
Shio Fang saat ini telah kembali ke dalam tubuh kasarnya, dan dengan perlahan dia pun membuka matanya sehingga dia dapat melihat orang-orang di sekelilingnya.
Lubang spasial kini telah terbentuk di tempat itu dan memuntahkan lima orang dari dalamnya. Putri Cin Cin begitu sangat terkejut melihat salah satu orang yang keluar dari dalam lubang spasial merupakan kakak kandungnya sendiri, sehingga teriakan kecil pada akhirnya keluar dari mulut sang putri.
"Kak Cin Sha...!!" pekik putri Cin Cin kemudian berlari ke arah sang pangeran dan memeluknya.
Air mata putri Cin Cin tak terbendung lagi membasahi dada bidang pangeran Cin Sha.
"Akhirnya aku dapat melihatmu kembali, kak Cin Sha Aku begitu sangat mengkhawatirkan mu," ucap putri Cin Cin sambil terus memeluk sang kakak.
"Sudahlah.., saat ini bukanlah tempat yang pas untuk kita dapat saling mengkhawatirkan, di luar sana saat ini pasukan terbang kekaisaran cahaya ilahi tengah bertempur melawan negara pasir, dan aku harus segera ikut dalam pertempuran itu," ucap pangeran Cin Sha.
Putri Cin Cin kemudian melepaskan pelukannya, dia sadar apa yang dilakukannya saat ini bukanlah sesuatu yang tepat, karena di luar sana pertempuran tengah terjadi.
Setelah putri Cin Cin melepaskan pelukannya maka pangeran Cin Sha dan semua orang yang berada di tempat itu, segera keluar dari ruangan tempat mereka berada saat ini.
Setelah berada di area yang terbuka pangeran Cin Sha kemudian mengeluarkan kekuatan pemanggil, yang ditujukan untuk memanggil singa bersayap miliknya.
Setelah singa bersayap datang ke tempat itu maka dengan cepat pangeran Cin Sha meloncat ke atasnya, yang diikuti keempat Jenderal bawahannya.
"Shio Fang aku titip adikku," ucap sang pangeran.
"Kau tak usah mengkhawatirkan Putri Cin Cin, aku berjanji padamu tak akan terjadi apa-apa padanya," jawab Shio Fang.
"Trimakasih"
__ADS_1
Setelah mengucapkan kata terima kasih kepada Shio Fang, singa bersayap seketika itu mengepakkan sayapnya dan melesat menuju ke arena pertempuran.
Kehadiran pangeran Cin Sha dan keempat Jenderal yang bersamanya, membuat semangat para pasukan terbang kekaisaran Cahaya ilahi semakin bertambah, hingga membuat semangat dari pasukan besar kekaisaran Cahaya ilahi membuat pasukan dari negara pasir porak poranda.
Dengan dipimpin oleh pangeran cin Sha, pasukan terbang kekaisaran Cahaya ilahi terus merengsek masuk untuk segera menuntaskan pertempuran besar itu.
Raja Oyang Qing begitu sangat terkejut melihat keberadaan pangeran Cin Sha di dalam pertempuran, dia sama sekali tak menyangka jika penjara pasir hitam miliknya yang telah berselimutkan Aura sihir dari Yiwu, dapat ditembus oleh pangeran Cin Sha dan keempat jenderalnya.
Melihat hal itu raja Oyang Qing segera memanggil sangguru, namun setelah sekian lama berlalu Yiwu tak pernah hadir di tempat itu dan hal itu membuat kegelisahan seketika itu menyelimuti hati raja Oyang Qing.
"Kemana manusia tua itu berada, apakah dia tak melihat jika suasana kini semakin mendesak di mana pasukan terbang ku telah di porak-porandakan oleh pasukan dari kekaisaran Cahaya ilahi".
"Tak biasanya laki-laki tua itu tak mendengarkan panggilanku atau jangan-jangan dia telah pergi meninggalkan pertempuran ini. Celaka..., jika memang dia benar-benar melarikan diri maka negara pasir pasti akan musnah oleh pasukan dari kekaisaran Cahaya ilahi," ucap raja Oyang Qing.
"Yang mulia, percuma saja kita menggunakan pasukan darat yang kita miliki, karena pasukan terbang kekaisaran Cahaya ilahi telah menguasai 70% wilayah kota dan pinggiran hutan negara pasir, dan jika kita mencoba melanjutkan pertempuran maka akan banyak kerugian yang akan negara pasir alami," ucap perdana Mentri Oyang Hong.
