
"Gimana gak ngambek, orang lagi serius malah di bercandain" Jawab Aiko dengan wajah kesel dan melipat kedua tangan nya di dada
"Hehe iya Ai maaf" Ucap Rini
"Kamu ga boleh berpikiran Negatif ke Zico, karna kita belum tau pasti kan Licia itu siapa" Sambung Rini
"Iya Rin, aku udah usahain tapi gak bisa, kepikiran yang jelek-jelek terus tentang mereka berdua" Jawab ku
"Hmm, Gini deh.....~" Bisik Rini padaku
"Hmm boleh juga tu, oke deh setuju" Jawab ku
Kira-Kira apa tuh yang di bisikin Rini....hehehe
setelah itu Aku dan Rini pun pulang kerumah di sepanjang perjalanan aku dan Rini membahas tentang Mantan kekasih Rini
"Ai kamu tau gak?" Tanya Rini
"Gak, emang apa?" Jawab ku dengan masih fokus ke depan memperhatikan jalanan sambil mengendarai motor
"Si Faiz ngajak aku balikan" Ucap Rini
"Ha iya?" Ucap ku terkejut mendengar ucapan Rini tentang Faiz yang mengajak dia balikan
"Iya"
"Terus gimana?" Tanya ku
"Aku gak mau, aku bilang kita temanan aja, karna aku gak mau sakit untuk kedua kalinya, karna bagi ku memberi kesempatan kedua tak jauh beda seperti sebelum nya, sama saja seperti kita memberi rasa sakit pada diri kita lagi" Jelas Rini
"Iya sih Rin, tapi biasanya orang kalau udah cinta pasti mau deh ngelakuin apa aja" Ucap Ku
"Iya Ai tapi aku gak mau" Jawab Rini
"Hmm iya, mana yang terbaik buat kamu aja deh Rin" Ucap ku
"lagian gak ada Angin gak ada Hujan tiba-tiba ngajak balikan, buat apa coba Ai? Buat pelampiasan" Ucap Rini dengan nada sedikit tinggi
"Hmmm Mungkin" sambungku
"Dasar cowok yaa gak cukup satu apa, mau nya berapa biar mereka puas" Ucap Rini dengan penuh rasa Amarah
"Gak semua cowok kayak gitu kok" Ucap ku
Aku pun mengantar Rini kerumah nya sesampai nya di Rumah Rini, Aku berpamitan pada Ibu Mardiah untuk segera pulang ke Rumah ku karna sudah malam.
Aku pun melajukan motor ku menelusuri jalan menuju Rumah ku, sesampainya dirumah aku langsung masuk ke dalam kamar ku
"Seperti yg di bilang Rini aku gak boleh kek gini" Ucap ku sambil berbaring memandangi langit-langit kamar ku
Sekejap aku memejamkan mata dan mengambil nafas panjang lalu aku hembuskan secara perlahan
NANANAMANAMANANANAMANAMANA.......
__ADS_1
Bunyi Ponsel Ku tanda ada telpon masuk
Aku melihat ke layar ponselku dan ternyata telpon dari Zico
"Hallo sayang" Ucap Zico dari balik Ponsel
"Iya" Jawab ku singkat
"Kok Jutek sih sayang?" Tanya Zico
"Gak apa-apa kok, aku ngantuk soalnya nih, tadi mau tidur tapi kamu nelpon" Jawab ku dan menguap karna aku memang sudah ngantuk
"Ya udah sayang kamu tidur gih sana" Ucap Zico
"Iya sayang aku tidur dulu yaa, kamu jangan begadang ya" Sambung ku
"Iya gak begadang kok" Ucap Zico
"oke deh,byeee" Jawab ku
"byeee" Sambung Zico dan mematikan telpon nya
Aku pun langsung memejamkan mata untuk tidur dan beristirahat karna rasanya sudah lelah aku pun langsung tertidur
***
Di hari libur yang cerah dimana Zico dan Licia akan pergi berdua tanpa sepengetahuan Aiko
"Kamu udah siap, kalau udah aku langsung jemput nih?" Ucap Zico
"Oke," Sambung Zico dan mematikan telpon nya
Zico pun mengendarai motornya menuju Rumah Licia Sesampainya disana sudah terlihat Licia yang sedang menunggu di teras Rumah
Licia pun menghampiri Zico dan menaiki motor Zico, dan dengan sangat santainya Licia membalutkan kedua tangannya memeluk Zico dan membuat Zico terkejut
"Plis jangan ya" Ucap Zico sambil melepaskan tangan Licia yang memeluk nya
"eh maaf" Jawab Licia melepaskan tangannya
"Pegang Bahu aja, kalau kamu takut jatuh" Sambung Zico
"Oke deh" Jawab Cia
Zico pun melajukan motornya dan menuju tempat yang ingin dia datangi bersama Licia
Zico dan Cia mendatangi sebuah Bioskop
Mereka pun memesan Tiket nonton untuk dua orang dengan film yang sama.
