
1 Minggu telah berlalu dan Shio Fang pada akhirnya dapat pulih seperti sediakala, semua itu atas bantuan ketiga adiknya.
Shio Fang bangkit dari tempat tidur nya kemudian diapun berkata. Trimakasih atas bantuan kalian bertiga, karena dengan bantuan kalian bertiga aku dapat melewati masa masa keterpurukanku," ucap Shio Fang.
"Kakak Shio Fang, kita berempat adalah saudara walaupun kita tak terlahirkan dari rahim yang sama, untuk apa kau berkata seperti itu kepada kami, kami membantumu tulus dari hati yang terdalam," ucap Shio Zen yang di ikuti anggukan kepala dari Shio Chen dan Shio Ju.
Mendengar perkataan dari Shio Zen, Shio Fang kembali berkata. "Kalian adalah saudaraku dan selamanya akan menjadi saudaraku, kita bertiga akan selalu saling menjaga hingga kita berempat terpisahkan oleh maut," ucapnya.
Rasa haru kemudian melanda ketiga adik Shio Fang, dan tak lama kemudian mereka bertiga menangkupkan kedua tangan memberi penghormatan kepada Shio Fang, yang telah mengajarkan kepada mereka bertiga bagaimana ikatan persaudaraan itu, dan ketiganya tak akan pernah membiarkan ada yang menyakiti salah satu dari ke empat bersaudara.
Kak Shio Fang...., sampai kapanpun kami bertiga akan menjunjung tinggi persaudaraan ini," ucap Shio Zen mewakili kedua saudaranya.
Shio Fang tersenyum mendengar perkataan Shio Zen, ada rasa bangga di hatinya memiliki ketiga saudara yang terbentuk dari sebuah perjalanan hidup.
"Kalian telanlah pil ini dan berkultivasi di tempat ini untuk memulihkan diri," ucap Shio Fang sambil memberikan pil nirwana kepada ketiga adiknya.
Ketiganya menerima pil pemberian dari Shio Fang dan langsung menelannya, sedetik kemudian ketiganya langsung duduk bersila dan berkultivasi di tempat itu untuk menyerap esensi pil nirwana yang di berikan Shio Fang kepada mereka bertiga.
Setelah ketiga adiknya berkultivasi dalam penyerapan pil nirwana, Shio Fang memilih untuk segera membersihkan diri.
*****
Pertemuan antara kelompok Shio Fang dan kaisar Liusan terjadi, di dalam pertemuan itu Shio Fang menginginkan untuk meninggalkan istana cahaya naga.
__ADS_1
"Yang mulia kaisar Liusan, aku tak akan berlama lama berada di istana ini karena aku akan kembali ke klan anggrek salju untuk membangun klan itu menjadi klan penguasa, dan kesepakatan yang pernah terjadi kuanggap tak pernah terjadi, dan aku tak akan pernah menginginkan sebuah perjodohan jika di kedua belah pihak tak menginginkannya," ucap Shio Fang.
Putri Liuyinzi yang berada dekat Kaisar Liusan hanya bisa menundukkan kepalanya mendengar perkataan dari Shio Fang, karena memang diakuinya selama ini jika sifat yang yang ditunjukkannya kepada Shio Fang, mencerminkan jika dirinya tak menginginkan perjodohan itu.
Namun saat ini sifat yang dulu membenci Shio Fang telah berubah menjadi rasa cinta, namun sayang telah terlambat baginya untuk menunjukkan rasa cinta itu karena Shio Fang sudah terlanjur tak menginginkan nya.
"Shio Fang..., jika memang itu yang telah menjadi keputusanmu maka aku akan tetap pada pendirianku dengan tak memberikan batu kristal semesta itu kecuali kau menikahi putriku," jawab kaisar Liushan.
Tiba tiba Putri Liuyinzi berkata. "Ayah Aku tak ingin perjodohan ini terjadi karena jika hanya dipaksakan dari sebelah pihak, maka hal itu akan sangat buruk bagiku di masa depan, biarlah Shio Fang pergi karena hal itu telah menjadi keputusannya," ucap putri Liuyinzi.
Setelah berkata seperti itu putri Liuyinzi kemudian pergi meninggalkan ruangan pertemuan dan langsung menuju ke kamarnya, disana putri Liuyinzi melampiaskan kesedihan hatinya dengan menangis, dan pada akhirnya diapun tertidur.
*****
Kelompok Shio Fang kini telah kembali ke klan Anggrek salju untuk mengembangkan klan itu menjadi besar, yang disegani dan ditakuti di wilayah kekaisaran cahaya naga.
"Aku akan menjadikan klan Anggrek salju yang merupakan klan cabang dari klan naga salju ku, sebagai klan penguasa yang ditakuti dan disegani di seluruh kekaisaran cahaya naga, setelah itu aku akan mencari batu kristal semesta yang lainnya, dan setelah aku mendapatkan 6 batu kristal semesta itu maka aku akan kembali ke istana cahaya naga untuk mendapatkan satu batu yang tersisa," batin Shio Fang.
