Terikat Mumtaz

Terikat Mumtaz
bab 16 pensi


__ADS_3

beberapa hari jelang semester, memang kelas sering jam kosong karena hanya di pakai untuk evaluasi saja. siswa-siswi menyebutnya ujian pra ujian.


kelas 12 IPS 4


" Bara Lo dipanggil Bu Ina ke kantor." panggil seorang siswa


" mau ngapain?"


" au. cepetan sana." siswa itu berlalu.


" maybe tentang beberapa hari yang lalu anak dua belas banyak yang gak masuk. " jawab Jeno teman sekelas Bara.


" kapan dah. kenapa gw yang dipanggil" heran Bara.


" itu waktu kasus penculikan adik Lo itu. kan hampir semua anak dua belas sama sebelas ikut nyari."


" ooh.kalo begini aja gw yang dicari. padahal hari itu gw emang gak sekolah." sebal Bara. dia pun beranjak ke kantor guru.


kelas 10 IPS 2


" woy gw denger kak Merry sama kak Indah diskor dua Minggu. anjir padahal mau semesteran ya. kak Tanu sebulan. bangga gw sekolah disini gak pilih kasih." ujar Mayang sang ratu gibah.


" Cassy muka Lo bisa diobatin gak? tanya Amanda yang duduk dibelakang Cassandra.


" masih bisa. cuma lama." meski pipinya masih terpasang perban Cassandra tetap masuk sekolah.


" gila gak habis pikir gw Sama kak Tanu. orang kak Bara gak demen. bukannya marah ke Kak Bara malah nyelakain Lo." heran Mayang.


Cassandra mengedikan bahunya bingung mau jawab apa.


" mulai sekarang kalian berempat kalo keluar jangan sendiri-sendiri. minta anter sama yang lain ya." Mayang memperingatkan.


" ishh apa sih. udah gak ada juga orangnya. lagian gw gak takut sama mereka." Dista bersombong ria.


" oke. kelas sepuluh IPS dua tolak segala bentuk kekerasan. kalo ada anak sini yang diganggu kita keroyok orang itu." deklarasi Amanda.


"sip"


" okelah"


" vote for Amanda" teriak temen sekelas nya.


" ini lagi apaan sih pensi sesudah semesteran kan bingung mau ngerjain yang mana dulu." Kiky sang ketua rempong.


" alah sok sibuk Lo. belajar kagak pensi dicuekin, tapi ngedumel kayak habis bawa beton Lo." cibir Dista.


" udah ah pensi ngikut keputusan anak cowok aja gw mah." Gisel berucap yang diangguki oleh siswi yang lain.


" btw Marya, cerita dong selama Lo diculik Ampe Lo bebas." pinta Amanda. anak-anak lain langsung mendekat.


*****


kelas 12 IPa 2


" woy pensi nanti tema apa kelas kita ni?" teriak Radit kepada teman-temannya yang gak bisa diam jika guru terlambat masuk.


" terserah Lo aja gw mah ngikut aja." jawab Haikal.


" anjir gw juga gak ada ide ini." radit mengacak rambutnya yang sudah rapih. kesal karena teman sekelasnya tidak seantusias dirinya menyambut pensi.


" Jim. biasanya Lo banyak ide." Radit menoleh berharap ke arah Jimmy.


" sorry Dit. gw lagi banyak urusan gak kepikiran gw. nanti aja sih kalo udah waktunya."


" ehh dodol. lusa kita semesteran, abis semester langsung classmeting terus pensi. mana ada waktu lagi kita mikir kalo bukan sekarang." Radit sewot.


" temanya galaksi aja sih. Lo pada cosplay jadi penghuni luar angkasa." tawar Ibra


" penghuni galaksi tu apaan dah. Lo jadi alien, planet, bulan, matahari gitu? tanya penasaran Haikal.


Ibra menganggukan kepala "terus kelasnya diubah jadi suasana galaksi pake orang atau benda mengambang juga kan gak da gravitasi.


" terus gw cosplay jadi apa. iya kali muka ganteng gini jadi alien." Andre geleng kepala menolak keras.

__ADS_1


" gw jadi Batman aja." ucap asal Jimmy.


