Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Melawan prajurit bayangan istana cahaya surga


__ADS_3

Pertarungan yang tak seimbang yang terjadi karena Shio Zen dikeroyok sedemikian rupa oleh 10 praktisi dari prajurit bayangan yang dimiliki kekaisaran cahaya surga, seketika itu juga berubah setelah fluktuasi udara terjadi di tempat itu yang mengeluarkan dua orang praktisi kuat yang keluar dari sayatan ruang dimensi.


Dua pemuda itu adalah Shio Fang dan Shio Chen.


Tak lama kemudian tiba-tiba saja fluktuasi udara kembali terjadi yang membawa udara dingin di tempat itu, dari dalam tubuh Shio Fang tiba-tiba saja mengeluarkan cahaya putih segenggaman tangan orang dewasa, dan tak lama kemudian cahaya putih itu pun meledak yang menimbulkan riak energi dingin yang semakin pekat di tempat itu.


Ledakan energi itu tiba-tiba saja membentuk sosok seorang pemuda tampan, dan sosok itu dikenali dengan nama Shio Ju.


Kehadiran Shio Ju di tempat itu tentu saja membuat ke tiga saudaranya merasa senang, karena kehadirannya di tempat itu bertanda jika luka yang di derita Shio Ju waktu itu telah pulih kembali.


"Apakah aku terlambat dalam pesta kecil ini?" tanya Shio Ju.


"Kurasa kau belum terlambat saudara Shio Ju, dan kurasa sudah waktunya kita menghajar mereka semua yang berada di sini," jawab Shio Zen.


Shio Ju tertawa kecil kemudian berkata. "Jika begitu aku akan duluan untuk memilih lawan, karena aku ingin segera meregangkan otot otot tubuhku yang telah kaku selama pemulihan tubuh yang kulakukan selama ini," ucap Shio Ju.


Tanpa mendengar jawaban dari ketiga saudaranya, Shio Ju kemudian menghilang dari tempat itu dan menuju ke arah praktisi ranah semesta bintang tiga yang bernama kang San, hingga pertarungan pun terjadi diantara mereka berdua.

__ADS_1


Shio Zen tak tinggal diam, diapun menjatuhkan pilihannya kepada praktisi ranah semesta bintang 3 bernama kang Yi, dan diapun segera menyerang kearah nya dengan pedang hitam yang ada di genggaman tangannya, sehingga pertarungan pun terjadi diantara mereka berdua.


Shio Chen juga memilih lawan kuat diantara mereka, dengan menyerang kearah praktisi ranah semesta bintang 3 yang lainnya, dan pertarungan epik pun terjadi diantara kubu Shio Fang dan prajurit bayangan istana cahaya surga.


Shio Fang sendiri langsung melirik ke arah ke tujuh praktisi ranah semesta bintang 2 yang berada di tempat itu, karena tak ingin mereka mengganggu jalannya pertarungan adik-adiknya, Shio Fang segera menapakkan tangannya ke tanah dan petir besar segera mengurung mereka bertujuh ke dalam alam petir yang pernah digunakan ketua Linwutang dalam menghadapi Shio Fang.


Ketujuh praktisi yang saat ini berada di alam petir begitu sangat terkejut saat mengetahui jika mereka semua kini terjebak di sebuah gelembung, yang tiap din ding gelembung itu dapat menghisap Aura energi murni di tubuh mereka semua, yang membuat mereka kini menatap tajam ke arah Shio Fang dengan tatapan penuh amarah dan membunuh.


Tanpa pikir panjang ketujuh praktisi itu langsung menyerang ke arah Shio Fang dengan teknik terkuat yang mereka miliki, namun tanpa di duga mereka bertujuh Shio Fang seketika itu mengeluarkan harta surgawi Agung gerbang hitam yang memiliki pusaran hitam di dalamnya, yang mampu menahan serangan ketujuh praktisi untuk sementara waktu.