Hari hari Shio Fang dan seluruh saudaranya kini menempa para anggota klan Anggrek salju menjadi hebat, mereka semua menginginkan seluruh anggota klan Anggrek salju menjadi praktis yang kuat di kekaisaran cahaya naga, dan pasukan bayangan naga salju saat ini telah berkembang menjadi pasukan yang sangat menakutkan di seluruh wilayah kekaisaran cahaya naga.
Tiga tahun telah berlalu, klan anggrek salju telah menjadi klan besar yang memiliki pasukan hebat, dan anggota yang tergabung di dalam klan Anggrek salju saat ini telah menjadi praktisi kuat dan tangguh.
Qing Yu ditunjuk Shio Fang sebagai ketua klan Anggrek salju yang baru setelah menikah dengan Qianzizu, dan saat ini Lin Hua Hua juga telah memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Shio Zen.
__ADS_1
Shio Zen dalam perkembangannya telah membentuk klan baru yaitu klan air hitam di wilayah cahaya naga. Dengan bantuan para saudara-saudaranya dan juga dukungan dari klan Anggrek salju, klan air hitam berkembang menjadi sangat pesat dan menguasai pertambangan batu energi yang sangat besar di wilayah kekaisaran cahaya naga.
Di suatu hari Shio Fang mengumpulkan ketiga saudaranya untuk membahas mengenai keinginannya untuk kembali mencari batu kristal semesta.
Dan ketiga saudaranya sangat mendukung keinginan Shio Fang itu, dan ketiga saudaranya akan ikut bersama dalam membantu Shio Fang mendapatkan batu kristal semesta yang diinginkannya.
Lin Hua Hua saat ini telah ditunjuk Shio Zen untuk menjadi ketua klan air Hitam sementara setelah kepergiannya, semua itu dilakukan Shio Zen mengingat saat ini kekuatan Lin Hua Hua telah menembus ranah semesta bintang 3 sempurna, yang tak jauh beda dengan kekuatan yang dimiliki Qing Yu yang merupakan ketua klan Anggrek salju yang baru.
Kekuatan kelompok Shio Fang dengan terus berlatih selama tiga tahun lamanya, tingkat kultivasi Shio Fang dan ketiga adiknya telah menembus ranah semesta bintang 6 sempurna, dan sebentar lagi akan menembus ranah semesta bintang 7 yang merupakan ranah tertinggi sebelum menembus ranah abadi.
Dalam 3 tahun Shio Fang telah dapat menaklukkan Raja Leopard bersayap emas yang berada di dalam gerbang hitam dan melakukan kontrak darah dengannya. Saat ini Raja leopard bersayap emas dengan seluruh binatang buas leopard api yang berada di hutan larangan, telah ditempatkan di alam naga surgawi pemberian dari leluhur klan naga salju, dan saat ini raja leopard bersayap emas akan siap membantu Shio Fang jika tenaganya benar-benar diperlukan di dalam setiap pertempurannya.
Sementara itu leluhur Yanlao yang jiwanya terkurung di dalam pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi, juga telah dapat ditaklukkan oleh Shio Fang, dan saat ini leluhur Yanlao telah menjadi sahabat yang akan membantu Shio Fang jika tenaganya diperlukan, dan untuk itu leluhur Yanlao meminta agar di carikan tubuh baru baginya agar bisa mendapatkan tempat bagi jiwanya untuk hidup kembali.
Dan semua itu akan dipenuhi oleh Shio Fang di saat perjalanannya mencari batu kristal semesta, di mana dia akan mencari tubuh yang tepat bagi sahabat barunya yang saat ini jiwanya telah melakukan kontrak darah dengannya.
Setelah semuanya telah dibenahi di kedua klan besar yaitu klan Anggrek salju dan klan air Hitam, Shio Fang kemudian mengajak ketiga saudaranya untuk pergi mencari batu semesta di wilayah daratan Surgawi.
Di sebuah kapal yang besar yang membawa mereka berempat menuju ke daratan tengah, Shio Fang teringat kembali akan wanita cantik yang selama ini telah dijanjikan untuk dinikahi, dialah putri Cin Cin.
"Bagaimana kabarmu sekarang setelah kita terpisah selama 5 tahun lamanya, maafkan aku karena tak bisa memenuhi janjiku untuk menikahimu 4 tahun yang lalu".
"Aku berharap kita akan bertemu dengan keadaan baik-baik saja, dimana dirimu belum memiliki pasangan hidup. Cin Cin jika kita bertemu kembali dan kau telah memiliki pasangan hidup pengganti diriku, maka aku takkan pernah mengganggu kehidupanmu dan aku pastinya akan membiarkan kau mendapatkan kebahagiaan itu bersamanya," batin Shio Fang.
__ADS_1
******* panjang seketika itu keluar dari mulut Shio Fang, dan dengan memandangi lautan yang luas Shio Fang mengingat kembali masa masa dahulu saat dirinya bersama putri Cin Cin.
Bersambung