![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Hai para readers ... undangan nya udah nyampek apa belum nih ... kalian semua di undang kok, yang membenci Leona aja di undang apalagi kalian yang mencintainya,
hehehehhe , jangan lupa ya tekan like dan kominnya.
Oh iya ... kalau kalian hadir ... tolong goda Tian sampai wajahnya merah, pasti sangat lucu dong ... aku tidak bisa menggodanya, karena aku harus menjaga Image ku sebagai seorang Nyonya, tapi jangan khawatir setelah acara akan ku pastikan Tian ataupun Leona akan merah semerah-merahnya hahahhahahah .
*****
"Kalian semua mau hadir ... padahal mereka yang sudah membuat suami ku masuk penjara"ucap Istrinya Herman.
"Kalau suami mu tidak berulah, apa Tian akan melakukan itu, Pakai menjebak anakku lagi ... untung aku tidak menuntut"cebik mamanya Arsa.
"Mbak ... tolonglah ... bantu bebaskan mas Herman"mohon istrinya Herman.
"Aku ... seharusnya kau memohon pada Tian atau Leona, karena mereka yang menjebloskan suamimu"ucap lagi Mamanya Arsa, seraya melangkah kan kakinya menuju ke suami nya susah menunggu di dalam mobil.
"Ayo pah kita jangan sampai terlambat, Arsa sudah berangkat juga, katanya mau bareng sam Dinda"ucap sang Mama.
"Ingat mama harus tulus meminta maaf pada Leona, jangan berpura-pura lagi, Toh selama ini Leona membantu kita dalam diam" Nasehat suaminya.
"Iya ... iya ... mama akan tulus minta maaf, bahkan pada ibunya, dia sudah jadi wanita hebat juga sekarang, masih baik mendekati mereka ya pa"ucap mamanya Arsa.
"Itulah takdir, kita tidak tahu takdir seseorang ma ... jadi berhentilah menghina orang lain"ucap sang papa.
Mereka pun sampai di tempat acara, banyak tamu yang menghadiri acara itu.
Mamanya Arsa berdecak kagum dengan desain ruangan yang begitu mewah.
Tatapan nya kini berpadu dengan tatapan ibunya Leona.
4
Rasa gugup dan bersalah terlihat di raut wajah mamanya Arsa.
"Selamat datang mbak ... bagaimana kabarnya mbak ..."sapa Ibunya Leona dengan ramah.
"Ba ... baik, kamu sudah terlihat begitu sehat,"ucap gugup Mama-nya Arsa.
"Iya Mbak ... mari mbak ... mas ... nikmati hidangan nya, Nak Arsa mana ...?"tanya Ibunya Leona, karena Tian berkata bahwa mereka akan datang semua.
__ADS_1
"Arsa bersama temannya nanti dia juga datang"ucap Papanya Arsa.
"Mmm ... maafkan kelakuan saya selama ini ya jeng ... saya benar-benar menyesal"ucap Mamanya Arsa.
"Tidak apa-apa mbak, itu sudah masa lalu ... saya sudah melupakan semuanya, saya hanya berharap doa kalian untuk putri saya"ucap Ibunya Leona.
"Leona anak yang baik, dia pasti akan mendapatkan bahagia selalu,"ucap Papanya Arsa.
"Hallo Bu ... "sapa seseorang yang tidak lain lagi adalah Arsa dan Dinda yang baru tiba.
Arsa menyalami Ibunya Leona.
"Bagaimana kabar mu nak?"tanya Ibunya Leona.
"Baik Bu ... maafkan Arsa karena telah melukai hati Leona dan Ibu"ucap sesal Arsa.
"Tidak apa-apa, itu sudah menjadi masa lalu, dengan ini kita bisa mengambil banyak pelajaran, kalian nikmatilah hidangan nya dulu, sebentar lagi Leona akan turun"ucap Ibunya Arsa.
"Baiklah ... terimakasih ya jeng"ucap mama nya Arsa.
"Sama-sama mbak, jangan sungkan"jawab Ibunya Leona.
*****
Pesan Asisten Li untuk Tuannya, Asisten Li sangat mengerti ... penampilan Nona Leona dengan memakai gaun pengantin yang sedikit terbuka, akan membuat Tian emosi saat banyak mata yang akan menatapnya.
