
Dua hari telah berlalu pasukan besar gabungan dari kekaisaran cahaya naga dan kekaisaran Jiangma saat ini telah dihadapkan pada sebuah portal besar, portal yang akan membawa pasukan besar itu menuju ke wilayah kekaisaran cahaya surgawi.
5 istri Shio Fang saat ini telah memakai pakaian perang lengkap, dan status mereka telah berubah menjadi seorang jenderal besar pasukan penyerangan yang akan melakukan penyerangan ke wilayah kekaisaran cahaya naga, yang membawahi 10 jenderal, 20 komandan prajurit dan juga membawahi para perwira tinggi yang memiliki armada tempur darat dan udara.
Ke 5 adik Shio Fang beserta 2 pangeran dari kekaisaran Jiangma, tetua Wang Chu dan tetua Mandalika akan menjadi ujung tombak dalam penyerangan itu.
Para praktisi hebat dari clan dan sekte besar juga ikut dalam penyerangan besar-besaran itu, sementara Shio Fang yang akan memimpin langsung penyerangan ke wilayah kekaisaran cahaya surgawi, untuk menaklukkan kekaisaran adidaya itu.
Sementara itu di pihak kekaisaran cahaya surgawi, setelah putra mahkota mendapatkan ancaman dari Shio Fang, Kaisar Liu Meng Tian segera membentuk kesiagaan untuk mengantisipasi serangan besar besaran yang akan dilakukan kekaisaran Jiangma.
Banyak formasi segel telah terbentuk, arai pelindung pun juga telah diaktifkan dan berbagai macam persiapan untuk pertempuran besar juga telah di siagakan, dan semua persiapan itu dilakukan dalam waktu 1 minggu.
Banyak praktisi hebat telah bergabung dengan kekaisaran cahaya surgawi, termasuk sekte besar dan kelan besar yang berada di wilayah kekaisaran cahaya Surgawi.
Akademi kunlun juga ikut dalam mempertahankan kekaisaran cahaya surgawi, mengingat Akademi kunlun saat ini berada di wilayah kekaisaran cahaya surgawi yang wajib untuk membela negerinya sendiri.
Ratusan ribu praktisi dari akademi kunlun telah bergabung bersama Armada tempur dari kekaisaran cahaya surgawi, termasuk para petinggi dari akademi kunlun itu sendiri.
3 penatua dari menara surga, kepala sekolah Senyu dan para petinggi lainnya termasuk guru Ema dan guru Gobin saat ini telah bergabung dengan kekaisaran cahaya surgawi, dan mereka semua secara bersama-sama telah membentuk formasi segel yang sangat menakutkan di langit, untuk mengantisipasi serangan dari pasukan kekaisaran Jiangma yang dipimpin oleh Shio Fang.
Seluruh petinggi akademi kunlun sangat menyesali jika harus terjadi pertempuran besar antara dua kekaisaran besar, apalagi mereka sangat mengenali Shio Fang sebagai pemimpin dari penyerangan itu, yang dahulunya juga merupakan murid dari Akademi Kunlun.
__ADS_1
Namun saat ini ikatan itu harus berakhir dalam sebuah pertempuran besar untuk membela negara yang mereka diami, walaupun mereka semua harus melawan salah seorang murid legenda dari Akademi Kunlun.
Saat ini gejolak hebat terjadi di paviliun Phoenix salju, biar bagaimanapun Shio Fang merupakan ketua Agung yang mendirikan paviliun Phoenix salju di masa lalu, dan disana banyak terdapat para sahabat yang berdiam di dalam paviliun salju dan rata-rata mereka saat ini telah menjadi guru pengajar bagi para murid di Ademi Kunlun.
Setelah pertemuan tertutup di dalam paviliun Phoenix salju, pada akhirnya mereka semua memutuskan untuk bergabung dengan kekaisaran cahaya surgawi, semua itu mereka lakukan mengingat wilayah kekaisaran surgawi merupakan tempat keberadaan Akademi Kunlun, yang merupakan tempat bagi mereka semua tinggal dan menetap di sana.
Di kekaisaran Jiangma, tetua Wang Chu datang menghampiri Shio Fang dan kelima adik Shio Fang sambil berkata. "Di dalam pertempuran besar yang akan terjadi, kalian akan bertemu dengan orang-orang yang dahulunya pernah dekat dengan kalian semua, mengingat Akademi Kunlun saat ini pasti telah bergabung dengan kekaisaran cahaya surgawi demi untuk membela negeri itu dari serangan yang akan kita lakukan saat ini".
"Jika kalian menemukan mereka saat pertempuran itu terjadi, maka kalian harus membekukan hati dan menganggap mereka semua sebagai musuh, karena sebenarnya mereka pun akan menganggap kita semua sebagai musuh yang harus dilenyapkan. Jika kita masih berbelas kasih terhadap mereka semua maka lebih baik pertempuran besar ini tak usah dilanjutkan, karena keadaan seperti itu yang akan membuat kekalahan di pihak kita," ucap tetua Wang Chu.
Shio Fang sesaat terdiam sedetik kemudian dia pun menghembuskan nafasnya dengan berat sambil berkata. "Aku tahu apa yang harus aku lakukan paman, jika memang harus terjadi pertempuran dengan teman ataupun sahabat sendiri maka hal itu harus dilakukan. Saat ini keinginanku hanyalah untuk menaklukkan kekaisaran cahaya Surgawi agar kekaisaran jiangma dapat berdiri kokoh di alam surgawi ini," jawab Shio Fang.
