Surai Kasih Tiga Kehidupan

Surai Kasih Tiga Kehidupan
Episode 243 Penjahat mulia.


__ADS_3

Wajah pewaris yang tampan, kini telah jauh lebih tenang.


Bahkan, sebuah tarikan bibir kecil juga menghiasi wajah tersebut.


''Ayah...Sudah saatnya aku mengambil apa yang seharusnya menjadi milik kita. Apa Anda akan senang?."


''Dan....Racun di tubuh ini, sepertinya juga tak membutuhkan waktu lama lagi untuk di bersihkan, putramu telah melihat sedikit harapan."


Wajah pewaris Xia semakin melembut, ketika melanjutkan bait kalimat terakhir.


Dalam kilas ingatan, dirinya mengingat kejadian tentang pertemuannya bersama Ziaruo kemarin.


Dan dalam sekejap, wajah pewaris Xia semakin menampilkan sosok diri sendiri, yang tak jauh berbeda dengan pria pada umumnya.


''Aku percaya, bahwa kabar tentang kehebatannya dalam penyembuhan seperti yang di rumorkan. Dan racun di tubuhku bukanlah hal sulit untuk wanita itu. Jadi Anda tak perlu merasa cemas lagi.'' Lanjut pewaris Xia dalam diam.


.....................


Beralih ke negri Tang.


Canzuo yang menyelesaikan urusan pemerintahan sedikit lebih lama dari biasanya, berjalan dengan agak terburu-buru menuju ruang kerja pribadi miliknya.


"Biyi, apakah wanita itu telah di bawa kembali?.'' Tanya Canzuo, di sela langkah kaki menuju ruang kerjanya.


Dan sosok di ujung bibirnya saat ini, mengacu kepada wanita milik pewaris Xia, Ruiyin.


"Seperti apa yang telah di rencanakan, wanita itu masih dalam perjalanan." Jawab Biyi dengan singkat, padat dan jelas. Seolah ia tengah berhemat dengan sumber suara yang ia miliki.


Canzuo tak pernah ambil pusing dengan apa yang ia lakukan.


Baginya pria tersebut bukanlah orang lain, atau salah satu dari orang-orang yang mengabdi untuk dirinya.


Biyi lebih seperti sahabat, saudara dan bahkan tempatnya berbagi rahasia.


Terkecuali tentang hubungannya dengan Gu Xianque yang kini berada di istana dalam, dengan wajah Ziaruo.


Untuk wanita itu, Canzuo mengambil garis tegas antara dirinya dan Biyi.


''Apa Anda tidak takut akan menyinggung Xia Wujin nantinya?." Biyi.


Mendengar pertanyaan tersebut, langkah Canzuo sedikit tersendat sejenak.


Ia mencoba menjelajah pikiran Biyi dengan tatapan sekilas, untuk pria di sampingnya tersebut.

__ADS_1


''Mengapa pria ini harus takut, bukankah ada takdir Phoenix di Tang sekarang?, dan dia juga permaisuri dari raja Tang saat ini."


''Bagaimana aku menjadi takut hanya dengan Xia Wujin saja, bahkan Ziaruo telah menjadi pelindung Tang" Sambungnya lagi dalam hati.


Mendengar jawaban yang demikian dari Canzuo, Biyi mengernyit sejenak sebelum akhirnya tersenyum sinis sekilas. Ia mengejek kebodohan kaisar di sampingnya.


"Tunggu ketika kau terjatuh nanti, pasti sangat menarik." Gumam dalam hati Biyi.


Ia telah memperingatkan pria di sana beberapa kali, bahwa yang di dalam istana, dan biasa ia peluk, serta manjakan bukanlah Ziaruo, adik seperguruan dengan Biyi.


Melainkan sosok yang sangat ia benci hingga ketulang sumsum, Gu Xianque.


Namun, apapun yang ia jelaskan tak pernah di gubris oleh pria bodoh tersebut.


Lalu mengapa harus repot-repot menjelaskan, tentang hal yang sama berulang kali untuk Canzuo.


Terlebih lagi, Biyi telah melihat perubahan langit di malam hari, serta menerima sedikit pemahaman tentang apa yang akan terjadi kepada pria itu nantinya.


Ia Biyi adalah salah satu dari saudara seperguruan Ziaruo, dengan kelebihan meramalkan waktu tentang masa lalu, serta misteri di masa mendatang.


Biyi di berkahi dengan kelebihan tersebut, hingga ke dunia mortal yang di jalaninya saat ini.


Meski itu tidak sekuat di negri Awan, namun kemampuannya tersebut adalah titik menakutkan bagi setiap sosok di dunia.


Oleh karena hal inilah, ia mampu menebak apa yang di lakukan oleh adik seperguruannya Ziaruo, ketika pesta perjamuan beberapa bulan yang lalu.


Namun, dengan prediksi masa depan yang masih tersisa di tubuh manusia yang kini di jalaninya, ia dapat mengingat serta mengetahui yang terjadi di kehidupan masa lalu dan yang akan datang.


