
Matahari menyinari seluruh kawasan kekaisaran Jiangma tanpa hambatan berarti karena memang hari itu begitu cerah tanpa sedikitpun awan yang terlihat di langit. Derap kaki kuda terdengar dari kejauhan, beberapa prajurit perbatasan saat ini tengah mengawal sekelompok orang dengan sebuah kereta kuda yang sangat megah menuju ke istana Jiangma.
Kelompok itu merupakan rombongan dari negara pasir yang dipimpin langsung oleh pangeran Oyang Lang dan perdana menteri oyang Hong, yang merupakan salah satu praktisi terkuat di alam surgawi.
Rombongan dari negara pasir disambut dengan ramah oleh kaisar Zeng Yu dan bangsawan Shio Jio,, walaupun di hati kedua petinggi kekaisaran Jiangma itu tak menginginkan kedatangan rombongan dari negara pasir di wilayah kekaisaran nya.
Rombongan negara pasir disambut dan diberikan jamuan yang megah oleh kaisar Zeng Yu di balai pertemuan istana, Shio Fang dan rombongannya serta putri Bilqis juga berada di tempat itu untuk mendengar pembicaraan yang akan terjadi.
"Yang mulia kaisar Zeng Yu, kami dari negara pasir sengaja datang di kekaisaran Jiangma bertujuan untuk melamar Putri Bilqis menjadi istri putra mahkota negara pasir yaitu pangeran Oyang Lang, kuharap dengan adanya ikatan pernikahan yang terjadi maka hubungan baik di antara dua negara akan menjadi lebih baik lagi, dan tentunya hal itu akan dapat mensejahterakan kekaisaran Jiangma mengingat negara pasir merupakan negara kaya yang juga memiliki armada tempur besar yang tidak dapat disepelekan oleh kekaisaran lain," ucap perdana menteri Oyang Hong yang langsung mengutarakan maksud dan tujuan mereka datang di kekaisaran Jiangma.
Semua orang yang berada di dalam aula besar itu sesaat terdiam mendengar perkataan dari perdana menteri negara pasir, dan tak lama kemudian kaisar Zeng Yu berkata.
"Aku sangat menghormati dan mengagumi kebesaran negara pasir hidup di pesisir Timur alam surgawi ini, dan aku tahu bagaimana kemegahan serta kemakmuran penduduk negara pasir hidup dan bahkan kekuatan armada tempurnya merupakan salah satu kekuatan terkuat di alam surgawi, namun untuk mengiyakan lamaran itu harus dengan persetujuan dari Putri Bilqis sendiri, Jika putriku menyetujui lamaran ini maka putra mahkota negara pasir dapat mempersuntingnya namun jika putriku menolak lamaran itu maka aku sebagai seorang ayah tak akan mungkin memaksanya," ucap kaisar Zeng Yu dengan ketegasannya.
Putri Bilqis yang berada di sisi sang ayah bersama permaisuri kemudian angkat bicara. "Dengan segala hormat bagi para rombongan dari negara pasir yang telah sudi datang ke tempat ini hanya untuk melamar ku, maka aku telah memutuskan jika aku tak bisa menerima lamaran itu karena aku telah memilih seorang pemuda yang akan menjadi pendamping hidupku, dan aku meminta para rombongan dari negara pasir untuk dapat menerima keputusanku ini tanpa adanya permasalahan yang akan terjadi di belakang hari," ucap putri Bilqis.
Mendengar perkataan dari Putri Bilqis, pangeran Oyang Lang seketika itu bangkit dari tempat duduknya dan berkata.
"Aku putra mahkota pewaris negara pasir begitu terhina dengan penolakan mu, Aku pastikan aku takkan tinggal diam dengan penghinaan yang kau berikan hari ini, aku akan menghancurkan kekaisaran Jiangma sampai lenyap dari alam surgawi kecuali kau menarik kembali perkataan mu itu dan menerima lamaranku," ucap pangeran Oyang Lang dengan keseriusan di perkataannya.
