
"Yang mulia dewa agung, bagaimana aku dapat mencari batu giok tersebut sementara aku tak mengetahui keberadaan ketujuh batu giok di alam surgawi, dan setelah aku mendapatkan ketujuh batu giok di alam surgawi bagaimana aku dapat pergi ke alam cahaya untuk mencari batu giok yang lainnya di sana?" tanya Shio Fang.
"Kau harus menemukan 1 batu giok di alam surgawi, setelah kau mendapatkannya maka dengan sendirinya batu giok itu akan menuntunmu kepada batu giok yang lainnya. Shio Fang..., untuk menuju ke alam cahaya maka kau harus menemukan tujuh batu giok di alam surgawi, setelah itu gabungkanlah ketujuh batu giok yang ada di alam surgawi dengan ketujuh batu giok yang ada padamu, maka dengan sendirinya akan terbentuk sebuah portal yang akan menuju ke alam cahaya," ucap Dewa agung.
"Baiklah jika begitu. Dewa aku akan menjadi kuat dan aku akan mendapatkan ke-27 batu giok itu, untuk menghadapi pasukan raja iblis di masa depan," ucap Shio Fang.
"Ha ..ha..ha.., Aku suka keberanianmu anak muda dan untuk itu aku akan memberikan kau hadiah sebuah kultivasi dari tingkat dewa, yang kelak akan menjadi kartu andalanmu saat menghadapi musuh yang kuat," ucap Dewa Agung.
"Apakah yang Anda maksud itu yang mulia?" tanya Shio Fang.
"Aku akan memberikanmu kekuatan tubuh nirwana, yaitu kekuatan tubuh dewa yang telah di murnikan, akan tetapi kau harus mengalami petaka nirwana sebelum mendapatkan tubuh nirwana," ucap Dewa agung.
"Aku akan menerima petaka nirwana untuk mendapatkan tubuh nirwana, karena aku akan menjadi kuat agar dapat menjaga keseimbangan 4 alam," ucap Shio Fang.
"Bagus keberanian ini yang sangat kusuka darimu anak muda, maka bersiaplah... , kau akan melakukan pembakaran tubuh nirwana, dan ingat pembakaran tubuh nirwana akan membuatmu berada di alam hidup dan kematian, jika kau berhasil maka kau akan mendapatkan tubuh nirwana dan jika kau gagal maka tubuhmu akan sirna," ucap Dewa Agung.
"Aku siap melakukan pembakaran tubuh nirwana," ucap Shio Fang dengan mantap.
Tak lama kemudian ruangan makam berubah menjadi alam semesta, tampak terlihat bintang-bintang yang begitu dekat yang membuat Shio Fang takjub dengan penglihatannya.
"Shio Fang bersiaplah..., kau akan melakukan pembakaran tubuh surgawi," ucap Dewa aging.
Tak lama kemudian tubuh Shio Fang tiba-tiba terbakar api yang sangat hebat.
Shio Fang berusaha sekuat mungkin untuk menahan kobaran api yang terus membakar tubuhnya, yang membuat daging daging di tubuh Shio Fang perlahan-lahan terkikis dan mengeluarkan darah dengan aroma daging panggang.
__ADS_1
Dewa agung mengelus jenggotnya yang panjang melihat hal itu, dan di dalam hatinya dia berkata. "Bertahanlah Shio Fang...., kau jangan sampai menyerah karena aku sangat percaya kau dapat melawan perubahan bentuk tubuh nirwana," ucap Dewa agung.
Shio Fang terus bertahan dari api yang kini telah membakar semua daging di tubuhnya, hingga tubuh Shio Fang kini hanyalah tinggal tengkorak yang terus terbakar api.
Pedang pemecah surga, kitab kuno pengobatan surgawi, kitab kuno pedang surgawi, benih jiwa teratai salju, ular piton salju, serigala lahar api, seketika itu keluar dari dalam tubuh Shio Fang karena tak kuat menahan panasnya api nirwana yang membakar tubuh Shio Fang.
Walaupun tubuh Shio Fang terus terbakar yang menyisakan tulang saja, namun kegigihannya membuat tengkorak tubuhnya tak tergoyahkan dari kobaran api yang terus meningkat.
Dewa agung yang terus menyaksikan pembakaran api nirwana di tubuh Shio Fang bergumam. "Tak sia sia aku memilihmu untuk mendapatkan warisanku, kau begitu kuat dan tangguh walaupun kau mendapatkan kesengsaraan nirwana yang sangat pedih".
