
bel pulang pun berbunyi
"ga terasa ya udah pulang aja nih" gumam ku dalam hati dan memasukan buku ke dalam Tas
"Ai jadi pulang bareng kan?" tanya Zico dan berdiri di samping ku
"Iya Co...soal nya kak Adrean mau ada rapat Osis dulu jadi ga bisa pulang bareng dia ni, Aku juga udah bilang pulang nya bareng kamu" jawab ku
Memang sebelum masuk ke kelas tadi kak Adrean sudah memberitahu ku bahwa hari ini dia ada rapat Osis
"Ya udah yuk pulang" sambung Zico dan menggandeng tangan ku berjalan keluar kelas
"eh tunggu duluu" Ucap Jennie dan menghampiri kami berdua
"Mau ngapain jen?" tanya ku dan memberhentikan langkah kami
"Aku mau nanya sama kalian berdua nih" sambung Jennie dengan wajah yang serius
"Mau nanya Apa lagi sih, mau nanya soal hubungan kita lagi?" jawab Zico dengan mengerutkan dahi nya
"santai dulu Zico jangan ngegas dong" jawab Jennie
"Mau nanya apa Jennie?" tanya ku dengan nada lembut
"Apa benar yang di ucapkan Zico di kantin tadi Ai?" tanya Jennie sambil memegang tangan ku
Aku melihat ke Arah Zico, karna apa boleh buat, mau tidak mau aku harus jujur pada Jennie tentang yang sebenar nya
"hmm....Iya jennie" jawab ku dengan menatap Jennie
"Kalau memang iya kenapa? ga usah usik hubungan kita deh" sambung Zico lagi dengan sedikit kesal dan emosi kemudian menarik tangan ku untuk pergi meninggalkan Jennie
"Zico tunggu dulu, aku mau bilang sesuatu ke Jennie dulu" ucap ku pada Zico dan melepaskan tangan Zico dari tangan ku
"Jennie aku minta maaf ya, kamu jelasin ke Yuki aku ga maksud buat nyakitin dia, Aku sangat mengerti dengan perasaan Yuki tapi Aku juga Sayang sama Zico" jelas ku pada Jennie sambil memegang tangan nya dan menatap mata nya
"Iya Ai, Kamu tenang aja" jawab Jennie dan tersenyum pada ku
"Ngapain kamu minta maaf sayang?
lagian Yuki bukan siapa siapa aku, pergi aja yuk ngapain disini" tegas Zico dan langsung pergi menggandeng tangan ku
di perjalanan pulang Zico melajukan motornya dengan sangat cepat dan tidak mau mengajak aku bicara sedikit pun, seperti nya masih kesal dengan kejadian tadi
***
Dirumah
"Sayang mau mampir dulu atau langsung pulang?" tanya ku pada Zico yang masih duduk di atas motor nya
"mama sama papa kamu ada gak sayang?" tanya Zico dengan mendekat kan wajah nya ke wajah ku
"Ga ada, masih kerja tuh" jawab ku
__ADS_1
"Ya udah deh mampir aja, pangeran kamu haus ni sayang"ucap Zico dan melepaskan helm nya
" Ya udah masuk dulu yuk, minum dulu" sambung ku dan memasuki rumah dengan di ikuti Zico di belakang ku
"Kamu duduk disini dulu, aku ambilin air dulu ya" ucap ku pada Zico dan menyuruh dia duduk di Ruang Tamu
"Iya sayang" jawab Zico
Aku pun segera ke dapur dan mengambilkan Air untuk Zico
"nih Air nya, tunggu disini ya Aku mau ganti baju dulu sayang" ucap ku dan memberikan air nya pada Zico
"Cepat sayang jangan lama lama" Jawab Zico dan meminum air nya
Aku pun melangkah menuju kamar, ketika Aku mau menutup pintu kamar tiba-tiba Zico sudah berdiri di belakang ku
"Eh ngapain disini? kan aku suruh tunggu tadi,
jangan macam macam ya" ucap ku dengan nada tinggi pada Zico dan mendorong dia keluar dari kamar ku
