![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Assalamualaikum semua nya, yang bilang ada bab yang gak nyambung itu tidak kesengajaan ya ...
Leona tak habis pikir dengan jebakan yang mereka buat untuk suaminya, bahkan mereka melaporkan nya ke polisi dengan begitu cepat, apa yang akan mereka dapatkan dengan hal ini, Apakah mereka ingin membuat Suaminya itu menikahi salah satu putrinya.
Dan yang paling membuat Leona dan Tian kini tak percaya adalah, mereka membuat laporan itu masuk ke rana hukum, meski ketua kepolisian mereka sudah menolak kasus itu, tapi karena jabatan wali kota sudah terancam cabut, karena itulah mereka menggunakan kesempatan jabatan itu untuk tetap menuntut Tian.
Dengan bukti yang sudah mereka siapkan.
Namun ... Leona bukanlah wanita yang bodoh melihat dan mendengar suami nya di jebak, dia tidak akan tinggal diam.
"Tuan Troy, saya adalah istri Tuan Tian, biarkan kasus itu berlanjut, aku akan melawan kasus itu" ucap Leona
"Tapi Nona, mereka sangat licik" ucap Troy
"Aku bisa lebih licik dari mereka,Tuan" ucap Leona
Sejenak Troy terdiam, lalu ia pun ingat akan cerita beberapa orang kepercayaan nya, bahwa istri Tuan Tian tak kalah hebat dari Tuan Tian.
"Baiklah, Nona " ucap Leona
"Biarkan mereka mengarang cerita, biarkan mereka menyerahkan bukti palsu mereka, setelah semua senjata mereka sudah di keluarkan, barulah aku yang akan menyerang mereka" ucap Leona yang membuat Troy kagum
"Akan saya ikuti semua yang Nona katakan" ucap Troy
"Rahasia kan penyakit alergi suamiku, salamkan juga pada Dokter nya" ucap Leona
"Anda jangan khawatir , semua akan sesuai rencana anda,Nona" ucap Troy yang merasa bangga pada sosok yang belum ia lihat sama sekali.
Panggilan itupun telah berakhir, dimana Tian mendengar semua yang Leona bicarakan dengan Troy.
"Apa yang akan istriku lakukan untuk kasus itu, aku sudah mengatakan untuk menenggelamkan saja keluarga mereka" ucap kesal Tian
"Aku ingin mereka terlihat hancur di hadapan banyak orang karena kesalahan mereka, bukan karena mu, aku ingin membuktikan bahwa suamiku tidak bersalah, bukan karena bebas ayas kekuasaan nya, Kebersihan namamu yang ingin aku jaga, namamu tidak boleh tercoret oleh sedikit saja noda, apalagi noda dari keluarga seperti mereka" ucap Leona.
__ADS_1
Tian sudah melakukan banyak hal untuk keluarga Leona, kini giliran Leona lah yang ingin melakukan sesuatu untuk Tian, meskipun tak sebanding dengan apa yang Tian lakukan dan Tian berikan pada Keluarga nya, tapi menjaga nama baik suami adalah kewajiban baginya.
"Sayang ... dimana Nathan dan Nala ... ?" tanya Tian
"Mereka ada dikamar Ayah dan Ibu, Pa. mungkin mereka sudah tertidur" jawab Leona
Jam 3 sore nanti kita berangkat, besok malam acara Alan dan Marissa akan di selenggarakan.
"Iya, Marissa udah berulangkali menghubungi aku, dia takut nya kita gak datang" ucap Leona yang sedang menyisir rambutnya.
"Bisa digantung aku kalau kita gak datang, bukan sama Marissa tapi sama Mami, Mami sudah pada kangen sama Nathan dan Nala" ucap Tian seraya memeluk Leona dari belakang .
