Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Di dalam sekte darah 2


__ADS_3

Shio Fang berjalan melewati lorong lorong, dengan tatapan tajam para anggota sekte yang seperti ingin menelannya hidup hidup. Shio Fang tak memperdulikan semua itu, dia tetap mengikuti sang bibi dalam mengikuti panggilan penatua Yunhong.


Di dalam perjalanan itu seorang pemuda yang sedikit gemulai tiba tiba menghadang langkah mereka.


Melihat pemuda itu, sang bibi langsung menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.


"Tuan muda Yun Ai mengapa anda menghadang langkah kami? tanya sang bibi.


"Aku hanya ingin melihat pemuda yang telah memenangkan kompetisi alkemis di daratan tengah, dan mengalahkan nona muda Yunmei disana. Aku juga ingin mengetahui sebatas mana kemampuannya, sehingga dapat menyelamatkan nona muda Yunmei dari serangan seorang praktisi ahli di kelas dewa kaisar," ucap Yun Ai.


"Tuan muda Yun Ai ..., saat ini tuan muda Shio Fang tengah di tunggu kehadirannya oleh penatua Yunhong, ada baiknya tuan muda tak menghalangi dan memberikan kami jalan," ucap sang bibi.


"Aku pasti akan membuka jalan, jika Shio Fang dapat melakukan 3 pertukaran denganku," ucap Yun Ai dengan senyuman meremehkan.


Shio Fang yang tadinya diam kini angkat bicara. "Aku tak ingin melakukan pertukaran itu, kekuatan ranah tingkat surga tak sepadan untuk bertukar pukulan denganku, karena hal itu akan membuat mu meringkuk di balai pengobatan sekte," ucap Shio Fang dengan ketenangannya.


Perkataan Shio Fang tentu saja membuat wajah Yun Ai memerah karena marah, dia tak menyangka pemuda itu akan berkata seberani itu kepadanya.


Aura kuat dari ranah tingkat surga keluar dari dalam tubuh Yun Ai, tinju kanannya di kepalkan sehingga mengeluarkan aura bercahaya merah darah yang menyelimuti tinju nya.


Sang bibi yang begitu sangat ketakutan memilih untuk meninggalkan tempat itu, daripada dia akan terluka akibat berada di kedua belah pihak yang akan bertarung.


Sebelum Yun Ai melakukan serangannya, tiba-tiba saja bentakkan seorang wanita muda menggelegar di udara.


"Hentikan Yun Ai..., kau tak pantas untuk menyerang tamuku, jika kau nekat melakukannya maka kau akan menghadapiku," ucap Yunmei dengan aura berwarna merah yang menyelimuti tubuhnya.


"Sepupu Yunmei aku hanya ingin sedikit bertukar pukulan dengannya, dan kuharap sepupu Yunmei dapat sedikit memberi muka kepada ku, atau kejadian ini akan sampai ketelinga saudara Yunming jika kau mempunyai hubungan dengan pemuda itu, pembelaanmu kepadanya sungguh tak masuk akal bagiku," ucap Yun Ai.


Wajah Yunmei seketika itu berubah gelisah, dia kini mengkhwatirkan Shio Fang jika sampai perkataan Yun Ai yang tak sepenuhnya benar, sampai ke telinga Yunming.


Biar bagaimanpun Yunming merupakan jenius sekte yang telah menembus klas dewa saint di usia muda, dan pemuda itu telah berkali-kali di tolak cintanya oleh Yunmei, dengan alasan jika Yunmei masih ingin meningkatkan kekuatannya dan ingin fokus di dalam pelatihannya.


Disaat Yunmei tengah memikirkan hal itu, tiba tiba saja Yun Ai melakukan pergerakan dengan menyerang ke arah Shio Fang.


"Tinju darah iblis!!" teriak Yun Ai dengan menghantamkan tinjunya kedepan.


Ayunan tinju Yun Ai membawa gemuruh angin, yang membuat area sekitar tempat itu mengalami perubahan dengan memadatnya udara.


