
Permaisuri berfikir sesaat setelah melihat tulisan di secarik kertas, ada rasa gundah yang melanda hatinya karena melihat usia Shio Fang yang terbilang masih sangat muda untuk memurnikan pil dengan kualitas obat selangka itu.
"Apakah Shio Fang benar benar bisa membuat pil obat dengan bahan bahan itu, aku bisa mencari bahan bahan obat itu akan tetapi jika Shio Fang tak bisa memurnikannya bukankah itu suatu kerugian bagiku, mengingat bahan bahan obat itu begitu sangat sulit untuk di dapatkan, akan tetapi jika Shio Fang mampu memurnikan pil obat bukankah hal itu suatu hal baik bagiku, yang akan membuatku sembuh dari luka dalam yang telah lama kuderita, dan tentunya putri Cin Cin tak akan menderita sepertiku setelah kutukan tubuh bulan dingin bangkit di usianya ke 20 tahun".
"Ini merupakan dilema bagiku, aku harus secepatnya berfikir dalam masalah ini," gumam permaisuri dalam hati.
Putri Cin Cin yang melihat sang ibu melamun setelah mendapatkan secarik kertas dari Shio Fang, kemudian menegurnya.
"Ibu..., Aku telah bersama Shio Fang di gunung Orgy sewaktu mencari 2 artefak langit, apa yang ibu ragukan darinya tak seperti yang ibu pikirkan saat ini. Walaupun Shio Fang masih terlihat muda akan tetapi kemampuan yang di milikinya tak biasa, dia penuh dengan kejutan-kejutan yang di luar nalar para praktisi hebat di daratan tengah".
"Tak ada salahnya kita mencoba mencari kelima bahan obat itu sekarang, karena aku yakin apa yang di katakan Shio Fang bisa kita percayai," ucap putri Cin Cin.
"Bahan obat apa yang akan kalian cari?" tanya kaisar Cin Yang, dengan tiba tiba masuk kedalam ruangan itu.
"Cin'er aku ingin kau menceritakan kepadaku apa yang sebenarnya telah terjadi," ucap kaisar Cin Yang dengan penekanan di perkataannya.
Putri Cin Cin tak bisa berbuat apa-apa lagi mengenai permintaan sang ayah, walaupun berat hati dia pun menceritakan mengenai 5 bahan obat yang akan dipakai oleh Shio Fang dalam membuat pil bagi penyembuhan permaisuri.
"Omong kosong apa ini..!!, aku ingin Kau dan ibumu tak mencari bahan obat itu karena pemuda itu hanya membual".
"Aku telah membicarakan hal ini dengan ketua Yunleng, mengenai pengobatan ibumu di asosiasi alkemis dengan bantuan seluruh praktisi kuat yang berada di Asosiasi ini, kalian berdua harus berpikir secara logika bagaimana anak muda seperti itu mampu untuk membuat kesembuhan bagi ibumu, sementara para alkemis di asosiasi ini lebih berpengalaman dan lebih kuat darinya dalam bidang Alkemis," ucap kaisar Cin Yang kemudian meraih secarik kertas di tangan Permaisuri, dan melemparkannya jauh ke sudut ruangan.
Kaisar Cin Yang kemudian mengajak permaisuri untuk beristirahat, dan tak memperbolehkan sang permaisuri untuk memikirkan hal-hal yang merugikan seperti itu.
__ADS_1
"Sayang...., biarkan aku yang berusaha mencari solusi terbaik dalam kesembuhan mu, aku tak ingin kau ikut memikirkan hal ini yang nantinya akan membuat kesehatanmu semakin buruk," ucap kaisar Cin Yang.
Permaisuri terdiam sesaat dan tak bisa berbuat apa-apa, perhatian dan ketulusan sang Kaisar kepadanya selama ini, membuat nya tak melanjutkan apa yang menjadi keinginan Shio Fang untuk menyembuhkannya.
Permaisuri hanya bisa mengganggukkan kepalanya mendengar perkataan putri Cin Cin, dan menyerahkan semua kesembuhan dirinya kepada sang kaisar.
Putri Cin Cin kembali meraih secarik kertas yang berada di sudut ruangan, kemudian dia pun melangkah pergi meninggalkan ruangan itu untuk mencari pangeran Cin Sha.
Pada akhirnya putri Cin Cin dapat menemui pangeran Cin Sha di kediamannya.
Di ruang utama kediaman pangeran Cin Sha, putri Cin Cin kemudian menceritakan semua yang telah terjadi tanpa sedikitpun terlewatkan kepada sang pangeran.
"Aku tak berhak untuk memaksa Perjodohan yang diinginkan ibu antara kau dan Shio Fang, akan tetapi aku sangat mendukung jika Shio Fang menjadi pendamping hidupmu di masa depan".
