Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 177


__ADS_3

Kini suasana rumah Leona menjadi sepi, dan ini pertama kalinya Tian bekerja tanpa adanya Asisten Li di sisinya.


Tian tidak ke kantor, dia berada di ruang kerja, melakukan rapat online karena tidak bisa hadir.


Tentu semua ia limpah kan pada Mario kepala direktur di perusahaan nya saat ini.


Leona masih berdiri di depan ruang kerja Tian saat mendengar Tian sedang mengadakan rapat Online, ia tidak ingin konsentrasi suaminya teralihkan karena kedatangannya.


Leona berkeliling rumah mencari suasana yang bisa menenangkan hatinya.


*****


"Kau sudah banyak berubah ternyata ... " ucap Dani pada Veni


"Benarkah ... ? bukankah aku memang begini dari dulu " ucap Veni tanpa melihat kearah Dani.


"Dia siapa ...? kekasih mu ... ? serasi, sama-sama aneh" ucap Dani tersenyum sinis pada Asisten Li


"Hai, Aku Lihaonan ... Calon suami Veni" Asisten Li menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Dani.


Raut wajah Dani kini telah berubah saat mendengar nama Lihaonan di sebutkan.


Dani adalah pria cerdas, pertama kali Li mendengar bahwa Dani mengambil uang Veni yang di kirimkan untuk ibunya, sejak saat itulah Li mencari tahu tentang Dani.


Dani pria YouTubers dengan ketampanannya dan stelan gayanya, banyak wanita yang mengaguminya.


Alasan Dani mempermalukan Veni saat itu adalah agar Veni benar-benar jauh darinya.


Asisten Li mengetahui semua tentang Dani, uang yang Dani ambil untuk ibunya bukan ia gunakan untuk dirinya.


Dani bukanlah lelaki jahat, ia hanya ingin melindungi Veni dari kehidupan nya.


Menjadi YouTubers bukanlah pekerjaan yang mudah, yang hanya membuat konten dan segala macam, tapi akan adan fans fanatiknya yang menginginkan Dani hanya seorang diri.

__ADS_1


Melihat sikap Veni yang dulu secara terang-terangan mengatakan cinta padanya, membuat Veni akan menjadi konten untuk YouTubers lainnya.


Karena itulah, Dani melakukan penghinaan itu agar Veni benar-benar jauh darinya.


Semua tentang Dani sudah di kantongi oleh Asisten Li.


"Aku akan berbincang dengan kakak mu, kau di sini lah bersama ibu" ucap Assisten Li pada Veni


Veni awalnya menahan tangannya, tapi akhirnya ia melepaskan tangan Asisten Li saat Li menepuk punggung tangan Veni.


"Kita bicara di luar" ucap Asisten Li, yang langsung di ikuti oleh Dani tanpa suara apapun.


"Asisten Lihaonan, "ucap Dani gugup namun dengan suara yang ia buat setenang mungkin.


"Aku tahu, kau bukan bermaksud menyakitinya saat itu, tapi ... karena penghinaan mu itu, aku ucapkan terimakasih ... Veni adalah wanita pertama yang mampu membuat aku melihat seorang wanita, tampilan dia yang apa adanya, sikapnya yang bar-bar, itu adalah ciri khas yang tidak bisa di miliki wanita lain, Aku akan membawa Ibu berobat, kau juga pasti kewalahan menjaga Ibu dengan kesibukan mu yang aku tahu akhir-akhir ini sangat sibuk" ucap Asisten Li seraya membelakangi tubuh Dani.


"Aku ingin dia tinggal disini kembali, aku sudah mampu untuk membiayai nya dan Ibu, aku membuat ia kembali bukan untuk dia menjemput Ibu" ucap Dani


"Aku tau, tapi ... kau hanya punya dua pilihan, membiarkan Veni membawa Ibu dan merawat nya hingga sembuh, atau ... kau kehilangan karirmu untuk selamanya, aku akan bicara dengannya dan akan membuatnya bisa berbaikan lagi dengan mu, tentunya setelah kami menikah" ucap Asisten Li


"Ya, secepatnya kami akan menikah, Dani Prakoso, aku akan membantumu untuk mendapatkan followers.Kau bisa mengembangkan karier mu, dan juga jangan fokus pada YouTube saja, jika ada tabungan sisihkan dan buatlah bisnis pribadi, karena karier dalam dunia hiburan ada yang melambung begitu cepat dan lama, ada juga yang tenggelam karena ada saingan baru" ucap Asisten Li


Dani terdiam, ia tidak menyangka bahwa Veni akan memiliki hubungan dengan orang tinggi seperti Lihaonan.