Shio Fang dengan tenang berdiri di tempatnya berada tanpa takut sedikitpun akan serangan mematikan yang menuju kearahnya.


Tiba tiba sebuah cahaya merah menghalau serangan dari Yun Ai yang membuat ledakan terjadi ditempat itu. Ledakan yang terjadi menimbulkan riak energi terpencar di udara.


Yun Ai terseret beberapa meter kebelakang, hingga menimbulkan jejek kaki yang panjang di tanah.


Yun Ai mendengus kesal setelah mengetahui jika Yunmei ikut campur dalam serangannya kearah Shio Fang. Setelah menstabilkan energi di dalam tubuhnya yang bergejolak, Yun Ai menatap tajam kearah Yun Ai sambil berkata.


"Sepupu Yunmei kau telah melakukan kesalahan dengan membelanya, hal ini akan ku sampaikan pada saudara Yunming, dan kurasa perasaan cemburunya akan membuat Shio Fang dalam masalah besar walaupun kau ada di belakangnya," ucapnya.


Setelah berkata seperti itu, Yun Ai berjalan pergi meninggalkan tempat itu, tanpa menunggu jawaban dari Yunmei.


Kegelisahan kini terlihat jelas di wajah Yunmei, sehingga kecantikannya semakin terlihat jelas oleh Shio Fang.

__ADS_1


Keanggunan seorang wanita yang terpancar dari wajah Yunmei, membuat hati Shio Fang sedikit bergetar di buatnya. Diapun segera mengalihkan pandangannya saat Yunmei mendekatinya sambil berkata.


"Bagai mana keadaanmu Shio Fang?" tanya Yunmei.


"Aku baik baik saja seperti yang kau lihat sendiri dariku," jawab Shio Fang.


"Shio Fang.., Setelah kau menemui penatua Yunhong, aku ingin kau segera meninggalkan sekte darah, karena ku lihat keadaanmu saat ini telah membaik dan hampir dibilang telah sembuh seperti sedia kala," ucap Yunmei yang tak ingin Shio Fang celaka akibat kemarahan Yunming padanya.


"Kau mengusirku dari sini?" tanya Shio Fang dengan menatap tajam kearah Yunmei.


Yunmei menggelengkan kepalanya, akan tetapi dia tak mampu untuk melihat tatapan tajam Shio Fang ke arahnya, apalagi Shio Fang kini berjalan mendekat kearahnya yang membuat gemuruh di dalam dada Yunmei berpacu dengan cepat.


Buru buru Yunmei memalingkan pandangannya, dan diapun segera membalikkan tubuhnya dan melangkah ke depan.


"Shio Fang ikuti aku, penatua Yunhong saat ini pasti tengah menunggu kehadiranmu," ucap Yunmei dengan berjalan cepat ke depan tanpa menghiraukan Shio Fang yang mengikutinya dari belakang.


Di dalam perjalanan menuju ke tempat kediaman penatua Yunhong, Yunmei tak mengeluarkan perkataan sedikitpun, dia larut dalam pikirannya sendiri.


"Mengapa jantungku berdebar kencang seperti ini saat aku berada di dekat Shio Fang?, dan mengapa perasaan seperti ini tak kualami di hari-hari sebelumnya, perasaan yang sangat terikat dan ingin selalu berada di dekatnya. Celaka..., apa yang sebenarnya telah terjadi padaku?" gumam Yunmei dalam hati.


Pada akhirnya mereka tiba di kediaman penatua Yunhong. Seorang laki laki tua menyambut mereka dengan hangat.


"Shio Fang memberi hormat pada penatua Yunhong," ucap Shio Fang menangkupkan kedua tangannya memberi hormat, saat berada di hadapan penatua Yunhong.


"Duduklah Shio Fang.., Aku ingin sedikit berbincang dengan mu," ucap Penatua Yunhong mempersilahkan Shio Fang dan Yunmei duduk.


"Aku telah mendengar dari cucuku Yunmei, kau telah menyelamatkannya dari kematian dan tentunya hal itu membuatku sangat berterima kasih kepadamu," ucap penatua Yunhong.


