Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 238


__ADS_3

Hari telah berganti hari, Kini Asisten Li dan Veni berdiri di balkon kamarnya, dimana langsung menghadap ke hamparan pantai yang indah, dengan sinar matahari yang hampir tenggelam.


Asisten Li memeluk Veni dari belakang, meletakkan dagunya di dekat leher Veni.


"Apakah kau suka tempat ini ... ?" tanya Asisten Li


"Sangat suka, kau lihat, betapa tenangnya di sini, jauh dari keramaian dan juga dekat dengan pantai, bukankah sangat sejuk" ucap Veni seraya memegang tangan Asisten Li yang melingkar di perutnya


"Aku mencintaimu, Veni Anastasia, jadilah pendamping ku selalu, jangan mengeluh akan diriku, maafkan jika aku berbuat kesalahan yang aku sendiri tidak menyadari nya" ucap Assisten Li


"Apa yang kau katakan, setiap kekurangan pasangan kita, adalah hal yang harus kita perbaiki, pasangan di ciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain" ucap Veni


"Kau benar, Terimakasih karena sudah menerima ku yang banyak kekurangan "ucap Assisten Li


"Kita selesai kan bulan madu kita dengan cepat, di mulai malam ini, oke ... !" ucap Veni di telinga Assisten Li


"Kenapa selalu kau yang mengajak duluan ?" ucap Asisten Li


"Karena kau tidak akan berani mengajakku duluan " ucap Veni seraya tersenyum menggigit bibir bawahnya.


*****


"Katakan, apa yang terjadi sebenarnya ? dan apa ini ... ? seharusnya kau pulang 2 hari yang lalu, kenapa kau malah tidak pulang?" tanya Galla


"Setelah kau mendengar ceritaku, aku harap kau tidak akan marah, dan membiarkan semua berlalu " ucap Angelina menyandarkan kepalanya di dada Galla


Galla mengangguk kan kepala nya.


"Aku datang kemari, untuk melakukan kerja sama dengan Tuan Haris, tapi ... syarat yang di ajukan Tuan Haris tidak bisa aku penuhi, aku gagal dalam kerja sama itu, dan sekarang ... Papa marah padaku, karena baginya, Kerja sama dengan Tuan Haris sangatlah penting baginya" ucap Angelina pada Galla


"Lalu ... apa hubungannya semua cerita dengan memar yang ada di wajahmu, dan ditangan mu ini" tanya Galla


Angelina terdiam, awaknya bukan hanya memar yang Angelina dapatkan, bahkan sudut bibirnya bahkan sempat berdarah.


Angelina masih terdiam, ini yang Angelin takutkan, jika Galla tahu, tidak menutup kemungkinan, sesuatu yang besar akan terjadi.


"Katakan, atau aku akan cari tahu sendiri " ancam Galla pada Angelina


"Jangan, Kau akan percaya padaku kan ... ?" tanya Angelina ragu.

__ADS_1


Kekhawatiran dan kegelisahan makin Galla rasakan saat melihat mata Angelina yang sudah berkaca.


"Kau adalah diriku, jika aku tidak percaya padamu, maka itu sama hal nya aku tidak percaya pada diriku sendiri, Sayang ... katakan, jangan bikin aku tambah cemas "ucap Galla


"Tuan Haris menginginkan aku sebagai syarat kerja sama nya" ucap ragu Angelina, Angelina mengehentikan ucapan nya saat melihat guratan amarah dalam diri Galla


"Lanjutkan !" ucap Galla dengan bibir yabg sudah bergetar


"Aku menolaknya, hingga terjadilah kekerasan itu, dan ... Tuan Haris menelfon Papaku, katanya Papa ku sudah setuju dengan syarat itu, sehingga Tuan Haris menganggap Papa telah membohongi nya, Aku tidak bisa melaporkan masalah ini pada polisi, karena Tuan Haris mengancam akan memenjarakan Papa, Karena papa memiliki hutang padanya" ucap Angelina.


"Aaaa ... Haris ... Abi Manyu, kalian akan menerima setiap apa yang sudah kalian lakukan padamu, Angelina, tidak perduli itu ayahmu atau siapapun, jangan halangi aku, kenapa kau tidak menghubungi ku sayang ?" ucap Galla memeluk Angelina dengan air mata yang sudah jatuh.


