Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kekuatan di belakang Shio Fang


__ADS_3

Yasmin yang melihat hal itu, seketika berteriak histeris dan ingin melompat dari atas rakit untuk menolong Shio Fang, akan tetapi putra mahkota terlebih dahulu mencegahnya agar Yasmin tak melakukan kebodohan itu.


Perkataan putra mahkota tak di gubris sama sekali oleh Yasmin, wanita muda itu tak ingin Shio Fang mati di makan binatang megic yang menyerangnya, sehingga diapun berteriak lantang.


"Jika kalian tak ingin membantu menyelamatkan Shio Fang, maka jangan halangi aku untuk menyelamatkannya!!" teriak Yasmin sambil mencabut pedangnya.


Melihat kondisi Yasmin yang tak terkontrol lagi, putri Cin Cin yang berada di belakangnya langsung bergerak cepat menotok tubuh Yasmin, hingga wanita muda itu tak bisa bergerak dan mengeluarkan kata kata dari mulutnya.


Putri Cin Cin segera memeluk Yasmin agar tak terjatuh dari atas rakit, tak lama kemudian sang putri pun berkata.


"Ini semua sudah takdir bagi Shio Fang, jika keberuntungan masih di pihaknya maka dia akan selamat, tapi jika keberuntungan itu menjauh darinya maka kau harus merelakan jika Shio Fang harus mati di rawa ini," ucap putri Cin Cin.


Yasmin yang tak bisa mengeluarkan kata-kata akibat totokan yang dilakukan Sang Putri, dia hanya dapat menangis sambil menatap kearah Shio Fang yang tengah bertarung dengan belut putih raksasa.


Air mata Yasmin semakin deras keluar stelah belut putih raksasa melesat keudara, dan menukik cepat kearah Shio Fang sehingga Shio Fang menghilang bersama belut raksasa itu.


Liuren begitu senang melihat hal itu, tapi dia tak memperlihatkan rasa senangnya itu di depan umum, karena hal itu pasti akan membuatnya dalam masalah.


"Mampus kau Shio Fang...!!, hari ini aku akan menguasai putra mahkota dan juga akan memenangkan hati Yun Shi karena kau telah tiada," batin Liuren.


Sementara itu, Shio Fang yang tengah bertarung dengan belut putih raksasa, harus terhisap kedasar rawa akibat kekuatan belut putih yang mendorongnya untuk masuk ke dalam air.


Dengan menggunakan gelembung udara yang membungkus seluruh tubuhnya, pada akhirnya Shio Fang dapat bernapas di dalam air.

__ADS_1


"Belut putih..., aku tak mempunyai masalah denganmu, mengapa kau menyerangku," ucap Shio Fang yang mengetahui jika semua binatang Megic tingkat kaisar dapat berbicara.


"Kau telah mengusik meditasiku, dan sudah selayaknya kau menjadi santapanku!," jawab belut putih dengan amarahnya, dan langsung menyerang kearah shio Fang.


Shio Fang yang tak memiliki daya bertarung di dalam air, dengan cepat memanggil sahabatnya ular piton salju untuk membantunya.


Ular piton salju segera muncul dan menahan serangan belut raksasa, sehingga Shio Fang dapat terselamatkan.


"Belut putih..., kita sama sama merupakan binatang Magic tingkat Kaisar, setidaknya kau tak usah memperpanjang masalah ini lagi, karena pemuda yang bersamaku ini adalah sahabatku".


"Belut putih, aku takkan membiarkanmu menyakiti sahabatku karena kami berdua telah terikat dalam suatu kesepakatan hidup, jika kau tetap ingin mengakhiri hidupnya maka aku tak akan membiarkanmu untuk membinasakannya, dan ingat jika kita berdua melakukan pertarungan maka salah satu diantara kita pasti akan yang mati, dan yang lainnya pasti akan terluka parah," ucap ular piton salju.


Belut putih raksasa seakan tertantang oleh perkataan raja piton salju, kemudian berkata. "Rawa luas ini merupakan area kekuasaanku, dan pantang bagiku untuk kalah jika bertarung di dalam area kekuasaanku sendiri".


"Piton salju kau tak akan leluasa bertarung seperti halnya di gunung salju maupun di lembah salju, karena saat ini kau berada di air, dan tentunya aku lebih unggul banyak hal dibandingkan dengan mu".


Tiba tiba saja suasana berubah saat suara menggelegar di dalam air terdengar.


"Siapa yang ingin menjadikan muridku santapannya maka dia harus menghadapi ku terlebih dahulu," jawab suara itu.


Belut putih begitu sangat terkejut melihat penampakan seekor ular naga yang merupakan binatang Magic legenda surgawi, telah berada di hadapannya.


Buru buru belut putih raksasa mundur ke belakang dan terdiam seribu bahasa.

__ADS_1


"Belut putih apakah kau masih menginginkan kematian muridku?" tanya raja naga es.


"Maafkan aku yang tak mengetahui jika pemuda itu merupakan murid anda, jika aku tau sebelumnya tak mungkin aku menginginkan kematiannya," jawab belut putih raksasa.


Belut putih raksasa menyadari kemampuannya yang tak mampu untuk menghadapi binatang Magic legenda Surgawi, seketika itu juga meminta pengampunan agar raja naga es masih berbelas kasih membiarkannya hidup.


Raja naga es yang tak menginginkan permasalahan terus berlanjut, lantas diapun berkata.


"Aku ingin kau membiarkan muridku melanjutkan perjalanan nya, dan jika saja di masa yang akan datang kau kembali berurusan dengan muridku, maka aku tak segan-segan untuk mencari dan membinasakanmu sampai di manapun kau bersembunyi," ucap Raja naga es.


"Aku akan mengingat semua perkataan anda, dan aku tak akan pernah mengusiknya lagi," jawab belut putih raksasa.


Mendengar perkataan belut putih raksasa membuat Raja Naga Es kembali masuk ke dalam simbol Dewa yang berada di tubuh Shio Fang.


Belut putih raksasa kemudian meminta maaf kepada raja piton salju akan ke egoisan nya, dan piton salju menerima permintaan maaf belut putih, dan pada akhirnya piton salju kembali masuk kedalam alam batin Shio Fang.


Belut putih raksasa yang tak ingin terus bermasalah dengan Shio Fang karena Shio Fang memiliki kekuatan besar di belakangnya, diapun lantas menundukkan kepalanya di hadapan Shio Fang.


"Tuan muda.., aku meminta maaf dengan semua kejadian ini, dan aku menawarkan diriku untuk mengantarkan tuan muda menyeberangi rawa hitam ini," ucap belut putih raksasa.


"Aku sudah memaafkanmu, dan tentunya aku menerima tawaranmu untuk membawaku keluar dari dalam rawa ini, menuju ke tempat di mana teman-temanku berada," jawab Shio Fang.


Tanpa pikir panjang, belut putih raksasa menghembuskan nafas nya kedepan Shio Fang, maka tiba tiba Shio Fang menghilang dan kini telah berada di daratan.

__ADS_1


Dari kejauhan Shio Fang melihat sebuah rakit yang terbang di udara, karena mengetahui jika rakit itu di tempati oleh anggota kelompoknya, Shio Fang buru-buru bersembunyi agar tak terlihat oleh seluruh anggota kelompoknya.


Bersambung


__ADS_2