Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 89 Surprise 1


__ADS_3

Alan masih menyunggingkan senyuman menggoda nya.


"Pak Alan ... anda berbicara dengan saya?"tanya Leona memastikan, meski Leona merasa dirinya lah yang Alan maksud namun ... Leona berusaha menepis nya, karena ia tidak ingin memiliki rasa percaya diri terlalu tinggi.


"Tentu ... memangnya di sini ada siapa lagi kalau bukan kakak ipar saja"goda lagi Alan.


"Calon Mami mertuanya sudah menunggu di ruangan nya, ia juga sudah melihat File yang sudah kau kirimkan tadi pagi"ucap Alan.


Mendengar tentang File, Leona langsung berdiri fan mempercayai perkataan Alan.


"Mulai sekarang aku akan memanggil mu Kakak ipar"goda lagi Tian dari belakang tubuh Leona.


"Di sini perusahaan, aku harap bapak bisa membedakan urusan pribadi dan juga urusan pekerjaan"ucap Leona yang kini sudah menghentikan langkahnya tepat di depan ruangan Nyonya Diana.


Alan dan Leona pun mengetuk pintu nya secara bersamaan.


"Masuk"suara Nyonya Diana terdengar, sehingga Alan pun membuka pintu itu secara berlahan.


"Hai sayang ... duduklah"ucap Nyonya Diana pada Calon menantunya.


"Nah ... kan panggilan Tante saja sudah berubah sekarang, jadi tidak apa-apa ya ... kalau panggilan ku juga berubah"ucap Alan.


Terlihat Leona melihat kearah Alan yang tersenyum kearah nya.


"Kau pasti bertanya kan ... kenapa aku memanggil mu?"ucap Nyonya Diana.


"Iya Nyonya ... "ucap gugup Leona.


"Jangan panggil Nyonya, anakku sudah mengatakan kalau kalian akan segera menikah, jadi panggil aku Mami"ucap Maminya Tian.


"Mami ... ?"tanya Leona memastikan.


"Gak enak ya ... kalau begitu Tante saja dulu, kalau sudah resmi panggil aku Mami juga, ah gak sabar rasanya"ucap Maminya Tian kegirangan.


Terlihat Leona hanya terdiam seraya tersenyum.


"Oh iya Leona ... aku ada kunjungan ke kota S ... bukankah di sana kota kelahiran mu?"tanya Mami nya Tian.


"Iya Nya ... emmm maaf Tante ... "


"Kau ikut ya ... sekalian aku ingin bertemu dengan Calon besanku"ucap Mami nya Tian, membuat Leona tersenyum malu.


"Kau boleh bawa Veni juga"imbuh Maminya Tian seraya tersenyum pada wanita yang begitu anaknya cintai.

__ADS_1


"Benarkah Tante ...?"ucap girang Leona.


"Iya ... oh iya ... hasil yang kau kirimkan.sangat bagus sayang ... "puji Mami Diana.


"Apakah Nona Marissa akan suka Tante...?" tanya Leona ragu.


"Dia akan suka dan harus suka"ucap Alan,


"By The way, aku juga ikut loh, Mora juga ... jadi kita akan Happy - Happy di sana"ucap Alan.


"Iss ... Alan kita akan berkunjung di sana, kau malah ingin happy-happy"ucap Maminya Tian.


Setelah beberapa candaan Alan lontarkan, Akhirnya pembicaraan serius pun terjadi, Leona dengan detail menjelaskan arti dari rancangan nya, dan itu membuat Maminya Tian terkesima.


"Kau sangat berbakat sayang"puji lagi Mami nya Tian.


"Terima kasih kalau tante puas"ucap Leona dengan tersenyum.


"Apakah Tian sudah menghubungi mu?"tanya Maminya Tian saat mereka sudah sama-sama keluar dari ruangan nya.


"Pagi ini belum Tante, hanya tadi malam"ucap Leona kikuk.


"Kau jangan malu atau tidak nyaman padaku, aku adalah teman bagi Tian, karena selama ini Tian tidak pernah memiliki teman wanita, jangan merasa rendah karena kedudukan, karena bagi Tante dan Om semuanya sama, Tante sangat berterima kasih padamu, karena kehadiran mu, kehidupan anakku ada tujuannya, Tian menemukan tambatan hatinya, Leona ... Tante tahu kau pernah mengalami kegagalan dalam rumah tangga, tapi Tante harap kau tidak menjadikan itu sebagai ketraumaan, dan Tante sangat yakin kalau Tian pasti akan menjadi yang terakhir bagimu, jadi ... bahagia kan anak Tante"mohon Maminya Tian pada Leona seraya memegang kedua tangan Leona.


