
Aryan bersama beberapa anak RaHasiYa yang masih terjaga meski sudah memasuki dinihari masih mengikuti demontrasi yang kini semakin membringas, hal ini dipicu sikap provokatif dari petugas yang berusaha memukul mundur demontran, namun dilawan. Selama proses penguasaan gedung mereka bernyanyi Bangunlah pemuda pemudi, Dari Sabang Sampai Merauke, dan bagimu negeri dengan hentakan menggelora.
Banyak orang yang menjadi korban luka, tim medis langusng mengevakuasi. Raut Aryan memancarkan kecemasan yang teramat sangat saat netranya melihat keadaan yang tidak terkendali.
Tak ayal yang menyaksikan pun berlinang air mata karena haru." gue iri sam mereka." celetuk seseorang.
" Kita bagian dari sejarah bukan sich." sahut yang lain.
Lagu itu terus dinyanyikan berulang-ulang sampai mereka menduduki penuh gedung-gedung itu. aksi pendudukan mereka diakhiri dengan lagu Berkibarlah benderaku, dan Garuda Pancasila yang dinyanyikan serempak penuh penghayatan jiwa patriotisme ditengah wajah terlihat lebih ih dan kuyu, namun pacarannya tertampak keteladan yang kuat.
Masyarakat yang antusias menonton di TV di rumah masing-masing refleks bernyanyi bersama diakhiri bertepuk tangan kencang mengabaikan air mata yang terus turun.
" Dek, Aa kamu tidak akan kenapa-kenapa kan?" Risau Aryan, setelah kepergian sang istri, ia tidak sanggup kehilangan lagi untuk saat ini.
Sejak keluar dari rumah sakit, ia dan Sherly untuk sementara tinggal di rumah Aida sampai keadaan kondusif, mereka disuguhi pemandangan sibuk kaum muda walau Mumtaz memastikan mereka tidak akan mengganggu Aryan dan Sherly.
" Pi, Aa Afa dan yang lain di gedung RaHasiYa, lagian dia mana mau susah di jalan." Komentar Tia apa adanya.
Suaminya tidak akan mau menukarkan kenyamanan kasur empuk demi penyelamatan negara sekalipun, dia pikir si pengu4s4 eror yang harusnya tidur tidak nyaman bukannya dia.
Aryan terkekeh menyadari keegoisan putranya itu," iya..mana mungkin mau dia." Gumamnya.
" Papi tidur ya, lagian kak Bara yang megang tampuk kepemimpinan. Papi tenang oke!"
******
Setelah mendapat kabar beberapa gedung pem3rintah4n jatuh ke tangan demonstran, penguas4 langsung mengadakan rapat dadakan antar lembaga.
Beruntung 1stan4 Bogor yang ditempati RI1 masih aman, karena pengamanan diambil alih TNI. Massa di sana pun memang tidak berniat masuk ke 1stan4, mereka masih konsisten menyatakan kritikan rakyat lewat lagu-lagu yang dipentaskan di atas truk trinton tersebut.
Dalam rapat itu p4nglim4 didesak untuk pukul mundur pendemo yang dinilai sangat anarkis, yang ditolak langsung oleh panglim4. Panglim4 bersikukuh pasukannya berada di sana hanya untuk menstabilkan keadaan bukan untuk melawan aspirasi rakyat, dan memang keadaan sudah kembali kondusif seperti ada yang mengomandoi mereka, itu kecurigaan para penguas4, karena pergerakan mereka yang dinilai sistematik dan terorganisir. pertanyaannya, siap yang mampu memimpin aksi di beda pulau itu?"
Menkoinfo didesak meminta bantuan hacker internasional dengan bayaran tinggi setelah hacker nasional menolak permintaan mereka untuk membuka kembali ruang informasi mereka. mereka hanya bisa komunikasi lewat telpon, melalui line resmi neg4ra yang pastinya tanpa mereka sadari sudah disadap..