"Aku ... aku tidak ingin mengganggu acara pernikahan Asisten Li dan juga Veni, aku baik-baik saja, dan aku masih menjaga kehormatan ku, aku langsung pindah hotel agar Tuan Haris tidak tahu keberadaan ku" ucap Angelina


"Kau pasti ketakutan malam itu, maafkan aku, maafkan aku karena tidak ada di saat kamu dalam masalah" ucap Galla


"Kau tidak salah, Papaku masih sama, sifat tamaknya selalu di depan, ia tidak perduli denganku, aku jadi ragu, apakah aku ini anaknya ? atau bukan ?" ucap Angelin dengan tatapan kosong.


"Mulai saat ini, kau akan tinggal bersama ku, besok kita akan kembali dan menikah, meski tidak ada acara, tapi setidaknya kita sudah resmi, Angelina setelah ini, kau jangan perduli kan Papamu lagi, apapun yang terjadi pada papamu, jangan kau halangi aku untuk membalaskan semua nya untukmu" ucap Angelina


"Tapi, Mamaku ... ?" tanya Angelina


"Jangan fikirkan, aku yang akan mengurus nya, sekarang kau istirahat lah, apakah masih sakit ... ?" tanya Galla


"Abimanyu, kau bukan seorang Ayah , mana mungkin ada ayah yang menjerumuskan anaknya sendiri, bahkan kau sudah tahu, kalau Angelina adalah tunangan ku, dan kau masih ingin menyerahkan dia pada pria lain, dasar Tua bangk*" ucap kesal Galla


Setelah itu, Galla juga ikut berbaring di samping Angelina.


Pagi telah menyapa, Galla sudah siap dengan penampilan nya.


"Sayang, aku keluar sebentar, nanti jam 9 kita akan kembali" ucap Galla mengecup kening Angelina


"Mau kemana ... ?" tanya Angelina


"Aku ada urusan sebentar,! tunggu lah"ucap Galla


"Baiklah, aku pastikan, aku akan sudah rapi saat kau sudah tiba di sini" ucap Angelin seraya memberi kecupan di bibir Galla.


"Baiklah, sayang" ucap Galla yang kini sudah menuju keluar dari kamar Angelina.

__ADS_1


Saat Galla di sudah di bawah, dia berpapasan dengan seseorang yang ia kenal.


"Setyo ... kau kah itu ... ?" sapa Galla


"Hai, Galla ... kau disini, sangat kebetulan sekali, lama tak muncul, kemana saja?" tanya Setyo, tepatnya Haris Prasetyo


"Aku masih banyak proyek yang harus ku tangani langsung jadi, jaranglah bisa datang ke acara kumpul-kumpul" ucap Galla


"Kau mau kemana ... ?" tanya Galla


"Ingin mencari gadis kecilku, kau tahu aku kan ... ? aku suka yang masih bersegel" ucap Pelan Setyo di dekat telinga Galla


"Kau tidak pernah berubah rupanya, Baiklah ... selamat menemukan gadismu" ucap Galla


"Kau sendiri mau kemana ... ?" tanya Setyo


"Aku ingin mendatangi bajingan kecil, yang berusaha menodai wanitaku" ucap Galla


"Keren kau, baiklah ... sampai berjumpa lagi Galla" ucap Setyo


"Oke," Setelah bertegur sapa, Galla dan Setyo yang ternyata teman bisnis kini sama-sama melanjutkan langkahnya masing-masing.


Galla ingin mendatangi kediaman Haris, yang alamatnya sudah ia dapatkan dari berkas kerja sama Galla dan Haris


Sedang kan Setyo yang ternyata Haris, kini telah menuju ke kamar yang sudah anak buahnya kirimkan.


'Gadisku ... aku akan menemukan mu, tunggulah aku, aku suka dengan wanita yang jual mahal' bathin Haris prasetyo


Haris mengetuk pintu kamar itu, dengan tanpa curiga, pemilik kamar itu membuka pintunya, betapa terkejutnya saat melihat siapa yang ada di depan pintu.


"Tuan Haris, kau ... !" ucap takut Angelina


Tanpa berkata, Haris langsung mendorong tubuh Angelina masuk kedalam kamarnya.


"Hai, sayang ku, ternyata kau menyambutku ya, kau sangat wangi sayang" ucap Haris di dekat telinga Angelina


"Apa yang kau inginkan ... ! pergi ... atau ... akau akan berhadapan dengan tunangan ku" teriak Angelina


"Sayang, jangan selalu menolak ku, semakin kau menolak, semakin aku menginginkan kamu"

__ADS_1


Sedangkan Galla berhenti tepat di depan hotel itu, ia merasa ada yang lupa, saat ia merogoh sakunya, ternyata benar, ponselnya tertinggal di kamar Angelina.


Apa yang akan terjadi jika Galla melihat apa yang terjadi pada Angelina ... ?


__ADS_2