" emang Batman dari galaksi? galaksi sebelah mana nya Jim." sarkas Dion


" bumi. bumi bagian dari galaksi kan?" Jimmy tetap kekeh. yang mendapat decakan kesal dari yang lain.


" kalo gitu gw Superman." jawab yang lain


" gw catwomen."


" Hulk"


" sailor moon."


" issh serius Napa. Jimmy tolong otak error Lo jangan dipake sekarang." kesal Radit.


" dih baperan si bapak ini." Jimmy mendelik


" tolong ya kecerdasannya dipake. sekarang Lo pada mikir cosplay jadi apa. tema kita galaksi. gak boleh ada yang kembaran." pengumuman Radit kepada teman-temannya.


seisi kelas masih sibuk mengerjakan proyek pensi Mumtaz beranjak keluar kelas


" mau kemana Lo?" tanya Ibnu yang duduk didepannya.


" ke kelas Tia. ngasih salepnya." menunjuk benda kecil yang dikantonginya.


sesampai dikoridor kelas IPS, dari arah belakang Mumtaz ada yang memanggil. dia menoleh dan menghela nafas berat ketika tahu siapa yang memanggilnya.


" Mum. ada apa kok tumben ke anak IPS." basa basi Bella.


" ada perlu." jawab Mumtaz singkat dan males.


" Mum, pulang sekolah anter aku pulang ya. hari ini gak ada yang jemput." harap Bella. setelah sekian penolakan Bella masih berjuang mendapatkan Mumtaz.


" gak bisa."


" Mum..."


" kak Mumtaz." dari arah belakang Bella ada Sisilia yang memanggil Mumtaz.


" eh kak Bella. maaf ganggu ya." ucap Sisilia pelan karena takut akan tatapan kesal yang diberikan Bella padanya.


Mumtaz mendapati Sisilia yang menghampirinya tersenyum kecil


" ada apa?" tanya Mumtaz lembut


Sisilia yang tak enak hati menggeleng kepala


" gak jadi nanti aja. maaf ganggu terusin aja." Sisilia berbalik badan hendak pergi, namun lengannya dicekal Mumtaz.


" ada apa. aku sama Bella udah gak ada urusan yang dibahas. kamu ke sini pasti ada yang mau diomongin."


" itu.,.Tia minta diambilin salepnya."


" Tia nya mana?" Mumtaz masih menggenggam lengan Sisilia berjalan ke kelas Tia meninggalkan Bella yang masih memandangi interaksi antara mumtaz dan Sisilia. Bella membuang nafas berat.


" di kelas lagi nyombongin diri waktu penculikan. katanya dia dan Dista menendang, memukul tu para berandalan sampe akhirnya mereka bebas. emang iya?" cerita Sisilia menghadap Mumtaz.


Mumtaz tertawa mendengar itu. " iyain aja dah"


sepanjang koridor mereka disapa beberapa murid. bahkan ada yang minta foto bareng Mumtaz. tapi pegangan Mumtaz di lengan Sisilia tidak dilepasnya. entah mereka sadar atau tidak.


kantin


semakin banyak orang yang duduk semeja dengan Bara dan geng nya. khususnya setelah peristiwa penculikan itu. kelas dua belas baik IPA maupun IPS sering duduk bareng.


" btw Nu gw penasaran Lo bawa kemana si Merry sama si Indah? tanya Daniel.


" hotel Darma. satu kamar sama si Brian. disuruh si Bara noh." tunjuk Ibnu.


" anjir menang banyak si Brian. jangan Ampe keluar entar ada yang bunting." Jeno terkesan iri.


" orang tuanya gak nyari?" khawatir Radit.

__ADS_1


" masalah itu beres. tinggal kasih pilihan dikeluarkan atau ikutin kita." jawab Bara enteng.


****


seusai semester yang terkesan lama saatnya siswa-siswi mengadakan classmeeting antar kelas.


selama classmeeting sampai pensi diadakan bazzar perkelas


sebenarnya perlombaan sesungguhnya jika yang bermain pertandingan murid laki-laki. untuk perempuan hanya untuk hiburan aja.


saat ini lomba futsal antara kelas sepuluh IPS 2 lawan kelas dua belas IPS 4.