Di awal-awal kehidupannya di dunia ini ketika usianya menginjak usia 12 tahun, ia baru meyakini tentang kebenaran atas setiap penggalan mimpi, yang seolah saling terhubung dalam tidurnya.


Dan pemikiran itu semakin di perkuat, dengan kisah yang terjadi di kehidupan dalam keseharian.


Setiap hari, ia akan melalui dengan deretan kisah yang sama dengan apa yang telah ia lewati dalam tidur (mimpi).


Oleh karena hal tersebut, Biyi mulai mengakui identitasnya terdahulu, sebagai saudara seperguruan bagi wanita itu, yang di anggap pembawa takdir Phoenix di dunianya sekarang ini.


Terlebih, ketika ia melihat sosok Ziaruo yang sering ia lihat melalui mimpi, tentang di mana dirinya bersama wanita tersebut yang di turunkan ke dunia mortal, untuk menjalani hukuman.


Di tambah lagi, tentang pertemuannya di taman hari itu.


Ketika ia mengenakan wajah sosok menyerupai Canzuo, nyatanya Ziaruo juga memanggilnya dengan sebutan nama sendiri (Biyi).


Kegembiraan serta kepahitan, menyeruak ke dalam relung hati Biyi secara bersamaan.

__ADS_1


Gambaran tentang masa lalu kebersamaan mereka, memang telah membuatnya menemukan serta mengenali saudara-saudaranya.


Meski di antara mereka tak lagi dapat ia temui atau berinteraksi secara langsung.


Karena, dalam kehidupan ini dirinya selain menerima kelebihan istimewa, ia juga harus melakukan sesuatu yang spesial juga.


Biyi harus menjadi pihak jahat/ pemicu yang memberikan pengaruh buruk, untuk Kemalang setiap saudara yang ia temui.


Seperti Gutingye, Gutingyan, Gu Xianque, bahkan juga kehidupan buruk di antara Jiang Jing wei dan Jiang Jing Yun dari kekaisaran Zing.


Dia juga adalah tokoh di balik layar yang menghasut Janda permaisuri, untuk pertikaian itu.


Meski janda permaisuri, Jiang Jing Yun, dan Jiang Jing wei tidak terkait dengan Biyi.


Mereka menerima kemalangan itu dan terhubung dengan Biyi secara kebetulan saja.


Di masa itu, Biyi geram melihat keburukan serta keculasan Janda permaisuri, yang telah berbuat curang terhadap kaisar Jing Rong dan menyakiti Jendral Feng.


Dengan alih-alih bertujuan baik, Biyi yang menyamar sebagai sosok pria suci dalam mimpi janda permaisuri, menyerukan wanita itu untuk memberikan kembali tahta kepada yang berhak.


Meski itu tidak secara langsung, namun dengan tambahan pesona magis yang ia tanam kepada janda permaisuri, wanita tersebut ibarat kerbau yang di cucuk hidungnya, mengikuti apapun arahan sosok suci dalam mimpi.


Entah itu rencana para Dewa Atas karma keburukan sang janda permaisuri, atau inisiatif Biyi, yang jelas segalanya memang terkait.


Dan secara tak langsung, akibat campur tangan pria Biyi jugalah, Jiang Jing Yun dan Jiang Jing wei akhirnya bertemu dengan Ziaruo.


Mereka memulai perjalanan kisah baru, dan menjalani apa yang harus mereka jalani dalam kehidupan putaran waktu yang semestinya.


Hati Zhanglei yang mencintai Ziayun dengan ketidak adilan yang terjadi di masa itu, akhirnya memperoleh kesempatan bersatu bersama sosok yang ia rindukan(Ziaruo dan Jiang Jing wei).


Ke inginan hati Dion yang kokoh untuk menemui Rahartika, dan bersatu dalam ikatan keluarga( Ziaruo dan Jiang Jing yun) juga terpenuhi di kehidupan ini.


Meski masih misteri apakah Dion yang mundur ke masa lalu, ataukah Dion di kehidupan masa depan yang perwujudan Jiang Jing Yun (Yongyu) di masa sekarang, yang jelas keduanya adalah sosok yang saling terkait.


Kembali ke cerita.


Biyi juga nantinya, secara tak langsung yang akan menjadi sumber penyebab, terbunuhnya Ziaruo ketika di akhir harinya.


Sebab hal inilah yang harus ia lakukan, untuk dapat kembali berkumpul bersama mereka semua.


Meski dirinya akan di benci di kehidupan ini, serta merasakan kesedihan untuk mereka dalam diam. Semua tetap harus dilakukan untuk dapat memenuhi tujuan bersama.


Biyi di dalam kehidupan ini harus menjadi sosok penjahat, yang paling beracun di antara saudara-saudaranya.

__ADS_1


Bahkan, meski keburukan tindakan itu tidak ia kehendaki, dirinya harus tetap melakukan itu.


Penjahat dengan kejahatan mulia, untuk kebaikan serta menyatukan mereka kembali.


__ADS_2