawa sebanyak banyaknya inti jiwa para Ord".
"Ning'er Apakah kau siap melakukan perburuan harta karun inti jiwa para Ord di tempat ini?" tanya Shio Fan Yin.
Sebenarnya Ning'er merasa takut dengan wajah seram para Ord, namun saat melihat semangat yang ada pada diri Shio Fan Yin, pada akhirnya membuat Ning'er ikut bersemangat dalam melakukan perburuan inti jiwa para Ord.
"Aku telah siap melakukan perburuan," jawab Ning'er dengan mantap.
Saat ini Shio Fan Yin dan Ning'er secara terang-terangan memunculkan diri di hadapan para Ord, sementara para Ord yang melihat mereka berdua seketika itu juga bereaksi dengan cepat, karena para Ord dapat mencium wangi darah yang sangat sedap bagi mereka.
__ADS_1
Dengan menggunakan pedang dan juga beberapa senjata rahasia berupa pisau terbang, para Ord seketika itu juga menyerang ke arah Shio Fan Yin dan Ning'er, namun yang terjadi, tak ada satupun serangan dari para Ord yang dapat melukai mereka berdua, dan malah sebaliknya para Ord banyak yang mati terkena serangan dari pedang pesona yang dimiliki Ning'er, dan juga tombak Kaisar kekacauan yang dimiliki Shio Fan Yin.
Ratusan inti jiwa para Ord sebesar kelereng kini berhamburan di tanah akibat pembantaian dari keduanya, melihat hal itu Shio Fan Yin segera mengumpulkannya dan memasukkan inti jiwa para Ord ke dalam cincin ruangnya.
Shio Fan Yin bisa merasakan jika inti jiwa para Ord dapat meningkatkan kekuatan saat melakukan kultivasi, membuatnya semakin bersemangat untuk menghabisi para Ord, hingga pada akhirnya seorang wanita yang sangat cantik telah berdiri di hadapan Shio Fan Yin dengan tatapan penuh amarah.
Wanita cantik itu kemudian berkata. "Apakah kau datang ke Menara naga lantai yang kedua ini hanya untuk memusnahkan para Ord?" tanya wanita itu.
Shio Fan Yin terdiam sesaat sambil mengawasi wanita cantik yang ada di hadapannya, Shio Fan Yin dapat merasakan energi kekuatan sihir di dalam diri wanita cantik itu.
Sedetik kemudian Shio Fan Yin kemudian berkata. "Sebenarnya Aku tak ingin melukai para Ord yang berada di tempat ini, Mereka lah yang telah melakukan penyerangan terlebih dahulu hingga kami pada akhirnya harus melawan mereka semua".
"Namun setelah kami membunuh para Ord, ternyata mereka semua dapat mengeluarkan inti jiwa yang dapat berguna bagi kultivasi seorang praktisi di alam Xuan ini, dan tentu saja hal itu membuat kami tertarik untuk mendapatkannya".
"Kurasa tak ada yang salahnya jika benda berharga itu kami kumpulkan, karena akan menjadi sia-sia jika benda-benda berharga itu hanya berserakan di tempat ini," jawab Shio Fan Yin.
"Aku takkan pernah membiarkan kalian berdua terus membunuh seluruh anak anakku, karena aku sendiri yang akan melenyapkan kalian berdua karena telah berlaku lancang di wilayah para Ord," ucap sang ratu Ord.
Tentakel itu segera menyerang ke arah Shio Fan Yin dan Ning'er, yang membuat mereka berdua saat ini terlibat di dalam sebuah pertarungan menghadapi tentakel yang terus memburu keberadaan mereka berdua.
Kembali Ning'er mengeluarkan teknik Padang pesona yang dimilikinya, hingga puluhan cahaya berwarna biru seketika itu juga melesat dengan cepat menuju ke arah makhluk raksasa itu, yang membuat beberapa tentakel yang menahan serangan dari Ning'er putus dan jatuh ke tanah seperti cacing kepanasan.
Namun yang terjadi di luar dugaan Ning'er, tentakel yang telah putus kini tumbuh dengan cepat dan kembali menyerang kearah Ning'er.
Alhasil Ning'er tertangkap dan tentakel itu segera melilit tubuh Ning'er hingga Ning'er jatuh kedalam ilusi dan terlelap.
