
Wajah pemimpin prampok topeng kelelawar seketika itu menjadi suram saat melihat bangunan besar telah tersegel oleh kekuatan pelindung yang sangat kuat.
"Sialan!!, tak mungkin aku bisa menghadapi praktisi ranah tingkat semesta bintang 3 itu dengan kemampuanku yang hanya berada di tingkat ranah semesta bintang 2, perbedaan tingkat kekuatanku dengan nya bagaikan langit dan bumi apalagi aku mengetahui jika pemuda itu memiliki banyak kartu As di dalam lengan bajunya," batin pemimpin topeng kelelawar.
Tiba tiba suara Shio Zen berkata. "Katakan dimana keberadaan Shio Chen, jika kau tidak mengatakannya maka jangan salahkan aku jika bertindak sangat kejam kepadamu," ucap nya.
Pemimpin perampok topeng kelelawar pun terdiam sesaat, Diapun memikirkan cara agar dapat terhindar dari kematian, karena dari perkataan pemuda itu ngandung ancaman yang sangat serius baginya.
"Tuan muda, aku ingin melakukan kesepakatan kepada Anda berdua, aku akan menunjukkan di mana tempat Shio Chen berada dan aku pun akan membantu kalian berdua untuk melewati jebakan yang menuju ketempat itu, asalkan kalian berdua melepaskan aku," ucap pemimpin prampok topeng kelelawar.
"Baiklah aku akan menerima kesepakatan itu, sekarang tunjukkan di mana keberadaan adikku berada," ucap Shio Zen dengan penekanan di perkataannya.
"Baiklah tuan muda, aku akan menunjukkan tempat keberadaan Shio Chen," jawab pemimpin prampok topeng kelelawar.
Sementara itu Shio Fang yang mendengar perbincangan yang terjadi, hanya dapat mengeluarkan senyuman dari mulutnya. "Aku tak pernah mengiyakan jika aku setuju dengan kesepakatan itu, semua ini hanya terjadi antara kau dan Shio Zen dan untuk itu aku takkan pernah melepaskan mu," batin Shio Fang
Mereka berdua pada akhirnya menuju ke ruang bawah tanah, di mana sebuah anak tangga menjulur masuk ke dalam tanah dengan hanya diterangi oleh beberapa obor sebagai penerang jalan.
Shio Fang yang tak ingin terjebak oleh siasat pemimpin perampok topeng kelelawar, segera menjentikkan tangannya dari kejauhan ke punggung sang pemimpin perampok dengan menggunakan kekuatan spiritual kehampaan suci, sehingga angin dingin segera menerpa tubuh pemimpin prampok topeng kelelawar.
__ADS_1
Angin dingin yang ditekan sedemikian rupa menggunakan kekuatan spiritual kehampaan suci, membuat angin dingin itu sama sekali tak di rasakan oleh pemimpin perampok topeng kelelawar, sehingga mereka bertiga tetap melanjutkan perjalanan menuju ke bawah.
Pemimpin perampok topeng kelelawar memang memegang kesepakatan dengan mengantisipasi setiap jebakan yang ada di dalam terowongan itu, Walaupun demikian Shio Fang maupun Zen tetap waspada akan hal licik yang akan dilakukan pemimpin topeng kelelawar kepada mereka berdua, jika sampai mereka berdua lengah.
Setelah melewati beberapa jebakan yang ada pada akhirnya mereka bertiga tiba pada sebuah ruangan yang sangat luas, aroma obat begitu sangat kental tercium di dalam sana, dan betapa terkejutnya Shio Fang dan Shio Zen saat melihat tubuh Shio Chen tergantung di udara dengan posisi tubuh tengkurap, di mana di setiap bagian tubuhnya terdapat sebuah kaitan seperti mata pancing dengan rantai rantai yang menahan tubuhnya. Di tubuh Shio Chen juga terdapat bekas banyak luka sayatan yang meneteskan darah menuju kebawah.
Sementara di bawah tubuh Shio Chen terdapat tungku pemurnian pil yang menampung setiap tetes darah yang keluar dari tubuh Shio Chen, yang membuat tungku itu mengeluarkan aura murni yang sangat tirani saat setiap tetesan darah Shio Chen menyatu dengan bahan obat yang berada di dalam tungku pemurnian.
Darah Shio Fang dan Shio Zen seketika itu juga mendidih dengan kilatan amarah di mata keduanya, setelah melihat penyiksaan yang di lakukan para Alkemis di tempat itu kepada Shio Chen.
