
Ada 8 klan besar yang menerima undangan dari kaisar cahaya naga, 8 klan besar itu masing-masing memiliki praktisi ahli diranah tingkat semesta di dalamnya.
Klan naga langit dan klan Awan darah, merupakan klan terkuat yang pamornya menyamai kekuatan klan naga emperor yang di pimpin ketua Ying Ming sebelum klan tersebut hancur oleh penyerangan klan anggrek salju di markas serikat dagang.
Yanqing yang merupakan ketua klan Naga langit begitu sangat heran, bagaimana bisa klan menengah seperti klan anggrek salju dapat menghancurkan kelompok aliansi hitam yang terbentuk dari 5 klan aliran hitam yang memiliki kekuatan dengan banyaknya praktisi hebat di dalamnya, dimana aliansi hitam sendiri sewaktu masih berdiri dan mendominasi seluruh kelan besar yang ada akan sangat sulit untuk disinggung keberadaannya oleh semua klan besar yang berada di kekaisaran cahaya naga.
"Sepertinya klan Anggrek salju akan berakhir di kompetisi besar yang akan diadakan oleh istana kekaisaran, dan kurasa pamor klan anggrek salju yang saat ini setinggi langit akan segera berakhir".
"Klan anggrek salju akan menjadi bulan bulanan beberapa klan besar, mengingat tak ada lagi ketua Qianlong untuk tampil di dalam kompetisi itu, dan jika hanya seorang pemuda yang kudengar telah menggantikan posisi ketua Qianlong sebagai ketua klan, bukankah hal itu akan menjadi lelucon jika memang pemuda itu yang mewakili klan anggrek salju dalam kompetisi besar yang akan diadakan," gumam ketua Yanqing.
Ketua Yanqing kemudian bergegas menaiki seekor serigala raksasa yang saat ini menjadi tunggangannya, untuk menuju ke istana cahaya naga guna memenuhi undangan dari istana.
Kepergian ketua Yanqing tak sendiri, beberapa praktis kuat dari klan naga langit, kini mengikutinya dari belakang dengan menaiki serigala raksasa yang menjadi tunggangannya.
Di tempat lain, Shio Fang pada akhirnya berangkat ke istana dengan menggunakan 2 kereta kuda, kereta pertama di tempati oleh Shio Fang, Shio Ju, Shio Chen dan tetua Qiandi. Di kereta yang pertama Shio Chen yang menjadi kusir di dalam kreta itu.
Di kereta yang kedua di tempati oleh kedua murid Shio Fang, Qianzizu, Qianxixi dan penatua Qiancang. Qing Yu saat ini bertugas sebagai kusir kereta untuk memantau dan mengantisipasi datangnya serangan yang tak suka akan keberadaan klan Anggrek salju.
Setelah beberapa saat perjalanan pada akhirnya kedua kereta itu memasuki hutan yang cukup lebat dengan pepohonan yang besar.
Shio Fang yang memiliki kekuatan spiritual puncak saat ini dapat merasakan adanya pergerakan di luar sana, dari apa yang dirasakannya Shio Fang dapat mengetahui jika para praktisi itu memiliki kemampuan yang tak biasa, dan Shio Fang tahu jika mereka saat ini tengah mengincar kelompok dari klan anggrek salju.
"Ada baiknya kita beristirahat di sini karena di depan sana telah banyak praktisi yang ingin mengincar keberadaan orang-orang yang berada di dalam kereta, dan jika kita terus melanjutkan perjalanan maka kita pasti akan mendapatkan penyerangan secara tiba-tiba," ucap Shio Fang.
Tetua Qiandi kemudian mengeluarkan kekuatan spiritualnya untuk menembus lebatnya hutan, hal itu dilakukannya untuk dapat mengetahui siapa sebenarnya yang telah menunggu kelompok klan Anggrek salju di depan sana.
Setelah melihat pakaian yang dikenakan oleh para penghadang, maka dengan cepat tetua Qiandi kembali pulang ke dalam kereta untuk melaporkan hasil pemantauannya kepada ketua klan.
"Ketua Shio Fang, aku telah mengetahui siapa yang akan menghadang kereta ini di depan sana, mereka berjuluk pembunuh bayaran hutan iblis yang tak pernah mengampuni siapapun yang akan menjadi target incaran mereka, biasanya pembunuh bayaran ini akan dibayar mahal untuk dapat melakukan tugas yang diberikan, dan tentu saja harga mahal itu akan mendapatkan hasil yang memuaskan bagi yang menginginkan jasa mereka, dengan kata lain mereka telah menargetkan kita maka kita akan segera dilenyapkan," ucap tetua Qiandi.
