Polisi Idaman Bidan

Polisi Idaman Bidan
CH 212


__ADS_3

Kamu pikir uang yang orang tua kamu kasih itu cukup untuk membuka klinik yang lebih baik dari ini? bisa buka ini saja sudah bagus. tidak usah cerewet. kalau tidak suka minta orang tua kamu memberi uang yang lebih banyak" ucap Dokter Sigit


"Iya tapi tidak seperti ini juga kan mas? setidaknya pikirkan juga lokasinya. mana ada orang yang mau berjalan jauh hanya untuk periksa sedangkan banyak rumah sakit yang aksesnya mudah" ucap Nia


"Terserah lah, aku juga pusing. uang yang orang tua kasih itu hanya cukup untuk ini" kembali Dokter Sigit menyakinkan


"Harusnya kamu tambahin dong mas kalau kurang! dari pada harus buka klinik seperti ini, hanya buang-buang uang" ucap Nia


"Aku sudah mengurus pembangunan klinik ini, masalah promosinya, kamu yang urusin. terserah bagaimana cara kamu mendatangkan pasien" ucap Dokter Sigit berlalu


Nia merasa sangat kesal, tapi apa yang bisa dilakukan? selain menerima. entah apa yang akan terjadi dengan klinik yang baru saja diresmikan.


"Nia suami dan mertua kamu kemana? kenapa sepertinya mereka pergi bersama tadi?" tanya pak Karsa


"E.. em.. mereka, mereka sedang ada acara ditampat lain yah" jawab Nia gugup karena memang Nia tidak tau kemana suami, mertua dan anak tirinya


"Nia, jujur sama ibu. apa kamu yakin pernikahan kamu dan Sigit baik-baik saja?" tanya bu Iin


"Tentu saja bu, pernikahan Nia dan mas Sigit baik-baik saja dan kami saling mencintai" jawab Nia


Pak Karsa menghela nafas berat, pak Karsa tau kalau anak perempuannya sedang tidak bicara jujur.


"Nia Sigit adalah pilihan yang kamu pilih sendiri dengan walaupun dengan cara yang salah, kamu sudah memilihnya. bahkan kamu meninggalkan anak dan suami kamu demi Sigit. jadi apapun yang terjadi ayah harap kali ini tidak ada lagi perceraian" ucap pak Karsa


"Apa ucap dikatakan ayah kamu benar Nia. ibu malu kalau kamu harus kawin cerai. ini saja seluruh keluarga sampai saat ini tidak berhenti membicarakan kamu, dan menganggap kamu wanita yang tidak benar" ucap Bu Iin


"Iya yah, bu. Nia faham. Nia tidak akan bercerai dari mas Sigit. ayah dan ibu tolong do'akan Nia ya" jawab Nia


"Kamu anak kami, sebagai orang tua. tentu saja kami akan mendoakan yang terbaik untuk kamu" sahut bu Iin

__ADS_1


Karena melihat keluarga menantunya yang baru terlihat kurang bersahabat. Bu Iin dan pak Karsa pun akhirnya pamit pulang dan mengurungkan niatnya untuk bermalam dirumah Nia.


"Lho ayah dan ibu tidak menginap. Nia pikir ayah dan ibu akan menginap disini" tanya Nia


"Tidak Nia, ayah dan ibu mau pulang saja. ayah dan ibu mau bertemu dengan Nana cucu kami. kami sangat merindukan Nana" ucap pak Karsa


"Ayah mau kerumah mas Alan? apa mereka akan mengijinkan ayah dan ibu untuk menemui Nana? karena beberapa waktu yang lalu. Nia juga tidak diijinkan untuk bertemu dengan Nana" ucap Nia dengan mata berkaca-kaca


"Akan tidak mengijinkan kamu bertemu dengan Nana pasti demi kebaikan Nana. Alan hanya tidak ingin Nana mengetahui seperti apa ibunya. tapi ayah yakin, Alan akan cukup bijaksana untuk mengijinkan kami menemui cucu kami" ucap pak Karsa


Nia menunduk karena merasa malu dengan kedua orang tuanya.