Karena Amarah yang telah menguasai hati keduanya membuat mereka berdua langsung bergerak cepat untuk membantai orang-orang yang berada pada tungku pemurnian, namun sayang langkah mereka seketika itu tertahan karena tiba tiba saja formasi segel telah mengurung mereka berdua di dalamnya.
"Ha..ha..ha.., Tak semudah itu kalian berdua ingin membebaskan sesuatu yang kuinginkan yang akan menjadikanku tak terkalahkan di alam surgawi ini, tubuh Shio Chen sangatlah istimewa karena di dalamnya terdapat darah gorila bersayap kelelawar yang sangat legendaris, dan darah serigala lahar api yang sangat mengerikan, dan apa yang kudapatkan ini merupakan suatu keberuntungan bagiku yang tak kan bisa kutemui untuk kedua kalinya".
Shio Fang dan Shio Zen dapat merasakan tekanan yang sangat kuat di tubuhnya, yang membuat energi murni yang berada di dalam lautan Dantian mereka berdua perlahan lahan mulai menyusut.
"Kak Shio Fang..., kita harus segera memikirkan cara agar dapat keluar dari informasi kurungan ini, jika tidak kita akan mati kehabisan energi karena sepertinya dinding dinding kurungan ini dapat menghisap energi murni kita berdua," ucap Shio Zen.
"Shio Zen aku telah memikirkan cara agar kita dapat keluar dari tempat ini, tapi mungkin sedikit memerlukan waktu untuk melakukan rencanaku itu," ucap Shio Fang.
__ADS_1
Shio Fang kemudian mengeluarkan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi, dan tak lama kemudian tiba-tiba saja pagoda itu membesar secara aneh dan dengan sekali kibasan tangan Shio Fang, hal itu membuat Shio Zen tiba-tiba saja tersedot masuk ke dalam pagoda tersebut.
"Pulihkan kekuatanmu dengan energi murni di dalam pagoda karena sebentar lagi kita akan melakukan pertempuran dengan para penghuni ruangan bawah tanah ini" ucap Shio Fang.
Sementara itu Shio Zen begitu sangat terkejut mengetahui dirinya telah berada di salah satu ruangan di dalam pagoda, dan dia sama sekali tak merasakan efek tekanan dari formasi kehidupan dan kematian yang selama ini hampir menghabiskan setengah dari energi murni yang dimilikinya.
Setelah mendengar perintah dari Shio Fang agar dirinya melakukan kultivasi dengan energi murni yang banyak terdapat di dalam pagoda, Shio Zen kemudian duduk bersila untuk menyerap energi murni yang berada di sana.
Di tempat lain Shio Fang telah mengeluarkan gerbang hitam untuk membantunya menahan efek penyerapan energi yang dilakukan formasi kehidupan dan kematian, dan gerbang hitam dapat memenuhi harapan Shio Fang dengan menyerap tekanan energi dari formasi kehidupan dan kematian.
Shio Fang sedikit merasa heran karena teknik jari matahari sama sekali tak berpengaruh pada formasi kehidupan dan kematian, sepertinya formasi itu dapat menghancurkan teknik jari matahari yang dikeluarkan oleh Shio Fang.
Shio Fang kembali mencari cara untuk dapat keluar dari dalam formasi kehidupan dan kematian, karena cara yang diandalkannya tak berguna untuk memecahkan teknik formasi itu.
"Aku harus bisa melakukannya, sepertinya formasi ini hanya bisa dihancurkan dari luar dan tak bisa dihancurkan dari dalam dengan menggunakan teknik jari matahari yang ku miliki, aku akan menggunakan kekuatan spiritual kehampaan Suci kepada tubuh pemimpin perampok topeng kelelawar, karena sebelumnya aku telah meninggalkan jejak spiritual yang kutinggalkan di tubuh pemimpin prampok topeng kelelawar saat menuju ke tempat ini," batin Shio Fang.
Shio Fang kemudian melesat ke atas pilar gerbang hitam kemudian duduk bersila di sana. Dengan menggunakan kekuatan mata dewanya, Shio Fang dapat melihat keberadaan pemimpin perampok topeng kelelawar yang tengah bersama penasehat Lengkong di dekat tungku pemurnian.
"Sial, mengapa perampok itu masih saja bersama dengan penasehat Lengkong, ada baiknya aku menunggu mereka sesaat lagi siapa tahu pemimpin perampok itu dapat memisahkan diri dari tempat itu," batin Shio Fang.
__ADS_1
Benar saja setelah beberapa waktu berlalu pada akhirnya penasehat Lengkong pergi meninggalkan tungku pemurnian, dan kesempatan itu merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Shio Fang untuk menjalankan rencananya.
Bersambung