Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Kompetisi beladiri


__ADS_3

Karena ke-10 murid inti telah mendapatkan perwakilan nya masing-masing untuk bertarung di dalam kompetisi murid inti, membuat ketua sekte memajukan jadwal pertandingan itu yang akan berlangsung di hari ini.


Shio Fang telah duduk di podium para peserta, sambil menunggu gilirannya untuk bertarung.


Di tempat lain, kesepuluh murid inti telah datang ke podium yang telah di sediakan. Shio Fang begitu sangat terkejut saat melihat perubahan penampilan Yasmin yang sangat anggun dan cantik, tak seperti penampilan Yasmin sebelumnya, yang terlihat kucel dan tomboi.


Penampilan Yasmin bagaikan putri seorang bangsawan, mampu membius mata laki laki untuk tak berkedip memandangnya, termasuk mata salah seorang murid utama yang di gadang gadang akan di jodohkan penatua sekte padanya.


Murid utama itu bernama Li Wang yang merupakan murid terkuat dari 5 murid utama di sekte kabut surgawi.


Li Wang segera berjalan kearah Yasmin, kemudian duduk di sisinya yang tentunya apa yang di lakukan Li Wang membuat Yasmin sangat risih, mengingat Yasmin belumlah menyetujui tentang perjodohan itu.


"Mengapa senior Li duduk di sini?" tanya Yasmin.


"Aku ingin menemanimu menonton pertandingan ini, kalau boleh aku tahu yang mana pemuda yang akan mewakili mu?" tanya Li Wang sambil mengarahkan pandangannya pada kesepuluh perwakilan murid inti.


Dengan berat hati Yasmin menunjuk ke arah Shio Fang yang tengah duduk, dan menatap kearahnya.


Sebenarnya Yasmin tak ingin perjodohan terjadi antara dirinya dan Li Wang, namun para penatua dan tetua sekte menginginkan hal itu terjadi, mengingat Li Wang merupakan jenius sekte yang hanya ada dalam kelahiran 1000 tahun sekali, sehingga Li Wang begitu dimuliakan di sekte kabut surgawi.


Melihat tingkat kekuatan Li Wang saat ini telah menembus ranah Dewa saint di usianya yang sangat muda, membuat seluruh petinggi sekte begitu menyayanginya dan berharap banyak di suatu saat nanti, setelah pernikahan antara Li Wang dan Yasmin akan membuat Li Wang menjadi ketua sekte kabut surgawi di masa depan.


"Yasmin Apa kau tak salah memilih pemuda itu untuk mewakili mu dalam kompetisi ini?, seandainya kau memintaku untuk membantumu mencari pemuda yang pantas mewakili mu dalam kompetisi ini, maka aku pasti akan mendapatkan pemuda yang lebih baik dari dia," ucap Li Wang sambil menunjuk kearah Shio Fang.


"Pilihanku takkan pernah salah dan ku harap senior tak mencampuri ataupun mempersulit hal ini," jawab Yasmin dengan wajah tak suka mendengar perkataan Li Wang yang selalu mengatur atur hidupnya.


"Jika begitu aku akan melihat sampai di mana pemuda yang akan mewakili mu itu bertarung di arena pertandingan, jika dia mempermalukan mu maka aku sendiri yang akan menghancurkannya," ucap Li Wang dengan keseriusan di wajahnya.

__ADS_1


Yasmin yang tak ingin meladeni perkataan Li Wang, memilih diam, karena Yasmin sudah sangat kesal dengan pemuda yang berada di sampingnya itu.


Akhirnya kompetisi pun dimulai di mana tetua yang memimpin jalannya pertandingan, telah memanggil dua orang nama yang akan bertarung, dia adalah Shio Fang..., mewakili Yasmin, dan Liufai yang mewakili Ling Ling.


Diatas podium murid inti terlihat Waja sumringah Ling Ling setelah mendengar Liufai akan bertarung melawan Shio Fang, di mana sebelum pertandingan Ling Ling telah menyuruh Liufai untuk menghabisi Shio Fang saat mereka berdua bertemu di atas arena pertandingan.


Setelah pertandingan itu dimulai, Liufai langsung menyerang ke arah Shio Fang dengan teknik terkuat yang dimiliki.


Pedang yang berada di tangannya mengeluarkan kilatan cahaya petir saat di ayunkan bertubi tubi kearah Shio Fang.


Dengan sangat mudah Shio Fang dapat menghindari serangan cepat yang dilakukan oleh Liufai, yang membuat orang-orang yang menyaksikan pertarungan itu berdecak kagum, karena Shio Fang yang mereka remehkan selama ini dapat dengan mudah mematahkan serangan serangan mematikan Liufai.