*****
Di lantai sembilan gedung RaHasiYa, puluhan tim ahli duduk berjajar menghadap layar raksasa yang menayangkan aksi dari setiap provinsi dibawah pengawasan para petinggi RaHasiYa yang duduk di setiap sudut dengan meja panjang yang bertengger beberapa komputer, macbook, dan laptop, merekalah yang menjaga stabilitas lapangan, dan komunikasi antar peserta demo. Ditambah Bara yang menduduki meja di tengah-tengah tim selaku komando aksi.
Di lapangan pimpinan pergerakan dikomandoi Akbar yang berkomunikasi dengan ketua BEM yang langsung disampikan pada bawahan mereka.
Sedari awal aksi selama 24/7 hari secara shift mereka memantau dan komunikasi antara lapangan dilengkapi earphone khusus anti sadap buatan RaHasiYa mereka berkomunikasi dengan peserta dari seluruh provinsi.
Bara mengamati beberapa provinsi berhasil menangkap penyusup bayaran." Dim, pastikan Gaunzaga dan Prakasa tidak membebaskan para penyusup sebelum demo berakhir."
" Siap." Dimas langsung menghubungi dua organisasi bawah tanah yang bertanggungjawab menanggulangi pengkhianat aksi.
Setelah adanya kesepahaman antar hacker nasional, kini mereka bersatu melawan penguasa. Hal ini disebabkan akun yang belum terindentifikasi identitasnya semakin rajin menguplod kejahatan kerah putih.
Hal yang paling membuat rakyat marah adalah penjualan manusia dibawah umur untuk dijadikan pemuas nafsu, dan terungkapnya penjualan organ tubuh di pasar gelap. Itulah mengapa seluruh rakyat bersatu melawan yang berkuasa.
" Muy, apa Lo harus selebar itu mengupas mereka? Menyebarluaskan penjualan organ tubuh semakin meningkatkan amukan massa. Lo bisa kasih tahu itu langsung kepada pak Ergi." Komentar Alfaska.
" Bukan gue, meski gue melihat ada indikasi itu, gue gak ngulik. Itu gak ada hubungannya sama tujuan gue, jadi gue gak ambil mikir soal itu." Terang Mumtaz.
" Bukan kita, tapi hacker lain yang berhasil membobol data Mulyadi dan Broto, dan mengirimnya ke akun itu, itu sudah kesepakatan antar kita, agar berita tidak simpang siur, kita menggunakan satu akun untuk memberitakan tindak kejahatan mereka, akun ini bisa dipakai oleh siapa saja yang bisa membuka ikan segal argumennya." Timpal Rio, dia memperlihatkan jejak peretasan seorang hacker.
" Kita gak bisa mencegah mereka." Seru Mumtaz.
" Muy, beberapa hacker luar menyambut permintaan menkoinfo. Hacker rusia menawarkan bantuan." Ucap Ibnu.
" Terima, kemudian fokus ke 1stana, yang lain fokus ke hacker." Sahut Mumtaz pada hacker nasion4l. mereka berkomunikasi dalam line yang mereka buat sendiri.
Ketika kebanyakan masyarakat asyik menonton aksi di televisi sambil mengomentari di sosial media, para hacker berjibaku perang adu kemampuan mengamankan teritorial sistem dalam negeri jangan sampai bocor keluar.
Para hacker nasional bersepakat untuk memberi peringatan hacker luar negeri untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri, jika melewati batas, hacker +62 akan memporak-porandakan sistem pertahanan dan listrik mereka.
Satu hacker China yang bernama Xue Xue masih keras kepala, ia menerima tantangan pemerintah karena bug yang bernilai fantastis itu, setelah yang lain mundur demi keselamatan diri, tiba-tiba akun bernama secret domine menginformasikan pada menteri pertahanan Tiongkok jika warga bernama Xue Xue mencuri data rudal dan mengunci sistem operasional rudal mereka. Setelah 15 menit pemberitahuan dibuka oleh mereka pesan itu hilang tanpa jejak.