***


Dijalan pak Karsa dan Bu Iin membicarakan tentang nasib Nia yang sepertinya tidak bahagia.


Dan hari ini tanpa mengabari Alan terlebih dahulu, pak Karsa dan Bu Iin mengunjungi cucunya Nana. berharap Alan dan keluarganya akan menerima kedatangan mereka dan mengijinkan mereka bertemu dengan cucu yang sudah sangat mereka rindukan.


"Assalamu'alaikum" ucap Pak Karsa mengucap salam


"Walaikumsalam, pak Karsa Bu Iin" ucap Bu Indah


"Iya Bu, maaf kalau kami datang tanpa mengabari terlebih dulu. kebetulan kami sedang berada di semarang jadi kami sekalian ingin bertemu dengan cucu kami Nana, kalau Bu indah mengijinkan" ucap pak Karsa penuh harap


"Begini pak, bukan saya tidak mengijinkan. tapi bapak tau kan, apa yang Alan lakukan demi kebaikan Nana. jadi saya tidak bisa memutuskan. bagaimana kalau saya hubungi Alan dulu, saya akan coba bertanya pada Alan" ucap bu Indah


"Iya bu kami faham. dan kami akan menghargai keputusan Alan." jawab Pak Karsa


Setelah Bu Indah menghubungi Alan dan menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan Pak Karsa dan bu Iin, akhirnya pak Karsa dan Bu Iin bisa bernafas dengan lega. pasalnya Alan bersedia memberikan ijin pada pak Karsa dan Bu Iin untuk bertemu dengan Nana.

__ADS_1


Pak Karsa dan Bu Iin terlihat sangat bahagia bisa bermain dengan Nana. cucu yang sudah lama mereka rindukan.


Dan Alan yang mendengar kedatangan pak Karsa dan Bu Iin orang tua kedua yang dia hormati selain pak Sandi dan Bu Indah segera bergegas pulang.


"Assalamualaikum" ucap Alan mencium tangan pak Karsa dan Bu Iin


"Walaikumsalam" jawab pak Karsa dan Bu Iin


"Ayah dan ibu apa kabar?" tanya Alan


"Alhamdulillah kami baik nak. ini kamu sengaja pulang karena kami?" tanya pak Karsa


"Iya yah, mama mengabari kalau ayah dan ibu datang kesini. karena itu Alan pulang. kebetulan juga pekerjaan Alan tidak terlalu banyak" jawab Alan


"Terimakasih ya Lan karena sudah mengijinkan ayah dan ibu bertemu dengan Nana" ucap pak Karsa


"Iya yah, ayah dan ibu boleh kapan saja kesini kalau kangen dengan Nana. namun maaf yah. kalau Nia, memang Alan melarang. saat ini Nana sudah terbiasa tanpa Nia. Alan tidak ingin nantinya Nana akan kembali sedih setelah bertemu dengan Nia" ucap Alan


"Iya kami mengerti semua itu lan. kesalahan Nia memang tidak bisa dibenarkan. Ayah dan ibu juga sangat kecewa dengan apa yang telah Nia lakukan. kami tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi. betapa bodohnya putri kami menyia-nyiakan suami sebaik kamu" ucap pak Karsa


"Jujur Lan, kamu itu menantu terbaik kami" ucap Bu Iin


"Seandainya ayah dan ibu bersedia, kalian boleh menganggap Alan ini sebagai anak kalian. walaupun Alan dan Nia sudah tidak ada hubungan apa-apa, tapi bagi Alan, ayah dan ibu tetap orang tua yang harus Alan hormati" ucap Alan


mendengar apa yang dikatakan oleh Alan membuat Bu Iin meneteskan air mata. tidak habis fikir dengan pemikiran Nia. laki-laki sebaik ini harus disia-siakan.


^ Happy Reading ^


Jangan lupa like, coment dan vote ya terimakasih🙏, 🥰😘

__ADS_1


__ADS_2