Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kembali ke istana jiangma


__ADS_3

Shio Fang pada akhirnya berangkat menuju ke wilayah kekaisaran Cahaya ilahi, dan Shio Fang begitu sangat terkejut setelah mengetahui jika saat ini kekaisaran cahaya ilahi telah ditaklukan oleh 2 suku penguasa yaitu suku jiwa dan suku api iblis.


Saat ini keadaan kota tak seramai dulu karena kota kekaisaran sekarang telah menjelma menjadi kota mati, yang seluruh penduduknya hanya bisa berada di dalam rumah dan takut untuk melakukan aktivitas keseharian mereka di luar rumah.


Hanya beberapa penduduk kota yang terpaksa keluar rumah, semua itu agar mereka dapat melakukan kegiatan dalam menyambung hidup keluarganya.


"Bagaimana mungkin kekaisaran sebesar ini dapat ditaklukkan oleh suku penguasa, aku rasa suku jiwa dan suku api iblis takkan mungkin bisa menaklukkan kekaisaran Cahaya ilahi jika tak ada bantuan dari pihak lain, kita harus segera mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi," ucap Shio Fang.


Setelah mendengar perkataan dari kakak pertamanya mereka berempat segera memisahkan diri untuk mencari tahu mengenai kejadian yang sebenarnya, sehingga kekaisaran Cahaya ilahi dapat ditaklukan oleh 2 suku penguasa.


Shio Fang saat ini sangat mencemaskan istri dan putrinya yang berada di dalam istana, sehingga Shio Fang ingin berangkat ke istana untuk mencari putri cincin dan Shio Cin Ling putrinya.


Namun baru beberapa langkah Shio Fang beranjak dari tempatnya berada, tiba-tiba saja dua orang laki-laki menghampirinya dan berkata. "Pangeran Shio Fang, kami merupakan utusan dari kekaisaran Jiangma, yang di tugaskan untuk datang mencarimu karena saat ini putri Cin Cin dan putri Shio Cin Ling saat ini telah berada di kekaisaran Jiangma, mereka berhasil melarikan diri saat suku-suku penguasa melakukan penyerangan".


"Saat itu dua suku penguasa telah bergabung dengan tiga orang praktisi dari Aula Dewa kesunyian untuk menghancurkan kekaisaran cahaya ilahi, Saat penyerangan itu sebenarnya di dalam kekaisaran telah terdapat para penghianat yang membuat kehancuran dari dalam istana sendiri".


Pangeran Cin Sha bersama permaisurinya telah gugur dalam pertempuran besar itu, dan saat ini semua praktisi hebat yang berasal dari menara giok berhasil membawa kabar Putri Cin Cin dan putri Shio Cin Ling ke istana Jiangma," ucapnya.


Shio Fang menggertakkan giginya menahan amarah di dadanya namun saat ini ia tak bisa melakukan apa-apa mengingat kekuatan dari suku penguasa itu begitu sangat hebat, dan Shio akan segera melakukan penyerangan balik untuk merebut kekaisaran setelah dirinya telah berhasil menggabungkan ketujuh batu kristal menjadi sempurna.


"Kalian segera pulang secepatnya ke istana Jiangma, Aku akan segera menyusul pulang setelah memeriksa keadaan di kekaisaran ini," ucap Shio Fang.


"Baik pangeran, jika begitu izinkan kami untuk undur diri kembali ke istana," jawabnya.


Setelah menangkupkan tangan memberi hormat, keduanya pada akhirnya pergi meninggalkan Shio Fang.


Setelah satu minggu memeriksa keadaan di kota kekaisaran, pada akhirnya Shio Fang mengetahui jika saat ini kedua suku penguasa telah menjalin hubungan dengan para iblis yang ada di daratan surgawi. Dengan bergabungnya dua suku penguasa dan Aula Dewa kesunyian beserta para iblis dan pasukannya, pada akhirnya kekaisaran Cahaya ilahi dapat di taklukkan.

__ADS_1


Setelah mengetahui semua perkembangan di kekaisaran cahaya ilahi, Shio Fang pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke istana Jiangma, dan hari itu juga Shio Fang berserta kelompoknya berangkat menuju ke wilayah kekaisaran Jiangma.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh dan sangat melelahkan, pada akhirnya Shio Fang dan rombongannya berhasil sampai ke istana Jiangma.


Shio Fang disambut dengan rasa sukacita oleh kaisar dan seluruh penghuni istana termasuk ibu, ayah, dan kedua istrinya.


Putri Cin Cin langsung berlari memeluk Shio Fang dan langsung menumpahkan rasa sedihnya dengan semua kejadian yang dialaminya, di dada bidang Shio Fang.