"Kau begitu cantik sayang"bisik Tian dari belakang tubuh Leona yang sudah berdiri dengan balutan gaun pengantin yang cantik.
"Kalau aku tidak cantik, aku tidak akan sanggup berada di samping seorang Tian Alvaro"balas Leona dengan senyum kekehnya.
"Aku bahagia melihat kau bahagia, sayang ... aku mencintaimu"ucap Tian.
Leona membalikkan tubuhnya,
"Aku juga sangat mencintaimu cup ..."ucap Leona seraya mencium bibir Tian sekilas.
Beberapa perias yang masih ada dalam ruangan itu merasakan kehangatan cinta mereka, jika busa ingin sekali mereka abadikan momen tadi, meski tidak bisa mereka pamerkan setidaknya bisa buat kenang-kenangan, begitulah pikiran mereka.
"Kenapa ... ? apakah kalian ingin memotret kami ... ?" tanya Tian tanpa melihat ke arah mereka.
__ADS_1
"Bolehkah Tuan?"tanya mereka balik.
"Hanya 1 Gambar saja"ucap Tian yang kini telah merangkul pinggang Leona.
Tentu ... ke 4 perias itu sangat antusias mengambil gambar dua pasangan yang terlihat sangat serasi.
"Wah ... mantu mami sangat cantik ... jaga mantu Mami, di luar banyak pria yang jauh lebih tampan darimu"ancam Maminya Tian membuat para perias tersenyum.
Maminya Tian mendekati Tian lalu berbisik.
"Kecuali kau sudah melakukan hal itu ... maka setampan apapun saingan mu, maka Leona alan tetap di sisimu"
Membuat mata Tian terbelalak dengan ucapan Maminya, bagaimana bisa Maminya berkata seperti itu pada anak lelakinya.
Maminya menahan senyum nya mendapatkan expresi wajah Tian.
"Tenanglah ... mami sudah tahu, tadi sore Mami sudah memastikan sendiri, kau pantas menjadi anak Mami, gas kan ... sayang ... jangan kasih kendor, buat kan Mami cucu yang banyak"ucap Maminya yang tentu di dengar oleh seisi ruangan itu.
"Mami ... "pekik Tian menahan malu.
"Tidak apa-apa, ayo kalian turunlah ... sudah banyak tamu yang datang dan menunggu kalian, iihhhh .... mantu Mami ini sangat cantik, pasti calon cucu Mami secantik kamu sayang" ucap Mami nya Tian seraya mengelus perut rata Leona.
Leona yang mendapati kelakuan Maminya Tian seperti ini,hanya merasa malu sendiri.
Maminya Tian kini meletakkan tangan Tian diatas tangan Leona.
"Semoga kalian selalu bahagia, hanya itu harapan Mami,"ucap Tulus sang Mami.
Maminya Tian memeluk kedua pengantin itu secara bersamaan.
"Terimakasih Leona karena kau hadir dalam hidup anak Mami, bahagia nya ada bersama mu"ucap sang Mami seraya mengusap air matanya yang ingin jatuh.
"Mami ... kami akan bahagia, Mami dan Papi bisa hidup tenang sekarang, tanpa memikirkan pendamping Tian lagi"Tian menenangkan sang Mami yang sudah mulai melow.
"Baiklah ... kalina keluarlah" ucap Mami nya Tian.
Tian menggandeng Leona dengan begitu sempurna, di belakang nya ada Marissa dan juga Angelina yang baru tiba, begitu juga dengan Galla dan Alan.
Saat mereka menuruni tangga, semua mata tertuju pada arah pengantin, Begitupun dengan Arsa, matanya tidak percaya, bahwa ... wanita yang begitu mencintainya kini telah menikah dengan pria lain.
__ADS_1
Leona terlihat tersenyum menatap semua mata yang memandang ke arah nya, namun ... saat pandangan nya bertabrakan dengan tatapan Arsa, senyum nya hilang seketika, Namun ... Leona langsung menampilkan senyumnya lagi saat melihat siapa wanita yang ada di sisi Arsa.
Wanita akan semakin terlihat cantik saat mereka ada di samping lelaki yang tepat.