Perjuangan Cinta

Perjuangan Cinta
Rencana


__ADS_3

Malam nya aku ingin menemui Jennie, Aku tidak tau tujuan Jennie menemui ku untuk apa, tapi aku berpikir palingan Jennie ingin hubungan pertemanan kita menjadi lebih dekat


Aku pergi menuju caffe yang sebelum nya udah janjian Dengan Jennie untuk menemui nya disana, dan Aku di antar oleh kak Adrean


Sesampainya disana aku sudah melihat Jennie duduk berdua dengan Yuki, awalnya Aku Menduga hanya akan terjadi pertemuan antara Aku dan Jennie, tapi siapa sangka ternyata Jennie juga mengajak Yuki


Aku pun langsung menuju ke tempat dimana Jennie dan Yuki duduk


"Aduuuh....maaf banget ya Jen telat aku ni" ucap ku dengan nada tergesa gesa


"Iya gak apa apa kok Ai" jawab jennie dengan nada santai nya


"Aku kira cuma kita berdua ternyata kamu mengajak Yuki juga ya" sambungku dan tersenyum pada Yuki


Yuki pun membalas senyuman ku


"Aku sengaja ngajak kalian berdua kesini" sambung Jennie


"hmm...emang ada apa ya Jen?" tanya ku dengan rasa bingung, apa tujuan Jennie yang sebenarnya


"Mau ngapain emang sih lo?" tanya yuki


"Jadi gini aku sebagai teman kalian berdua, Aku ga mau kalian sampai musuhan hanya gara gara masalah yang terjadi di kantin sekolah kita tadi, jadi disini aku sebagai posisi penengah antara kalian berdua agar kalian tetap menjadi teman baik ku..." jelas Jennie dengan panjang lebar dan memegang tangan ku dan tangan Yuki


"Gak papa kok Jennie, aku akan tetap berteman dengan Yuki dan ga akan musuhin dia, kamu lebay bgt sih" sambungku sambil menepuk bahu Jennie


"Tapi tidak dengan Yuki Ai.." ucap Jennie dan melirik Yuki


Yuki tidak mau bicara sepatah kata pun, Apa mungkin dia tidak suka dengan ku, atau marah, atau mungkin membenci ku, bisa jadi saja kan, karna hanya karna cinta bisa membuat seseorang menjadi lupa diri


bahkan dengan awalnya berteman baik pun bisa hancur hanya gara gara cinta.....


Aku bukanlah bocah yang memusuhi teman ku hanya gara gara seseorang yang aku cintai,


hanya orang orang berpikir pendek lah yang melakukan hal itu...


"Yuki kamu harus bilang ke Aiko kalau kamu itu sebenarnya tidak marah dengan nya" ucap Jennie dan Yuki hanya melirik ke arah ku dan ke arah Jennie secara bergantian


"Ai maaf ya soal kejadian tadi" Sambung Yuki sambil memegang tangan ku


"Gak apa apa kok ki, Aku ngerti perasaan kamu" jawab ku dengan tersenyum pada Yuki dan meyakinkan dia bahwa aku tidak mempermasalahkan soal tadi


"Aku akan berusaha buat ngelupain Zico Ai" sambung Yuki dengan tersenyum pada ku


"Santai aja gak apa kok, semua itu butuh proses" ucapku pada yuki dan membalas senyuman nya


"Gini dong kan enak" sambung Jennie sambil tertawa


Aku, Jennie, dan Yuki pun saling tertawa bersama

__ADS_1


Tiba tiba ponselku berdering tanda ada panggilan masuk, aku melihat ke arah ponsel ku ternyata yang menelpon ku adalah Zico


Aku angkat telpon dulu ya" ucapku pada Jennie dan Yuki


"Hallo sayang" ucap Zico dari balik telpon sana


"iyaa, ada apa nelpon?" tanya ku


"Kamu lagi dimana?" tanya Zico balik kepada ku


"Lagi di caffe Kulo bareng Jennie dan Yuki nih" jawab ku dan melirik Yuki dan Jennie yang masih melihat ke arah ku


"okelah sayang" Ucap Zico dan mematikan telpon nya


"Ada apa sih tiba tiba menelpon ku dan hanya menanyakan aku dimana, tanpa bilang hal lain" Gumamku dalam hati kesal kepda Zico


