Polisi Idaman Bidan

Polisi Idaman Bidan
CH 250


__ADS_3

"Kamu kenapa lagi Ra?" tanya Arin


"Kakakku pindah kuliah di Surabaya juga sekarang" jawab Rara


"Terus masalahnya apa kalau kakak kamu pindah kesini? malah bagus dong. kamu ada temannya sekarang dirumah" ucap Arin


"Masalahnya tidak sesimpel itu Rin, aku yakin. kak Nana pindah kesini bukan karena merindukan aku. tapi pasti karena ada motif lain. aku tau siapa kakak ku in.


"Apa selama ini kalian tidak akur?" tanya Arin


"Kalau aku sih tidak ada masalah, tapi entah kenapa aku sselalu merasa kalau kakak sepertinya tidak terlalu suka denganku" ucap Rara


***


Sesampainya dirumah, Nana memberikan Rara begitu banyak pertanyaan tentang Amar, Rara yang selama ini memang tidak begitu memperhatikan Amar. kebingungan dengan berbagai macam pertanyaan kakaknya.


"Kenapa kamu tidak bilang kalau Amar sedang praktek di Malang?" tanya Nana


"Untuk apa Rara harus bilang kak? kita kan tidak ada hubungan dengan kak Amar" jawab Rara santai


"Akh.. percuma ngomong sama anak kecil, gak akan faham" ucap Nana kesal dan keluar kamar Rara


"Kak Nana aneh banget sih, apa kak Nana benar-benar menyukai kak Amar ya? iya sih kwk Amar ganteng. wajar saja kalau banyak yang menyukai." gumam Rara dan tiba-tiba merasa malu sendiri karena diam-diam sepertinya sekarang dirinya juga mengagumi Amar


Rata sedang sibuk dengan buku-bukunya dimeja belajar mengerjakan tugas yang didapat hari ini. hari ini cukup melelahkan bagi Rara karena banyaknya tugas yang diberikan pak Firman guru matematika dikelasnya.


Dret.. dret...


Panggilan dari Amar


"Assalamu'alaikum kak Amar"


"Walaikumsalam Ra, lagi dimana?" tanya Amar dari sebrang telpon


"Dirumah lah kak, mau dimana lagi" jawab Rara


"Belajar yang benar, sebentar lagi ujian kenaikan kelas kan?"


"Iya kak, ini juga lagi belajar. Oya, kakak dicariin tu" ucap Rara


"Dicariin siapa?"

__ADS_1


"Kak Nana" jawab Rara singkat


"Nana? ngapain Nana nyariin aku?"


"Gak tau, suka kali sama kak Amar, sampai dibelain pindah kuliah ke Surabaya"


"Nana pindah ke Surabaya?" ngapain dia pindah ke Surabaya?"


"Ya mana Rara tau kak" jawab Rara


"Ya sudah, kamu belajar yang benar. ingat ya gak boleh dekat-dekat sama cowok!"


"Igh.. kak Amar aneh banget, perasaan mama dan papa gak segitunya nglarang Rara" gerutu Rara


"Iya karena Om dan tante sudah menitipkan dan mempercayakan kamu sama kakak."


"Apa itu benar kak? kak Amar gak cuma niat ngerjain Rara kan?"


"Benar lah untuk apa kakak bohong, gak ada untungnya juga buat kakak. sudah cepat belajar. ingat pesan-pesan kakak. Assalamu'alaikum" ucap Amar menutup telpon


"Walaikumsalam" jawab Rara menutup telpon dan memandangi ponselnya.


"Argg... apa sih yang kamu pikirkan Ra?" Gumam Rara mengacak-acak rambutnya


***


Ane dan Arif hari ini memutuskan untuk liburan kepantai melepaskan penat, karena semenjak kepergian orang tuanya. rasanya mereka seperti tidak memiliki semangat hidup lagi.


"Udaranya sejuk banget ya bang, rasanya sudah lama banget kita tidak liburan seperti ini" ucap Ane merentangkan kedua tangannya dan menikmati hembusan angin sepoi-sepoi dipantai.