Mereka mengecek, dan mendapati kebenarannya, maka mereka langsung meluncur ke tempat dimana Xue Xue berada. Hal itu diperlihatkan oleh secret domine pada hacker ke seluruh dunia, para hacker paham akan situasi yang ada, mereka pun perlahan meninggalkan pintu akses ke negara +62.
P3merint4h semakin terpojok, keadaan secara umum telah lumpuh, kegiatan ekonomi, politik, sosial dll berhenti secara total. Negar4 semakin terjerumus pada jurang Krisis sosial dan ekonomi lebih bahaya daripada tahun 1998.
Maka pada hari ke tujuh, presid3n, ketua l3gislatif, k4polr1 memutuskan menemui demonstran. Pertemuan itu mereka putuskan dilakukan secara tertutup, itu menurut mereka, kenyataannya RaHasiYa melihat semua pertemuan itu, dan menyebarluaskannya.
Mahasiswa menuntun p3merint4h membentuk tim pengawal kasus yang terdiri dari ormas, ICW, dan mahasiswa. Persidangan setiap tersangka pada setiap kasus dilakukan secara terbuka, pemecatan terhadap para tersangka, pemiskinan terhadap para tersangka, semua aset mereka digunakan sebagai jaminan pertanggungjawaban terhadap keluarga korban dalam seluruh perkara.
Pertemuan yang dilakukan selama berhari-hari itu berjalan alot, pem3rint4h keberatan atas permintaan pendemo, demonstran bersikukuh atas pendirian mereka tidak akan membubarkan diri sebelum tuntutan diterima.
Yang pasti massa aksi sekarang semakin bertambah, mereka tidak hanya mahasiswa atau pelajar, tetapi juga warga yang bersimpati kepada negara dan keluarga korban.
__ADS_1
*****
Alfred memandangi layar televisi dengan sumringah, kekacauan dalam negeri akan ia manfaatkan melancarkan ambisinya.
" Mateo, suruh orang yang ada di Sumatera dan Kalimantan bersiap, kita manfaatkan terpecah belahnya mereka."
" Tuan, berpikirlah ulang, mereka memang terkesan di posisi bersebelahan, tetapi mereka akan bersatu jika negara disusupi pihak asing. Mereka tidak akan memberi ampun pada yang mengganggu negara mereka. Perasaan mereka sedang sensitif, saya khawatir kita akan langsung dihabisi begitu mereka menyadari kita."
" Hahahaha, kau lihat mereka, mereka terlalu sibuk mengurus para penjilat itu, mereka diambang kehancuran, ini memudahkan kita menguasai mereka."Alfred kukuh pada pendiriannya.
" Hubungi dua provinsi tersebut melakukan pergerakan di lapangan susupi isu pembangun negara baru." Ujarnya yakin."
" Namun sebelum itu, beri kejutan untuk petinggi RaHasiYa." Senyum devil tersungging di bibir Alfred.
****
Pada hari kesebelas masyarakat dikejutkan dengan beberapa foto para politisi yang menjadi tersangka bersantai di berbagai tempat wisata, termasuk Andre yang tidak menjadi buronan sedang berjemur di pantai.
Massa menyerbu masuk gedung p4rlem3n, mereka merusak segala fasilitas gedung. Anggota parlemen dan staf yang sejak aksi terjebak di gedung bersembunyi di masing-masing tempat aman mereka. Hal yang sama pun terjadi di m4bes.
" Thanks, Ndre. atas kerjasamanya." tepuk satu orang berkepala pelontos kbegu Andre yang tidak sadarkan diri karena pingsan dipukuli oleh mereka, segala lebam ditutupin sedemikan rupa dengan makeup. latarbelakang pantai hanya dari spanduk promosi suatu perusahaan dibidang pariwisata yang ditempel di tembok.
