
Ketua Shi Zuang hanya tertawa mendengar permintaan dari Shio Fang, dia sama sekali tak menyangka jika Shio Fang menginginkan batu kristal semesta.
"Ha..ha..ha.., batu kristal semesta ya..., Shio Fang..., batu kristal semesta itu tak ada padaku dan aku pun tak mengetahui bentuk nya, dan jika batu kristal semesta itu benar-benar ada padaku maka aku juga takkan pernah memberikannya kepadamu, karena dirimu lah suku naga ku musnah," ucap Ketua Shi Zuang.
Shio Fang hanya bisa tersenyum tak lama kemudian dia pun berkata.
"Baiklah jika itu merupakan keputusanmu dengan tak memberikan batu semesta yang kuinginkan, maka jangan salahkan aku jika kau akan berada pada sebuah penderitaan Abadi tiada batas, karena keputusanmu ini telah membuat dirimu takkan pernah lagi melihat dunia luar, matahari, bahkan sebuah cahaya sedikitpun karena yang ada hanyalah kegelapan semata," ucap Shio Fang.
Setelah berkata seperti itu, Shio Fang kemudian mengibaskan tangannya maka sebuah gerbang hitam tiba-tiba saja muncul di tempat itu, dan dengan cepat Shio Fang melemparkan kedua orang itu masuk ke dalam gerbang hitam hingga keduanya menghilang ke dalam pusaran yang ada di dalam gerbang hitam.
Setelah kedua petinggi dari suku naga menghilang masuk ke dalam gerbang hitam, Shio Fang kemudian menginstruksikan pada seluruh kelompoknya untuk mengambil semua harta dari suku naga, karena Shio Fang tau jika kekayaan suku naga berupa sumber daya dan barang-barang berharga lainnya begitu sangat berlimpah, mengingat jika suku naga merupakan suku yang menyukai benda-benda berharga dan berkualitas tinggi.
ke 4 praktisi dari kelompok Shio Fang segera melesat masuk ke dalam reruntuhan suku naga, untuk mencari harta berharga yang dimiliki suku naga, sementara Shio Fang duduk bersila untuk memulihkan diri setelah pertarungannya dengan leluhur Shi Qing.
__ADS_1
Setelah beberapa saat waktu berlalu keempat praktisi dari kelompok Shio Fang telah berada di hadapan Shio Fang, dengan memberikan sebuah cincin yang di dalamnya terdapat banyak benda berharga dari seluruh harta rampasan dari suku naga.
Shio Fang yang telah selesai memulihkan dirinya menerima cincin tersebut dan memasukkannya ke dalam cincin ruangnya. Shio Fang kemudian berkata.
"Aku ingin kembali ke wilayah kekaisaran cahaya naga, karena aku ingin mendapatkan batu kristal semesta yang keenam dari kaisar istana cahaya naga," ucap Shio Fang.
"Bagaimana dengan kesepakatan untuk mendapatkan batu kristal semesta itu, bukankah untuk mendapatkannya kakak harus menikahi Putri Liuyinzi?" tanya Shio Zen.
"Saat ini batu kristal semesta terakhir ada di tangan Shi Zuang, maka setelah keenam batu kristal semesta itu kubawa di hadapan Shi Zuang, maka dengan sendirinya batu kristal yang ada padanya pasti akan keluar dan hal itu akan menggenapi pencarian ku akan batu kristal semesta," ucap Shio Fang.
Shio Zen pada akhirnya terdiam, dia tau jika saat ini kakak pertamanya telah terbebani dengan syarat yang di berikan kaisar Liusan untuk mendapatkan batu kristal semesta darinya, yang membuat Shio Zen tak mempermasalahkan lagi hal itu.
Shio Fang pada akhirnya mengajak seluruh kelompoknya untuk kembali ke wilayah kekaisaran Cahaya ilahi, karena di wilayah suku penguasa tak ada lagi yang bisa dilakukan.
__ADS_1
Tiba tiba Shio Chen berbicara dan hal itu langsung membuat orang-orang yang berada di dalam kelompoknya menjadi sangat terkejut.
"Kakak pertama..., mengapa kita tak pergi ke wilayah suku jiwa untuk memusnahkannya, karena suku jiwa telah memprovokasi kita semua hingga kau menghilang dan tak ada kabar berita hingga 1 tahun lamanya," ucap Shio Chen.
Shio Fang menatap ke arah pemuda besar dan kekar yang ada di hadapannya, sedetik kemudian dia pun berkata.
Suku jiwa merupakan suku terkuat dari suku suku penguasa yang berada di wilayah suku penguasa, dan di dalam suku itu terdapat seorang praktisi yang telah menembus ranah semesta Abadi, yang kekuatannya itu dapat berkali-kali lebih besar dari kekuatan yang dimiliki oleh leluhur Shi Qing, sehingga takkan mungkin bagi kita untuk memusnahkannya".
"Kita harus memiliki persiapan yang matang jika ingin menyerang suku jiwa, karena jika kita tak memiliki persiapan itu maka kitalah yang akan dibinasakan oleh suku jiwa".
Setelah aku dapat menyatukan 7 batu kristal semesta maka dengan sendirinya aku akan dapat menembus batasanku sebagai ksatria hebat di alam surgawi, sedari itu aku telah memikirkan rencana terbaik bagi pemusnahan suku jiwa yaitu dengan melakukan penyerangan setelah aku menyempurnakan ketujuh batu kristal semesta," ucap Shio Fang.
Bersambung
__ADS_1