Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Amarah Shio Fang


__ADS_3

Shio Fang hanya bisa tersenyum mendengar perkataan dari Shi Xuan yang baginya hanyalah seperti angin lalu belaka, sehingga Shio Fang pun berkata. "Aku juga telah menantikan untuk bertarung denganmu, dan aku ingin melihat seberapa pantas kau untuk bertarung denganku," ucap Shio Fang dengan senyuman yang terus mengembang dari sudut bibirnya.


Saat mendengar perkataan serta melihat senyuman Shio Fang, membuat Shi Xuan merasa jika apa yang dilakukan oleh Shio Fang merupakan sebuah penghinaan baginya, yang membuat Shi Xuan murka dan langsung mengeluarkan tombaknya dan menyerang ke arah Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan pedang energi yang terbentuk dari energi tubuhnya, pedang es itu segera menangkis setiap Serangan yang tertuju ke arahnya.


Dalam sekejap pertarungan sengit pun terjadi diantara mereka berdua, yang membuat area di sekitar tempat itu mulai hancur akibat efek pertarungan yang terjadi.


Tak ada satu pun dari anggota klan naga yang membantu Shi Xuan dalam menghadapi Shio Fang, karena Shi Xuan menginginkan jika dirinya sendiri yang membunuh Shio Fang.


Dalam sekejap pertukaran serangan terus terjadi dan Shi Xuan telah mengeluarkan beberapa teknik yang dimilikinya untuk melenyapkan Shio Fang, namun yang terjadi tak satupun dari serangan mematikannya itu mampu untuk melukai Shio Fang, yang membuat Shi Xuan merasa sangat heran mengapa pemuda itu mampu untuk menahan serangan-serangan yang dilakukannya, sementara Shio Fang hanya memiliki kekuatan di ranah semesta bintang 7 awal yang masih selangkah di bawahnya.


"Shio Fang memang sangat merepotkan, tapi aku masih memiliki banyak teknik yang bisa ku gunakan untuk membunuhnya," batin Shi Xuan.


Shi Xuan kemudian menggigit ujung lidahnya dan menyuburkan darah segar ke arah pedang yang ada di genggaman tangannya, setelah itu terjadi fluktuasi udara yang meningkatkan kemampuan Shi Xuan berkali-kali lipat dari sebelumnya.


Saat ini udara di sekitar tempat itu telah dipenuhi oleh aura berwarna merah darah yang menyebar di udara, yang membuat pergerakan Shio Fang mulai melambat, dan jiwanya juga telah terusik oleh teknik yang dikeluarkan Shi Xuan.


Shio Fang dapat menyadari jika Shi Xuan saat ini telah menggunakan salah satu kekuatan terkuatnya untuk menghadapi dirinya, dan hal itu membuat Shio Fang segera menggunakan mata dewanya untuk dapat melihat secara detail gerakan-gerakan yang sama sekali tak bisa dilihat oleh mata biasa yang dilakukan oleh Shi Xuan.


Benar saja saat ini Shio Fang dapat melihat aura yang sangat mengerikan yang keluar dari dalam tubuh Shi Xuan, Aura kuat itu menyebabkan peningkatan kekuatan di tubuh Shi Xuan berkali-kali lipat dari sebelumnya, dan aura darah itu dapat membuat saraf-saraf membeku yang akan menyebabkan kelumpuhan.


"Tehnik meningkatkan kekuatan jiwa, dan ilusi pemakan jiwa ya.., baik lah jika begitu, aku akan menggunakan kekuatan spiritual mentalku untuk dapat mengimbangi mu," batin Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan kekuatan spritual Kaisar pelahap kekosongan yang digabungkan dengan kekuatan spiritual kehampaan suci, yang membuat aura di tubuh Shio Fang saat ini juga meningkat secara drastis.


Kekuatan Spritual Kaisar pelahap kekosongan yang dilepaskan oleh Shio Fang, membuat area di sekitar tempat itu berjarak 100 kilometer kini menjadi tandus, karena seluruh energi murni yang berada di tempat itu telah terserap masuk ke dalam tubuh Shio Fang.

__ADS_1


Sementara aura merah darah yang menyebar di tempat itu, sama sekali tak mampu mendekati Shio Fang dengan jarak satu meter sehingga Shio Fang dapat dengan leluasa menghirup udara segar di tempat itu.


Shi Zhan yang sedari tadi memperhatikan ke arah pertarungan, saat ini dikejutkan dengan aura kuat yang keluar dari tubuh Shio Fang di mana Aura yang keluar dari tubuhnya itu begitu sangat megah dan tirani, yang membuat Shi Zhan merasa jika kali ini adik sepupunya itu akan dalam masalah besar karena meremehkan Shio Fang.


Wajah Shi Zhan saat ini tengah gelisah melihat kekuatan yang keluar dari tubuh Shio Fang, karena Shi Zhan dapat merasakan jika kekuatan itu merupakan kekuatan mental spritual yang sangat kuat, yang mampu membuat pertahan serta penyerangan yang sangat hebat.


