
Sakit hati, benci dan entah apa lagi yang ada di dalam hati Galuh saat ini. Yang jelas untuk air mata dan rasa hormat untuk Sasmita sudah tidak ada lagi. Di sini sekarang Galuh dan Bima, di rutan tempat pembunuh bayi mereka di tahan.
Sasmita memang sakit, tapi tidak parah bahkan masih bisa memandang sini ke arah Galuh. Entah kecemburan apalagi yang di miliki wanita beda sepuluh tahun itu.
qMaumu apa kak?" tanya Galuh.
aa.Jangan panggilku kak dengan mulut kotormu. Jijik sekali kedengarannya." kat Sasmita masih dengan keangkuhan yang ia miliki.
"Membusuklah kau dalam penjara!" kata Galuh yang tidak bisa lagi menahan emosi.
"He, pengacara ku tidak akan membiarkan hal itu terjadi sayang. Dan aku tegaskan sekali lagi pada mu, jangan pernah dekati adik saya lagi. Aku muak melihatmu!" kata Sasmita penuh emosi.
"Kasihan aku melihat mu Sasmita Arbi, kau bahkan tidak merasa tenang dalam tidurmu. Menginginkan semua tunduk padamu, tetapi nyatanya kamulah yang harus tunduk pada semuanya. Aku sudah tidak pernah berhubungan dengan adikmu, tapi adikmulah yang mencariku!"
__ADS_1
Geram, wanita itu merasa telah di siram dengan air comberan. Marah dan murka adalah hal yang wajar, tapi masuh harus melihat situasi juga. Bukan? Kini Sasmita ada di penjara, bagaimana bisa dia melampiaskan pada targetnya di tempat bangsat ini? Sasmita tersenyum dengan berkata. "Tunggu saja. Aku akan membuat mu merasakan sakitnya di tinggal oleh orang yang kamu sayangi."
Galuh memang mendengar kalau Jovan tidak ingin menemui Sasmita setelah kematian ibu mereka. Tapi ini tidak ada hubungannya kan? Di tambah dia bisa mengibah pada Bima atas nama 'Adik' bukan orang tersayang. Apa yang sebenarnya terjadi?
Brother kompleks? ini gak lucu coy.
Bima mengajak Galuh pergi dari rutan tempat Sasmita bernaung kali ini. Keguguran Galuh sungguh memukul Bima ternyata. Dia bahkan tidak memberi ampun kala persidangan berlangsung seminggu lalu. Sehingga membuat Sasmita kalah dalam kasusnya.
Menikahi Maya kakak kandung dari Galuh, Arief. Dialah cinta pertama dan kekasih fantasinya. Sungguh drama percintaan yang sangat tragis bukan? Lucu juga terdengar.
Tapi siapa yang tau hal itu? Karena kehidupan adalag Rahasia Tuhan. Arif sudah sangat bahagia hidup sengan wanita paling ia cintai. Maya adalah ratu di hati Arif sampai kapan pun. Tapi Sasmita? hanya seorang wanita yang egois ingin menggenggam semua yang ia inginkan.
Jika batu masih bisa di belah dengan menggunakan godam. Tapi kepala Sasmita tidak akan pecah di hancurkan dengan kepergian Arif. Egonya semakin keras, kepalanya semakin tak bisa di raih karena keangkuhan. Menatap lurus dengan membusungkan dada tak pernah mengalah pada siapa pun.
__ADS_1
Bima mengajak Galuh pulang, dia langsung membawa istrinya masuk ke dalam kamar yang terus terasa dingin.
"Ini masih sore sayang, kamu tidak kembali ke kantor?" tanya Galuh yang berada di bawah kungkungan Bima.
"Aku ada kerjaan di rumah yang sangat penting dan mendesak. Urusan kantor bisa menunggu nanti atau besok." Jawab Bima genit.
Secara refleks Galuh mengalungkan tangan di leher Bima yang mulai menghujaninya dengan ciuman. Tidak ada yang bisa menahan hasrat ketika sudah datang menjalar ke seluruh tubuh.
satu persatu baju mereka terlepas dan di hempas ke sembarang arah. Bahkan kini badan besar Bima sudah menindi Galuh dan memberikan lantunan merdu pada mulut gadisnya berupa desahan kenikmata.
menghujami dengan begitu lembut membuat Galuh seakan melayang di angkasa. Bunga-bunga yang jatuh seperti hanya sebuah mimpi, yang ternyata itu peluh Bima yang menetes pada Galuh.
Permainan berakhir ketika eraman puncak kenikmatan terdengar merdu dari mulut Galuh dan Bima bersamaan. Saat itu pula mereka tumbang dan terlelap di kasurnya hingga malam menyapa.
__ADS_1