Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Warisan kuno


__ADS_3

Suara Shio Fang menggelegar keseluruh area reruntuhan makam para dewa, karena telah menggunakan kekuatan spiritualnya untuk menembus segala sisi terdalam makam.


Kedua sahabat Shio Fang begitu sangat heran mendengar perkataan Shio Fang, yang sangat aneh di telinga di saat kesusahan melanda mereka bertiga.


"Apa yang kau lakukan Shio Fang, itu akan membuat kita semakin dirugikan di dalam jaring ini," ucap Zen dengan kesal.


Belum sempat Shio Fang menjawab perkataan Zen, tiba tiba angin kencang seketika melanda tempat itu, yang membuat seluruh pasukan besar yang mengurung mereka berlutut satu kaki untuk menghormati sesuatu hal yang tak terlihat.


Angin semakin lama semakin bertambah kencang, yang membuat jaring yang mengurung mereka bertiga terhempas dan hilang entah kemana.


Tawa berat seseorang terdengar menggelegar di udara, sebelum satu sosok laki laki paruh baya muncul di tempat itu dengan pakaian perang lengkap. Tampak laki-laki itu seperti seorang pemimpin pasukan besar.


Shio Fang yang mengetahui jika yang muncul kali ini merupakan jendral perang para dewa yang biasa di panggil dengan sebutan Dewa agung, segera menangkupkan tangan memberi hormat kepadanya.


"Hormat kami yang mulia Dewa agung," ucap Shio Fang.


Mendengar perkataan Shio Fang, buru buru Zen dan putri Yanran ikut menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.


Tak lama kemudian suara berat dewa agung berkata. Jendral Yujing, jendral Hanyu, jendral Wuhan dan jendral Kingmo, bawa seluruh komandan dan prajurit mu untuk pergi dari tempat ini, karena mereka bertiga merupakan tamu kehormatanku," ucap Dewa agung.


Seketika itu juga prajurit besar yang mengepung Shio Fang dan kedua sahabatnya menghilang dari tempat itu. Di tempat itu saat ini menyisakan sosok dewa agung yang berada di hadapan mereka bertiga.


"Bangkitlah..., aku menerima hormat dari kalian bertiga," ucap Dewa agung.

__ADS_1


Shio Fang, Zen dan putri Yanran, pada akhirnya memberanikan diri menatap ke arah sosok laki-laki paruh baya dengan kharisma kuat di wajahnya. kekaguman terpancar di wajah mereka bertiga Karena baru kali ini mereka dapat melihat sosok seorang jenderal perang nirwana di masa lalu.


"Kau memang merupakan anak yang terpilih itu, aku telah menunggu kedatangan mu setelah ribuan tahun berada di makam ini. Shio Fang..., kau ikutlah denganku karena aku akan memberikan warisan ku kepadamu," ucap Dewa agung.


Dewa agung kemudian melangkah pergi meninggalkan mereka bertiga, namun Shio Fang tak juga melangkahkan kakinya mengikuti sang Dewa agung, saat ini Shio Fang memikirkan kedua sahabatnya yang berada di tempat itu.


Dewa agung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya kembali menghadap ke arah Shio Fang.


"Mengapa kau tak mengikuti ku?" tanya Dewa agung.


"Dewa..., Aku memikirkan kedua sahabatku yang telah bersamaku masuk ke dalam reruntuhan makam para dewa ini, aku tak mungkin membiarkan mereka berdua berada di sini dan tak melakukan apa-apa," jawab Shio Fang.


Dewa agung kemudian tersenyum, dan tak berapa lama kemudian dua buah gulungan tiba-tiba saja keluar di hadapan Dewa Agung. Kedua gulungan itu masing-masing melesat ke arah Zen dan putri Yanran, dan tak lama kemudian suara Dewa Agung berkata.


"Karena kalian berdua telah datang bersama anak yang terpilih ke tempat ini, maka aku akan memberikan dua teknik pelatihan kepada kalian berdua. Pelajarilah teknik di dalam gulungan itu selama aku bersama Shio Fang berada di dalam bangunan makam," ucapnya.


Tak lama kemudian Dewa Agung mengibaskan tangannya maka dua pil emas yang memancarkan energi kuat di dalamnya kini mengambang di hadapan Zen dan putri Yanran.