"Kau masih ingin bicara dengan Veni ... ? baiklah ... aku kasih waktu 10 menit, setelah itu biarkan kami pergi " Asisten Li berkata seraya meninggalkan Dani.


Dani yang hanya mematung dan terdiam, ia tidak bisa melawan pria yang ada di hadapannya.


*****


" Apa kau tidak melihat ia sering menahan sakit, Raisa ... " ucap Tian yang kini sudah frustasi saat melihat Leona kesakitan


Leona mengambil tangan Tian agar ia tenang

__ADS_1


"Aku mengerti kecemasan mu, Tian ... tapi ini wajar, di usia kehamilan Leona yang menginjak 7 bulan, seperti yang Nona Leona katakan, dia sering mengalami sakit perut atau kram, dan sakit pinggang, Tian ... cobalah untuk mengurangi porsi makannya, tapi sering ... makanlah sedikit -sedikit jangan terlalu banyak, kedua ... lakukan senam hamil atau yoga bagi ibu hamil" ucap Raisa seraya mengelus perut Leona.


"Aku sudah mengatakan, aku tidak apa-apa, kau terlalu cemas" ucap Leona pada Tian


"Aku tidak bisa melihat kau kesakitan begini, cukup saat ini saja kau hamil" Tian menggeleng kan kepalanya, ia ingin hanya saat ini saja Leona hamil, ia tidak sanggup jika melihat kesayangan nya harus menahan sakit seperti ini lagi di masa nanti.


Raisa yang melihat kepanikan Tian hanya bisa tersenyum, ia ... dialah Tian, yang selalu takut saat melihat orang yang ia cintai kesakitan.


Raisa ingat, saat mereka kuliah, saat ada temannya yang sakit, Tian lah yang ada di depan.


"Baiklah, minumlah vitamin ini, Semoga cepat pulih Nona ..." ucap Raisa pada Leona


"Terimakasih, Dokter dan terimakasih ... maaf merepotkan Dokter" ucap Leona


"Tidak masalah, itu tugasku" ucap Raisa


"Ya, ... itu tugasmu ... pergilah ... pelajari lagi ilmu kedokteran, mungkin ada obat atau cara agar Leona tidak merasa kesakitan" ucap Tian dengan sekenanya.


"Ckkk, baiklah ... kalau begitu Tuan Tian, saya permisi dulu" ucap Raisa yang ingin segera keluar dari kamar Tian.


Jika lama-lama di dalam siapa tahu Tian menyuruh nya untuk mengulang kuliahnya.


Bukankah kram perut bagi ibu hamil itu sudah biasa.


"Kau ini, semua ibu hamil akan mengalami hak ini sayang, kau jangan berkata begitu ah, malu tau sama Dokter Raisa tadi" ucap Leona


"Aku pernah melihat Ibu hamil lainnya, tapi dia biasa saja " ucap Tian.


"Itu karena kau tidak tinggal dengannya sayang" ucap Leona menggelengkan kepalanya.


"Besok kita terapkan apa yang dokter Raisa katakan, kau tahu sendiri bagaimana porsi makan ku selama ini ... " ucap Leona


Tian mencium kening Leona, ia berharap istrinya akan selalu tersenyum seperti ini.

__ADS_1


'Kau sudah banyak berkorban demi anak kita, aku janji, tidak akan pernah menyia-nyiakan mu, kau hidupku, terimaksih karena sudah datang dalam hidupku,anak papa ... jaga mama, jangan buat mama kesakitan sayang, kasihan dia yang telah mengandung mu' bathin Tian seraya memeluk Leona.


Leona tahu ... saat ini Tian menangis tanpa air mata, itulah rasa sakit yang paling dalam bagi seorang pria.


__ADS_2