Masyarakat benar-benar menunjukan kemurkaan mereka pada penguas4. Aksi mereka dilindungi oleh mahasiswa yang berdiri berhadapan langsung dengan petugas yang hanya bisa menonton.
Mereka tidak bertindak karena kalah personil, dan water Cannon sudah dikuasai pendemo. TNI hanya memantau sesuai arahan p4nglim4 yang menurutnya kemarahan massa masih batas wajar.
Pada hari ke 14. Telah ditemukan jasad Broto Hadikusuma tidak bernyawa dengan tiga tembakan di kepala, hati dan jantung di semak belukar hutan tidak jauh dari villanya.
Kehebohan semakin membludak, alih-alih masyarakat bersimpati atas meninggalnya sang polit1s1, mereka malah bersorak dan mensyukurinya. Pol1tis1 yang dikenal kebal hukum karena beberapa kali terlepas dari jeratan hukum atas skandal pidana yang menyerempet namanya yang membuat geregetan masyarakat akhirnya menemukan jalan terakhirnya.
Meninggalnya Broto sampai juga ke telinga para penguas4, kontan hati mereka was-was seketika. Herannya dalam satu hari ketua parlem3n memberhentikan tidak hormat 30 orang yang diduga kuat terlibat kejahatan dengan Navarro dan Gonzalez, total mereka sudah memberhentikan 80 orang.
" Pada hari ke 15, ketua parlem3n mengumumkan perombakan besar-besaran anggotanya, guna mengembalikan kepercayaan rakyat, mereka melibatkan ormas untuk turut memberi rekomendasi nama pengganti yang telah dinonaktifkan.
K4polr1, atas rekomendasi pr3sid3n membekukan dana para tersangka, dan mewajibkan tersangka membayar ganti rugi kepada korban dan keluarganya jika terbukti bersalah.
Pr3sid3n membentuk tim independen yang terdiri dari ICW, mahasiswa jurusan hukum, politik, organisasi lain bekerjasama dengan polr1 menuntaskan skandal terbesar di negeri ini.
Sejak keputusan itu, masyarakat mulai tenang, meski mereka masih menguasai jalan, namun suasananya lebih ringan. Hal ini karena mereka tidak yakin jika p3merint4h melaksanakan keputusan itu.
Hari ke 20. Yuda dan ketua BEM se nasional memutuskan mengakhiri aksi mereka, dengan pertunjukan musik besar yang pindah dari Bogor ke Jakarta, tepatnya di depan Senay4n.
" Woy, Lo pada disuruh bersiap manggung." Seru Haikal, ia dan Rizal yang memasuki ruangan sambil nenten dua plastik besar berisi makan siang dimasing-masing tangan mereka.
Haikal dan Rizal mendengkus," mahasiswa apaan kalian masih keliatan kinclong, gak solider." Balas Rizal.
" Sini Lo yang muter otak." Sewot Alfaska.
Rizal nyemengir lebar kikuk." Ampun, bos. Kalau gue yang kendalikan yang ada kita semua jadi pepes."
" Btw, kapan?" Tanya Daniel.
" acara dimulai jam tigaan. Puncaknya Persema antar kampus, Lo tahu, sekarang mereka sempat-sempatnya bikin stand buat jajanan."
" Serius?" Daniel dan yang lain terkaget.
" Bar, apa ini memungkinkan?' tanya Alfaska.
" Mereka yang bersikeras, itung-itung menghidupkan perkonomian warga. Dari subuh mereka sudah membersihkan jalan dari sampah dan bekas Bakaran kemarin." Jawab Bara.
" sumpah, cuma Adgar mamerin banget CEO dari perusahaan multinasionalnya, dia mendatangkan daging pake helikopter karena jalan. cuma dia yang bisa barbequean ditengah-tengah demo." ucap Haikal yang masih takjub dengan tingkah Adgar.
" Si Akbar, yang selama orasi cool, cold hari ini jadi berbaur gitu Sam rakyat jelata macam kita." timpal Rizal.