Shio Fang telah menggunakan mayat hidup 3 Kaisar petir dengan harta karun pemanggilan jiwa dari kristal jiwa yang di dapatkan nya dari ketua Linwutang yang telah dibunuhnya, dan ketiga mayat hidup yang telah disempurnakan dengan kekuatan tubuh nirwana yang dimiliki Shio Fang, saat ini telah memiliki kekuatan setara dengan para praktisi elite di ranah semesta bintang 6, sehingga sangat mudah bagi ketiga mayat hidup Kaisar petir, untuk memburu ketujuh praktisi ranah semesta bintang 2 yang terjebak di dalam alam petir yang sebelumnya telah di buat oleh Shio Fang.


Pekik kematian terus menggema dari dalam alam petir buatan Shio Fang, saat satu persatu praktisi ranah semesta bintang dua mulai mati akibat serangan menakutkan dari ketiga Kaisar petir kuno masa lalu, dan saat ini tersisa 4 praktisi yang juga dalam kondisi menyedihkan di mana sebagian dari energi tubuh mereka telah terserap oleh dinding alam petir, yang membuat mereka berempat tak punya pilihan lain selain menggunakan kekuatan terakhir mereka untuk meledakan diri, berharap jika ke tiga mayat hidup dan Shio Fang mati bersama mereka berempat.


"Duar ..!!, Duar..!!, Duar..!!, Duar..!!"


4 kali ledakan susul menyusul terdengar dari dalam alam petir yang membuat tanah di sekitar tempat itu retak dan fluktuasi udara menjadi terpecah meninggalkan sayatan hitam di udara.

__ADS_1


Shio Fang sedikit kagum dengan keberanian para praktisi itu yang rela mengorbankan dirinya sendiri untuk menghancurkan ketiga mayat hidup yang menyerangnya. Shio Fang yang mengetahui kekuatan itu merupakan kekuatan pemusnah yang sangat kejam, seketika itu juga mendorong gerbang hitam ke arah asal ledakan yang membuat energi pemusnah yang menyebar di udara, langsung tersedot ke dalam lubang hitam dan saat ini semua energi pemusnahan telah menghilang dari tempat itu.


Shio Fang kemudian mengibaskan tangannya, dan sesaat kemudian ketiga mayat hidup berubah menjadi 3 cahaya hitam sebesar kelereng, dan tak lama kemudian ketiga cahaya hitam itu melesat masuk ke dalam kristal hitam yang kini berada di dalam genggaman tangan Shio Fang, dan tak lama kemudian Shio Fang menyimpan kembali kristal hitam itu ke dalam dantiannya bersama dengan beberapa Harta surgawi lain yang dimilikinya.


Sementara itu Ketiga praktisi Ranah semesta bintang 3 yang dimiliki istana cahaya surga, saat ini juga dalam keadaan terluka parah akibat bertarung dengan Shio Chen, Shio Ju dan Shio Zen, dan pada akhirnya ketiganya menggunakan kekuatan formasi teleportasi untuk meninggalkan tempat itu.


Terlihat wajah kesal di raut muka ketiganya, saat mengetahui buruannya dapat melarikan diri dari tempat itu, hal itu membuat Shio Chen langsung mengeluarkan lolongan yang sangat mengerikan untuk menghilangkan kekesalan di dalam hatinya.


Shio Fang kemudian menghampiri mereka bertiga dan berkata. "Biarkan saja mereka pergi, aku yakin keadaan ini tak mungkin membuat pangeran Liu Han akan bertindak bodoh dengan melaporkan kejadian ini kepada kaisar, karena hal itu akan membuat reputasi pangeran Liu Han yang merupakan pemimpin dari prajurit bayangan kekaisaran cahaya surga akan hancur, kita saat ini hanya perlu mewaspadai tindakan yang akan dilakukan oleh pangeran Liu Han berikutnya, karena dia takkan pernah diam setelah kita melukai tiga praktisi kuat dan membunuh 7 lainnya dari prajurit bayangan kekaisaran cahaya surga," ucap Shio Fang.


"Kak Shio Fang, apa yang harus kita lakukan saat ini?" tanya Shio Zen.


"Kita lebih baik kembali ke akademi Kunlun karena Aku harus menyelesaikan permasalahanku dengan Putri Cin Cin," jawab Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu, Shio Fang mengajak adik-adiknya kembali ke akademi Kunlun.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2