![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Setelah mengirim kan kabar dan gambar itu, Joe pun memberi tahukan pada Tian, bahwa ia sudah mengirimkan pesan itu pada Asisten Li.
"Apa balasan nya ?" tanya Tian
Namun Joe ragu untuk mengatakan nya.
"Bukan Kakak yang membalasnya, tapi ... kakak ipar" jawab Joe ragu
"Berikan ponselmu" pinta Tian pada Joe
Joe pun memberikan ponsel nya pada Tian, dan Tian membaca balasan dari Veni.
Hahaha
Tawa itu terdengar sehingga membuat Leona dan juga yang lainnya melihat kearah Tian. Tentu Joe mengerti, siapa yang tidak tertawa dengan balasan dari Veni.
"Berani juga dia rupanya Joe, bagus ... sangat cocok dengan Li, aku yakin Li sekarang kelimpungan dengan balasan istrinya " ucap Tian yang langsung tertawa lagi.
'Hei, adik ipar, kenapa kau bertanya *gair*hanya yang berbulan madu, ingin tahu hal itu, tanyakan langsung pada Tuan Tian, oh iya ... ngomong -ngomong tentang gai*ah ... kami masih sangat menikmatinya, dan rasanya ... ah .. makanya cepat halalin Dinda Oke adik iparku'
'Awas jangan bilang ke Tuan Tian, tapi salamkan yang baik-baik padanya, kami Bahagia disini* '
Dan masih banyak lagi balasan dari Veni, bukan hanya ucapan yang Veni kirimkan, tapi beberapa gambar dirinya dan Assisten Li tak luput dari isi pesan Veni. Yang menjadi tawa Tian adalah pose Veni dan Asisten Li yang mana Veni membuat Asisten Li kewalahan.
*****
"Jangan mendekat ... jangan mendekat ... jangan mendekat" hanya kata itu yang selalu Angelin katakan saat ada seseorang yang mendekati nya. Tentu itu semakin membuat Galla marah.
Angelina menekuk kedua lututnya di atas ranjang nya dengan menutupi kedua telinganya. bibirnya bergetar ketakutan. Galla langsung mendekapnya dan mengelus kepalanya, di belakang nya sudah ada dokter yang akan memeriksa nya.
"Ini aku, aku Galla, kau tenang lah ... dia tidak akan berani kemari, Angelina ... sadarlah ... !" ucap Galla menangkup kedua pipi Angelina dan membuat nya menatap dirinya.
"Kau yakin dia tidak akan datang lagi ... ?" tanya Angelina
"Yakin, sayang. Dia sudah mati, dan tidak akan mendatangimu lagi" ucap Galla penuh dengan kekesalan. Kesal karena melihat sang kekasih yang begini.
__ADS_1
"Dia sudah mati, dia sudah mati, dia sudah mati, dia tidak akan datang lagi,." ucap Angelina
Lalu pandangan Angelina beralih pada sosok dokter, ia pun kembali ketakutan.
"Jangan takut, itu kawan kita, dia Dokter" ucap Galla
"Kawan kita ... ? teman ... ? seperti Tian yang baik ...?" ucap Angelin pada Galla
"Ia, seperti Tian yang baik, jadi kau harus mau di periksa olehnya, agar kau sehat dan bisa melawan orang jahat itu" ucap Galla
"Dia bisa memberiku kekuatan begitu maksudmu ... ? baiklah ... kalau begitu ... aku mau" ucap Angelina. Angelina langsung menatap Dokter itu.
Dokter yang sudah Galla Panggil, akhirnya bisa tersenyum lega dan mulai memeriksanya.
Dokter menyarankan agar Angelina dibawa ke psikiater. agar segera mendapatkan pengobatan.
"Terimakasih Dokter " ucap Galla
Dokter itupun berlalu saat sudah menyuntikkan obat penenang untuk Angelina. benar saja, Akhirnya Angelina tenang dan bisa istirahat, Galla menyelimuti tubuh Angelina. Tidak mungkin bagi Galla membawa Angelina untuk menge sahkan hubungan mereka.
*****
"Bunuh saja aku, Galla. Sudah tugas seorang anak untuk melakukan apa yang orang tuanya katakan, Angelina adalah anakku, jadi dia masih hak ku, kenapa kau melarang ku untuk memerintah anakku ... !" teriak Abimanyu dengan lantang.
"Cukup, Abimanyu, jika kau ingin mati ... matilah sendiri, jangan bawa-bawa aku, aku masih ingin menikmati hidup" ucap kesal Haris.