" Itu efek ketemuan sama Sheira, pujaan hati dia bukan sich?" Alfaska mode gibah on.
" Itu si Sheira? pantes selama orasi itu cewek sellau dilindungi Akbar. anjirlah teman gue udah balig, udah jatuh cinta." seru haikal bersemangat.
" Taruhan yok, si Akbar bakal ngelepas Sheira lagi gak? feeling gue sih kagak." Mumtaz mengeluarkan kartu debutnya ke atas meja.
Merak saling lirik, meski otak menimbang tawaran sobat mereka.
" Gue kubu Mumuy." Bara pun melempar kartu debitnya.
" Karena lawan dia Paman Aznan, gue pikir lepas." Daniel menaruh disebelah kiri kartu debitnya.
" Gue sebenarnya gak mau pusing utusan percintaan manusia unfeel itu, tapi gue pikir lepas. bisnis baginya lebih penting dibanding apapun." Alfaska menaruh kartunya di atas kartu Daniel.
" Nu, Lo?" tanya Daniel.
__ADS_1
" Boleh pas gak, gue gak tahu kisah mereka." Kata Ibnu.
" Gak asik Lo, si UK ngurusin si Ayu aja sih, dipacari kagak, dinikahi jauh. tapi hidup gak nengok kemana-mana selain ke si Ayu." omel Alfaska.
ibnu berdecak atas ledekan Alfaska." gue ngikut Mumuy, Lo kalah Lo yang biayain nikahan gue." sewot Ibnu melempar kartunya dibagian Mumtaz.
Rio melempar kartunya ke atas kartu Ibnu sebelum diminta." gue yang ini, gue pernah dihajar sama Akbar gara-gara nganter Sheira balik."
" Lo irnag dingin dilawan, fuckboy juga harus ngotak." omel Bara.
" Dih, gue cuma kasian, itu udah sore jemputannya belum nyampe, ketimbang ada apa-apa hayo..."Rio bela diri.
" Lagian gue gak habis pikir sama orang kaya, pulang sekolah kudu dijemput. malu Ama anak SDN yang pulang sendiri." komentar Ibnu menusuk hati para konglomerat yang diam seribu kata karena mereka pun demikian.
" Tinggal Lo berdua, abstain gue pecat Lo jadi asisten." gerakan Alfaska.
" Gue gak tahu kenapa jadi begini, tapi gue milih Mumuy, kan si Akbar yang deket sama dia." Haikal mencium karut debit ya sebelum ragu-ragu melemparnya ke atas meja.
" zal, Lo ikut gue. gak mau tahu. ini cuma berdua doang." Daniel merebut kartu di tangan Rizal sebelum yang punyanya memilih.
" Btw, semana stand dipasang?"
" Halaman gedung parlem3n, sama sepanjang jalan aja sich. Kan pertunjukan musiknya ditengah jalan bagian tol gitu." ucpa Bara
Semuanya menggeleng atas rencana Bara dan yang lain.
" Teman gue, savage-nya gak terkalahkan. Salut gue sama kekeraskepalaan Lo yang gak mundur melawan penguas4." Seloroh Rizal.
" Udah biasa gue hadapan sama mereka."
" Zal, emak Lo makin kaya ya!" Sarkas Alfaska tersenyum culas.
" Mana ada, tapi koleganya makin banyak. Sumpah nyokap manfaatin banget uduk dan lauknya ke setiap orang yang datang buat bantu konsumsi kalian, promosi lewat online juga kenceng." Ucap Rizal yang dibalas tawa oleh yang lain.
" Sumpah, cuma nyokap Lo yang bisa manfaatin situasi ini buat melebarkan sayap." Seloroh Rio.
****
Selagi rakyat berpesta, penguas4 mengevaluasi aksi kemarin, mengapa massa bisa menguasai yang berkuasa?" tanya Menkopolhukam.