Shio Fan Yin yang terus menghalau serangan tentakel dari mahluk raksasa, di kejutkan saat melihat Ning'er telah terlilit oleh banyaknya tentakel, yang akan di bawa masuk kedalam mulut mahluk raksasa untuk menjadi santapannya.
Melihat hal itu membuat Shio Fan Yin segera mengepakkan sayap kelelawarnya, dan langsung bergerak dengan mengeluarkan kekuatan mengerikan dari kekuatan Toti naga hitam kegelapan, yang membuat tubuh Shio Fan Yin seketika itu juga berubah menjadi seekor naga hitam bersayap dan dengan cepat menyambar tubuh Ning'er dari kuasa mahluk raksasa.
__ADS_1
Setelah berhasil mendapatkan Ning'er, naga hitam kegelapan kemudian mencengkram mahluk raksasa dan membawanya mengudara.
Naga hitam kegelapan membawa mahluk raksasa itu terbang tinggi, dan pada ketinggian tertentu naga hitam kegelapan langsung melepaskan cengkeramannya, hingga membuat mahluk raksasa itu terjun bebas kebawah.
Naga hitam kegelapan kemudian menembakkan bola energi dari mulutnya, bola energi yang berkekuatan gelombang ultra sonik seketika itu juga menghantam tubuh mahluk raksasa, hingga tubuhnya semakin deras menuju kebawah.
Hanya dalam sekejap tubuh mahluk raksasa terhempas dengan keras di permukaan tanah, yang membuat permukaan tanah itu berlobang dan tubuh mahluk raksasa mengerikan itu pada akhirnya bercerai berai berserakan diatas permukaan tanah.
Shio Fan Yin telah kembali pada wujud aslinya. Dengan menggendong Ning'er Shio Fan Yin menatap kearah ratusan ribu Ord yang bersujud memberi hormat padanya.
Seorang Ord datang kepada Shio Fan Yin dengan membawa inti jiwa mahluk raksasa mengerikan yang telah di bunuh oleh Shio Fan Yin sebelumnya, walau pun Shio Fan Yin tak mengerti perkataan dari mahluk Ord itu, Shio Fan Yin dapat memahami gerak tubuh mereka jika seluruh Ord saat ini telah menjadikan Shio Fan Yin sebagai raja para Ord yang baru.
Shio Fan Yin kemudian mengambil inti jiwa ratu para Ord, dan menyuruh para Ord untuk mengumpulkan inti jiwa para Ord yang telah mati, untuk di berikan kepada Shio Fan Yin.
Dalam sekejap ribuan inti jiwa para Ord telah di bawa ke hadapan Shio Fan Yin, dan dengan cepat Shio Fan Yin memasukkan inti jiwa itu kedalam Cincin ruangnya.
Shio Fan Yin kemudian mengangkat tangannya memberi salam kepada semua Ord, setelah itu dia pun terbang meninggalkan tempat itu menggunakan sayap kelelawar ungu nya, karena dalam pikiran Shio Fan Yin ingin segera memulihkan kondisi Ning'er yang saat ini masih terpuruk di dalam ilusi.
Shio Fan Yin pada akhirnya menemukan sebuah tempat yang cukup baik untuk beristirahat. Setelah sedikit merapikan tempat itu, Shio Fan Yin kemudian membaringkan tubuh Ning'er dan mulai menetralkan aura ilusi yang berada di tubuh wanita cantik itu.
Dengan menggunakan kekuatan Toti jantung Yiwu, Shio Fan Yin pada akhirnya dapat menghilangkan pengaruh ilusi dari mahluk raksasa mengerikan, yang melekat di tubuh Ning'er.
Setelah beberapa saat lamanya melakukan penetralan dengan menggunakan energi murninya, pada akhirnya Ning'er pun tersadar.
Ning'er segera memeluk Shio Fan Yin dengan air mata yang bercucuran di pipinya, yang membuat Shio Fan Yin merasa iba kepada wanita muda itu.
Biar bagaimanapun Ning'er merupakan gadis 15 tahun yang belum pernah menempuh bahaya di dalam hidupnya, dan kejadian saat dirinya berada di dalam kuasa mahluk raksasa mengerikan, membuatnya sangat terpukul akibat kejadian itu.
Shio Fan Yin mencoba menenangkan Ning'er dengan kata kata penyemangat, dan pada akhirnya Ning'er dapat tersenyum kembali.
__ADS_1
Bersambung