Liufay yang terlihat kesal karena serangan serangannya selalu gagal dalam melumpuhkan Shio Fang, pada akhirnya mengeluarkan kekuatan pedang petir penghancur gunung untuk menyelesaikan pertarungannya.


Pedang yang berada ditangan Liufay semakin kuat mengeluarkan kilatan petir, dan tak lama kemudian Liufay melompat ke udara dan menghantamkan pedangnya ke arah Shio Fang.


Tiga sinar berbentuk bulan sabit menghantam tempat keberadaan Shio Fang, yang membuat debu tebal berterbangan di udara.


Melihat hal itu Yasmin seketika itu berdiri dari duduknya karena mengkhwatirkan keselamatan Shio Fang, mengingat serangan kuat yang dilakukan oleh Liufai sangat tepat menuju sasarannya.


Ling Ling berdiri sambil bertepuk tangan, tak lama kemudian dia pun berkata. "Pemuda yang kau bawa itu hanyalah sampah yang memiliki mulut besar, kau lihat bagaimana saat ini Liufay tengah menghajarnya dan pastinya saat ini Shio Fang tengah terluka parah," ucap Ling Ling dengan tawa kecil yang keluar dari mulutnya.


Mendengar perkataan Ling Ling Yasmin hanya bisa terdiam, dan berharap harap cemas akan keselamatan Shio Fang.


Tak berapa lama kemudian tawa Ling Ling menghilang, saat melihat Shio Fang yang tiba tiba saja telah berada di belakang Liufai, dengan menghantamkan telapak tangannya ke belakang tubuh Liufay.


Serangan tiba tiba dari Shio Fang itu membuat Liufay terhempas ke atas arena dan penggulingan sesaat di sana.

__ADS_1


Sorak sorai penonton seketika itu menggema melihat Shio Fang mampu menghempaskan Liufay ke atas arena pertandingan, yang membuat Ling Ling menahan amarah menyaksikan hal itu.


Shio Fang yang ingin bermain main sejenak dengan lawan tarungannya, karena dia pernah berkata di rumah makan kepada kedua murid inti sekte kabut surgawi, Jika dia akan mempermainkan perwakilannya jika berhadapan langsung dengannya di atas arena pertandingan, langsung melesat secepat saat melihat Liufay yang kembali bangkit berdiri.


Kecepatan Shio Fang yang sama sekali tak bisa diperkirakan oleh Liufay, kembali membuatnya mencium arena pertandingan saat sebuah tendangan putar tepat menghantam kepalanya.


Ling Ling benar benar tak mengira sebelumnya jika perwakilannya akan tumbang di awal pertarungan, yang tentunya hal itu membuatnya malu, sehingga diapun berteriak lantang.


"Ayo bangkit...!!, kau jangan mempermalukanku!!" teriaknya.


Mendengar teriakan itu Liufai kembali bangkit, namun belum sempat dia menguasai keadaan, Shio Fang telah kembali menyerangnya.


Kali ini Shio Fang tak mengeluarkan energi tubuhnya untuk menghajar Liufay, mengingat keadaan Liufay yang telah terpuruk dan cendrung memaksakan dirinya untuk bertarung.


Shio Fang hanya mengandalkan kekuatan pisiknya untuk memukuli Liufay hingga babak belur.


Shio Fang benar-benar menghajar Liufay seperti menghajar seorang maling, hingga apa yang dilakukan oleh Shio Fang membuat gelak tawa diantara para penonton yang menyaksikan pertandingan itu.


Liufay yang sudah tak tahan dengan tinju Shio Fang yang selalu menghujani wajahnya, membuatnya memilih untuk melompat keluar arena pertandingan.


Yasmin begitu senang melihat kemenangan Shio Fang, sehingga dia pun berkata. "Aku tak menyangka jika pemuda yang mewakili senior Ling Ling ternyata seorang pengecut, yang memilih melompat keluar arena daripada terus bertarung, dan kurasa Shio Fang telah membuktikan perkataannya untuk mempermainkan perwakilan senior Ling Ling di atas arena pertandingan," ucap Yasmin.


Mendengar perkataan Yasmin, senior Ling Ling tak bisa berkata apa-apa, dia pun menghempaskan tubuhnya di atas kursi dengan menahan kekesalan di hatinya.


Seorang tetua yang memimpin jalannya pertarungan, melompat dari podium utama ke atas arena pertandingan, dan memutuskan jika pemenang pertandingan itu adalah Shio Fang, dan dia akan melanjutkan pertandingan di sesi yang berikutnya.


Setelah kemenangan Shio Fang dalam pertarungannya melawan Liufay, maka pertarungan terus di lanjutkan oleh perwakilan murid inti yang lain, untuk menentukan satu juara yang akan menuju ke istana cahaya ilahi.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2