"Begitu ya..., paman Qiandi aku ingin Paman tinggal di dalam kereta bersama penatua Qiancang beserta orang-orang yang berada di dalam kereta kuda, karena aku dan ketiga adikku akan mencoba menghabisi para pembunuh bayaran hutan iblis yang sangat ditakuti itu," ucap Shio Fang.
Tetua Qiandi yang telah mengetahui kekuatan Shio Fang dan ketiga saudaranya, pada akhirnya menganggukan kepalanya karena tetua Qiandi sangat yakin dengan kemampuan yang dimiliki oleh ke 4 praktisi hebat yang bersamanya, dan keyakinan itu membuatnya jika Shio Fang beserta saudara saudaranya pasti dapat menghancurkan pembunuh bayaran hutan iblis yang sangat ditakuti itu.
Sedetik kemudian ketua Qiandi yang berada di kereta pertama menghentikan keretanya, hal itu membuat Shio Fang dan ketiga saudaranya segera melesat pergi menuju ke arah depan tanpa sepengetahuan orang orang yang berada di kereta yang kedua.
Penatua Qiancang beserta 4 orang yang berada di dalam kereta yang kedua, kemudian turun dari atas kereta dan bertanya tanya mengapa tiba-tiba saja tetua Qiandi menghentikan laju keretanya.
"Apa yang sebenarnya telah terjadi sehingga kau menghentikan kereta, dan di mana Ketua peserta ketiga saudaranya?" tanya penatua Qiancang.
"Ketua dan ketiga saudaranya telah pergi dari tempat ini, dan dia berpesan jika kita semua harus menunggunya di tempat ini," jawab tetua Qiandi.
Mendengar perkataan dari tertua Qiandi membuat penatua Qiancang terdiam, namun di dalam hatinya masih bertanya tanya mengapa ketua Shio Fang dan ketiga adiknya pergi secara tergesa gesa.
__ADS_1
"Aku rasa ada sesuatu yang telah terjadi hingga membuat ketua dan ketiga saudaranya pergi dari tempat ini, aku yakin mereka berempat sengaja pergi agar dapat menyelesaikan masalah itu tanpa melibatkan anggota yang ada di dalam kelompok ini," batin penatua Qiancang.
Di tempat lain, Qing Yu dan Lin Hua Hua yang telah memiliki kekuatan spiritual pelahap kekosongan, segera duduk bersila di tempat itu untuk mengetahui jejak kepergian gurunya.
Dengan kekuatan spiritual pelahap kekosongan yang dimiliki oleh keduanya, maka dengan sendirinya kedua murid dari Shio Fang dapat mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi.
"Tetua Qiandi, Aku tak ingin melihat guruku bertarung dengan para pembunuh bayaran itu, karena aku saat ini akan ke sana untuk membantu guru ku" ucap Qing Yu.
"Benar tetua, Aku tak ingin tinggal diam di tempat ini hanya untuk berpangku tangan, sementara guruku saat ini tengah bertarung menghadapi para pembunuh bayaran yang ada di depan sana," timpal Lin Hua Hua.
Mendengar perkataan dari keduanya membuat tetua Qiandi begitu sangat tercengang, tetua Qiandi tak menyangka jika kedua murid Shio Fang bisa mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi, dan tetua Qiandi harus mengakui kehebatan kedua murid Shio Fang itu.
"Kalian berdua memang hebat dan pantas menjadi murid ketua Shio Fang. Kalian berdua dapat mengetahui kejadian yang terjadi dari sini, yang mana penglihatan dari kekuatan spiritual yang kalian berdua miliki memang benar adanya".
"Saat ini ketua tengah menghadapi pembunuh bayaran yang berjuluk pembunuh bayaran hutan iblis, dan tentunya pamor dari kelompok pembunuh bayaran itu sudah sangat terkenal di wilayah kekaisaran cahaya naga, dan hampir dibilang pembunuh bayaran hutan iblis tak pernah gagal dalam melakukan aksinya, namun kali ini dia harus menghadapi ketua dan ketika saudaranya dan tentu saja hal itu merupakan hari di mana mereka akan mengalami kegagalan pertama, dan bahkan kegagalan itu akan membuat kelompok pembunuh bayaran hutan iblis musnah dari alam surgawi".
"Qing Yu, Lin Hua Hua aku harap kau mematuhi apa yang diperintahkan ketua Shio Fang untuk tinggal di tempat ini, karena aku tak ingin ketua mengucap ku sebagai orang yang tak bisa menerima perintah darinya, dan aku harap kalian bisa membantuku dengan tetap tinggal di tempat ini," ucap ketua Qiandi dengan penekanan di perkataannya.