"Cin'er.., aku tak menyetujui pendapat ayah yang seperti tak mempercayai kemampuan yang dimiliki oleh Shio Fang. Aku lebih mengenal Shio Fang setelah beberapa bulan perjalananku dengannya".
"Jika menara cahaya memiliki banyak koleksi tumbuhan obat langka, ada baiknya kita segera menemui penatua Fong Sha saat ini juga. Tapi kak..., bagaimana cara kita untuk meyakinkan penatua Fong Sha agar dia mau membantu mendapatkan pil obat tersebut?" tanya putri Cin Cin.
"Kau tak usah khawatirkan hal itu, Aku akan berusaha meyakinkan penatua Fong Sha dengan caraku sendiri, dan ingat..., Aku tak ingin Shio Fang mengetahui kita di bantu oleh penatua Fong Sha dalam mendapatkan kelima tumbuhan obat itu," ucap pangeran Cin Sha.
Putri Cin Cin menganggukan kepalanya dan tak lama kemudian mereka berdua akhirnya memutuskan untuk menemui penatua Fong Sha di kediamannya.
Di kediaman penatua Fong Sha dan rombongannya, setelah kepergian Yasmin dari tempat itu Shio Fang memutuskan untuk melakukan kultivasi di ruangan pelatihan, semua yang dilakukan oleh Shio Fang untuk melatih kembali kekuatan pemurnian yang dimilikinya, agar semakin membuat bertambah kuat dalam mengikuti kompetisi alkemis yang akan diselenggarakan besok.
__ADS_1
Di ruang utama, Penatua Fong Sha dan ketua Fong ji Ang menyambut kedatangan putra mahkota dan Putri Cin Cin.
Ketua Fong ji Ang terlihat canggung saat bertemu dengan pangeran Cin Sha, semua itu karena selama ini ketua Fong ji Ang telah melakukan hal buruk kepada sang pangeran, apalagi sampai sang pangeran kehilangan kendalinya sebagai putra mahkota kekaisaran cahaya ilahi untuk beberapa waktu lamanya.
Ketua Fong ji Ang begitu gelisah memikirkan hal itu, karena jika pangeran Cin Sha ingin menghancurkannya akibat masalah-masalah yang pernah terjadi, pasti akan sangat mudah baginya melakukan hal itu mengingat sang pangeran memiliki kekuasaan mutlak sebagai calon kaisar penguasa daratan tengah di masa depan, dan banyaknya kekuatan kuat yang ada di belakang sang pangeran saat ini.
"Penatua Fong Sha..., Aku ingin kau membantuku untuk menemukan kelima sumber daya yang ingin kucari, dan jika kau dapat menemukan kelima tumbuhan obat itu, maka di masa depan Aku akan mengingat kebaikanmu ini setelah aku menjadi Kaisar di wilayah daratan tengah," ucap Pangeran Cin Sha sambil memberikan secarik kertas usang kepada penatua Cin Sha.
Penatua Cin Sha meraih secarik kertas pemberian putra mahkota, dan mulai membaca kelima tumbuhan obat yang tertulis di sana.
Ketua Fong ji Ang yang merasa penasaran dengan kelima tumbuhan obat itu, mendekatkan dirinya ke arah penatua Fong Sha dan memulai membaca tulisan yang tertulis di sana.
Tiba tiba ketua Fong ji Ang berkata. "Tumbuhan obat yang tertulis, begitu sangat langka dan belum tentu asosiasi Alkemis memilikinya".
"Guild Alkemis memiliki kriteria 5 tumbuhan obat itu, jika pangeran ingin kelima tumbuhan obat itu maka aku akan meminta satu permintaan," ucap ketua Fong ji Ang.
"Katakan apa permintaanmu itu?" tanya pangeran Cin Sha menyelidik.
Terlihat ketua Fong ji Ang menarik nafas berat, tak lama kemudian dia pun berkata.
"Aku telah melakukan hal buruk kepada pangeran dan pastinya saat ini pangeran mengetahui akan hal itu, aku menginginkan kemurahan hati pangeran untuk tak melanjutkan masalah ini dengan menghilangkan rasa dendam di hati pangeran, untuk itu aku akan memberikan ke 5 bahan obat yang pangeran inginkan," ucap ketua Fong ji Ang sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Aku memang ingin membuat perhitungan dengan karena kau telah membuat kekhawatiran di hati ibu setelah kaisar mencabut wewenang ku sebagai putra mahkota, jika kau memang bisa membawakan kelima bahan obat yang ku inginkan, maka aku akan menghilangkan semua dendam ini kepadamu," jawab pangeran Cin Sha dengan penekanan di perkataannya.
__ADS_1
"Trimakasih atas kemurahan hati pangeran," ucap ketua Fong ji Ang dengan perasaan lega di hatinya.
Bersambung.