
Shio Fang yang berjalan mengikuti jenderal Ling Shen, pada akhirnya masuk perangkap ke sebuah penjara tempat keberadaan para kelompoknya berada.
Melihat kehadiran Shio Fang membuat Yasmin sangat gembira, karena pemuda tampan itu masih hidup.
"Shio Fang akhirnya aku dapat menemui mu kembali," ucap Yasmin yang langsung berlari memeluk Shio Fang.
Yasmin tak malu malu lagi untuk memeluk pemuda yang dicintai itu, karena dia beranggapan jika tak lama lagi akhir kehidupannya akan berakhir di dalam gunung Orgy oleh mahluk misterius yang ditakuti di daratan tengah.
Putra mahkota dan putri Cin Cin ikut merasa senang mengetahui jika Shio Fang masih hidup, akan tetapi keceriaan itu tak lama di wajahnya, karena mereka berdua kembali memikirkan bagaimana cara meloloskan diri dari makhluk misterius yang berada di gunung Orgy.
Semua anggota kelompok kembali terdiam dan larut di dalam pemikiran mereka masing-masing, hanya Shio Fang dan Yasmin yang sedikit berbincang mengenai masalah yang telah terjadi.
Namun tiba tiba mereka semua dikejutkan dengan teriakan Liuren, yang menuduh Shio Fang sebagai sumber masalah yang terjadi sehingga mereka semua disekap oleh makhluk misterius gunung Orgy.
"Aku tahu sejak awal jika kau merupakan orang yang licik...!!, dengan kelicikanmu itu Kau mengambil kitab Surgawi yang dimiliki makhluk misterius di Gunung ini, sehingga kami semua ikut terlibat dalam masalah mu itu, yang membuat kami semua terperangkap di dalam penjara ini!!".
"Shio Fang..., kau harus mempertanggungjawabkan semua ini dengan mengakui jika kaulah yang mengambil kitab surgawi itu, sehingga kami semua bisa terbebas dan kembali ke daratan tengah," ucap Liuren dengan kemarahan di wajahnya.
"Liuren .., apakah kau tak menyadari jika kau sendiri merupakan sumber masalah yang terjadi, sebagai contoh sewaktu kita semua akan menyebrang melewati rawa yang dihuni belut putih, kau sengaja membuat permukaan rawa menimbulkan getaran untuk memancing belut putih raksasa menampakan dirinya, sementara aku berada di permukaan rawa".
"Ku rasa itu merupakan sebuah bukti kelicikanmu yang membuat aku hampir mati oleh keganasan belut putih," ucap Shio Fang.
Mendengar perkataan Shio Fang yang menyudutkannya di hadapan putra mahkota dan Putri Cin Cin, membuat Liuren naik pitam dan langsung mengeluarkan pedang dari dalam cincin ruangnya.
__ADS_1
"Hentikan pertikaian ini!!, walaupun kita berada dalam masalah besar, paling tidak kalian berdua masih menghargaiku sebagai putra mahkota yang menjadi pemimpin kelompok ini".
"Aku telah dipusingkan dengan berbagai macam masalah yang telah terjadi, kalian berdua jangan mempersulit keadaan ini dengan saling bertarung di hadapanku," ucap putra mahkota yang membuat Shio Fang dan Liuren tak bisa berkata apa-apa.
"Maafkan aku pangeran," ucap Shio Fang lalu pergi meninggalkan tempat itu tanpa menunggu jawaban putra mahkota.
Yasmin tak ingin mengganggu Shio Fang karena dia tahu jika saat ini Shio Fang tak ingin di ganggu, dan wanita muda itu lebih memilih pergi ke arah putri Cin Cin.
Penjara yang luas itu memberikan kesempatan bagi Shio Fang untuk menjauh dari anggota kelompok.
Karena merasa penasaran ingin mendengarkan apa yang dibicarakan ratu Calista dan Yinzi, membuat Shio Fang menggunakan kekuatan jari matahari yang dimilikinya untuk keluar dari dalam penjara itu.
Shio Fang berhasil membuka segel penjara, dan dengan menggunakan kekuatan di dalam kitab pemberian naga es, Shio Fang bergerak cepat dan mengendap-endap untuk mencari tempat keberadaan kediaman ratu Calista.