__ADS_1
Tiba tiba putri Cin Cin bangkit dari duduknya dia pun lantas berkata. "Putri Bilqis telah memutuskan untuk menolak lamaran ini, dan Aku pastikan kekaisaran jiangma tak akan hancur oleh serangan dari negara pasir yang menginginkan peperangan setelah ini, karena kekaisaran Jiangma telah berkoalisi dengar kekaisaran cahaya ilahi yang merupakan kekaisaran ayah ku," ucap putri Cin Cin dengan menunjukkan plakat emas di tangannya yang merupakan plakat dari keluarga kekaisaran cahaya ilahi.
Perdana Mentri Oyang Hong begitu sangat terkejut melihat plakat emas di tangan putri Cin Cin sehingga dia pun berkata. "Pangeran sepertinya kita tak bisa menekan kekaisaran Jiangma mengingat saat ini wanita itu telah memegang plakat emas keluarga kekaisaran Cahaya ilahi, dan jika memang kekaisaran Jiangma telah berkoalisi dengan kekaisaran Cahaya ilahi hal itu merupakan ancaman bagi negara pasir jika kita tetap menginginkan kekaisaran Jiangma hancur," ucap perdana Mentri Oyang Hong.
"Aku tak perduli jika saat ini kekaisaran Jiangma telah berkoalisi dengan kekaisaran cahaya ilahi, Armada tempur kita bukanlah Armada tempur yang dapat diremehkan oleh negara lain walaupun itu merupakan kekaisaran besar yang sangat ditakuti di alam surgawi. Paman aku akan tetap pada pendirianku untuk menjadikan Putri Bilqis milikku, Karena aku telah tergila-gila padanya, kecantikan yang dimilikinya tak bisa kulihat di tempat lain selain di kekaisaran ini," ucap pangeran Oyang Lang.
Pangeran Oyang Lang sudah tak perduli lagi dan tak menggubris nasehat dari perdana menterinya, keinginannya untuk mendapatkan putri Bilqis telah membutakan mata hatinya dan tak takut akan sebuah kekaisaran besar yang ada di belakang kekaisaran Jiangma, hal itu membuatnya langsung berkata.
"Aku tak perduli dengan siapapun yang menjadi koalisi kekaisaran ini, jika memang dia ingin membantu kekaisaran Jiangma maka negara pasir akan turut menghancurkannya," ucap pangeran Oyang Lang dengan kilatan amarah yang menghiasi matanya.
Tak lama kemudian prajurit yang berjaga di depan pintu berteriak lantang. "Utusan kekaisaran Cahaya ilahi telah datang..., "Yang mulia putra mahkota Cin Sha memasuki aula pertemuan.....," teriak nya.
Sontak saja ketegangan seketika itu melanda ruang pertemuan mengetahui petinggi dari kekaisaran Cahaya ilahi telah datang ke dalam ruangan besar itu.
Putri Cin Cin yang melihat kehadiran sang kakak seketika itu berlari dan memeluknya, dia pun kemudian mengatakan jika negara pasir akan menyerang kekaisaran jiangma, dan sama sekali tak mengindahkan koalisi yang terjadi di antara kekaisaran cahaya ilahi dan kekaisaran Jiangma.
Pangeran Cin Sha kemudian menunjuk ke arah wajah pangeran Oyang Lang sambil berkata. "Jika itu keinginanmu maka hari ini kekaisaran Cahaya ilahi akan menyatakan perang terbuka dengan negara pasir, untuk itu aku memberikan kesempatan bagi negaramu untuk mempersiapkan pasukannya selama 7 hari ke depan, Karena setelah itu kekaisaran Cahaya ilahi akan melakukan penyerangan secara besar-besaran ke negara pasir," ucap pangeran Cin Sha dengan penekanan di perkataannya.
