Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kemenangan


__ADS_3

Yu Fey begitu sangat marah setelah mengetahui jika tubuhnya saat ini sudah tak muda lagi akibat jiwa-jiwa yang keterikatan dengan dirinya, telah terpenjara di dalam gerbang hitam yang merupakan harta surgawi tingkat tinggi yang telah dikeluarkan oleh Shio Fang.


Dengan amarah yang sudah tak terbendung lagi Yu Fey menyerang ke arah Shio Fang menggunakan cakar yang telah terbentuk dari harta surgawi tingkat tinggi. Cakar berwarna hitam kelam itu memiliki kuku-kuku yang sangat runcing dan mengeluarkan asap hitam beracun yang sangat mematikan.


Shio Fang segera membendung serangan kedua cakar itu dengan kekuatan segel perisai pelindung yang dibuatnya dari kekuatan angin petir hitam misterius.


Namun apa yang terjadi membuat Shio Fang sangat terkejut, karena kedua cakar yang dimiliki oleh Yu Fey dapat menembus perisai pelindung angin petir hitam misteriusnya dengan mudah.


Shio Fang bersalto beberapa kali kebelakang untuk menghindari cakar yang terus memburunya, hingga dia pun langsung mengeluarkan benda pusaka yang selama ini jarang digunakannya kecuali keadaan terpaksa.


Pedang pemecah surga yang saat ini berada di genggaman tangan Shio Fang mendengung dengan keras saat di tebaskan ke arah cakar yang menuju ke arahnya, hingga percikan bunga api kini keluar dari benturan yang terjadi hingga kedua petarung sama-sama terdorong beberapa meter ke belakang.


Yu Fey begitu sangat terkejut mengetahui jika Shio Fang memiliki pedang yang mampu untuk menahan keganasan cakar nerakanya, cakar yang selama ini tak pernah gagal dalam menghabisi musuh-musuhnya yang selalu diandalkan dan menjadi kekuatan terakhirnya baginya, dan dalam menjadi seorang praktisi yang sangat diperhitungkan di dalam alam surgawi di masa kejayaannya, cakar-cakar itu selalu memuaskannya dengan dapat membunuh setiap musuh, dan hampir dibilang tak ada senjata manapun yang mampu untuk menahan serangan cakar yang dimilikinya.


Yu Fey kini sadar jika pemuda yang menjadi lawan tarungnya saat ini memiliki kemampuan hampir setara dan bahkan melebihinya setelah tubuh nirwana telah digunakannya, apalagi dia ditunjang dengan beberapa pusaka yang merupakan harta surgawi tingkat tinggi hal itu membuat perasaan was-was kini menyelimuti hati Yu Fey.


Saat ini Yu Fey tak memiliki lagi kartu As untuk melawan Shio Fang selain cakar neraka yang dimilikinya saat ini, dan itu pun tak mampu untuk menghabisi lawan tarungnya karena Shio Fang memiliki pedang yang mampu untuk menahan cakar nerakanya.


"Walaupun Aku menggunakan kekuatan spiritual kapan Suci untuk menghabisinya itu pun sangat percuma kulakukan, Karena anak muda itu juga memiliki kekuatan spiritual kehampaan suci. Ada baiknya aku segera pergi dari tempat ini untuk menyusun rencana di masa depan dalam menghabisinya," batin Yu Fey.


Shio Fang yang sudah sedari tadi telah melepaskan kekuatan spritual Kaisar pelahap kekosongan di sekitar tempat itu, dapat mengetahui jika gelagat dari laki-laki tua yang menjadi lawan tarungnya akan melarikan diri, dengan cepat diapun segera membentuk formasi segel kehidupan dan kematian yang langsung membungkus area sekitar tempat itu dengan Yu Fey yang berada di dalam formasi segel yang tercipta.


Yu Fey begitu sangat terkejut karena dia dapat merasakan dengan kekuatan spiritual kehampaan suci yang dimilikinya, jika area sekitarnya yang berjarak 100 meter persegi telah tertutup oleh segel formasi yang sangat kuat, dan dinding-dinding segel itu mampu untuk menyerap kekuatan murni di tubuhnya secara perlahan-lahan, yang membuat niat melarikan diri yang tadinya terbersit di dalam pikirannya, seketika itu pun musnah dan berganti dengan keinginan untuk bertarung sampai titik darah penghabisan untuk mempertahankan hidup.