"Ga ngapa-ngapain sayang cuma pengen liat kamar kamu aja kayak apa" sambung Zico dan kembali masuk ke kamar ku
"Eh Eh keluar Zico Aku mau ganti baju nih" ucap ku dengan wajah kesal dan menunjuk ke pintu
"Ya udah ganti lah sayang aku tunggu disini" ucap Zico dengan tersenyum seperti menggoda ku saja
"Kamu yang keluar atau Aku yang pergi?" tanya ku dengan nada tinggi
"Iya Iya sayang bercanda doang kok, pemarah rupanya sayang ku ini ya" Jawab Zico dan melangkah keluar kamar ku
Selesai berganti pakaian aku pun langsung turun ke bawah, Aku duduk di samping Zico yang asik bermain Game di ponsel nya
"Main Game nya udahan deh" ucap ku dan mengambil ponsel Zico
"eh sayang itu lagi main, sini balikin gak" ucap Zico dengan wajah kesal nya
"milih Game atau milih Aku?" tanya ku dengan menatap mata nya Zico
"Ya Aku milih kamu lah sayang" jawab Zico dengan mengambil ponsel nya dan mencium pipi ku
Aku pun terkejut, sontak secara tiba tiba Zico mencium pipi ku
Aku hanya diam dan tak mampu bicara sepatah kata pun
"kenapa diam sayang?" tanya Zico dan meletakan ponsel nya di atas meja
"gak apa apa" jawab ku dengan wajah ku yang mulai memerah dan jantung yang berdetak kencang
"Terkejut yaa? Mau lagi gak?" tanya Zico dan mencubit pipi ku
"iih apaan sih...Ga mau" jawab ku dan melepaskan tangan Zico
Zico pun tertawa melihat sikap ku yang tiba tiba salah tingkah di depan Zico
__ADS_1
Tiba tiba ponsel ku berdering dan ada telpon masuk dari Jennie
"Hallo Ai..." ucap Jennie dari balik ponsel
"Iya Jen, ada apa ya?" tanya ku
"nanti malam sibuk ga? mau ngajak pergi nih?" tanya Jennie dengan nada santai nya
"Ga sibuk kok Jen, nanti aku kabari ya" sambung ku
"Oke Ai" jawab jennie dan mematikan ponsel nya
"Jennie mau ngapain ajak kamu nanti malam pergi?" tanya Zico sambil memegang wajah ku
"Ga tau palingan ngajakin pergi makan" jawabku dengan kembali meletakan ponsel ku di atas meja
"hmm harus aku pantauin nih, pasti Jennie punya maksud dan tujuan" gumam Zico dapam hatinya
seketika Zico pun menaruh dagu nya di pundak ku dan memeluk ku
dan membuat Aku jadi mematung dan jantung ku berdetak semakin kencang, ga tau mau ngapain, antara takut sama senang sudah bercampur aduk
Akhir nya aku memberanikan diri untuk angkat bicara
"Zico mau ngapain sih lepasin ga" ucap ku dengan melepaskan tangan Zico dari pelukan ku
"Aku nyaman sayang" jawab Zico dengan memasang wajah imut versi Zico
"Ga boleh Zico" Sambung ku dan berdiri
"Ya deh sayang, Aku mau pulang dulu aja ya, ga baik lama lama berdua" ucap Zico dan mengambil tas nya sambil melangkah keluar
"tuh tau ga baik berdua" jawab ku dengan mengikuti Zico dari belakang
"aku pulang dulu ya sayang" sambung Zico dan menaiki motor nya
"Hati hati di jalan ya sayang" ucap ku dan melambaikan tangan pada Zico
Zico pun membalas lambai an tangan ku dan melajukan motor nya
Zico itu memang lucu orang nya sih bisa bikin aku terus ga mau jauh aja dari dia, pengen nya dekat terus ga mau jauh jauh deh pokok nya
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
Jangan lupa like and komen😉