Setelah portal spesial teleportasi aktif, Shio Fang dan seluruh pasukannya kemudian masuk ke dalam sana untuk menuju ke wilayah kekaisaran cahaya surgawi.
Di sisi lain terlihat banyak prajurit dari kekaisaran cahaya surgawi yang langsung menghadap para komandan prajuritnya, mereka mengatakan jika di sisi Selatan dari wilayah kekaisaran cahaya Surgawi telah muncul sebuah portal raksasa, dengan mengeluarkan ratusan ribu prajurit bersenjata lengkap yang berasal dari gabungan dua kekaisaran besar, yaitu kekaisaran cahaya naga dan kekaisaran Jiangma.
Komandan prajurit yang mengetahui kabar berita itu dari pasukannya, segera menuju ke istana cahaya surgawi untuk memberitahukan perihal kedatangan pasukan besar-besaran dari kekaisaran Jiangma kepada kaisar Liu Meng Tian.
Saat ini Kaisar Liu Meng Tian beserta ketua sekte dan clan besar, termasuk petinggi dari sekolah beladiri akademi Kunlun tengah melakukan pertemuan, pada akhirnya harus menerima kenyataan jika pertempuran tak akan bisa dihindari lagi, mengingat keberadaan pasukan besar dari dua kekaisaran telah berada di wilayah kekaisaran cahaya surgawi.
Penatua Xuan Yuan dan dua penatua dari menara surga, diminta oleh sang Kaisar untuk menghadapi Shio Fang di dalam pertempuran, sementara para petinggi dari kekaisaran Jiangma akan menghadapi para praktisi hebat yang berada di istana saat ini.
__ADS_1
"3 penatua, Aku ingin kalian bertiga yang menghadapi Shio Fang, karena jika Shio Fang dapat kalian lumpuhkan maka bisa dikatakan jika penyerangan yang dilakukan kekaisaran Jiangma akan menjadi sia-sia, yang berarti pertempuran besar ini dapat kita menangkan," ucap kaisar Liu Meng Tian.
"Kami tahu apa yang harus kami lakukan, aku hanya berharap jika Kaisar dapat melakukan kesepakatan agar tak terjadi pertempuran besar ini, mengingat keberadaan praktisi yang telah menembus ranah Abadi bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditaklukan kan, jika kita melakukan kesalahan sekecil apapun maka hal itu akan berakibat fatal bagi kekasaran ini".
"Shio Fang adalah muridku dan aku sangat mengetahui dengan pasti bagaimana karakter dari muridku itu. Jika telah terjadi pertempuran besar maka akan sangat sulit bagi Shio Fang untuk dapat menarik kembali pasukannya, karena Shio Fang pastinya akan menuntaskan pertempuran ini sampai ada salah satu dari kedua belah pihak yang akan mengalami kekalahan," jawab penatua Xuan Yuan.
"Dari masa lalu hingga sampai saat ini kekaisaran cahaya Surgawi telah menjelma sebagai kekaisaran penguasa di alam surgawi, dan aku tak ingin keberadaan kekaisaran Jiangma dapat di atas dari kekaisaran cahaya surgawi, karena sebenarnya kita pasti dapat memenangkan pertempuran yang terjadi," ucap kaisar Liu Meng Tian.
"Benar apa yang dikatakan yang mulia Kaisar, takkan mudah bagi kekaisaran kecil seperti kekaisaran jiangma dapat menghancurkan kekaisaran cahaya surgawi di wilayahnya sendiri, kita saat ini didukung dengan Armada tempur besar yang tak tertandingi, baik dari darat maupun udara. Jika pertempuran besar ini sampai terjadi maka bisa dipastikan kekaisaran cahaya surgawi yang akan memenangkannya," timpal putra mahkota kekaisaran.
Kepala sekolah Senyu yang dari tadi terdiam pada akhirnya angkat bicara. "Aku masih sangksi jika kekaisaran cahaya surgawi dapat memenangkan pertempuran besar ini, mengingat kekaisaran jiangma telah berani menyerang kekaisaran sebesar kekaisaran cahaya surgawi, pasti mereka telah memiliki persiapan khusus dalam penyerangannya ke wilayah kekaisaran cahaya surgawi," ucap guru besar Senyu.
"Tak menghilangkan rasa hormat kepada anda guru Senyu, namun perkataan Anda ini akan menjatuhkan mental pasukan kita jika sampai terdengar oleh mereka, aku tak ingin Anda berkata seperti itu lagi karena saat ini merupakan saat-saat yang sangat genting bagi pasukan kita dalam melakukan pertempuran besar," ucap putra mahkota dengan tatapan tak suka kepada guru Senyu.
Kaisar Liu Meng Tian yang melihat suasana sudah tak harmonis lagi di dalam pertemuan itu, pada akhirnya angkat bicara.
"Aku telah memutuskan takkan pernah ada perundingan maupun kesepakatan di kedua belah kubu, karena kekaisaran cahaya surgawi akan tetap melakukan pertempuran dalam menghancurkan kekaisaran Jiangma".
Setelah berkata seperti itu Kaisar Liu Meng Tian pada akhirnya membubarkan rapat, agar para anggota yang mengikuti rapat dapat segera kembali ke tempat masing-masing, guna mempersiapkan diri untuk melakukan pertempuran besar yang akan segera terjadi.
Bersambung
__ADS_1