Polisi Idaman Bidan

Polisi Idaman Bidan
BERTEMUNYA SAHABAT


__ADS_3

Nur merasa bersalah atas kepergian papanya.


Dan sekarang Nur faham kenapa mamanya tidak pernah menjenguk dirinya disana. Nur bisa menebak mamanya pasti marah pada Nur. tapi Nur pun bisa mengerti kenapa mamanya bisa semarah itu. bagaimana tidak, lantaran dirinya lah papanya meninggal.


"Jangan menangis lagi Nur, sudah ya. ini takdir tidak ada yang menginginkannya. aku harap jadikan semua yang kamu alami ini sebagai pelajaran Dalam menjalani hidup selanjutnya. kamu harus kuat. demi mama dan anak kamu"


"Anak, iya aku punya anak. Almira dimana Almira? " tanya Nur melihat Ane dan Nia


"Almira saat ini keadaannya baik, dia ada dirumah Saka" jawab Nia


"Rumah Saka? jadi benar yang dikatakan Saka kalau Almira dirumahnya? jadi Saka benar-benar merawatnya?" Nur membuka mulutnya seakan tidak percaya dengan apa yang didengar nya setelah apa yang Nur lakukan selama ini. tapi Saka tidak pernah aku mengakui Almira sebagai anak. sekarang tiba-tiba dirinya mendengar kalau Saka yang merawat Almira.


"Itu benar Nur, Almira memang saat ini ada dirumah Saka. mereka merawatnya dengan sangat baik. Almira sekarang sudah tumbuh jadi anak yang cantik. sama seperti kamu" ucap Ane


"Mereka apa yang kamu maksud mereka itu?" Nur menghentikan ucapannya


"Kamu sudah tau tentang Saka?" tanya Ane


"Maksud kamu, tentang Saka yang sudah menikah?" ucap Nur


"Iya" Jawab Ane


"Iya aku tau, saat itu aku kerumah Saka. untuk meminta pertanggung jawaban dan membawa Almira. aku kira, dengan mengajak Almira kesana Saka akan berubah pikiran saat melihat putri kecilnya. tapi sampai sana aku tidak bertemu lagi dengan Saka, disana aku justru bertemu dengan.. dengan.. aku bertemu dengan Tika istri Saka "Nur menceritakan


" Karena kamu sudah tau, kami akan menceritakan semuanya. tidak perlu lagi ada yang kami tutup-tutupi dari kamu" ucap Ane


"Apa yang ingin kalian ceritakan?" tanya Nur penasaran

__ADS_1


"Jadi begini Nur, selama kamu dirawat disini semua biaya perawatan kamu Saka yang membiayai, begitu juga biaya perawatan Almira. Saka juga yang membiayai. bahkan saat itu Saka sampai jual mobil untuk biaya perawatan kalian? tapi uang hasil jual mobil hanya bisa untuk biaya perawatan Almira saja. karena saat itu biaya Almira selama hampir satu bulan dirumah sakit cukup besar" ucap Ane


"Almira sakit? sebenarnya Almira sakit apa? kenapa bisa selama itu dirumah sakit?" tanya Nur yang tidak ingat kejadian saat dirinya lah yang menyebabkan Almira sakit


"Kami tidak tau kejadian persisnya seperti apa, karena sebenarnya yang tau hanya kamu" ucap Nia


"Maksud kamu apa Nia?" Nur bingung.


"Saat kejadian itu kebetulan aku ada disana. saat Saka membawa Almira kerumah sakit tempatku bekerja. saat itu Saka datang dengan keadaan panik membawa Almira dan kamu kerumah sakit. Saka sendiri juga sebenarnya tidak tau pastinya, karena saat itu Saka yang kebetulan lewat melihat kamu menggendong Almira ditengah hujan yang sangat lebat. Almira yang awalnya menangis karena kedinginan tiba-tiba saja tidak lagi menangis karena kehilangan kesadaran akibat hipotermia. keadaan Almira saat itu sudah sangat lemah, masih beruntung saat itu kalian bertemu dengan Saka dan dia langsung membawa kalian kerumah sakit" cerita Nia


"Astaghfirullah" Nur meneteskan air mata dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Saat itu kamu memang sudah dalam kondisi yang sepertinya tertekan. bahkan kamu tidak menyadari kalau Almira saat itu hampir kehilangan nyawanya. tapi Alhamdulillah setelah dilakukan perawatan hampir satu bulan lamanya, Almira kembali sadar" ucap Nia


"Dan saat itu masalah kembali terjadi, saat Almira sudah diijinkan dokter untuk pulang kerumah. sedangkan mama kamu yang saat itu juga dalam posisi tertekan setelah kehilangan papa kamu menolak merawat Almira."