" anjir kelas sepuluh pada kayak kurcaci gitu dihadapan kelas dua belas yang body Spanyol." komentar Radit yang menonton di depan kelasnya.


di lapangan telah bersiap dua kubu.


" oke ladys biar badan kita lurus kayak papan jangan minder sama badan bergelombang kayak Tante di depan." semangat tidak nyambung dari Mayang. yang mendapat sambutan ketawa dari audien yang menonton


" siap. 1..2..3.. mulai" wasit memberi aba-aba.


tak disangka pertandingan berjalan seru dan alot anak kelas sepuluh tak mau diremehkan. anak kelas dua belas menjaga harga diri.


pertandingan semakin lama semakin keras. ada yang saling sikut, memblok pake dada hingga disundul oleh anak kelas sepuluh sampai anak kelas dua belas jatuh. para penonton tertawa melihat itu


" maaf pak. saya kira itu bola." bela Amanda santai ke wasit. yang mendapat sambutan tawa dari penonton.


" anjir anak kelas sepuluh nekat bener. " Haikal tertawa terbahak-bahak. yang lain ikut tertawa melihat tingkah anak kelas sepuluh.


di lapangan futsal.


" Manda Lo gak bisa ngebedain mana bola mana semangka?" sindir Kiky.


" abis tu orang dari tadi mepetin gw mulu." kesal Amanda.


" its oke Manda. dalam permainan segala hal dilakukan" ucap Dista. ber tos tangan dengan Amanda.


akhirnya pertandingan dimenangkan oleh kelas dua belas.


*****


kelas sepuluh IPS 2


" sumpah gw. gak bakalan main futsal lagi. capek bener. " keluh Kiky.


" sumpah puas gw ngerjain kak Inggrid " Gisel senang. yang waktu pertandingan Gisel yang ditugasi menjaga Inggrid sering menarik karet celana olahraga nya.


" untung kita kalah. jadi gak main lagi." Dista tersenyum yang diangguki oleh yang lain.


" Lia, lo kena main apa?" tanya Dista.


" basket."


" ya ogeb kenapa Lo mau. emang Lo nyampe ke ring nya." sindir Dista. sedangkan yang lain tertawa pelan.


" ih Dista gitu amat sama aku. nanti bagian perempuan katanya ring nya bakal di kebawahin kok" Sisilia membela.


" bawah sampe mana Sil? " goda Mayang


" sampe mata kaki aku. puas" Sisilia menghentakkan kaki meninggalkan kelas. yang lain tertawa terbahak-bahak. menggoda Sisilia sang pendiam adalah hobi mereka.


pensi


acara seusai semester ditutup pensi selama dua hari. masing-masing kelas diminta perwakilannya untuk tampil dipanggung. dengan beragam penampilan. dan mendekor kelas sesuai tema yang di usung.


kelas 12 IPa 2 mengusung tema galaksi. sesuai tema anak kelas dua belas ada yang cosplay alien, astronot, planet-planet, bintang, bulan, komet, asteroid, sampai meteor


kelas didesain layaknya galaksi


kelas 10 IPS 2 mengusung tema permainan tradisional. mereka cosplay jadi kelereng, Enggrang, takraw, batu, congklak, be'kel. kelas didesain layaknya perkampungan


kelas 12 IPS 4 mengusung tema kerajaan ala Eropa. mereka cosplay dari anggota kerajaan sampai rakyat jelata.


dalam penampilan dipanggung ada yang menampilkan drama, drama musikal, sulap, puisi, tari tradisional sampai tari modern, dan menyanyi dari menyanyi solo sampai berbentuk band.

__ADS_1


saat ini dipanggung giliran ank kelas dua belas IPA 2. menampilkan band the aneh + anak kelas dua belas lainnya. band yang sempat viral karena manggung di cafe' d'lima.


dengan vokalis Mumtaz, mereka membawakan lagu slow rock, sampai dangdut, dan terakhir pop. penampilan the aneh disambut meriah. banyak dari para siswi mengelu-elu kan mereka. bahkan mereka turut menyanyi.


__ADS_2