"Ah sayang ... "ucap Maminya Tian seraya memeluk Leona.


"Semoga kalian bahagia selalu"ucap Maminya Tian seraya menepuk punggung Leona.


Leona merasa sangat bahagia, mendapatkan restu sebelum menikah adalah langkah awal yang baik bagi Leona.


"Setelah Tian kembali, kalian akan menikah dan berikan Tante cucu yang banyak" goda Maminya Tian seraya melepaskan pelukannya.


Veni sungguh terharu dengan pemandangan yang tidak sengaja ia lihat.


Veni menyaksikan perceraian dua sejoli yang saling mencintai namun berakhir dengan pengkhianatan.


Saat ini Veni juga akan menyaksikan manisnya pernikahan dari dua pasangan beda kasta,


Namun saling melengkapi.


Keluarga Tian of yang merupakan keluarga terkenal dari segala penjuru negara akan menikah dengan sosok Leona yang berasal dari Al biasa.


Namun ... sebelum menikahi Leona, Tian memberikan kedudukan agar Leona tidak di pandang sebelah mata.

__ADS_1


Kini sudah tiga hari Tian meninggalkan Leona, dan hari ini pula Maminya Tian mengajak Leona untuk berkunjung ke Negaranya, tepat nya maminya Tian ingin memberikan kejutan pada Leona dan juga ibunya Leona.


"Kalian semua sudah siap kan ... ? tidak ada hal yang tertinggal? kita akan 3 hari di sana"ucap Maminya Tian.


"Sudah lengkap semuanya Tante ucap Alan.


"Hai ... kalian melupakan ku ... !!!"teriak Mora yang baru sampai di bandara.


"Eh Mora ... Tante mengira kau tidak jadi ikut"ucap Maminya Tian


"Iss ... siapa yang bilang? siapa tahu di sana ada Cogan"ucap Mora dengan bibir manyun masih merasa kesal pada Alan dan Tante nya yang tidak menunggu kedatangan nya.


Benar saja ternyata Mora membawa banyak barang, mungkin itu yang menyebabkan murah terlambat datang.


"Kau mau pergi 3 hari apa sebulan Mor?" ledek Alan membuat mereka yang ada di sana tersenyum menahan tawa.


"Kak Alan jangan ledek aku terus ... mending bantuin aku bawa barang ku"ucap Mora dengan memasang wajah memelas.


"Dih ..m resiko mu"ucap Alan.


Sehingga akhirnya mereka pun kini berada di dalam pesawat, namun ... betapa terkejutnya mereka saat melihat tiga sosok yang kini berada di kursi dekat kursi mereka semua.


Ya ... Galla, Marissa dan juga Angelina sudah duduk manis seraya menampilkan senyuman termanis mereka.


"Tante ... aku ingin ikut kalian untuk berlibur"ucap Marissa dengan tampang sok manisnya, tentu itu membuat Alan yang bersemangat tambah semangat.


"Kalian ... kalian tahu dari mana kalau kami akan pergi ...?"tanya Maminya Tian.


Dan ketiga manusia itu melihat kearah Alan. "Baiklah ... tambah banyak yang ikut tambah rame nantinya"ucap Mami nya Tian.


*****


"Kau yakin Arsa ...?"tanya sang Mama


"Yakin ma ... besok adalah pembukaan perusahaan Arsa kembali namun dengan pemilik yang berbeda, sekarang pemilik nya perempuan ma ..."ucap lesu Arsa saat mendapati kabar tentang pembukaan perusahaan nya tadi dari Dinda.


"Perempuan ... kau mengenalnya?"tanya Mama Arsa.


"Hanya namanya yang mirip dengan nama Mamanya Leona ma"ucap Arsa.


"Tapi ... tidak mungkin wanita kampungan itu kan ... darimana coba dia dapat uang untuk membeli perusahaan mu, tapi ... dia kan sudah sekarat selama 3 tahun, kuat juga dia gak mati-mati"ucap mama Arsa.


"Kenapa Mama masih saja membenci keluarga Leona, sudah terbukti kan ... kalau mereka tidak seperti yang mama katakan"ucap Arsa kesal.

__ADS_1


__ADS_2