Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 246


__ADS_3

Sesampainya Marissa di kediaman nya.Ia menghirup udara rumah yang selama ini ia tinggalkan dengan dalih ingin terbiasa hidup tanpa kakaknya, namun nyatanya ... sosok kakak yang sudah merangkup orang tua baginya tak mampu membuat Marissa melupakan masa yang ada di rumah itu.


"Kakak ... Marissa datang ... !" teriak Marissa yang man langsung di buka kan pintu oleh Galla dan Angelina


"Kakak ... " Marissa langsung memeluk kakaknya.


"Masuklah, kalian pasti sangat lelah" ucap Galla yang mendapat kan tatapan aneh dari Alan.


"Hai, Kakak ipar, kakak ipar baik-baik saja kah ... ? kenapa pucat begini?" tanya Marissa dengan panik


"Benar, Kaka iparmu sakit, karena itu jagalah dia dan rawat dia" ucap Galla seraya mengelus kepala Marissa


"Kak Angelina sakit ... ? sakit apa ... ?" tanya Dinda


"Sudah jauh lebih baik kok, ayo kita ke atas" ajak Angelina seraya tersenyum pada Marissa dan Dinda


Marissa , Dinda dan Angelina pun menuju ke ruang atas, sedangakan Alan dan Galla duduk di ruang tamu.


"Aku ingin kau cari tahu tentang wanita bernama Kinan, dia dari Kota xxx, jika benar sekarang dia hamil tanpa suami, segera laporkan padaku, aku ingin informasi ini saya terima sebelum matahari terbenam" ucap Galla pada Alan. Alan sangatlah pintar mencari informasi seseorang, karena dia memiliki seorang teman seperti macam Hackers lah, dengan segera Alan menghubungi temannya dan menceritakan setiap yang Galla katakan, benar saja, nama Kinan di Kota xxx muncul banyak, kini Galla hanya ingin memastikan, Kinan yang mana yang saat ini hamil perkiraan sudah 7 bulan. Setelah mencari informasi itu di setiap foto, foto gadis berhijab Merah itu yang kini sedang hamil dan akan segera menikah dengan pria tua untuk dijadikan istri ke limanya.


Lagi pula, lelaki mana yang akan mau menjadi suaminya jika ia masih dalam keadaan hamil.


Tangan Galla mengepal saat mengetahui hal itu, Galla kembali keruang tanah, dan segera menembak lepas kepala Abimanyu unyuk meluapkan kekesalan nya, hingga Tamat lah riwayat Abi manyu sesuai dengan kabar yang beredar, tembakan yang tepat di dahinya membuta Haris semakin ketakutan.


"Bereskan" titah Galla pada anak buahnya untuk mayat Abi manyu.


Sedangkan Alan yang melihat nya tidak percaya, bahwa Galla memiliki sisi jahat dan mengerikan seperti ini, yang ia tahu, Asisten Li dan Tian lah yang paling kejam menurutnya karena mereka mengikuti jejak Papa nya sebagai Mafia lah ini Galla ... kenapa dia ikut-ikutan kejam begini pada mertuanya lagi.


"Alan pergi ke kota itu dan bawalah wanita itu jemari, hari ini juga" ucap Galla

__ADS_1


"Galla, mau kau apakan dia, wanita itu tidak bersalah Gala, dia hanya dijual oleh Ibu tirinya, dan ... dan dia tidak mau itu, Galla. Dia gadis baik-baik, aku mohon jangan seret dia dalam masalah kita, aku mohon Galla" Teriak Haris


"Diam kau, atau kau mau ku tembak seperti Abi manyu itu" ucap Galla


Seketika Haris terbungkam, ia tidak mengerti dan tidak tahu harus bagaimana lagi, ia pasrah jika ia harus mati tapi jangan bawa wanita itu dalam kasus ini. Alan memerintahkan orang yang ada di kota itu untuk mencegah pernikahan yang akan di laksanakan 2 jam yang akan datang, sedang kan untuk menuju ke kota itu membutuhkan waktu yang 1 jam lebih , Alan berusaha agar tiba di waktu yang tepat, meski ia belum sepenuhnya mengerti tapi sedikit demi sedikit Alan faham, ada kejadian yang telah menimpa Angelina sehingga membuat calon kakak iparnya itu mengamuk seperti kesurupan.


*****


"Hai, kalian sudah sampai rupanya " ucap Leona saat melakukan panggilan vidio dengan Angelina dan yang lainnya.


