
Dewi Yinzi bersama putranya Shio Fan Yin dan putra angkatnya Go Yuan, putri Bilqis dengan putranya Shio Xu Tian, Dewi Yasmin dengan putranya Shio Sivan, Dewi Lilia dengan putrinya Lung Zi, Putri Liuyinzi dengan putrinya Shio Finzi dan putri Cin Cin dengan putrinya Shio Cin Ling, telah berada pada satu meja yang sama dalam menikmati makan bersama di ruangan khusus istana phoenix.
Tiba tiba pangeran Shio Sivan berkata. "Ayah..., Untuk mengetahui tingkat kekuatan diantara putra dan putri ayah saat ini, aku mengusulkan diadakan kompetisi besar di istana kekaisaran cahaya Phoenix, sebagai sarana bagi kami semua untuk dapat mengembangkan diri dalam sebuah pertarungan satu lawan satu di atas arena pertarungan," ucapnya.
"Kurasa usulan adik Shio Sivan bisa menjadi pertimbangan ayah, bukankah selama ini kami telah giat berlatih dalam meningkatkan kekuatan, dan dengan adanya kompetisi itu Ayah bisa menilai bagaimana kami telah bekerja keras dalam berlatih, yang akan terlihat di atas arena pertarungan," timpal Shio Xu Tian.
"Aku tak akan mengikuti kompetisi itu karena aku masih menjaga perasaan adik Shio Fan Yin, apakah kalian bisa begitu tega memperlihatkan kemampuan kalian semua di atas arena pertarungan, sementara Adik bungsu kita tak dapat mengikuti kompetisi itu. Ayah..., Aku tak ingin ayah mengadakan kompetisi bela diri yang sama sekali tak berguna seperti itu," ucap putri Shio Cin Ling dengan ketegasannya.
"Kakak pertama, jika kau tak menginginkan ikut dalam kompetisi itu biarkanlah kami adik-adikmu yang akan ikut dalam kompetisi itu, keadaan adik Shio Fan Yin yang tak memiliki kultivasi mengapa menjadi alasan untuk tak mewujudkan kompetisi bela diri," ucap Shio Finzi yang juga menyetujui adanya kompetisi bela diri.
Dewi Yinzi yang mendengarkan semua percakapan itu pada akhir angkat bicara. "Putraku memang ditakdirkan tak tak bisa berkultivasi seperti anak-anakku yang lainnya, jika kalian semua berkeinginan agar Ayah kalian dapat membuat sebuah kompetisi pertandingan beladiri bagi seluruh praktisi muda yang ada di Alam Surgawi, maka hal itu pasti akan diwujudkan oleh ayah kalian," ucap Dewi Yinzi dengan menahan kesedihannya karena Putra kesayangannya tak bisa ikut dalam kompetisi yang akan diadakan.
Shio Fan Yin dapat merasakan kesedihan sang ibu mengenai keinginan saudara-saudaranya yang meminta diadakannya kompetisi beladiri, hal itu membuatnya kemudian berkata. "Aku akan ikut serta dalam kompetisi itu, dan aku pastikan takkan mengecewakan kalian semua," ucapnya.
Seluruh orang yang berada di dalam ruangan itu begitu sangat terkejut mendengar perkataan dari Shi Fan Yin, karena mereka semua mengetahui jika Shio Fan Yin tak memiliki kemampuan teknik bela diri, Karena pada dasarnya Shio Fan Yin tak memiliki Dantian layaknya seorang praktisi yang bisa melakukan kultivasi, hanya Shio Fang yang sedikit pun tak mengalami keterkejutan karena dia telah mengetahui jika putranya Shio Fan Yin telah memiliki kemampuan seperti saudara-saudaranya yang lain, yang dapat bertarung satu lawan satu di atas arena pertarungan.
Mengetahui Shio Fan Yin berkeinginan ikut serta dalam kompetisi beladiri, membuat Shio Fang yang ingin mengetahui kekuatan putranya itu pada akhirnya berkata. "Aku akan menyelenggarakan kompetisi besar di seluruh alam surgawi tanpa terkecuali, aku akan mengabarkan berita ini secepatnya ke seluruh negeri agar kompetisi itu segera terlaksanakan," ucapnya.
Mendengar sang ayah menyetujui kompetisi besar yang akan diadakan membuat seluruh anak-anaknya merasa senang, mereka semua berambisi untuk menjadi yang terkuat hingga menjuarai turnamen itu, karena mereka berkeinginan untuk menampilkan diri sebagai anak yang memiliki kemampuan hebat dari seorang legenda hidup di seluruh alam surgawi.
__ADS_1
Kompetisi beladiri terbesar di alam surgawi yang diadakan istana Phoenix, akan berlangsung 2 bulan dari sekarang.
Seluruh praktisi muda yang ada di alam surgawi mulai mempersiapkan diri dengan berlatih, baik praktisi muda dari wilayah surgawi maupun dari daratan Surgawi, seperti halnya pelatihan yang dilakukan Shio Fan Yin di alam jiwa.