"Sebenarnya iya tapi juga tidak" Jawab Ane


"Apa maksudnya?" Nur bingung


"Sebenarnya saat itu, uang hasil penjualan mobil Saka sudah habis untuk biaya perawatan Almira. sedangkan biaya perawatan untuk kamu selama ini juga tidak sedikit. itu pun harus Saka yang membiayai karena mama kamu juga saat itu masih marah sama kamu. sedangkan kamu tau kan, kalau Saka tidak berlayar dia tidak bisa mendapatkan uang untuk biaya perawatan kamu? karena itu Saka memutuskan untuk kembali berlayar. karena Saka berlayar Tika yang semula sudah mengajukan gugatan cerai pada Saka mencabut gugatannya dan memutuskan merawat Almira" Ane menceritakan kisah Almira


"Tika menggugat cerai?" tanya Nur


"Iya Nur, sebenarnya Tika orang baik. dia juga tidak tau menau tentang masa lalu Saka mereka menikah karena perjodohan orang tua mereka. dan saat Tika mengetahui kalau Saka sudah meninggalkan kamu saat tau kamu hamil. Tika memutuskan menggugat cerai Saka dan meminta Saka untuk bertanggung jawab sama kamu. tapi karena kondisi kamu saat itu dan karena Almira membutuhkan orang untuk merawatnya, Tika mencabut gugatannya hanya untuk merawat Almira. ditambah mamanya Saka yang tidak bisa menerima Almira. jadi hanya Tika satu-satunya orang yang merawat Almira sampai saat ini" ucap Nia


Nur meneteskan air mata. tidak menyangka istri Saka yang merawat Almira.

__ADS_1


"Dan Tika bilang setelah kamu sembuh, dia akan mengembalikan Almira dan Saka sama kamu" ucap Nia lagi


"Mengembalikan Almira dan Saka lagi? maksudnya?" Nia bingung karena terlalu banyak hal yang ternyata selama ini dia lewat kan.


"Saat kamu sembuh dan bisa kembali merawat Almira, dia akan menggugat cerai Saka lagi. agar Saka bisa kembali sama kamu. Tika benar-benar tulus ingin Saka bertanggung jawab atas kesalahan yang selama ini dia lakukan sama kamu" ucap Nia


Nur sudah tidak mampu berkata-kata, dirinya tidak mengerti harus berbuat apa. Saka dan Tika sudah banyak melakukan banyak hal pada dirinya dan Almira selama ini. Nur menyadari biaya yang dikeluarkan Saka pasti nya tidak sedikit untuk perawatan nya. dan Nur juga menyadari pasti tidak mudah untuk Tika merawat Almira seorang diri."


"Apa aku bisa minta tolong sama kalian?" tanya Nur


"Iya, minta tolong untuk apa?" tanya Ane


"Tolong sampaikan pada Tika aku ingin bicara berdua dengannya. kalau dia ada waktu tolong minta Tika kesini" ucap Nur


"Baiklah Nur, kami akan sampaikan pada Tika untuk dari kemari.


" Tapi apa kamu yakin Nur? kamu benar-benar amu bertemu Tika? tanya Nia lagi


"Iya biar bagaimana dia sudah merawat anakku. dan seperti yang kalian bilang tadi. bukankah dia juga tidak bersalah. dia juga korban kebohongan Saka saat itu?" ucap Nur


Ane dan Nia mengangguk mengiyakan


"Aku harus berterima kasih secara langsung pada Tika.


^Happy Reading"


Jangan lupa like, coment dan Vote ya sayanx🥰😘☺

__ADS_1


__ADS_2