Shio Fang yang mengetahui jika ratu Calista dan Yinzi bukanlah praktisi sembarangan, membuat Shio Fang begitu sangat berhati-hati untuk mendekat ke arah kediaman sang ratu.
Setelah mendapatkan tempat yang sangat strategis untuk mendengarkan percakapan di dalam ruangan itu, Shio Fang langsung memasang segel di sekitarnya agar tak ketahuan para prajurit istana mengenai keberadaannya.
Sementara itu di dalam ruangan pribadinya, Ratu Calista mencari cara untuk melenyapkan Shio Fang, agar mempermudah sang ratu untuk menjodohkan putranya dengan Yinzi.
"Putri Yinzi, saat ini pohon pemberi kehidupan para elf hampir mati, dan hanya Shio Fang yang dapat menghidupkan pohon itu kembali dengan memberikan kitab surgawi yang ada padanya".
"Saat ini Shio Fang telah melakukan kontrak darah dengan kitab surgawi, dan hanya dengan membunuh pemilik kontrak darah yang dapat membuat kitab surgawi dapat terbebas seperti dilahirkan kembali".
__ADS_1
"Aku rasa kau mengetahui Apa maksud dari perkataanku ini," jawab ratu Calista.
"Ratu, apakah tak ada cara lain untuk mendapatkan kitab Surgawi itu, dengan tak membunuh pemilik yang telah diakui oleh kitab itu?, Ratu..., biar bagaimanapun aku tak menginginkan Shio Fang mati," jawab Yinzi.
"Kita tak mempunyai pilihan lagi, kau harus mengorbankan salah satu dari mereka, apakah kau ingin tetap Shio Fang yang merupakan seorang manusia hidup dengan mengorbankan pohon Siglus, atau kau memilih ras mu sendiri dengan menghidupkan kembali pohon Siglus agar ras elf dapat kembali berjaya di masa depan".
"Putri Yinzi, Aku ingin mendengar dari mulutmu sekarang juga apa yang akan menjadi keputusan mu, ingat leluhur elf pernah berkata jika kita harus membuat bangsa elf besar dan berjaya kembali, agar dapat memerangi para iblis yang telah menghancurkan ras kita sebelum nya," ucap ratu Calista.
Yinzi tak mungkin memilih Shio Fang Walaupun saat ini dia telah memiliki rasa kepada pemuda itu, dan pada akhirnya Putri Yinzi memutuskan untuk menghidupkan kembali pohon Siglus, yang berarti Shio Fang harus mati karena hanya jalan itu yang dapat membuat kitab surgawi berada di tangan para elf.
Setelah mendengar keputusan Yinzi, tak lama kemudian ratu Calista kembali berkata.
"Kau merupakan satu-satunya wanita elf yang memiliki sayap emas, dan aku berencana menjodohkan mu dengan putraku yang merupakan pemilik sayap jingga sama sepertiku".
"Walaupun Putraku tak memiliki sayap emas seperti yang dimiliki oleh ayahnya semasa masih hidup, tapi jika kalian berdua bersatu maka aku yakin generasi sayap emas berikutnya pasti akan muncul kembali, untuk memimpin para elf di masa depan".
"Yinzi..., dengan pernikahan mu kelak dengan putraku, maka aku dapat pastikan jika para leluhur ras elf pasti akan bahagia mendengarnya, dan tentunya peradaban ras elf akan memiliki harapan untuk berjaya kembali di masa depan," ucap ratu Calista.
"Yinzi .., aku pasti akan membahagiakanmu setelah pernikahan kita, aku akan menjadikan mu Wanita paling bahagia jika kau mau menikah denganku," timpal pangeran Jing yu.
Diatas atap bangunan, Shio Fang yang telah mengetahui apa yang menjadi jawaban Yinzi, segera pergi meninggalkan tempat itu dengan hati yang terluka.
Shio Fang kembali masuk ke dalam penjara, saat ini perasaan hatinya benar-benar hancur, dia tak menyangka jika membawa Yinzi ke gunung Orgy sama halnya dengan memberikan Yinzi kepada pangeran istana Athena, untuk menjadikan Yinzi sebagai istrinya.
__ADS_1
Bersambung