Walaupun sang adik yang memiliki kekuatan ilusi merusak jiwa namun dengan adanya kekuatan spritual mental sekuat itu, maka apa yang dilakukan oleh Shi Xuan akan menjadi sia-sia belaka, dan hal itu membuat hati Shi Zhan menjadi sangat gelisah.


Menyadari hal itu Shi Zhan berencana untuk membuat inisiatif dengan menyerang ke arah Shio Fang secara sembunyi-sembunyi, karena hanya itu yang dapat membuat Shi Xuan selamat dari pertarungan yang terjadi.


Diam diam Shi Zhan membentuk sebuah belati dari kekuatan energi terkuat yang dimilikinya, energi itu begitu dipenuhi dengan inti api yang membara dan tentunya akan membuat seseorang langsung mati seketika jika terkena di bagian vital tubuhnya.


Shi Zhan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang kearah Shio Fang, sehingga diapun segera menghilangkan belati tersebut agar aura yang keluar dari dalam belati tak di ketahui oleh Shio Fang.


"Belum saatnya aku menyerang Shio Fang, ada baiknya aku menunggu Shio Fang bertukar pukulan beberapa kali dengan Shi Xuan hingga dirinya lengah," batin Shi Zhan.


Tiba tiba suara Shi Xuan berteriak dengan lantang. "Matilah kau Shio Fang...!!".


Pedang Shi Xuan yang sedari tadi telah mengambang di udara kini melesat secepat kearah Shio Fang, dengan kecepatan yang sulit untuk di lihat oleh mata biasa


Shio Fang yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum kemudian diapun melancarkan serangannya, untuk menahan pedang merah yang saat ini melesat cepat menuju ke arahnya.


Tangan raksasa tiba tiba saja keluar dari dalam lantai ruangan, kemudian menangkap pedang merah untuk menghentikan pergerakan pedang menuju kearah Shio Fang.


Shi Xuan begitu sangat terkejut melihat pedangnya dapat tertahan di udara oleh tangan raksasa, diapun segera melesat kearah pedangnya sambil menghantamkan tinjunya kearah tangan raksasa yang saat ini dengan kuat melakukan cengkraman pada pedang merahnya.


Shio Fang tak tinggal diam melihat hal itu, diapun segera menebaskan pedang energinya kedepan sambil berteriak, "Luka angin musim semi!".

__ADS_1


Selarik sinar berbentuk bulan sabit seketika itu juga melesat kearah Shi Xuan dengan cepat.


"Duar..!!".


Ledakan keras terjadi saat serangan cahaya berbentuk bulan sabit berbenturan dengan tinju dari Shi Xuan, yang membuat keduanya sama-sama terseret beberapa meter ke belakang.


Tampak dalam keadaan ini Shi Xuan yang lebih di rugikan, karena dari benturan yang terjadi membuatnya harus mengalami luka dalam yang cukup parah.


Shio Fang kembali memfokuskan perhatiannya kearah Shi Xuan, yang ingin segera menuntaskan pertarungan nya dengan melakukan serangan kembali di saat melihat keadaan Shi Xuan telah terpuruk.


Di tempat lain Shi Zhan telah kembali membentuk kekuatan energi penyatuan dari ranah semesta bintang 7 sempurna, dengan membentuk sebuah belati yang memiliki aura kehancuran yang sangat mengerikan, karena Shi Zhan menyadari jika saat ini adalah saat yang tepat untuk membunuh Shio Fang, mengingat Shio Fang masih terfokus akan keberadaan Shi Xuan.


Dengan mengibaskan tangannya belati itu segera melesat secepat ke arah Shio Fang, tanpa sedikitpun halangan yang membuat belati itu meluncur dengan aman ke arah sasarannya.


Shio Fang sama sekali tak dapat mengetahui keberadaan belati yang menyerangnya, hingga membuat Shi Zhan merasa jika Shio Fang akan segera mati di tangannya.


Namun kegembiraan itu tiba-tiba saja berubah saat seorang wanita bertudung melesat secepat untuk menghalangi belati yang menyerang ke arah Shio Fang, hingga wanita bertudung itu harus terpental ke belakang dengan tusukan belati di bahu kirinya.


Shio Fang sangat terkejut saat melihat wanita bertudung itu jatuh di dekatnya, Shio Fang segera melihat keadaannya dan dengan cepat memberikan sebuah pil obat kedalam mulut wanita itu kemudian berteriak.


"Kalian semua segera salurkan energi murni ke tubuh wanita ini agar tubuhnya dapat menyerap pil pemberianku," teriak Shio Fang kemudian melemparkan tubuh wanita bertudung kearah suku Phoenix surgawi.


Para anggota suku Phoenix surgawi seketika itu juga menangkap tubuh wanita bertudung, kemudian secara beramai-rama mereka semua mengeluarkan energi murni dari tubuh mereka masing-masing, kemudian menyalurkannya kepada tubuh wanita bertudung yang saat ini telah terluka dalam yang sangat parah.


Amarah Shio Fang seketika itu meledak hingga pada akhirnya diapun berkata. "Aku tak akan melepaskan kalian semua untuk dapat hidup setelah hari ini".


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2