
Selepas makan malam dengan Dokter Sigit Nia tidak pulang, tapi dirinya kerumah sakit.
"Hai.. Nia, dari mana kamu? aku tebak pasti habis jalan dengan dokter Sigit kan?" tanya Sinta senyum-senyum
"Iya, malam ini akun temani kamu piket. males pulang kerumah" ucap Nia.
"Kenapa gak sekalian aja nginep di apartemen dokter Sigit?" goda Sinta
"Apaan sih kamu, ya gak lah. masak nginep apartemen dokter Sigit? hubungan kami itu tidak sejauh yang kamu pikirkan" ucap Nia
"Alah Nia, Nia.. kamu ini kayak anak remaja saja malu-malu. kita ini udah dewasa gak usah sok jaim-jaim hahahaaha.... " Sinta tertawa
Sinta memang bukan wanita yang baik. dirinya janda beranak dua karena diceraikan suaminya setelah ketauan selingkuh. tapi hal itu juga tidak membuatnya jera.
Sayangnya Nia salah dalam memilih sahabat yang baru, karena terkadang Nia merasa iri dengan kebahagiaan yang Sinta ceritakan.
****
Satu minggu kemudian
Ane membuka ponsel, mencari nomer Nia lalu memencet tombol panggil
"Assalamu'alaikum" ucap Ane saat Nia mengangkat panggilannya
"Walaikumsalam, ada apa Ne?" jawab Nia
"Nia sebelumnya aku mau minta maaf, aku tidak ada maksud menggurui kamu. Hanya saja aku tidak ingin kamu sampai salah langkah. kita bersahabat kan sudah lama, aku harap masalah ini tidak menjadikan persahabatan kita rusak. kamu sahabatku Nia, aku berharap kita bisa selamanya bersahabat."
"Iya Ne, maafkan aku juga. aku terlalu emosi kemarin."
"Iya gak papa, oya besok ada pertemuan bhayangkari kamu datang kan? besok bareng ya, kita ketemu disana. setelah acara itu sepertinya lanjut bansos memberikan santunan untuk anak anggota Polri yang ayahnya gugur dalam tugas"
"Gak agh.. Ne, sepertinya aku tidak datang. aku males menghadiri acara-acara kayak gitu" ucap Nia
"Lho kenapa? datang saja, kan ada aku juga. nanti disana kita bisa ngobrol-ngobrol. emang kamu tidak kangen sama aku" ucap Ane
"Kangen, tapi aku males Ne."
__ADS_1
"Sebagai bhayangkari, sudah sepantasnya kan hadir dalam pertemuan ini. biar bisa saling mengenal anggota bhayangkari lainnya. ayo dong Nia, datang saja" ucap Ane mencoba menyakinkan Nia kerena Ane tau tema yang akan disampaikan besok dalam pertemuan itu tentang pentingnya peran seorang bhayangkari dalam mendukung kinerja suami.
Setelah berfikir dan karena Ane terus saja mendesak untuk datang, akhirnya Nia menyanggupinya.
***
Pagi ini Nia sudah besiap dengan seragam warna pink, jilbab pink, tas jinjing hitam dan sepatu hitam dengan hak 5 cm. dirinya tampak anggun dan cantik.
"Ma, Nia mau ke Polres dulu ya. ada acara pertemuan bhayangkari. Nia titip Nana ya ma" ucap Nia memberikan Nana pada bu Indah
"Iya Nia, Hati-hati ya." ucap Bu Indah
"Sayang sama nenek ya, mama pergi dulu. harus jadi anak yang pintar dan gak boleh rewel oke sayang!" ucap Nia mencium Nana
***
Sesampainya di Polres, Ane sudah menunggu Nia didepan gedung pertemuan dengan seragam yang sama dengan Nia.
kedua sahabat ini tampak cantik dengan seragam bhayangkari yang mereka kenakan.
Ane mengambil ponselnya dan mereka mengabadikan momen kebersamaan mereka saat mengenakan seragam pink yang menjadi kebanggaan mereka. kalau buat Ane iya mungkin masih jadi kebanggaan karena Ane sangat menjaga seragam itu dan berhati-hati dalam setiap bertindak. tentu saja karena Ane tidak ingin membuat malu institusi tempat dimana suaminya bekerja.