Shio Fan Yin tanpa lelah terus berlatih di bawah bimbingan gurunya Jendral Dewa perang langit, hingga pada akhirnya dalam 2 bulan Shio Fan Yin telah menembus Rana Suci tingkat sempurna.
Saat ini seluruh praktisi muda dari setiap wilayah telah berdatangan menuju ke istana kekaisaran Phoenix, untuk mengikuti kompetisi besar yang akan berlangsung seminggu dari sekarang.
Semua praktisi muda yang akan mengikuti kompetisi mendapatkan fasilitas tempat tinggal khusus oleh istana, dan dijamin semua keperluannya selama kompetisi diadakan.
Saat ini Shio Fang telah berkumpul kembali dengan kerabat dekatnya, yaitu kelima saudara dan k dua murid Qing Yu dan Lin Hua Hua.
Dalam waktu seminggu sebelum kompetisi berlangsung, kota Phoenix menjelma sebagai kota yang tak ada matinya, kehidupan dari menit ke menit dipenuhi dengan keramaian para pengunjung, walaupun itu telah memasuki dini hari karena sebenarnya rumah-rumah makan dan para penjaja makanan keliling, serta toko-toko pernak-pernik dan sebagainya, tak pernah tutup dalam memberikan pelayanan bagi para tamu yang ingin mendapatkan jasa dari mereka.
Saat ini yang menjadi buah bibir dari seluruh pengunjung adalah klan dari Utara yang bernama sekte es abadi. Sekte itu dipenuhi dengan para wanita dan hanya segelintir saja pemuda nya.
Paras pria dan wanita dari sekte es Abadi sangatlah mempesona, hal itulah yang menjadikan mereka semua menjadi buah bibir pembicaraan di kalangan praktisi muda.
Shio Fan Yin telah kembali dari retret pelatihannya di alam jiwa, dia banyak menghabiskan waktu di perbukitan yang berada di belakang istana, Di sana Shio Fan Yin banyak merenungi mengenai sebuah alam yang bernama alam Xuan yang akan segera ditujunya setelah dia dapat meningkatkan kekuatannya lebih hebat lagi, yang mana para praktisinya dikenal dengan nama Toti yang merupakan praktisi yang memiliki kemampuan hebat dari berbagai ras berbeda di mana ras itu rata-rata dari kalangan penyihir, peri, Niwa, dan masih banyak ras yang tak pernah diketahui olehnya sebelum ini.
__ADS_1
Namun yang lebih menjadi tanda tanya di hati Shio Fan Yin mengenai keberadaan ras iblis, yang menurut perkataan dari Sang Guru merupakan ras menakutkan yang akan menguasai seluruh alam, dan ras ini berasal dari alam bawah yang juga telah menempati alam Xuan sebagai target utama untuk ditaklukannya.
Tiba tiba angin yang membawa salju berhembus di sekitar tempat Shio Fan Yin berada, yang membuat Shio Fan Yin tersadar dari lamunannya.
Shio Fan Yin saat ini merasa heran bagaimana bisa di belakang perbukitan istana terdapat salju yang sebelumnya tak pernah terlihat selama dia berada di istana, Karena rasa penasaran Shio Fan Yin membuatnya kemudian menyelidiki hal itu.
Dan pada akhirnya Shio Fan Yin dapat mengetahui mengapa tiba-tiba saja di perbukitan istana terdapat salju. Saat ini Shio Fan Yin dapat melihat seorang wanita cantik dengan cadar putih yang menutupi wajahnya, tengah berlatih teknik elemen es dengan menggunakan pedang di tangannya, dan hal itulah yang membuat area di sekitar tempat itu di selimuti oleh angin yang membawa salju.
Shio Fan Yin sangat tertegun dengan wanita berparas cantik yang tengah berlatih, Karena wanita itu sangat sangat cantik dan mempesona di matanya.
Hingga pada akhirnya sebuah serangan dari pedang yang terbuat dari es, seketika itu juga menghentikan rasa kagum Shio Fan Yin terhadap wanita itu, yang membuat Shio Fan Yin buru-buru menghindari serangan pedang es yang menuju ke arahnya.
"Apakah kau tak memiliki kerjaan sehingga mengintip ku yang tengah berlatih?" tanya wanita cantik itu yang saat ini telah berada di hadapan Shio Fan Yin.
"Maafkan aku nona, sebenarnya aku telah berada di sini sebelum kau melakukan pelatihan, adanya angin yang membawa salju membuatku terusik hingga harus menyelidiki mengapa tiba-tiba di perbukitan belakang istana bisa terdapat salju"
"Jika aku telah mengganggu pelatihanmu maka aku akan pergi dari tempat ini," ucap Shio Fan Yin kemudian membalikkan tubuhnya dan melangkah pergi meninggalkan tempat itu.
Wanita cantik itu hanya bisa melihat kepergian Shio Fan Yin tanpa sedikitpun ingin menahan langkahnya, karena wanita cantik itu begitu sangat terusik akan kehadiran Shio Fan Yin yang telah melihat pelatihannya.
__ADS_1
Bersambung