Qing Yu dan Lin Hua Hua hanya bisa terdiam mendengar permintaan ketua Qiandi, tak ada pilihan bagi mereka berdua selain tinggal di tempat itu walaupun keinginan hati mereka berdua ingin membantu Shio Fang dalam menumpas kelompok pembunuh bayaran hutan iblis.
"Baiklah tetua, kami akan tetap tinggal di tempat ini sesuai dengan keinginan guru ku," ucap Qing Yu.
*****
Shio Fang dan ketiga saudaranya kini berada di tempat di mana kelompok pembunuh bayaran hutan iblis menunggu mereka untuk melintasi jalan, baru saja Shio Fang dan ketika adiknya sampai di tempat itu tiba-tiba saja ratusan jarum beracun telah menghujani tubuh mereka bertubi-tubi.
Sesaat kemudian 10 orang laki-laki bertubuh kekar telah berada di hadapan Shio Fang, tampak di wajah laki-laki bertubuh kekar itu banyak sekali terdapat bekas luka akibat sebuah sayatan benda tajam, dan tentu saja membuat wajah mereka kelihatan sangat mengerikan.
"Aku telah menunggu keberadaan mu di tempat ini, karena kau merupakan target dari klan Awan darah yang telah membayar kami dengan harga mahal untuk sebuah kepala yang kau miliki," ucap salah seorang laki-laki bertubuh kekar itu sambil melemparkan sketsa gambar wajah kearah Shio Fang.
Shio Fang segera melihat sketsa gambar itu dan ternyata seketsa gambar itu merupakan gambar wajahnya.
Melihat sketsa gambarnya, Shio Fang kemudian tersenyum dan sedetik kemudian Shio Fang pun berkata.
"Kau telah berhasil menemukan ku sebagai target orang yang ingin kau bunuh, namun sayang target mu kali ini akan membuat kalian semua membayar nya dengan nyawa kalian semua, karena pada dasarnya sang pemburu lah yang nantinya akan merasakan sebuah kematian," jawab Shio Fang.
Setelah berkata seperti itu, Shio Fang kemudian memberikan isyarat kepada ketiga saudaranya untuk segera melakukan penyerangan, dan dengan cepat ketiga saudara Shio Fang meresponnya dengan segera berpencar dan melakukan penyerangan ke arah ke 10 laki-laki kekar yang ada di hadapannya.
Belum sempat ketiga saudara dari Shio Fang mengarahkan serangannya, tiba-tiba saja sebuah formasi segel telah tercipta di tanah dan mengurung mereka bertiga di dalamnya.
Seorang laki laki tua dengan jubah berwarna hitam telah melayang di udara dan menatap tajam ke arah Shio Fang.
"Kau adalah target ku karena aku telah dibayar mahal untuk sebuah kepala yang kau miliki, dan untuk mereka bertiga hanya akan menjadi sampah yang tak berguna karena tak memiliki harga di setiap kepalanya," ucap laki laki tua itu.
__ADS_1
Amarah terlihat di wajah Shio Fang, karena laki-laki tua itu telah mengurung ketiga saudaranya di dalam segel formasi yang tercipta dari sebuah harta surgawi, dan tentunya hal itu akan membuat ketiga saudaranya dalam masalah besar mengingat sebuah harta surgawi merupakan kekuatan yang mampu membuat seorang praktisi kuat sekalipun akan dalam masalah bila harus berurusan dengan nya.
"Kau telah berani membuat ketiga saudaraku terpuruk di dalam belenggu harta surgawi, dan tentunya Aku tak akan membiarkan dan melepaskanmu dari sebuah kematian," jawab Shio Fang.
Setelah berkata seperti itu tubuh Shio Fang segera menghilang dari tempat itu, dan tiba tiba saja telah menghantamkan tinjunya ke arah laki-laki tua yang mengambang di udara.
Shio Fang sebenarnya telah menggunakan kekuatan spiritual kehampaan Suci untuk membentuk sebuah Avatar tubuhnya dalam mengalihkan perhatian laki-laki tua yang ada di hadapannya, sementara tubuh asli Shio Fang dengan menggunakan kekuatan teleportasi yang dimilikinya saat ini telah berada di dekat formasi segel yang tercipta.
Shio Fang dapat melihat dengan jelas jika ketiga saudaranya saat ini tak dapat bergerak di dalam segel formasi, seluruh kekuatannya seperti terkunci sehingga tak dapat digunakan.