Sedangkan Galla hanya melihat dari Cctv ruangan nya yang memperlihatkan bagaimana Abimanyu dan Haris kesakitan .
"Pukul mereka sampai mereka pingsan, tapi jangan biarkan mereka mati, aku ingin melihat mereka menderita dan kesakitan lebih lama: ucap Galla pada salah satu anak buahnya.
*Dasar ... orang yang tak tahu terimakasih, Bapak edan ... Angelina kau tidak alan kubiarkan bertemu kembali dengan mantan istrinya.
'Istrimu ... dia akan segera menerima jasad mu, tapi bohong, jasad orang lain yang akan kubawa, setelah ini nikmati lah rasa sakit ini," bathin Galla saat melihat Abimanyu kesakitan*.
Hari berjalan dengan begitu, cepat. Angelina perlahan sadar dari apa yang telah terjadi, benar saja, Galla mengatasi sendiri masalah ini, berita kematian Hariss membuat seluruh pembisnis saling bicara, bahwa kematian mereka termasuk kematian yang dadakan.
__ADS_1
Sehingga kini perusahaan itu di ambil oleh adik nya Haris, sedangkan Abi manyu begitu juga. Istrinya histeris melihat mayat yang ada, Angelina hanya diam saat melihat Ayahnya.
"Papa mu sudah pergi, Angeline " ucap sang mama dengan begitu sedih
"orang jahat, tidak pantas hidup di atas dunia ini, Orang jahat memang seharusnya mati,"ucap Angeline mengepalkan tangannya pada dirinya sendiri.
"Papa mu adalah orang yang baik,Angelina" ucap sang mama
"Baik, dia orang yang paling jahat yang pernah aku temui dalam hidup ku" ucap Angelina.
"Papamu baik, Angelin" ucap Mamanya dengan isak tangis .
"Dia jahat ... !" teriak Angelina saat Papanya berteriak kalau papannya adalah orang yang jahat dan pantas mati sekarang.
Galla yang melihat Angelina akan segera tertekan, kini membawa Angelina istirahat di kamarnya.
"Kau belum minum obatmu kan ... ? jangan terlalu lelah, biar aku yang melakukan semuanya ... ?" ucap Galla pada Angelina
"Dia jahat, Galla. Dia jahat ... !" teriak Angelina
"ya, Abimanyu adalah jahat, sekarang kau istirahat lah, agar besok bisa lebih fress lagi" ucap Galla seraya mengelus kepala Angeline.
Setelah berkata demikian, Galla mengambilkan Angelina obatnya dan membantunya untuk meminum obat tersebut. Setelah itu, ia membantunya untuk istirahat.
"Sekarang, kau istirahat lah, jangan hiraukan omongan orang lain, baik dan buruknya bukan tetangga yang rasa, tapi kita. Mereka hanya bisa mengkritik tanpa tahu rasanya menjadi seperti kita" ucap Angelina di luar kesadaran nya. Mamanya yang menyadari akan perubahan sikap Angelina kini tercengang, ia menatap kamar Angelina dari bawah.
"Sebenarnya ada apa ...? Angelina sangat mencintai papanya selama ini, kenapa dia bilang kalau papanya adalah orang jahat ... ? Abimanyu ... katakan sebenarnya ada apa ini? kenapa kau mati duluan ?" ucap Mamanya Angelina. Saat Mamanya ingin mendatangi Angel, Galla datang memberi tahukan, bahwa pemakaman Abimanyu akan segera di lakukan.
Sehingga membuat Mamanya tidak jadi mendatangi Angelin. Acara pemakaman pun telah selesai, banyak ucapan bela sungkawa yang Mamanya terima. Abi manyu yang mendengar kabar kematian nya semakin merasa kesal dan tidak terima
"Seharusnya kau mati, Abimanyu. Kau bukan manusia tapi kau hewan yang berwujud manusia, sekarang kau menyesal kan dengan apa yang telah kau lakukan, kau sudah kehilangan anakmu dan juga kehilangan kepercayaan nya. Jangan harap di antara kita ada kerja sama lagi" ucap Galla pada mertuanya itu.
"Kau rela menukar putrimu dengan sebuah perjanjian kerja sama, kau tidak pantas untuk di panggil Ayah Abimanyu .... ! ucap teriak Galla.
Sedang kan Abi manyu hanya bisa diam menahan sakit di sekujur tubuhnya.
__ADS_1