"Shio Fang..., jika kau dapat berhasil maka kau akan mendapatkan manfaat dari tubuh nirwana, dan tentunya kau akan menjadi praktisi hebat yang pernah ada di alam surgawi," batin dewa agung.
Tak lama kemudian tengkorak tubuh Shio Fang memancarkan cahaya emas, yang membuat seluruh daging di tubuhnya pulih seperti sedia kala.
Api pembakaran nirwana perlahan-lahan menghilang, dan kini Shio Fang keluar dari dalam pembakaran api nirwana dengan tubuh baru yang memancarkan cahaya emas.
Mendengar perkataan Dewa Agung, Shio Fang seketika itu juga berlatih dengan tubuh nirwananya. Tubuhnya melesat ke udara dan kemudian menghantamkan telapak tangannya ke bawah.
"Telapak mengguncang semesta ..!!" teriak Shio Fang.
Seketika itu juga dari langit muncul telapak tangan raksasa yang langsung menghujam ke bawah, dan "Duar....!".
Ledakan besar terjadi yang menggetarkan area tempat itu, tampak bekas tangan raksasa terlihat membekas di area latihan Shio Fang.
Shio Fang menyadari jika tubuh nirwana dengan kemampuan besar yang terkandung di dalamnya, dapat mengalahkan para praktisi ahli di tingkat semesta dengan mudah.
__ADS_1
Shio Fang kemudian mengingat kembali bagaimana Sang Guru mati oleh gorila naga bersayap kelelawar penguasa gunung lahar api, dan sudah saatnya dia akan membalas kematian sang guru dengan kekuatan tubuh nirwananya.
Shio Fang melayang turun dan tiba di hadapan Dewa Agung, dia pun langsung menangkupkan kedua tangannya untuk memberi hormat kepada sang Dewa.
"Terimakasih atas tubuh nirwana yang telah anda berikan kepadaku yang mulia," ucap Shio Fang .
"Kau pantas mendapatkannya, jadikan tubuh nirwana yang kau miliki sebagai kartu andalanmu disaat kau terdesak, karena kekuatan itu dapat menghancurkan apapun yang menghadangnya karena kekuatan itu merupakan kekuatan yang kumiliki selama ini, yang telah kumurnikan hingga ribuan tahun lamanya, Shio Fang aku percayakan keseimbangan 4 alam besar saat ini padamu," ucap Dewa Agung.
"Apa maksud Dewa dengan semua ini?" tanya Shio Fang.
"Api nirwana yang membakar tubuhmu adalah kekuatan dewa yang kumiliki semasa masih hidup sebagai jendral istana langit, yang telah kumurnikan untuk membentuk tubuh baru bagimu, dengan kata lain setelah kau mendapatkan tubuh nirwana maka akupun akan menghilang untuk selamanya, karena tugasku untuk menjadikan anak yang terpilih menjadi kuat dengan semua warisan dari kekuatan dewaku di masa lalu telah terwujud".
"Shio Fang..., kau harus bisa menghancurkan para iblis di masa depan agar keseimbangan 4 alam tetap terjaga. Saat ini adalah awal bagimu untuk menjalani tugas sebagai penyeimbang empat alam," ucap Dewa Agung kemudian memudar dan menghilang selamanya dari tepat itu.
Shio Fang terdiam sesaat dan menatap altar yang berada di hadapannya, tak di sangka oleh Shio Fang kekuatan dewa agung telah menjadi miliknya.
"Dewa agung aku akan memenuhi semua harapan mu untuk menjadi praktisi yang dapat menyeimbangkan 4 alam, dan untuk itu semua aku ucapkan terimakasih," ucap Shio Fang
Shio Fang kemudian mengembalikan tubuh nirwananya ke bentuk asli tubuh nya, dia pun perlahan keluar dari dalam makam dan melihat kedua sahabatnya yang juga telah selesai melakukan kultivasi penyerapan pil nirwana.
"Shio Fang..., aku telah menguasai kekuatan air surgawi, dan aku telah menembus tingkat Dewa Emperor," ucap Zen.
"Aku juga telah menguasai kekuatan api surgawi, dan saat ini aku telah menembus tingkat Dewa emperor," timpal putri Yanran dengan senyuman di wajahnya.
"Selamat untuk kalian berdua," ucap Shio Fang dengan senyuman di wajahnya.
__ADS_1
Bersambung