
Kesepuluh tetua klan menyatukan kekuatannya dan di berikan kepada penatua klan, sehingga sang penatua mampu menciptakan pusaran angin tornado yang tercipta dari ribuan pedang yang siap di arahkan kepada Shio Fang.
Melihat hal itu, Shio Fang langsung mengeluarkan inti es lotus surga di tangan kirinya, dan inti angin pembelah surga di tangan kananya sehingga penyatuan itu dapat menggetarkan langit dan bumi.
Tak lama kemudian di telapak tangan Shio Fang telah terbentuk bunga teratai emas, dengan pusaran angin di sekitarnya.
Terbentuknya teratai emas membuat kehampaan dan kesunyian terjadi di tempat itu.
Saat melihat ribuan pedang yang menuju ke arah nya, Shio Fang seketika itu juga melepaskan bunga teratai emas yang merupakan kekuatan terkuat yang di miliki nya, untuk menyongsong datangnya ribuan pedang yang melesat secepat kilat menuju ke arah nya.
Benturan kekuatan hebat dari kekuatan ranah dewa emperor tak dapat terhindarkan lagi.
"Duar...!!"
Ledakan keras terjadi, yang membuat apapun yang berada di sekitar tempat itu hancur berantakan, termasuk pagar kokoh yang mengelilingi klan Xia.
Shio Fang kembali terseret jauh kebelakang, dengan kedua tangan memegang tanah. Sesaat pandangan Shio Fang berkunang kunang, akan tetapi dengan cepat dia dapat memulihkan dirinya kembali.
Sementara itu, benturan kedua energi yang sangat dasyat membuat hal buruk terjadi pada penatua klan, tubuhnya hancur berantakan dan berserakan di tanah menjadi serpihan serpihan es, sementara ke 10 praktisi yang membantu sang penatua harus tergeletak di tanah, dengan tubuh yang terluka parah.
Saat Shio Fang berdiri kembali, tiba tiba saja Xia Chen berteriak.
"Saat ini saudaramu telah di bawa oleh orang yang tak di kenal menuju ke dalam hutan, jika kau ingin menyelamatkannya maka segeralah mencarinya sebelum hal buruk terjadi padanya".
"Ini adalah penawar racun yang kau cari, dan aku ingin semua masalah yang terjadi hari ini terselesaikan sampai di sini," teriak Xia Chen sambil melemparkan botol kecil yang merupakan penawar racun mematikan yang ada di tubuh pangeran Cin Sha.
Shio Fang segera menangkap botol kecil yang berisikan penawar racun, kemudian dia tersadar akan akan perkataan Xia Chen.
__ADS_1
Karena terlalu fokus dengan pertarungannya membuat Shio Fang melupakan pangeran Cin Sha yang ikut bersamanya, dan saat ini keberadaannya entah dimana yang membuat Shio Fang begitu sangat khwatir padanya.
Shio Fang memilih untuk mencari pangeran Cin Sha ketimbang berlama lama di klan Xia, karena penawar racun yang di inginkannya telah di dapatkan.
Selain itu saat ini kekuatan dari sangguru telah menghilang dari tubuhnya, tentu saja Shio Fang merasakan energi tubuhnya telah terkuras habis dan memerlukan tempat untuk memilih kan diri.
"Aku tak mungkin menghadapi semua anggota klan Xia dengan kondisiku seperti ini, ada baiknya aku memulihkan diri terlebih dahulu sebelum mencari pangeran Cin Sha," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian melesat cepat menuju ke dalam hutan, tanpa memperdulikan tatapan para anggota klan yang berada di tempat itu.
Setelah kepergian Shio Fang, Xia Chen segera menuju kearah sang ayah, namun langkahnya tertahan saat menemukan cincin ruang penatua klan yang tergeletak di tanah. Dengan cepat Xia Chen meraih cincin itu dan menyimpannya kedalam cincin ruangnya.
"Ayah bagaimana keadaanmu?" tanya Xia Chen setelah dekat dengan ketua Xia Hong.
"Keadaanku buruk, saat ini ayah terluka parah akibat Serangan pemuda tadi. Untung saja dia telah pergi jika tidak maka klan Xia akan benar-benar hancur dibuatnya," jawab ketua Xia Hong.
"Aku tau..., penatua klan telah mati. Putraku dendam ini harus terbayarkan karena pemuda itu telah membuat penatua klan mati, dan melukai semua penatua yang ada dan bahkan sempat membunuh 2 penatua klan".
