Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Siasat Yu Fey


__ADS_3

Di saat perbincangan terjadi, tiba tiba saja seorang pemuda berpakaian serba putih dengan kipas kertas di tangan kanannya masuk kedalam rumah makan, pemuda itu datang dengan beberapa orang laki laki bertubuh kekar yang mengawalnya, pemuda itu bernama Yu Fey salah seorang praktisi kuat yang di miliki desa cahaya mentari.


"Silahkan tuan muda..., aku akan membawakan makanan spesial bagi tuan muda," ucap seorang laki laki bertubuh gemuk yang langsung sigap untuk melayani pemuda yang baru saja datang.


Kelompok Shio Fang melirik ke arah Yu Fey, dan di dalam pemikiran Shio Fang berkata jika pemuda yang baru saja datang itu pastilah seorang tokoh penting di dalam desa, sehingga pemilik rumah makan yang melayani pemuda itu sendiri.


Yu Fey tiba tiba saja menatap kearah kelompok Shio Fang, dan tatapannya kemudian jatuh kepada putri Cin Cin yang tengah menikmati makanan yang terhidang.


Putri Cin Cin yang mengetahui jika dirinya tengah di tatap sedemikan rupa oleh seorang pemuda, sama sekali tak menggubrisnya malahan dia tetap asyik menikmati makannya.


"Siapa wanita itu, parasnya sungguh sangat cantik dan mempesona, aku belum pernah melihat wanita secantik dia selama ini, dan ada baiknya aku segera berkenalan dengannya," batin Yu Fey yang langsung menginginkan putri Cin Cin setelah melihatnya dalam pandangan pertama.


Yu Fey kemudian berjalan menuju kelompok Shio Fang, sesampainya di sana Yu Fey kemudian berkata.


"Namaku Yu Fey, aku merupakan ketua keamanan di desa ini, jika ada sesuatu yang kalian butuhkan selama berada di desa ini maka kalian bisa mengatakannya padaku," ucap nya.

__ADS_1


"Saudara Yu Fey namaku Shio Fang dan semua yang berada di sini adalah saudaraku, kami hanya semalam berada di desa ini dan besok pagi kami semua akan melanjutkan perjalanan kembali," ucap Shio Fang.


"Jika begitu halnya maka aku akan mencarikan penginapan untuk kalian semua, kebetulan aku mengetahui penginapan terbaik di desa ini," ucap Yu Fey.


"Terimakasih saudara Yu Fey karena telah merepotkan mu," ucap Shio Fang.


"Tak usah sungkan begitu, ini sudah merupakan kewajiban kami untuk melayani tamu yang datang kedesa cahaya mentari," ucap Yu Fey.


Pada akhirnya Yu Fey membawa rombongan Shio Fang ke sebuah penginapan terbaik di desa itu, di dalam penginapan putri Cin Cin dan Dewi Lilia terpisah kamar dengan Shio Fang bersaudara, hingga malam hari pun tiba.


Apa yang menjadi firasat Shio Fang benar benar terjadi, dan saat ini terlihat beberapa sosok bayangan hitam tengah mengendap endap di sekitar kamar putri Cin Cin dan Dewi Lilia yang tengah beristirahat, dan tak lama kemudian beberapa bayangan hitam saat ini tengah mengeluarkan sebuah benda dari dalam cincin ruang yang mereka miliki, benda yang mampu mengeluarkan asap beracun dari dalamnya yang akan menyebabkan seseorang akan tak sadarkan diri jika terhirup aroma dari asap beracun itu.


Shio Fang terus memantau apa yang dilakukan oleh orang-orang suruhan dari Yu Fey, hingga Shio Fang pada akhirnya melihat jika asap beracun itu telah dihembuskan melalui lubang-lubang kecil yang dibuat oleh para praktisi berpakaian hitam, yang dihembuskan menuju ke dalam kamar putri Cin Cin dan Dewi Lilia.


Sesaat Shio Fang dapat bernafas dengan lega karena mereka semua menggunakan asap beracun untuk melumpuhkan kedua wanita cantik yang berada di dalam kamar, semua itu karena Shio Fang tau jika tubuh bulan dingin dan tubuh racun menyedihkan tak mempan terkena oleh racun.

__ADS_1


Namun Shio Fang dibuat sangat terkejut saat melihat seorang praktisi berpakaian hitam yang ada di tempat itu, memiliki kemampuan ilusi yang tinggi hingga mampu menciptakan ilusi dan menjebak kedua wanita yang berada di dalam kamar dengan teknik ilusi yang dimilikinya.


Shio Fang segera keluar dari persembunyiannya dan menyerang beberapa praktisi berpakaian hitam yang akan melakukan hal buruk kepada Putri Cin Cin dan Dewi Lilia, namun sebelum serangannya itu mampu melukai salah satu praktisi berpakaian hitam, tiba-tiba saja Shio Fang terjebak di dalam ilusi yang dibuat oleh salah satu praktisi berpakaian Hitam yang ada di tempat itu.


Dengan kekuatan spritual Kaisar pelahap kekosongan, pada akhirnya Shio Fang mampu menghilangkan ilusi yang mengurungnya.


Shio Fang saat ini dapat melihat jika para praktisi berpakaian Hitam yang ada tempat itu kini telah pergi, hal itu membuat Shio Fang segera memasuki kamar Putri Cin Cin dan Dewi Lilia untuk melihat keberadaan kedua wanita cantik itu.


Sesampainya di dalam kamar Shio Fang tak melihat keberadaan kedua wanita itu hingga membuat kilatan amarah kini terpancar dari kedua mata Shio Fang.


"Kau ingin mencoba membuat masalah denganku, maka jangan salahkan aku jika hal buruk akan menimpa desa ini," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian melakukan meditasi di tempat itu untuk melihat jejak-jejak yang tertinggal di dalam kamar, semuanya itu agar Shio Fang dapat mencari keberadaan siapa orang yang menculik kedua wanita yang ada di dalam kelompoknya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2