
"Aduuuh" Ucap ku yang terjatuh dari tempat tidur, Aku pun langsung bangkit dan duduk di tepi ranjang
"Astaga tadi aku mimpi apa?" Tanya Ku pada diri sendiri
"Zico mutusin aku!" Ucap Ku sambil memegangi kedua pipi ku
"Mimpi kan, beneran cuma mimpi kan, kayak nyata banget" Ucap ku dan menepuk nepuk pipi ku dan melihat ke arah jam dinding
Hari pun menunjukan pukul 17.00 Aku pun mengambil ponsel ku dan mencari nomor telpon Zico untuk memastikan apakah ini beneran atau mimpi.
"Hallo sayang!" Ucap Ku
"Iya sayang kenapa, kok kayak orang terkejut gitu?" Tanya Zico dari balik telpon
"Kamu masih jadi pacar Aku kan?" Tanya Ku tanpa menjawab pertanyaan Zico
"Ya masih dong, kamu kenapa sih sayang?, baru tadi aku nelpon kamu buat pergi malam ini, kok tiba tiba nanya itu" Jawab Zico
"Beneran kamu masih pacar aku kan?" Tanya Ku lagi
"Iya dong sayang, emang kapan aku mutusin kamu?" Tanya Zico sambil menahan tawanya
"Astaga Aku mimpi berarti" Jawab Ku
"Hahaha kamu kenapa Sih sayang, tiba tiba nelpon nanya aku masih pacar kamu atau gak" Ucap Zico sambil tertawa melihat tingkah pacarnya yang aneh ini
"Aku tadi mimpi gak enak lo sayang, jangan di ketawain dong" Ucap Ku sambil memanyunkan bibir
"Mimpi aku mutusin kamu pasti kan" Tebak zico
"Iya, tadi itu kayak nyata banget sayang, aku takut makanya aku langsung telpon kamu" Jawab ku
"Sayang kok kamu lucu gini sih, masa iya ga tau beda mimpi sama nyata" Sambung Zico dengan masih tertawa
"Iih kamu malah ketawa ketawa sayang, sumpah itu kayak beneran, kamu gak lucu deh sayang" Ketus Ku
"Aku emang gak lucu, yang lucu itu kamu sayang" Ucap Zico
"Gak suka banget deh kaya gini, udah aku mau tidur lagi malas ah sama kamu" Kesal Ku
"Yah ngambekan nih, ya udah sayang gak usah terlalu di pikirkan, ini cuma mimpi gak akan terjadi apa-apa, lagian kamu mimpi di siang bolong juga" Sambung Zico menenangkan ku
"Ya udah deh, Aku mau tidur lagi" Ucap Ku
__ADS_1
"Ya udah sayang jangan terlalu di pikir kan ya" Tegas Zico
"Iya sayang" Ucap Ku dan mematikan ponsel nya
Aku melanjutkan tidur ku, dan sampai pada pukul 18.00
***
Di Ruang Tamu
Tok...tok.....tok...
Kak Adrean yang sedang duduk di Soffa sambil memainkan Ponsel nya beranjak dari tempat duduk dan membukakan pintu
"Eh Zico, ngapain ke sini tumben?" Tanya Kak Adrean
"Ai nya ada gak kak?" Tanya Zico
"Ada di kamar nya, Kakak panggilin dulu ya, kamu duduk dulu disini" Jawab Kak Adrean kemudian melangkah kan kaki ke kamar ku
Tok...tok...tok..
"Dek Ada Zico di bawah tuh" Ucap Kak Adrean
"Ai Ada Zico di bawah tuh, eh kok panas" Ucap Kak Adrean yang memegang dahi ku
"Bilangin ke Zico Kak, aku sakit jadi gak bisa pergi, maaf banget" Pinta ku pada Kak Adrean
"Kamu kenapa tiba tiba sakit, tadi sehat sehat aja perasaan" Ucap Kak Adrean
"Gak tau kak" Jawab Ku
"Ya udah kakak kebawah dulu"
Kak Adrean keluar dari kamar ku dan turun ke bawah menuruni anak tangga kemudian menghampiri Zico
"Maaf banget Co, Ai nya tiba tiba demam panas banget badan nya" Ucap Kak Adrean pada Zico dan duduk di Soffa
"Seriusan kak?!!" Tanya Zico terkejut
"Iya serius, kamu ke atas aja ya Co ngomong langsung sama Ai" Suruh Kak Adrean
"Nggak apa apa kan kak?" Tanya Zico
__ADS_1
"Ya nggak apa-apa pergi aja" Jawab Kak Adrean
Tanpa berpikir panjang dan berlama lama Zico pun langsung menaiki anak tangga untuk melihat Ku di kamar.
Tok...Tok..Tok...
"Permisi, aku boleh masuk gak?" Tanya Zico membuka pintu
"Iya masuk" Jawab Ku
Aku berusaha untuk bangkit dari tidur ku dan duduk dengan meletakan bantal di paha ku
Zico pun duduk di tepi Ranjang
"Kamu Sakit sayang?" Tanya Zico memegang dahi ku
Aku hanya mengangguk
"Ya udah kamu istirahat aja ya, kita gak usah pergi" Ucap Zico dengan senyuman di bibir nya
"Beneran Nggak apa-apa?" Tanya ku
"Iya sayang nggak apa-apa, masa kamu sakit aku paksain juga buat pergi, tega banget aku sama kamu sayang" Jawab Zico
"Maaf ya sayang" Ucap Ku dengan memasang wajah sedih
"Udah jangan sedih nggak apa-apa sayang, kamu istirahat ya, aku mau pulang dulu" Ucap Zico sambil mengusap rambut ku
"Hati hati ya sayang" Ucap Ku dan tersenyum pada Zico
"Iya,cepat sembuh ya sayang" membalas senyuman ku dan mencium pucuk rambut ku
Zico pun keluar dari kamar ku dan turun kebawah menghampiri Kak Adrean
"Ya udah kak aku pulang dulu aja ya" Ucap Zico pada Kak Adrean
"Jangan sedih Ai bakalan cepat sembuh" Tegas Kak Adrean merangkul Zico
"Iya kak" Ucap zico
"Pulang nya hati hati ya" Ucap Kak adrean mengantar Zico keluar Rumah
"Iya Kak"
__ADS_1