Karena acara sudah mau dimulai, keduanya segera masuk kedalam gedung pertemuan dan mengisi daftar hadir.
"Bu Arif apa kabar" sapa bu Toni
"Alhamdulillah baik, bu Toni sendiri bagaimana kabarnya?" tanya Ane
"Alhamdulillah baik juga Bu Arif. Oya ini bu.. " ucap Bu Toni melihat Nia yang jarang datang ke pertemuan sehingga jarang anggota bhayangkari yang mengenalinya.
"Perkenalkan ini Bu Alan" Ane memperkenalkan Nia pada Bu Toni
"Oow.. ini istrinya pak Alan, kok gak pernah kelihatan Bu?" tanya bu Toni pada Nia
"Iya, biasanya sibuk kerja. kebetulan hari sedang libur jadi baru bisa hadir" jawab Nia
"Oow begitu ya bu, kalau bisa sering-sering hadir biar bisa saling mengenal. ibu kerja dimana?"
__ADS_1
"Dirumah sakit Kasih bunda" jawab Nia
"Bidan apa perawat bu?"
"Bidan" jawab Nia singkat
"Kalau saya perawat di puskesmas Desa X bu. kalau bu Arif jadi resign ya kemarin?" tanya bu Toni
"Iya bu, saya sudah resign. jadi ibu rumah tangga sekarang" jawab Ane
"Maaf bu Arif, saya tinggal dulu ya, sepertinya acara sudah mau dimulai" pamit bu Toni
"Iya, silakan bu"
Kini Ane dan Nia duduk dikursi yang sudah disiapkan. Ane duduk di barisan depan yang diisi oleh beberapa istri perwira sedangkan Nia duduk dibangku tengah bersama dengan bhayangkari yang lain.
Setelah acaranya sambutan dan perkenalkan Kapolres yang baru, kini ibu ketua cabang bhayangkari memberikan beberapa nasehat atau wejangan untuk bhayangkari yang hadir disana.
Ibu ketua cabang bhayangkari menyampaikan peran seorang istri Polisi, agar selalu mendukung suaminya yang sedang mengemban tugas negara.
"Tugas suami kita itu berat ibu-ibu, jadi sebagai seorang istri sudah seharusnya kita bisa menyambutnya saat suami kembali kerumah. jangan baru sampai rumah sudah disuguhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang malah akan memicu pertengkaran. keharmonisan dalam suatu rumah tangga itu juga berpengaruh dalam kinerja suami kita.
Jika rumah tangga harmonis, kerja pun, suami akan enak tidak ada beban. sebagai seorang istri Polisi kita harus berjiwa kuat dan kalau bisa mandiri.
Harus memahami kesibukan suami dan jangan terlalu banyak menuntut. kasian bu, suami kita itu juga capek bekerja siang malam untuk menghidupi anak dan istri. tolong jangan bebani suami kita dengan tuntutan yang memberatkan." nasehat ibu ketua bhayangkari
Setelah acara pertemuan bhayangkari, Ane mengajak Nia untuk mampir keruangan suami mereka.
"Assalamu'alaikum" ucap Ane dan Nia masuk ke ruang kerja Arif dan Alan
"Walaikumsalam" jawab semua yang ada diruangan.
"Nia, kak Ane" ucap Alan senyum melihat Nia yang datang
"Kenapa tidak bilang kalau mau datang ke pertemuan bhayangkari? kalau bilang kan tadi pagi kita bisa berangkat bersama" ucap Alan pada Nia tapi Nia hanya diam tidak menjawab karena sebenarnya Nia datang bukan untuk Alan tapi karena desakan dari Ane.
^Happy Reading^
__ADS_1
Mohon dukungannya jangan, lupa Like, coment dan Vote.
terimakasih yang sudah komen, author seneng setiap baca komen-komen dari kalian. komen dari kalian membuat author semangat menulis๐๐๐