Putri Bilqis hanya dapat diam terpaku di tempatnya, rasa rindunya kepada Shio Fang hanya dapat disimpan di dalam dada setelah melihat putri Bilqis menangis di pelukan Shio Fang.


Setelah tangis putri Cin Cin mereda dan dia mulai tenang, Shio Fang pada akhirnya memanggil Putri Bilqis untuk menuju arahnya.


Dengan lembut Shio Fang memeluk kedua wanita itu secara bersamaan, untuk menumpahkan rasa rindu yang selama ini tersimpan di dadanya.


Semua orang yang melihat hal itu sangat terharu mengingat Shio Fang meninggalkan kedua istrinya untuk mencari batu kristal semesta, bagi keselamatan seluruh manusia yang ada di alam surgawi dari teror kehancuran kaisar iblis Azura.


"Apakah anak ini adalah Putra ku?" tanya Shio Fang.


"Benar..., Shio Xu adalah putramu," jawab putri Bilqis dengan senyuman di wajahnya.


Kilatan bahagia di bola mata Shio Fang seketika itu juga terlihat jelas di mata putri Bilqis.


Dengan lembut Shio Fang mengelus kepala Shio Xu dan memberikan kecupan hangat di pipinya.


Tiba tiba Shio Cin Ling yang juga berada di tempat itu lantas berkata. "Apakah ayah telah melupakanku dan tak menganggapku ada di tempat ini, karena selama ayah di di tempat ini Ayah tak pernah menghiraukan ku," ucap Shio Cin Ling dengan wajah cemberut.


Shio Fang kemudian menggendong Putri cantiknya itu sambil berkata. "Kau dan adikmu Shio Xu merupakan harta yang paling berharga yang ayah miliki, dan ayah sangat mencintai kalian berdua," jawab Shio Fang yang membuat Shio Cin Ling segera mencium ayahnya.

__ADS_1


Kebahagian Shio Fang tentu saja telah terasa lengkap setelah kehadiran kedua anaknya. Dan hari hari pun berlalu tak terasa telah satu bulan Shio Fang berada di istana Jiangma.


Di suatu hari saat Shio Fang berada di sebuah taman dengan kedua istrinya, Shio Fang pun lantas berkata.


"Saat ini tinggal satu buah batu kristal semesta yang harus kudapatkan untuk melengkapi batu kristal semesta yang lainnya, dan batu kristal semesta itu saat ini berada di kekaisaran cahaya naga," ucap Shio Fang.


"Jika memang seperti itu maka aku akan menyuruh ayah untuk meminta batu kristal semesta itu kepada kaisar Liusan," ucap putri Bilqis.


"Semua tak semudah seperti yang kau pikirkan karena batu semesta itu merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi keluarga kekaisaran cahaya naga, karena batu itu telah turun temurun diberikan kepada keturunan dari Kaisar terdahulu cahaya naga".


"Dalam hal ini aku telah melakukan kesepakatan kepada kaisar Liusan mengenai mendapatkan batu kristal semesta itu untukku, namun saat itu aku tak dapat melakukan kesepakatan yang terjadi sehingga aku pergi ke wilayah daratan surgawi untuk mencari batu kristal semesta yang lainnya," ucap Shio Fang tak melanjutkan perkataannya.


Putri Cin Cin yang tadinya diam pada akhirnya menimpali percakapan keduanya dengan berkata.


"Kak Shio Fang apakah dengan mendapatkan batu kristal semesta itu kau harus menikahi Putri Liuyinzi?" tanya putri Cin Cin.


Shio Fang hanya dapat terdiam mendengar perkataan dari putri Cin Cin, karena semua yang dikatakan oleh sang putri merupakan suatu kebenaran.


Melihat diamnya Shio Fang, putri Bilqis pada akhirnya angkat bicara.


"Kak Shio Fang kami berdua telah mengetahuinya dari ketiga saudaramu yang merasa kasihan kepadamu, karena harus berpikir seribu kali untuk mendapatkan batu kristal semesta yang ada di istana cahaya naga karena keberadaan kami berdua".


"Jika itu merupakan syarat kau mendapatkan batu kristal semesta yang terakhir, maka kami berdua akan mendukungmu untuk menikahi Putri Liuyinzi," ucap putri Bilqis dengan keseriusan di wajahnya.


Bersambung.


Terimakasih buat sobatku Tc2k yang telah memberikan banyak koin, semoga Alloh melimpahkan banyak rezeki dan dipermudah segala urusannya Amin🤲.

__ADS_1


__ADS_2