Shio Fang yang berada di dalam formasi segel kehidupan dan kematian kali ini bisa tertawa melihat wajah Yu Fey yang dipenuhi dengan kemuraman, hingga pada akhirnya Shio Fang pun berkata.


"Kau sudah berakhir, karena aku tak akan membiarkan mu untuk pergi hidup-hidup dari Desa ini setelah semua perbuatan yang kau lakukan kepada kelompok ku".


"Walaupun aku tak menghabisimu secara langsung tapi segel formasi kehidupan dan kematian yang telah kubuat ini, akan menghabisimu perlahan lahan dengan menyerap seluruh energi murni yang ada di dalam tubuhmu hingga tak tersisa, dan energi tubuh mu yang telah diserap oleh formasi segel kehidupan dan kematian akan menjadi kekuatan baru bagiku, aku akan melihatmu menderita di dalam formasi ini hingga waktunya tiba kau tak memiliki lagi daya setelah semua energi yang ada di dalam tubuh mu menghilang," ucap Shio Fang.

__ADS_1


"Shio Fang kau benar-benar jabingan tengik...!!, aku Yu Fey yang dulu pernah bertahta di puncak kekuatan alam surgawi, takkan bisa kau kalahkan semudah itu hanya dengan formasi segel yang telah kau buat, aku akan menghancurkan segel ini dan juga dirimu..!!".


"Shio Fang..., setelah aku dapat membunuhmu maka darahmu akan ku minum hingga tetes terakhir, untuk dapat menenangkan amarah yang kini ada di dalam hatiku kepadamu," ucap Yu Fey.


Yu Fey kemudian mengeluarkan kekuatan spritual kehampaan suci yang dimilikinya, kemudian menggabungkannya dengan kedua cakar yang saat ini berada di genggaman tangannya, hingga tercipta sebuah bayangan cakar raksasa berwarna hitam yang begitu mengerikan dan mengandung kekuatan pemusnah yang sangat menakutkan.


Shio Fang yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum karena dia telah mengetahui bagaimana kuatnya formasi segel kehidupan dan kematian yang telah mengurung Yu Fey, karena Shio Fang dulu juga pernah merasakan betapa kuatnya terkurung di dalam segel kehidupan dan kematian.


Jika Yu Fey berkeinginan untuk menghancurkan formasi segel dari dalam formasi maka itu sudah dipastikan tak akan berhasil, kecuali serangan kuatnya itu dihantamkan dari luar formasi maka kehancuran segel formasi bisa dibilang keberhasilannya mencapai 50%.


Benar saja apa yang ada di dalam benak Shio Fang, walaupun Yu Fey telah berusaha mengeluarkan kekuatan terkuatnya untuk menghancurkan formasi segel kehidupan dan kematian, formasi itu tetap tak berubah, formasi itu tetap kokoh tanpa sedikitpun keretakan di setiap dinding segel yang tercipta.


Mengetahui jika dirinya telah kehabisan banyak energi setelah melakukan serangan kepada dinding formasi, ditambah lagi daya hisap dari setiap dinding formasi kehidupan dan kematian juga semakin kuat, hal itu membuat keputusan kini mendera hati Yu Fey.


Yu Fey saat ini begitu merasa takut, merasa takut akan kematian yang sebentar lagi pasti akan menimpanya, saat ini Yu Fey mengingat kembali masa lalu di mana saat dirinya berada di puncak kejayaan, Yu Fey telah banyak membunuh praktisi kuat dan bahkan menodai banyak wanita muda untuk memperkuat kekuatannya hingga dirinya tak bisa menjadi tua, semua itu dilakukannya agar dirinya takkan pernah merasakan kematian dan tetap abadi dari zaman ke zaman.


Yu Fey segera berlutut mengalahkan semua ego di dalam dirinya dan memohon pengampunan dari Shio Fang agar pemuda itu tak membunuhnya.


"Tuan muda Shio Fang, sekiranya kau dapat berbelas kasih dengan memberikan kehidupan bagi laki-laki tua renta seperti ku, saat ini aku telah mengaku kalah dan kuharap kau tak membunuhku," ucap Yu Fey dengan wajah yang dipenuhi penyesalan telah bertarung dengan anak muda kuat seperti Shio Fang.