"Ia, baru saja kami tiba, tapi Kakak ipar sakit" ucap Marissa


"Iya, aku sudah tahu, karena itu jaga kakak iparmu itu" ucap Leona


"Oh iya kak, aku punya papa dan adik baru mulai pagi tadi, kau mau tau tidak siapa mereka " ucap Marissa dengan sangat antusias malah membuat Angelina yang menatap intens oada arah Marissa


"Siapa ... ? papa dan adik dadakan mu itu?" tanya Leona


"Kakak tahu, saat Papa Candra memeluk ku, ada kehangatan yang tidak pernah aku rasakan selama ini, aku ingin papa kak" ucap Marissa


"Papa ... papa itu jahat ... papa itu jahat Marissa, jangan punya papa ... Papa itu jahat ... !" teriak Angelin dengan histeris seraya menutup kedua telinganya, sontak Marissa langsung menjatuhkan ponsel nya begitu juga dengan Dinda


"Kak, Panggil Tuan Galla, biar aku yang menjaga kak Angelina " ucap Dinda yang kini merangkul tubuh Angelin


"Kakak, tenanglah" ucap Dinda menahan berontakan Angelin


"Dinda ... Papa itu jahat, dia sangat jahat sekali, jauhi papa itu, mereka semua jahat " ucap Angelin


"Kak, Papaku baik, tidak semua papa itu jahat , kalau tidak percaya kakak bisa bertemu dengan papa ku" ucap Dinda

__ADS_1


"Tapi ... Papa itu jahat, dia akan menjual mu lalu ... yang membeli mu alan menyiksamu, tidak .. tidak Papa itu jahat Dinda, kau


harus menjauhi nya atau ... atau kau akaan di pukul olehnya" racau Angelina


Tentu Galla datang dengan langkah yang berlari. Galla langsung memeluk Angelina memberinya ketenangan dalam pelukan nya.


"Galla, Marissa punya Papa baru, katakan padanya, katakan padanya kalau Papa itu jahat, dia tidak boleh punya papa, dia tidak boleh dekat dengan namanya papa " ucap Angelin menatap Galla, seketika Galla Melihat kearah adiknya itu, Marissa terlihat ketakutan, tangan Galla mengusap kepala Marissa berusaha meyakinkan bahwa semua baik-baik saja.


" Sebenarnya apa yang terjadi dengan Kakak ipar " tanya Marissa saat Angelin sudah tertidur karena obat yang sudah Galla berikan.


"Dan apa tadi, dia bilang papa jahat, maksudnya apa Kak ... !" tanya Marissa dengan khawatir.


"Jangan masukkan hati setiap apa yang di ucapkan Angelin saat ini, dia mengalami depresi dan Kaka harap, jangan sebut kata papa untuk sementara waktu" ucap Galla


"Depresi ... ? dia Depresi ... ? lalu apa hubungannya dengan kata Papa?" tanya Marissa


Tentu Galla mengerti, Marissa tidak akan diam begitu saja sebelum ia tahu kejadiannya.


"Papanya telah menjual nya dan menukar nya dnegan sebuah perjanjian kerja sama, dia mengalami kekerasan dua kali dalam seminggu, karena itu dia mengalami rasa takut, ini sudah jauh lebih baik, kemaren melihat pria asing dia akan ketakutan " ucap Galla yang membuat Marissa dan Dinda sama-sama terkejut dan menganga.


Kenapa ada orang tua jahat macam begitu ... kemana haru nurani mereka ... kenapa sampai tega menukar anak hanya karena harta.


Apalagi Angelina adakah Tunangan kakaknya, kenapa Papa nya sangat berani melakukan semacam itu. Marissa menatap iba pada kakak iparnya.


"Dia belum sampai di perkosa kan kak ... ?" tanya pelan Marissa


"Kakak sudah melakukan pengecekan keperawanannya, dan semua nya masih baik-baik saja, mereka belum berhasil memperkosa nya, jika itu sampai terjadi,mungkin kakak akan menjadi kan pelaku santapan harimau" ucap Galla.


"Mereka sudah kakak tangani ... ?" tanya Marissa

__ADS_1


Galla mengangguk kan kepalanya seraya terus menatap Angelina. Dinda dan Marissa tidak percaya bahwa ada kejadian ini yang menimpa sahabat sekaligus saudaranya itu.


Sedangkan Leona kini sudah sangat cemas karena mendengar jeritan Angelin dan ponsel tiba-tiba mati itu.


__ADS_2