"Dah lama yaa gak nonton berdua" Ucap Cia memandangi Zico
"Iya" Jawab Zico singkat
__ADS_1
"Terakhir kali ingat gak waktu kita masih pacaran" Sambung Cia yang masih memandangi Zico
"Udah jangan bahas yang dulu lagi" Ucap Zico dan memandangi Cia juga
"Iya deh" ucap Cia
~Pintu Theter Dua telah dibuka, kepada para pengunjung yang mempunyai karcis harap segera memasuki RuanganTheater~ kira-kira seperti itulah bunyi nya
Zico dan Cia pun segera memasuki ruangan Theater dua, mereka berdua pun duduk di kursi paling atas.
Mereka menonton Film Horor bukan Film Romantis yang banyak di sukai para anak muda di saat sekarang ini.
Karna ada adegan yang mengerikan cia terkejut dan sontak langsung memeluk Zico dari samping
"Zico Aku takut" Ucap Cia yang masih memeluk Zico
"Ngapain Takut hantunya aja mirip kamu..hahaha" Sambung Zico sambil tertawa
"Apaan sih kamu, masa hantu nya dibilang mirip Aku" Ucap Cia dengan kesal
"Bercandaa" Ucap Zico
"Gak lucu deh" Jawab Cia memelas
Mereka pun melanjutkan menonton Film nya,setelah dua jam menonton mereka pun keluar dari Rungan Theater Dua dan menuju ke sebuah tempat makan yang ada di sana
"Kamu lapar kan, kita makan dulu" Ucap Zico
"Iya nih" Jawab Cia
Mereka pun memesan makanan dan duduk di di meja makan sambil menunggu makanan datang.
"Pacar kamu gak marah nih aku pergi sama kamu?" Tanya Cia menatap Zico
"Kalau dia tau pasti marah, ini karna gak tau aja" Jawab Zico
"Terus dia gak ada ngajakin kamu gitu?" Tanya Cia lagi
"Sebenarnya dia ngajakin aku jalan hari ini,tapi karna udah janji sama kamu ta terpaksa aku bilang kalau hari ini lagi ada acara keluarga" Jelas Zico
"Jadi kamu lebih milih aku gitu dari pada Pacar kamu?" Tanya Cia untuk kesekian kalinya
"Bukan nya Gitu, kalau di suruh milih antara kamu dan dia ya pasti aku milih dia lah, tapi aku Janji nya ke kamu dulu sebelum dia ngajakin" Jelas Zico pada Licia
"Hmm iya deh gue paham maksud nya" Jawab Cia
Makanan mereka pun datang dan mereka berdua langsung menyantap makanan yang sudah tepat berada di hadapan mereka
Sementara di sisi lain
"Rini ayo buru" Ucap ku yang menunggu Rini memasang sepatu nya
"Iya Ai sebentar" Jawab Rini sambil memasang sepatu nya
__ADS_1
Selesai memasang sepatu Aku dan Rini pun menuju ke tempat yang aku rencanakan bersama Rini kemaren.
Penasaran gak Aku dan Rini mau kemana?