"Sayang ... rasanya kita sudah kama tidak melakukan malam seperti malam pertama kita dulu, malam ini,Yuk ... " ajak Tian
"Jangan aneh-aneh deh, Pa. masak iya kita alan melakukan di pesawat" ucap Leona
"Kenapa ... ? kita sah suami istri kan ... ? gak ada salahnya kan ... ? yang salah itu belum suami istri tapi melakukan hal kayak gituan" ucap Tian
"Ckkk ... kau selalu punya jawaban kalau masalah kayak gituan" ucap Leona
*****
"Tadi Papa dari luar, lagi bicara sama klien dari telfon" ucap Candra seraya menyentuh kepala Marissa
"Sudah makan ... ?" tanya Marissa
"Sudah, kalau kamu ... ?" tanya balik Candra
"Belum" jawab Marissa
"Kok belum, kenapa ... ?" tanya Candra yang kini duduk di sofa ruang tamu
"Nungguin Dinda, katanya sudah ada di perjalanan pulang dari kampus nya" ucap Marissa.
__ADS_1
Sejenak Candra terdiam lalu tersenyum pada Marissa. Marissa anak yang baik, ceria dan suka bercanda, menerima nya sebagai anak angkatnya sungguh keberuntungan untuk Candra, apalagi surat-surat telah Galla buatkan untuk peresmian hubungan anak dan papa itu. Demi kebahagiaan adiknya, Galla rela menjadi anak angkat dari Candra agar masih satu KK dengan Marissa, Namun sebentar lagi, semuanya akan kembali semula, karena Marissa akan ikut keluarga sang suami. Ini hanya sebuah permintaan kecil dari Marissa sebelum ia menikah, ingin merasakan kasih sayang seorang papa, dan Mama, hanya saja yang kini ia rasakan hanya kasih sayang seorang Papa saja. [Mamanya belum nemu wkwkwk]
*****
"Semuanya sudah beres, Kita hanya menunggu Tian dan keluarganya, maka semuanya akan siap dan sempurna, apalagi Si Lihaonan juga sudah punya istri" ucap Mamanya Alan.
"Kau benar, apalagi melihat wajah anak-anak Tian, mereka tumbuh dengan sangat baik, cantik sekali dan satunya sangat tampan, mewarisi kedua orang tuanya" ucap salah satu bibik Tian yang juga sudah datang.
"Cucuku memang cantik dan tampan, bukankah kalian bisa lihat, Grandmother nya aja cantiknya begini" ucap Mami nya Tian yang membuat semua orang tertawa.
Sedangkan bagian pria sangat serius, entah apa yang meraka bicarakan.
*****
"Joe ajaklah pak Him untuk jemput Tian di bandara" ucap Papinya Tian
"Baik, Tuan" ucap Joe seraya menundukkan kepalanya lalu undur diri dari hadapan Papinya Tian.
Joe dan Pak Him kini telah membawa mobilnya menuju ke bandara, dimana Tian dan Leona serta ibunya dan juga ayahnya Leona juga ikut, tidak lupa Asisten Li dan juga Veni, serta kedua baby sitter Nathan dan Nala juga ikut.
"Katanya kau ingin melakukan itu di bandara ... ? kenapa gak jadi ... ?"goda Leona dengan suara pelan di dekat telinga Tian.
"Apa kau fikir, aku lupa ... ? tunggu saja, kuta akan bertempur bersama pengantin barunya nanti, kita lihat siapa yang menang dan siapa yang kalah nantinya" ucap Tian membalas godaan Leona.
"Kau .... ! kenapa kau semakin mesum, Pa " ucap Leona, Tian tertawa tanpa suara melihat expresi wajah Leona.
Tidak lama kemudian, mobil yang Joe dan Pak Him bawa sudah tiba di depan Bandara, dimana Joe sudah melihat Tuannya dan Kakaknya berdiri.
"Maafkan saya Tuan, karena saya terlambat"ucap Joe
"Tidak masalah, aku yang terlambat mengabari Kalian, baiklah ... bawa barang ini , Kasihan Ibu dan yang lain" ucap Tian seraya memegang tangan Leona dan menarik nya masuk kedalam mobil yang joe bawa, di mobil itu, Tian dan Asisten Li serta Veni masuk dalam satu mobil besar, dan yang lain di mobil yang di bawa pak Him.
Baik Asisten Li ataupun Tian sama-sama tidak melepas kan tangan wanitanya sama sekali.
__ADS_1
Takut hilang kali ya ...
Minal Aidzin wal faidzin semua nya, maaf hanya up 1 bab saja, karena othor nya baru datang dari silaturahmi ke rumah saudara-saudara juga, ikuti terus ya ... karena karya ini akan segera tamat.