Dengan menggunakan mata dewa yang dimilikinya, Shio Fang mencari tempat keberadaan harta surgawi tersebut.
Mata ungu Shio Fang pada akhirnya tertuju ke arah sebuah kristal energi yang memancarkan jaring laba-laba dari dalamnya, dan jaring laba laba yang kasat mata itu yang telah mengikat tubuh ketiga saudaranya hingga membuat mereka tak bisa bergerak sama sekali.
Shio Fang yang tak ingin keadaan itu membuat keberadaan ketiga saudaranya semakin terpuruk, membuatnya segera mengeluarkan kekuatan terkuat dari klan naga salju di masa lalu, yang juga merupakan kekuatan terkuat yang dimiliki leluhurnya.
"Gelombang penghancur naga salju," ucap Shio Fang .
Shio Fang menampakkan Kedua telapak tangannya ke depan hingga ratusan naga seketika itu keluar dari setiap lubang spasial yang tercipta di udara, dan naga naga itu langsung menghantam ke arah kristal energi yang mengeluarkan jaring laba-laba dari dalamnya.
Ledakan besar pun tercipta hingga membuat kristal energi itu pada akhirnya retak akibat Serangan yang sangat kuat yang dilancarkan oleh Shio Fang.
Retaknya kristal energi itu membuat ketiga saudara Shio Fang kini dapat menggerakkan tubuhnya, dan tentu saja membuat ketiganya langsung mengeluarkan kekuatan energi murni yang sangat megah dari tubuhnya, untuk menghancurkan jaring laba-laba yang saat ini telah membelenggu tubuh mereka bertiga hingga hancur dan ketiganya pun terbebas.
Shio Fang hanya dapat memandang ke arah kristal energi yang merupakan harta surgawi sambil berkata. "Sangat di sayangkan jika harta surgawi sebagus ini harus hancur sia-sia di tempat ini," ucapnya.
Sementara itu laki-laki tua yang telah bertarung dengan Avatar tubuh Shio Fang, sangat terkejut mendengar adanya ledakan dari arah kristal energi yang merupakan harta surgawi miliknya.
"Bagaimana mungkin pemuda itu bisa berada di sana sementara aku saat ini tengah bertarung dengan dirinya. Celaka ..., aku rasa pemuda itu telah melakukan trik untuk mengalihkan perhatianku dan menghancurkan harta surgawi milikku yang telah membelenggu ketiga saudaranya!!"
"Jabingan...!!, aku akan membunuh kalian semua..!!" ucap laki laki tua itu dengan amarah yang sangat terlihat jelas di matanya.
Sedetik kemudian, laki-laki tua itu langsung menghantamkan tinjunya yang mengandung kekuatan semesta bintang 5 di dalamnya kearah Shio Fang.
Shio Chen yang melihat serangan dari laki-laki tua itu dengan cepat menghantam kan palu raksasanya ke arah tinjau dari laki-laki tua itu, yang membuat benturan kekuatan energi dari kekuatan ranah semesta bintang 5 seketika itu juga menyebar di udara.
Tubuh laki laki tua itu seketika itu juga terpental ke belakang saat palu raksasa itu menghantam tinjunya.
Kesepuluh praktisi yang melihat ketuanya terpental dengan cepat menyerang kearah Shio Chen, Namun serangan mereka harus terhenti setelah Shio Ju dan Shio Zen menghalau serangan yang mereka lakukan.
Sementara itu pemimpin kelompok pembunuh bayaran hutan iblis yang terpental kebelakang, segera menstabilkan tubuhnya kembali dan menatap tajam kearah kelompok Shio Fang.
"Ternyata mereka semua merupakan praktisi kuat yang tak dapat di singgung, laki laki bertubuh kekar itu memiliki kekuatan di ranah semesta bintang 5 sempurna yang tak sebanding dengan kekuatan ku yang saat ini masih berada di ranah semesta bintang 5 lanjutan. Jika aku tetap berada di tempat ini maka aku bisa saja terbunuh oleh mereka, ada baiknya aku segera meninggalkan tempat ini dan menggagalkan semua kesepakatan yang telah kulakukan dengan Klan awan darah mengenai harga untuk membunuh pemuda itu," ucapnya.
__ADS_1
Pemimpin kelompok pembunuh bayaran hutan iblis segera melesat ke udara, namun tubuhnya tiba-tiba saja berhenti saat melihat seorang pemuda telah menghadang langkahnya dengan sebuah teratai yang mengandung kekuatan pemusnah yang sangat mengerikan yang saat ini berada di genggaman tangannya.
Bersambung.