
Paviliun para peserta turnamen di pisahkan antara pria dan wanita. Shio Fang dan pangeran Cin Sha tetap bersama dalam satu kamar, dan pada saat mereka berdua tengah duduk bersama sambil menikmati segelas teh hijau panas, pangeran Cin Sha menceritakan tentang masalah yang tengah di hadapi oleh Xia yi.
"Kau tak usah khwatir, setelah turnamen ini berakhir aku akan menemui penatua Fong Sha agar Xia yi dapat bergabung dengan guild Alkemis, dan kurasa masalah Xia yi telah dapat terpecahkan," ucap Shio Fang.
"Kau benar benar saudaraku yang terbaik Shio Fang, kau mampu memberikan solusi yang akupun tak bisa memikirkannya. Trimakasih," ucap pangeran Cin Sha.
Shio Fang lantas menganggukkan kepalanya kemudian berkata. " Kau tak usah sungkan seperti itu.., kau adalah saudaraku dan sepatutnya aku mencarikan solusi yang terbaik, karena kegelisahan hatimu juga merupakan kegelisahan hatiku," jawab Shio Fang.
Mendengar perkataan Shio Fang, pangeran Cin Sha benar benar terharu, "Aku tak salah menjadikanmu saudaraku, kau penuh dengan kesetiaan dan belas kasih pada saudaramu ini," batin sang pangeran.
Selama dua hari di dalam paviliun, Shio Fang dan pangeran Cin Sha banyak berlatih dan tanpa sedikitpun keluar dari kamar, walaupun itu berupa makan dan minum yang memang telah di sediakan guild Alkemis bagi peserta turnamen.
Saat bermeditasi, Shio Fang terus memahami seluruh isi kitab kuno pengobatan surgawi, dengan mencari tau inti sari isi di dalam kitab kuno tersebut.
"Ternyata inti sari kitab kuno ini mampu di gabungkan dengan tehnik jari matahari, untuk mengobati maupun melakukan penyembuhan pada luka dalam walau tanpa menggunakan pil, akan tetapi ada kekurangannya, jika melakukan penyembuhan dengan sekala parah, maka hal itu akan menguras energi tubuh dengan sangat derastis, dan hal itu juga bisa mengancam nyawaku sendiri," batin Shio Fang.
Setelah membuka halaman berikutnya dari kitab kuno pengobatan surgawi, Shio Fang tertegun dan menggelengkan kepalanya.
"Sangat di sayangkan tehnik penggabungan ini tak bisa mengobati diri sendiri jika aku terluka parah, energi di dalam kitab kuno pengobatan surgawi hanya akan memulihkan luka dalam ringan yang ku derita dengan sendirinya," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian membuka halaman demi halaman pada kitab kuno tersebut, selain cara pembuatan pil dan cara mengatur suhu tungku agar tercipta pil berkualitas, mata Shio Fang dikejutkan dengan halaman terakhir dari kitab kuno tersebut.
__ADS_1
Di dalam kitab kuno pengobatan surgawi tertulis bagaimana cara mengatasi racun dan cara mengeluarkan racun di tubuh, selain itu tertulis juga bagaimana cara mengatasi tehnik ilusi dari para praktisi yang memiliki tehnik ilusi. "Ini merupakan keberuntungan bagi ku mendapatkan kitab kuno pengobatan surgawi yang sangat langka ini, dengan sendirinya aku akan dapat menguasai tehnik racun dan tehnik ilusi yang ada di dalam kitab ini," batin Shio Fang.
Di dalam alam bawah sadarnya, Shio Fang terus berlatih menggabungkan inti sari kitab kuno pengobatan surgawi dengan tehnik jari matahari yang dimilikinya, juga mempelajari tehnik ilusi dan tehnik racun.
Setelah beberapa waktu berlalu, Shio Fang akhirnya berhasil menggabungkan tehnik jari matahari yang dimilikinya dengan kitab kuno pengobatan surgawi, dan juga berhasil menguasai tehnik racun dan ilusi, tentunya keberhasilan yang dicapainya saat ini membuat Shio Fang merasa senang.
Shio Fang kemudian membuka matanya, dan tiba tiba saja dia di kejutkan dengan suara pangeran Cin Sha yang penuh penekanan di dalam perkataannya.
"Shio Fang...!, aku ingin kau sekarang pergi ke panitia turnamen, karena hari ini merupakan hari pencatatan kehadiran untuk mengikuti turnamen yang akan di mulai sore nanti," ucap pangeran Cin Sha.