Perdana menteri Oyang Hong yang mengetahui jika perkataan dari putra mahkota kekaisaran Cahaya ilahi merupakan ancaman yang sangat serius, dia pun lalu berdiri dan memberi hormat kepada pangeran Cin Sha dengan menangkupkan kedua tangannya.
__ADS_1
"Masalah ini hanyalah masalah kecil mengapa harus di besar besarkan hingga terjadi peperangan di antara dua negara, aku sebagai perwakilan dari negara pasir hidup meminta maaf atas perkataan Pangeran kami sebelumnya, bukan maksud negara pasir menyinggung kekaisaran Cahaya ilahi semua ini hanyalah kesalahpahaman belaka dan semoga pangeran Cin Sha dapat memaafkan semua perkataan yang telah terucap dari mulut pangeran Oyang Lang," ucap perdana Mentri Oyang Hong.
"Paman..., negara pasir selama ini tak pernah direndahkan ataupun mendapat ancaman dari luar, mengapa kita harus takut kepada kekaisaran cahaya ilahi sebelum kita melakukan peperangan dengannya, jika putra mahkota kekaisaran Cahaya ilahi ingin melakukan peperangan dengan negara pasir milik ku, maka hal itu akan ku penuhi," ucap pangeran Oyang Lang dengan tak kalah sengitnya.
"Lancang sekali kau di hadapan pangeran kekaisaran Cahaya ilahi, aku pastikan akan menghancurkan kekaisaran mu dengan tangan ku sendiri," ucap jendral utama kekaisaran Cahaya ilahi yang saat ini tengah bersama pangeran Cin Sha.
Perdana Mentri Oyang Hong berpikir sangat keras untuk menghentikan peperangan yang akan terjadi akibat dari perkataan Pangeran negara pasir, dan pada akhirnya dia pun menemukan cara untuk menghentikan peperangan yang akan terjadi antara negaranya dan kekaisaran Cahaya ilahi.
"Pangeran Cin Sha yang agung, kami datang ke istana Jiangma hanya untuk melamar Putri Bilqis menjadi istri pangeranku, bukan untuk melakukan peperangan dengan kekaisaran besar Cahaya ilahi, ada baiknya permasalahan ini diselesaikan dengan cara baik baik".
"Bagaimana jika pangeran Oyang Lang bertarung dengan salah satu praktisi muda terkuat di kekaisaran ini, maupun di kekaisaran yang menjadi koalisinya untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan putri Bilqis. Jika pangeranku kalah dalam pertarungan itu maka kami dari negara pasir takkan pernah lagi datang di kekaisaran Jiangma , namun jika pangeranku menang dalam pertarungan itu maka putri Bilqis akan kami bawa ke negara pasir untuk menjadi istri pangeranku, bukankah yang kukatakan ini dapat menyelesaikan permasalahan daripada menimbulkan peperangan yang akan menyengsarakan banyak orang di kedua belah pihak," ucap perdana menteri negara pasir.
Shio Fang yang tadinya diam kini angkat bicara. "Jika memang cara itu merupakan cara untuk menyelesaikan masalah ini aku sebagai Putra bangsawan dari kekaisaran ini, sekaligus calon suami putri Bilqis yang akan bertarung melawan pangeran Oyang Lang, dan kurasa saudaraku Pangeran Cin Sha akan menyetujui hal itu," ucap Shio Fang.
Semua petinggi kekaisaran jiangma begitu sangat terkejut dengan pernyataan Shio Fang yang berani terang-terangan berkata jika Pangeran Cin Sha dari kekaisaran cahaya ilahi merupakan saudaranya, dan perkataan Shio Fang pada akhirnya terbukti setelah pangeran Cin Sha datang menghampirinya dan berkata.
"Adik..., Aku percayakan pertarungan ini kepadamu, Karena aku tahu kau akan memenangkan pertarungan ini," ucapnya.
Bersambung
__ADS_1