"Apa yang harus kita lakukan saat ini karena tak ada lagi yang dapat kita lakukan selain mempertahankan kedaulatan kita sampai titik darah penghabisan," ucap raja Oyang Qing.
"Hanya ada satu cara untuk mempertahankan negara pasir, yaitu kita akan melakukan kesepakatan dimana negara pasir akan tunduk di bawah aturan dari kekaisaran Cahaya ilahi, dan beberapa petinggi dari kekaisaran cahaya ilahi dapat menempatkan dirinya di istana pasir, dan negara pasir juga akan memberikan upeti dengan kemampuan perekonomian yang dimilikinya," ucap perdana menteri Oyang Hong mencarikan solusi untuk menyelamatkan negara pasir dari kehancuran.
"Apa kau sudah gila..!!, jika aku melakukan kesepakatan seperti halnya yang kau katakan saat ini, maka sama saja kau menjatuhkan ku dari tahta istana dan membuatku menjadi budak dari kekaisaran Cahaya ilahi".
"Tidak..., Aku akan terus melakukan pertempuran sampai titik darah penghabisan, dan aku takkan pernah menyesali jika negara pasir sampai menghilang dari alam surgawi, semua itu karena aku masih memiliki harga diri sebagai seorang raja yang memimpin negara pasir," ucap raja Oyang Qing.
Perdana Mentri Oyang Hong yang masih mempunyai ikatan darah dengan raja Oyang Qing, saat ini tak bisa berbuat apa-apa mengingat semua usulan yang disampaikan kepada raja Oyang Qing, telah ditelan mentah-mentah oleh sang raja.
__ADS_1
"Baiklah jika yang mulia raja memang menginginkan pertempuran itu terus berlanjut, maka aku akan mempersiapkan pasukan pemanah untuk menghabisi pasukan terbang Cahaya ilahi," ucap perdana menteri Oyang Hong.
Setelah berkata seperti itu perdana menteri Oyang Hong kemudian menembakkan kembang api di udara, yang membuat ratusan ribu pasukan pemanah berdatangan ke tempat itu dan mengambil posisi mereka masing-masing.
Seluruh pasukan pemanah dari negara pasir tengah bersiap untuk melesatkan anak panahnya ke arah pasukan terban kekaisaran Cahaya ilahi, mereka saat ini tengah menunggu aba-aba dari perdana menteri Oyang Hong untuk melakukan serangan itu.
Putri Cin Cin yang tengah bersama Shio Fang, dikejutkan dengan apa yang telah terjadi.
Amarah sang putri seketika itu terlihat dari kilatan matanya, saat melihat begitu banyak pasukan pemanah yang siap melepaskan anak panahnya ke arah pasukan terbang dari kekaisaran cahaya ilahi".
Melihat hal itu dengan cepat putri Cin Cin mengeluarkan kekuatan tubuh bulan dingin yang dimilikinya secara besar-besaran, dan tentu saja hal itu akan berdampak buruk kepada tubuh Putri Cin Cin sendiri.
Shio Fang begitu sangat terkejut saat hawa dingin yang mampu membekukan apapun telah keluar dari tubuh putri Cin Cin, yang membuat Shio Fang seketika itu berteriak.
"Hentikan...!!, Cin Cin apakah kau ingin melukai dirimu sendiri dengan mengeluarkan kekuatan tubuh bulan dingin mu secara besar-besaran seperti itu!!," teriaknya.
Putri Cin Cin tak menggubris perkataan dari Shio Fang, dalam pikirannya saat ini bagaimana dia bisa menghancurkan pasukan pemanah dari negara pasir, yang bisa saja menghancurkan pasukan terbang yang dimiliki kekaisaran cahaya ilahi.
Akibat kekuatan tubuh nirwana yang dikeluarkan secara besar-besaran membuat seluruh tanah dan pasir yang dipijak, berubah menjadi hamparan es.
Pasukan pemanah yang terkena kekuatan tubuh bulan dingin yang menyebar di tanah, seketika itu membuat tubuh mereka semua menjadi patung es dan tak lama kemudian hancur menjadi serpihan-serpihan kecil es yang berhamburan di hamparan tanah
Perdana Mentri Oyang Hong begitu sangat murka karena saat ini sebagian besar pasukan pemanahnya telah dapat dimusnahkan oleh tubuh bulan dingin, hal itu langsung membuat perdana menteri Oyang Hong melesat cepat dan mengayunkan tinjunya ke arah putri Cin Cin.
Bersambung
__ADS_1