"Kau bilang saat itu jika aku bukanlah orang yang pantas menjadi lawan tarung mu, dan saat ini setelah kau kalah menghadapiku kau malah menghibah untuk tak dibunuh olehku, bukankah apa yang kau lakukan itu merupakan suatu lelucon yang tak mencerminkan sifat seorang ksatria seperti para praktisi hebat yang ada di alam Surgawi. Yu Fey sudah terlambat bagimu untuk memohon ampunan ku setelah apa yang kau lakukan dengan kedua wanita yang berada di dalam kelompok ku, dan untuk itu kau harus menerima ganjaran dariku," ucap Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu pedang yang berada di genggaman tangan Shio Fang, seketika itu dilemparkan ke depan dan dengan cepat melesat menuju ke arah Yu Fey yang sudah tak berdaya, dan ....


"Crass...Zep..!"


Pedang pemecah surga menembus tubuh Yu Fey hingga teriakan menyayat hati keluar dari mulut laki-laki tua renta yang saat ini telah ambruk ke tanah.


Teriakan itu tak bertahan lama karena tiba-tiba saja tubuh Yu Fey telah berubah menjadi patung es, dan dengan sekali kibasan tangan Shio Fang patung es Yu Fey seketika itu hancur menjadi serpihan-serpihan kecil yang berserakan di tanah.

__ADS_1


Shio Fang begitu sangat puas dapat membunuh Yu Fey yang merupakan seorang praktisi kuat di masa lalu, dan setelah dapat membunuh Yu Fey dan membuatnya menjadi serpihan-serpihan kecil es yang berserakan di tanah, Shio Fang kemudian menghancurkan formasi segel kehidupan dan kematian kemudian melangkahkan kakinya menuju ke arah serpihan-serpihan es yang sangat ini telah mulai menguap.


Shio Fang segera mengayunkan tangannya dan saat itu juga dua cakar yang merupakan harta surgawi tingkat tinggi, serta cincin ruang yang dimiliki oleh Yu Fey dengan cepat melesat ke arah tangan Shio Fang.


Shio Fang kemudian menghancurkan jejak spiritual yang berada di dalam 2 benda itu, hingga tak ada ancaman lagi saat kedua benda itu digunakan.


"Cakar ini akan kuberikan kepada Shio Chen, karena hanya dia yang pantas untuk mendapatkan dan menggunakan harta surgawi tingkat tinggi ini, mengingat Shio Chen merupakan binatang Magic yang telah berevolusi dari seekor Serigala lahar api menjadi seorang manusia," gumam Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan semua isi yang berada di dalam cincin ruang yang dimiliki oleh Yu Fey sebelumnya, dan kini terlihat di tanah begitu banyak harta berharga berupa permata, dan banyak batu energi serta berbagai macam benda yang memiliki daya jual tinggi. Shio Fang juga melihat banyak koin emas yang tak terhitung jumlahnya kini telah tertumpuk membentuk bukit kecil di hadapannya.


Shio Fang kemudian melihat 3 gulungan yang melayang di udara, dan gulungan itu merupakan sebuah teknik yang sangat kuat yang pernah dimiliki oleh Yu Fey.


"Tehnik peremajaan tubuh," batin Shio Fang.


Shio Fang seketika itu menghancurkan teknik peremajaan tubuh yang saat ini berada di genggaman tangannya, karena Shio Fang tahu jika dalam menggunakan teknik ini memerlukan wanita muda sebagai alat dalam menyempurnakan tubuh menjadi muda kembali.


"Pasukan jiwa kegelapan," gumam Shio Fang sambil melirik ke arah gulungan tehnik berikutnya.


"Tehnik ini sangat berguna bagiku di dalam sebuah peperangan, karena teknik ini mampu untuk membentuk sebuah pasukan besar dari jiwa-jiwa orang yang telah mati," gumam Shio Fang.


Shio Fang kemudian menyimpan gulungan teknik itu ke dalam cincin ruangnya, karena Shio Fang berkeinginan untuk mempelajari teknik itu, agar dia dapat memiliki pasukan besar dari jiwa-jiwa yang telah mati seperti jiwa-jiwa yang saat ini telah berada di dalam penjara gerbang hitam.


Shio Fang kemudian meraih gulungan berikutnya dan di sana Shio Fang mendapat melihat teknik berelement api, yaitu teknik penyempurnaan api neraka.


"Tehnik ini begitu sangat kuat karena aku pernah merasakan berbenturan dengan kekuatan dari teknik api hitam ini, namun sayang saat ini aku tak bisa menggunakan teknik di dalam gulungan ini karena aku merupakan seorang praktisi pengguna elemen es dan elemen angin," batin Shio Fang.


Shio Fang kemudian menyimpan teknik gulungan itu ke dalam cincin ruangnya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2