Sesaat penatua Yunhong mengernyitkan keningnya saat melihat Yunmei yang biasanya ceria saat bertemu dengannya, kini hanya diam dan menatap kearah meja seperti tengah melamun.


"Yun'er..., Yun'er..., Yun'er..."


Tiga kali panggilan penatua Yunhong sama sekali tak di gubris oleh Yunmei, sehingga mau tak mau Shio Fang seketika itu langsung menepuk bahunya, yang membuat Yunmei seketika itu langsung terperanjat kaget.


"E..Hem.." suara penatua Yunhong sebelum dia berkata.


"Apa yang mengganggu pikiranmu sehingga aku melihatmu seperti tengah memikirkan sesuatu yang besar?" tanya penatua Yunhong .


"A...a...a..., ini kek..."


Sambil tergagap Yunmei akhirnya menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi, sewaktu mereka berdua dalam perjalanan menuju ke kediaman penatua Yunhong.


"Kau tak usah mengkhwatirkan hal itu, aku pastikan tak akan terjadi hal buruk kepada Shio Fang," ucap penatua Yun Hong.


Mendengar perkataan tetua Yunhong membuat mata Yunmei kembali berbinar, dan tampak senyum keceriaan seketika itu keluar dari bibir nya.


Keceriaan Yunmei seketika itu menghilang berganti dengan rasa malu di wajahnya, saat melihat tatapan penuh arti penatua Yunhong kepadanya.


Buru buru Yunmei berkata. "Kakek aku harus pergi karena ada hal penting yang harus kulakukan," ucap Yunmei.


Tanpa menunggu jawaban penatua Yunhong, Yunmei segera pergi dari tempat itu dengan tergesa-gesa.

__ADS_1


Setelah kepergian Yunmei, penatua Yunhong kemudian berkata kepada shio Fang.


"Aku sengaja memanggilmu ketempat ini karena aku ingin kau memurnikan pil roh kematian, pil itu merupakan pil tingkat 8 yang merupakan pil legendaris setingkat dewa".


"Aku telah mendengar dari Yun'er jika kau mampu memurnikan pil legendaris, dan aku berharap banyak jika kau mau untuk membantuku dalam hal itu. Shio Fang Aku akan memberikanmu teknik kuat yang kumiliki sebagai hadiah karena kau ingin membantuku dalam pembuatan pil itu," ucap penatua Yunhong dengan keseriusan di wajahnya.


"Penatua Yunhong..., dalam hal ini aku tak bisa berjanji karena aku masih akan menemui putra mahkota, sehubungan penyakit yang diderita permaisuri".


"Mungkin setelah aku menyembuhkan permaisuri, aku akan mencoba memurnikan pil yang penatua inginkan itu".


"Penatua .., mengenai hadiah teknik tingkat tinggi yang ingin kau berikan padaku, kurasa aku tak memerlukannya aku hanya menginginkan satu hal kepada anda," ucap Shio Fang menggantung perkataannya.


"Katakan padaku apa yang kau inginkan dariku, asal aku sanggup melakukannya maka hal itu akan ku penuhi," jawab penatua Yunhong.


"Aku akan mendirikan fraksi menara giok di kekaisaran kota, karena fraksi yang akan kubuat tergolong baru pasti akan banyak masalah yang akan menimpanya. Aku ingin penatua menjadi pelindung fraksi itu selama setahun maka aku akan bersedia memurnikan pil yang penatua inginkan," ucap Shio Fang.


"Pemuda ini benar benar cerdas, dia memakai praktisi kuat sepertiku untuk membantunya dalam menjaga fraksi yang akan dibuat selama satu tahun lamanya, setelah satu tahun berjalan fraksi itu pasti telah di penuhi praktisi ahli kuat yang telah bergabung di dalamnya, dan tentunya hal itu akan membuat fraksi menara giok tak membutuhkan bantuanku lagi dalam menjaganya," gumam penatua Yunhong.