Shio Fang yang tak ingin gugur karena karena tak melaporkan kehadirannya pada panitia turnamen, segera melesat cepat menuju ketempat pencatatan kehadirannya pada panitia penyelenggara turnamen. Pangeran Cin Sha yang melihat kepergian Shio Fang dengan terburu buru, segera menyusulnya dari belakang.
Namun sayang sesampainya di tempat panitia pendaftaran, suasana telah sepi yang membuat kepanikan di wajah Shio Fang.
Di hadapan tetua Guan, Shio Fang menceritakan masalah mengapa dia sampai terlambat mengisi daftar hadir untuk mengikuti turnamen yang akan di selenggarakan.
"Maafkan aku tetua Guan, aku melakukan kultivasi di dalam kamar sehingga aku terlambat untuk mengisi daftar hadir," ucap Shio Fang.
"Kau memang telah terdaftar di dalam peserta yang akan mengikuti turnamen Alkemis, namun kau tak mengisi daftar kehadiran untuk mengikuti turnamen sore nanti".
"Guild Alkemis mempunyai aturan dan kedisiplinan yang ketat dan harus di junjung tinggi, untuk itu aku tak bisa membantumu dalam hal ini karena ada beberapa peserta yang datang terlambat, telah panitia penyelenggara gugurkan sama sepertimu, hanya saja ada sedikit kebaikan yang kami lakukan kepada mereka yaitu memberi kesempatan bagi para peserta yang gugur untuk tinggal di guild Alkemis, agar dapat menonton turnamen yang akan di selenggarakan," jawab tetua Guan.
__ADS_1
"Baiklah jika tak ada lagi kesempatan bagiku untuk mengikuti turnamen ini, maka aku akan mencari cara agar aku tetap dapat mengikuti turnamen yang di selenggarakan, dan kupastikan pada anda tetua jika aku pasti akan mendapatkan hak untuk mengikuti turnamen ini dengan caraku sendiri," ucap Shio Fang kemudian berlalu pergi.
Tetua Guan melihat kepergian Shio Fang dan pangeran Cin Sha sampai hilang di balik pintu, kemudian diapun berkata. "Tak akan ada yang bisa membantumu untuk mengikuti turnamen ini, walaupun kau di rekomendasikan oleh ketua Fong ji Ang sekalipun, karena aku adalah ketua panitia penyelenggara turnamen, dan hanya aku yang dapat memutuskan siapa yang akan mengikuti turnamen Alkemis," ucap tetua Guan sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
Shio Fang begitu sangat kesal karena dirinya gagal mengikuti turnamen Alkemis yang di selenggarakan di guild Alkemis, diapun memikirkan cara agar dapat mengikuti turnamen itu karena hadiah akar langit surga yang menjadi salah satu hadiah utama dalam turnamen itu, begitu sangat di butuhkannya untuk membuatnya dapat menembus ranah dewa dengan beberapa bahan lainnya.
Setelah memikirkan cara untuk dapat mengikuti turnamen, akhirnya Shio Fang menemukan solusinya, diapun langsung mengajak pangeran Cin Sha untuk menemui penatua Fong Sha.
Shio Fang bertemu dengan 2 orang wanita yang merupakan murid guild Alkemis.
"Senior..., aku ingin bertemu penatua Fong Sha, dapatkah senior membawaku untuk menemuinya," ucap Shio Fang sambil memperlihatkan lencana emas milik penatua Fong Sha.
Kedua murid guild Alkemis begitu sangat terkejut dengan lencana emas yang berada di tangan Shio Fang, sesaat mereka berdua saling berpandangan satu dengan yang lainnya, kemudian memutuskan untuk membawa Shio Fang dan pangeran Cin Sha menemui penatua Fong Sha di guild cahaya tempat kediamannya.
Di di guild cahaya beberapa murid senior laki laki menemui mereka dan menanyakan tujuan datang ke guild cahaya.
"Kedua pemuda ini memiliki lencana emas dari penatua agung, dan ingin menemuinya," ucap murid wanita dari guild Alkemis.
Shio Fang tanpa di suruh langsung menunjukkan lencana emasnya kepada murid senior yang ada di hadapannya. Tiba tiba saja seorang wanita berparas cantik keluar dari dalam bangunan dan berkata.
"Bawa dia padaku, dan biarkan dia menemui penatua Fong Sha," ucapnya.
__ADS_1
Belasan murid senior di tempat itu langsung memberi hormat pada sang wanita, kemudian mempersilahkan Shio Fang dan pangeran Cin Sha untuk mengikuti nona muda Lilia.
Bersambung