" Karena mereka menguasai teknologi, dan bela diri, serta strategi lapangan. Khususnya informatika. kita tidak diberi ruang untuk berkomunikasi, sedangkan mereka berkomunikasi dengan lancar jaya. berita yang disajikan pun dapat dipertanggungjawabkan." jawab menteri pertahanan retoris.
" Mereka tahu posisi satu-persatu pasukan IT yang kalian bayar untuk menyebarkan hoax guna mengalihkan isu, dan mereka yang tidak berdaya, server yang kalian tawarkan dikuasai mereka." lanjut sang menteri.
" Bangsa kita ternyata tidak senaif yang kita pikir, jalan satu-satunya untuk mengembalikan harga diri kita di mata dunia adalah memastikan kasus-kasus tersebut diproses sesuai aturan tanpa tebang pilih." imbuh Menkopolhukam.
" Dengan munculnya Akbar diantara mereka, yang terkenal sebagai pengusaha idelias meningkatkan kepercayaan diri mereka."
" Mengapa Bara Atma Madina tidak turun ke jalan?"
" Mereka tahu, kalian akan menyinggung masalahnya sebagai ketua geng untuk meruntuhkan persatuan mereka. walaupun jika hal itu diungkit saya pikir tidak berdampak banyak." timpal menteri pemuda dan olahraga.
" Mereka sungguh berniat mengupas tuntaskan kasus ini." renung pr3sid3n.
" Yang terlalu lama dibiarkan." sindir juna melirik ketuanya.
Pukul 14.00 wib orang-orang sudah berboyong-boyong berdatangan memenuhi area. Stand-stand dipenuhi pembeli, mereka bergembira seakan baru keluar dari tahanan. maklum terhitung 17hm hari mereka mendekam di rumah.
Pukul 15.15 wib. Disiarkan secara live diseluruh stasiun tv, RaHasiYa tidak membiarkan satupun televisi tidak menayangkan acara Akbar ini.
Layar putih lebar khas layar tancap di pasang membentang panjang disepanjang ruas jalan tol.
Ini disimbolkan kelahiran kembali bangsa dari tipu daya penguas4.
Pesta rakyat ini diberi judul." Kalian jahatin kita, kita ratain kalian semua!!"
Massa, Baik tua, maupun muda membaur ke jalan. Mereka hanya jeda saat shalat ashar dan Maghrib dijalankan.
Setelahnya cara terus berlanjut dengan kehebohan pertunjukan dari para peserta.
Pukul 21.30 wib.
The Aneh, setelah adu omong tiga lawan Alfaska sepakat tampil bersama band dari universitas lain, namun tetap vibes mereka yang memang sudah dikenal banyak orang melalui kekuatan sosial media mendapat sambutan tepuk tangan riuh dari para audiens khusunya kaum hawa muda.
Drone menyoroti mereka satu persatu dari angle terbaiknya yang membuat kaum hawa riuh berteriak menggila memanggil masing-masing nama idola mereka. Hanya Alfaska yang yang menimpali sorakan itu dengan PD-nya. Tia hanya menggeleng malu melihat tingkah suaminya yang petakilan.
Musik slow ringan yang dipasang mengiringi lagu medley yang diawali ya sudahlah dari bondan Prakoso & fade 2black. Dilanjut rumah kita dari God bless, diakhiri kemesraan dari Iwan fals yang dinyanyikan bareng bersama seluruh pengunjung yang ada.
Saking terhanyut dengan hangatnya suasana karena lagu, para anak RaHasiYa lengah, mereka tidak menyadari jika empat gadis kesayangan petinggi RaHasiYa dibius dan diculik.
__ADS_1
Alarm bahaya di ponsel keempat petinggi menyala, namun tidak mereka sadari. Semuanya larut dalam kegembiraan malam itu. Sedangkan penculik membawa keempat gadis itu menuju tempat persembunyian, di desa terpencil yang sulit sinyal....
Jangan bosen kasih like, komen, vote dan hadiah ya...