"Saat ini kita lebih baik memulihkan diri untuk membentuk kekuatan besar, setelah itu kita akan mencari pemuda yang telah mempermalukan klan kita," ucap ketua Xia Hong.
Xia Chen kemudian memerintahkan para anggota klan untuk membawa ke 10 praktisi klan yang terluka menuju ke balai pengobatan klan, kemudian Xia Chen mengaktifkan Aray pelindung klan agar tak ada yang yang dapat masuk ke dalam klan Xia.
Shio Fang kini berada di perbukitan, diapun duduk bersila untuk menyerap energi alam yang banyak bertebaran di tempat itu, guna memulihkan kembali energi tubuhnya yang telah habis dalam pertempuran menghadapi para petinggi klan Xia.
Sementara itu di kedalaman gunung dengan hutan yang sangat lebat, seorang wanita meletakkan pemuda di atas sebuah batu besar, dan tak lama kemudian wanita itu memberikan cairan di dalam botol kedalam mulut pangeran Cin Sha.
"Aku harus segera memulihkan pemuda ini, aku tak ingin rasa bersalah terus menghantuiku setelah semua kejadian yang terjadi padanya," batin sang wanita.
__ADS_1
Wanita itu kemudian menyalurkan energi murninya kepada pangeran Cin Sha, untuk mempercepat penawar racun bereaksi kepada racun di tubuh pangeran Cin Sha.
"Kurasa sudah cukup aku menyalurkan energi murni ketubuh nya, sebentar lagi dia pasti akan tersadar dengan racun di dalam tubuhnya yang telah menghilang," batin wanita muda itu yang tak lain adalah Xia yi.
Xia yi seketika itu terkejut saat wajah pemuda yang terbaring di atas batu seketika itu berubah, wajah pemuda yang tadinya biasa biasa saja kini berubah sangat tampan yang membuat Xia yi tertegun melihatnya.
Ternyata pemuda ini sebelumnya telah melakukan penyamaran, tapi mengapa dia melakukan penyamaran dengan menutupi wajah tampannya ini?, Ah ..., sudahlah itu bukan urusanku, lebih baik aku segera kembali ke klan Xia sebelum anggota klan Xia mengetahui kepergianku dari klan," batin Xia yi.
Baru saja Xia yi melangkahkan kakinya, tiba tiba saja pemuda yang di sangkanya masih tak sadarkan diri meraih tangannya, yang membuat Xia yi sangat terkejut dan segera menghempaskan tangan pemuda itu.
"Mengapa kau menyelamatkanku dengan memberikan penawar racun di tubuhku," ucap pangeran Cin Sha.
Xia yi membalikkan tubuhnya kearah sang pangeran kemudian berkata.
"Semua yang terjadi merupakan kesalah pahaman dan yang patut di salahkan dalam hal ini adalah aku, seandainya aku tak meminta baju yang ada padamu mungkin kau tak terluka seperti. Saat ini racun di tubuhmu telah menghilang dan kuharap permasalahan diantara kita telah selesai," ucap Xia yi kemudian memberi hormat kepada pangeran Cin Sha sebagai tanda perpisahan, setelah itu Xia yi melesat pergi meninggalkan tempat itu.
Pangeran Cin Sha tertegun memandangi wanita muda yang telah menyelamatkannya hingga hilang dari pandangan matanya. "Mengapa aku tak menanyakan siapa namanya," gumam sang pangeran.
Di tempat lain Shio Fang yang telah dapat memulihkan dirinya segera mengeluarkan tehnik mata Dewanya, untuk melihat area sekitar tempat itu.
Shio Fang dapat melihat gerombolan anggota klan Xia yang melesat cepat menuju ke selatan, dengan menggunakan kekuatan penguasa angin Shio Fang mengejar gerombolan anggota klan Xia dengan turun dari perbukitan yang di tempatinya berada.
"Aku rasa anggota klan Xia tengah melakukan pengejaran pada pangeran Cin Sha, aku harus mengikutinya karena klan Xia lebih mengetahui seluk beluk hutan di pegunungan ini," batin Shio Fang yang terus berlari melakukan pengejaran kepada anggota klan Xia.
Bersambung.
LIKE DAN KOMENTAR MERUPAKAN DUKUNGAN TERBESAR BAGI AUTHOR, TRIMAKASIH BAGI TEMAN TEMAN YANG TELAH MENDUKUNG AUTHOR SELAMA INI, SEMOGA ALLOH MEMBALAS SEMUA KEBAIKAN TEMAN TEMAN SEMUA, AMIN 🙏🙏🙏
__ADS_1