"siapa?" tanya Yuki


"hmm..biasalah" jawab ku dan aku hanya tersenyum pada nya


sementara di sisi lain


"Tadi siang di telpon hanya Jennie yang mengajak Ai, sekarang kenapa sampai ada Yuki juga disana, Aku harus segera kesana" ucap Zico sambil melajukan motornya


Kembali lagi pada kami bertiga


"Biasalah pujaan hati" sambung Jennie sambil meledek ku


"Sepertinya Yuki ini tidak tulus berteman dengan ku setelah mengetahui hubungan ku dengan Zico" Gumamku dalam hati sesekali melirik ke arah Yuki


"Astaga Aku gak boleh su'uzon begini" Gumamku lagi dalam hati


"Ya udah pulang yuk, udah malam nih" ucap Yuki dan mengambil tas nya di atas meja


"Ya udah yuk pulang Ai" sambung Jennie


"oke" jawabku singkat


"kamu pulang bareng siapa Ai?" tanya Jennie sambil melangkah keluar dari Caffe dan di ikuti aku di samping nya


"Aku kayaknya naik Ojol aja Jen" jawab ku dan mengeluarkan ponsel ku yang tadi ku taruh di dalam tas


"Okelah Ai, hati hati ya, Aku duluan ya bareng Yuki" sambung Jennie dan berjalan menuju halte bis yang berada di seberang jalan


Tiba tiba ada yang memegang bahu ku dari belakang, Aku pun terkejut seketika dan melihat ke arah belakang, Ternyata Zico sudah berada di belakang ku


"Eh kok disini?" tanyaku heran pada Zico


"Aku ga bisa biarin kamu ketemu Jennie sayang, ntar gak ada aku kamu bisa di apa apain, apalagi juga ada Yuki" jawab Zico dengan lagak seperti super hero saja yang selalu melindungi ku

__ADS_1


Aku tertawa terbahak melihat tingkah Zico yang seperti ayah ku saja, karna selalu mengawasi anak nya kemana pun pergi.


sementara di dalam bis Yuki dan Jennie


"liat tuh Zico jemput dia, tadi bilang nya pulang naik ojol" ucap Yuki dengan nada ketus


"Iya abang Ojol nya Zico, tenang aja Yuki suatu saat nanti" jawab Jennie dan melihat Yuki


mereka berdua pun sama sama tersenyum


kembali lagi pada Aku dan Zico


"Kamu ini lucu ya sayang, Jennie sama Yuki ga ngapa ngapain aku" sambungku dengan susah menahan tawa


"Jangan ketawa terus ntar aku diabetes liat kamu, ketawa kamu itu manis" ucap Zico dan mencubit hidung ku


Aku jadi malu mendengar ucapan Zico tadi, mungkin sekarang pipi ku sudah menjadi merah merona, memang kebiasaan dia selalu menggombal ku saja


"Aku antar pulang ya sayang, udah malam nih,ga baik perempuan malam malam begini sendiri" Ucap Zico dan memegang pergelangan tangan ku


Aku hanya mengangguk tanda mengiyakan permintaan Zico


Aku pun menaiki motor Zico dan menelusuri jalan menuju ke rumah ku


sesampai nya dirumah aku melihat mama sudah menunggu ku di luar dan duduk di kursi yang terletak di luar rumah ku


Aku pun turun dari motor nya Zico dan menghampiri mama, aku bersalaman dengan mama dan mencium punggung tangan mama


di ikuti dengan Zico yang juga melakukan hal sama seperti ku


"Kata kak Adrean kamu pergi sama teman mu, kenapa pulang nya sama Zico nak?" tanya mama dan menatap mata ku


"Iya tante, tadi Zico kebetulan ketemu Ai di jalan lagi sendiri, ya Zico tawarin aja deh buat di antarin pulang, karna hari juga sudah malam tante, kan kasihan juga Ai nya" Jawab Zico dengan meyakinkan mama ku


"ooh begitu ya nak Zico, makasi ya sudah mau mengantar kan Ai pulang" sambung mama dan memegang lengan Zico sambil tersenyum


"Seperti berjodoh saja ya bisa ketemu begitu di jalan" ucap mama lagi sambil tertawa dan menutup mulutnya menahan tawa


Aku merasa malu sekali mama bilang seperti itu di depan Zico, Aku hanya bisa menunduk malu


-


-


-


-


-

__ADS_1


-


Jangan lupa like and komen😉


__ADS_2