"Itu adalah pil nirwana, Setelah kalian berdua menguasai teknik di dalam gulungan itu maka telanlah pil nirwana pemberian dariku itu, dan lakukanlah kultivasi untuk melakukan penyerapan pil agar ranah tingkat kekuatan kalian bisa naik sesuai dengan tingkat kerja keras kalian dalam berlatih dan menyerap pil tersebut," ucap dewa agung kemudian membalikkan tubuh dan kembali melangkahkan kakinya menuju ke bangunan besar makam.


Kali ini Shio Fang berjalan mengikuti Dewa Agung dari belakang, dan meninggalkan kedua sahabatnya yang terlihat begitu senang mendapatkan warisan kekuatan dalam gulungan yang diberikan Dewa Agung.


Putri Yanran kemudian membuka gulungan yang ada di hadapannya, dan Sang Putri begitu sangat terkejut melihat jika gulungan tersebut merupakan gulungan kuno kekuatan api Surgawi yang hanya dimiliki oleh para praktisi kuat di masa lalu.

__ADS_1


Zen pun juga sangat terkejut dengan gulungan emas yang ada di dalam genggaman tangannya, dia dapat melihat jika teknik di dalam gulungan tersebut merupakan teknik air surgawi, yang juga merupakan teknik kuno yang hanya dimiliki oleh para praktisi kuat di masa lalu.


Tanpa pikir panjang mereka berdua lantas melatih kedua teknik di dalam gulungan masing-masing, karena tekat mereka setelah keluar dari dalam alam reruntuhan maka mereka berdua akan menjadi seorang praktisi ahli yang pilih tanding.


Sementara itu, Shio Fang yang tengah mengikuti Dewa Agung akhirnya masuk ke dalam makam suci, di dalam makam terdapat sebuah ruangan luas dengan altar untuk melakukan kultivasi.


Dewa agung kemudian duduk di dalam altar tersebut dan menyuruh Shio Fang untuk duduk di hadapannya.


"Sebelum aku memberikan warisanku kepadamu sebagai anak yang terpilih oleh para dewa, maka aku akan bercerita sedikit mengapa kau terpilih sebagai penyeimbang 4 alam".


"Aku akan mendengarkan semua yang Dewa Agung katakan," jawab Shio Fang.


Dewa Agung kemudian menganggukkan kepalanya dan mulai bercerita.


"Dahulu ada empat alam besar yang ada di alam semesta ini, 4 alam itu adalah alam bawah, alam ilahi, alam Surgawi dan alam cahaya".


"Ambisi besar raja iblis untuk menguasai empat alam tersebut membuat pasukan besar raja iblis pada akhirnya menyerang alam ilahi, dan memusnahkan para pendeta suci serta para elf yang merupakan penduduk asli alam ilahi".


Setelah menghancurkan alam ilahi, pendeta Agung yang berada di alam ilahi sebelum kematiannya menyatukan kekuatan seluruh pendeta suci yang berada di alam tersebut, untuk memilih satu manusia yang ada di alam surgawi yang terpilih untuk mendapatkan 7 batu giok sebagai simbol kekuatan seluruh pendeta suci, dan semua itu telah mendapatkan persetujuan dari Kaisar langit".


"Keserakahan para iblis tak sampai di situ, setelah menghancurkan alam ilahi dengan kekuatan besar yang dimilikinya, raja iblis akhirnya menyerang nirwana hingga terjadi pertempuran besar yang melibatkan para dewa. Dan pada akhirnya raja iblis dapat dipukul mundur dan kembali ke alam bawah".


"Setelah kekalahan raja iblis, pada akhirnya Kaisar langit menyegel alam ilahi agar para iblis tak bisa kembali ke sana dalam menghimpun kekuatan besar untuk kembali menyerang nirwana".

__ADS_1


"Setelah kematianku dalam perang besar itu, kekuatan nirwana akhirnya berkurang dan aku saat ini akan menyerahkan warisanku kepadamu yaitu pasukan besar dengan 4 Jenderal yang berada di makam para dewa ini, jika kau berhasil mengumpulkan 14 batu giok yang tersebar di dua alam yaitu alam surgawi dan alam cahaya yang masing-masing terdapat 7 batu giok di sana. Setelah kau mendapatkan batu giok yang berada di dua alam tersebut, maka gabungkanlah dengan 7 batu giok yang ada padamu saat ini, maka pasukan besar yang tak pernah kau lihat yang ada di makan ini akan tunduk di bawah perintahmu," ucap Dewa agung.


Bersambung


__ADS_2