Penatua Yunhong kemudian berkata. "Aku akan menyetujui kesepakatan kita ini, aku akan menjaga fraksi yang kau buat selama setahun, dan kau akan membuatkanku pil roh kematian," ucap penatua Yunhong dengan tawa kepuasan di hatinya.


Shio Fang pada akhirnya berpamitan kepada penatua Yunhong untuk menemui ketua sekte darah, agar dirinya bisa kembali ke kota kekaisaran tepatnya ke asosiasi alkemis untuk dapat menemui putra mahkota.


Shio Fang pada akhirnya melangkahkan kakinya keluar dari dalam rumah besar kediaman penatua Yunhong, namun setelah beberapa langkah Shio Fang berjalan, tiba tiba suara penatua Yunhong berkata.


"Cucuku Yunmei sepertinya menyukaimu, dan kuharap jika kau juga menyukainya maka jagalah hatinya, Aku tak ingin dia tersakiti," ucap sang penatua.


Shio Fang hanya bisa terdiam, tak lama kemudian dia pun melanjutkan perjalanannya untuk menemui ketua sekte.


*****


Di kediaman ketua sekte tampak beberapa penatua telah berada di sana, semua itu untuk membahas masalah mengenai Shio Fang dan Yunmei.


Yunming juga berada di tempat itu, saat melihat Shio Fang kecemburuan di dalam hatinya pun bergejolak yang membuat kilatan membunuh di matanya terlihat jelas.


Shio Fang menaklukkan kedua tangannya di hadapan ketua sekte daerah, dan menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan sekte.


"Aku tak bisa membiarkan keluar dari sekte darah setelah tipu muslihat yang kau lakukanlah selama ini. Aku tahu kau melakukan hal ini untuk menarik perhatian Yunmei, dan jangan-jangan kau adalah bagian dari sekte bintang jatuh untuk menyelidiki mengenai keberadaan sekte darah dan kekuatan besar di dalamnya," ucap Yunming.


"Tuan muda.., prasangka buruk yang kau tuduhkan padaku itu tak benar adanya, aku tak pernah berhubungan dengan sekte bintang jatuh, dan kuharap tuan muda menarik kembali tuduhan itu kepadaku," jawab Shio Fang.


"Shio Fang..., secara logika tak mungkin kau dapat mengalahkan praktisi kuat di kelas dewa kaisar dengan kemampuan yang kau miliki saat ini, jika bukan ada maksud tertentu dengan kepolosan yang dimiliki Nona muda Yunmei, tak mungkin kau bisa datang ke sekte darah ini".


"Jika memang kau mempunyai kemampuan, tidak ada salahnya jika kita bertukar pukulan sebanyak 10 kali, dan jika kau mampu untuk mengalahkanku dalam 10 kali pertukaran, maka tuduhan yang kutunjukan padamu tak pernah terjadi," ucap Yunming dengan senyuman mengejek di wajahnya.


"Aku tak ingin adanya pertukaran pukulan antara Yunming dan Shio Fang. Ayah..., Shio Fang adalah tamuku, dia telah menyelamatkanku dan tentunya ayah dapat mempertimbangkan kembali ke inginan Yunming untuk bertukar pukulan sebanyak 10 kali dengan Shio Fang," ucap Yunmei yang tiba-tiba datang ke tempat itu.


"Sepertinya kita harus membuktikan kebenaran yang ada ketua, tak ada salahnya pertukaran terjadi antara Yunming dan Shio Fang. Jika memang Shio Fang mampu untuk menghadapi praktisi kuat di kelas Dewa kaisar, tentunya dia mampu untuk mengalahkan Yunming yang tingkat kekuatannya masih berada di ranah tingkat dewa saint," timpal seorang penatua.


Mendengar jika para tetua yang ada tengah memojokkan nya, Shio Fang dengan tenang kemudian berkata.


"Aku akan menerima pertukaran 10 pukulan dengan mu, dan setelah pertarungan kita kuanggap tak ada dendam diantara kita," ucap Shio Fang dengan ketenangannya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2