"Iya sayang, maafkan abang ya. semenjak menikah sampe sekarang abang jarang ada waktu untuk kamu dan keluarga. setiap hari abang selalu sibuk dengan pekerjaan, bahkan sebagai seorang anak, rasanya abang seperti belum sempat melakukan apa-apa untuk mama dan papa. Tapi sekarang mereka sudah pergi" ucap Arif merasa bersalah


"Bang, Abang sudah jadi anak yang terbaik. Ane yakin mama dan papa pun merasakan hal yang sama. jadi abang jangan bersedih lagi" ucap Ane


"Kamu tau sayang, sebagai seorang Polisi hampir setiap hari aku selalu menghabiskan waktuku untuk kedinasan. hari libur pun aku terkadang masih tetap bekerja. sayang terimakasih ya. kamu sudah dengan sabar menemani aku, setiap mendampingi aku. aku tau sebagai seorang suami aku belum cukup baik , tapi aku berharap kamu akan tetep setia mendampingi aku. aku tidak tau apa jadinya aku tanpa kamu sayang" ucap Arif mencium tangan Ane


"InsyaAlloh, kita akan menua bersama Bang. Sebaga seorangi istri, Ane pun masih banyak salahnya. Tapi kita akan selalu bersama saling melengkapi satu sama lain." jawab Ane


"Terimakasih ya sayang" Arif mencium kening Ane


Keduanya duduk ditepi pantai menatap indahnya saat matahari tengelam menampakkan warna jingga yang begitu memukau, Angin sepoi-sepoi membuat mereka semakin hanyut dalam suasana.

__ADS_1


"Kita ini malah seperti orang pacaran ya bang hehe.. " Tiba-tiba Ane tertawa


"Ya anggap aja kita pacaran, kita memang jarang ada waktu bisa bersantai seperti ini?" jawab Arif


Dret.. dret...


Panggilan dihape Arif


"Ya hallo" jawab Arif


"Lapor komandan, saat ini tersangka penggelapan mobil rental yang kita cari terpantau sedang bertransaksi di Pekalongan komandan. ada kemungkinan semua mobil hasil penggelapan larinya kesana komandan" lapor Diky


"Regu berapa yang piket hari ini?" tanya Arif


"Siap, regu1 komandan"


"Okay. kamu segera hubungi pak Angga dan pantau terus pergerakannya.kamu laporan pada yang piket hari ini" perintah Arif menutup telpon


Ane menghela nafas kasar dan mencoba tetep tersenyum "Pulang ya mas?" tanya Ane tersenyum karena sudah menjadi kebiasaan setiap kali mereka ingin menikmati liburan pasti selalu saja ada panggilan tugas memanggil.


"Tidak sayang, sudah ada pak Angga dan regu 1 yang piket hari ini" jawab Arif


"Kirain" Ane tersenyum


"Kamu suudzon aja sih" goda Arif


"Ya kan biasanya gitu bang"


"Iya, iya. Maafkan abang ya" untuk Arif mentap lekat sang istri


Biarpun mereka bukan lagi pasangan muda tapi cinta mereka tidak pernah padam. justru sebaliknya semakin kesini, rasa cinta diantara keduanya semakin besar. karena keduanya selalu merasa bersyukur dengan pencapaian yang telah mereka dapat. dan kunci kebahagiaan mereka adalah bersyukur. begitu juga dengan kesetiaan mereka. itu semua karena mereka sama-sama ssaling bersyukur.


Jatuh cinta pada seseorang itu mudah, tapi mempertahankan cinta dan setia hanya pada satu pasangan. Itu butuh komitmen yang harus didasari rasa syukur atas apa yang telah Alloh berikan. Jika seseorang mampu untuk bersyukur atas apa yang dimiliki. Pasti tidak akan ada yang namanya perselingkuhan. karena perselingkuhan itu berawal dari pikiran kita yang tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.


Tapi kita lupa, sesungguhnya tidak ada satupun yang sempurna didunia ini. karena kesempurnaan hanya milik Alloh SWT.


Hargai dan syukuri apa yang menjadi miliki kita saat ini.


^Happy Reading^


Jangan lupa follow akun ini ya🙏 Karena akan ada hadiah pulsa dan parfum untuk lima pemberi dukungan terbanyak🙏 hanya untuk yang sudah follow ya, jika pemberi dukungan belum memfollow maka dukungan akan dinyatakan hangus. sayang kan kalau sampai hangus 🙏

__ADS_1


__ADS_2