![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
dokter Raisa masih heran dengan jawaban Leona.
"dokter Raisa sudah lama bekerja di sini? tanya Leona.
"Lumayanlah, kira-kira sudah sekitar 2 tahun"ucap Dokter Raisa.
"Leona, kau yakin tid_"
"Hai ...Raisa ternyata kau di sini, Jimmy lagi nyariin tuh"ucap Tian yang tiba-tiba datang entah kenapa Raisa dan Leona tidak mendengar suara langkah dan pintu terbuka.
"Eh, iya kah?"tanya Raisa yang langsung berdiri dari duduknya.
Tian hanya menganggukkan kepala nya, Raisa pun melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan itu.
"Bagaimana?"tanya Leona.
"Seperti biasa"jawab Tian seraya mendekati tempat ibunya Leona terbaring.
"Jam berapa baliknya?"tanya Leona lagi
"Nanti jam 7 malam,kau sudah makan?"tanya Tian.
"Sudah, dan ini makanlah... Dokter Raisa yang membawanya tadi"ucap Leona
Tian pun mendekati tempat Leona duduk, dan duduk tepat di samping nya, awalnya Leona merasa canggung, lama-kelamaan sudah terbiasa.
"masalah postingan tadi siang, Bagaimana? apakah kau ingin mengklarifikasinya?"tanya Tian.
"biarlah, biarkan itu menjadi pelajaran untuk mereka" ucap Leona Seraya memasukkan buah apel ke dalam mulutnya.
"gadis itu sudah dikeluarkan dari sekolah" ucap Tian
seketika Leona menghentikan gerakan tangannya yang ingin mengambil buah kembali.
"beberapa perusahaan yang menjalin hubungan dengan Arsa mini juga mengundurkan diri dari kerjasamanya"imbuh Tian
"Apakah sangat mempengaruhi?"tanya Leona.
"kedudukan Arsa kini sudah mulai melejit dan sedikit saja postingan tentangnya, itu akan menjadi berita terpopuler di kota ini"ucap Tian Seraya mengambil buah apel.
__ADS_1
Leona terdiam mendengar perkataan Tian,
awalnya Leona ingin mempertahankan reputasi Arsa di depan publik, namun kelakuan Arita sudah sangat membuatnya jengah.
Leona masih terdiam, ia enggan mengeluarkan suaranya lagi.
"Fandi sudah datang, tentunya ia akan berusaha membuat perusahaan adiknya agar tidak terlalu mengalami kerugian, tentunya jalan satu-satunya adalah menikahi Arita dengan segera"ucap Tian menjelaskan kemungkinan besar jalan yang akan di ambil oleh Fandi.
"Kau mengenal Fandi?"tanya Leona.
"Aku dan Dia sempat melakukan kerja sama setahun yang lalu"jawab Tian.
Terlihat Leona hanya tersenyum kecut seraya menundukkan kepalanya, dulu Fandi dan papa nya adalah orang yang begitu menyetujui hubungan nya dengan Arsa, setelah semua keluarga besar menentangnya, hanya mereka berdua yang menyetujuinya.
Pernikahan Arsa dan Leona hanya dihadiri oleh Papa mertuanya dan Fandi dari pihak laki-laki, dan hanya ibunya yang dari pihak Perempuan.
Jika ingat hal itu, sakit di hati Leona sangatlah terasa perih, apalagi di tambah dengan kejadian saat ini, perpisahan nya dengan Arsa menjadikan kemenangan bagi Mama dan keluarga besar Arsa tentunya.
Tanpa terasa air mata Leona terjatuh, namun segera Leona hapus.
Sudah terlalu banyak kesedihan yang sudah Leona tunjukkan pada Tian, Ia merasa malu akan kelemahan nya itu.
"Sangat"ucap tegas Leona, membuat hati Tian terasa perih.
"Perjuangan cinta kita bukan hal yang bisa ku lupakan begitu saja, banyak rintangan yang sudah aku lewati agar bisa hidup dengannya mengabaikan segala hinaan keluarga nya, mengabaikan segala perbuatan mereka terhadap ku dan juga ibuku, sakit hati itu belum sembuh tapi kehancuran rumah tanggaku sudah terjadi, bukankah itu sudah menjadi kemenangan bagi mereka"ucap Leona
Tanpa di sadari tangan Tian mengepal,
"Tapi, biarlah itu sebagai pelajaran buat ku, ternyata bermodal cinta saja tidak cukup untuk membuat kita bahagia"ucap Leona seraya tersenyum ke arah Tian.
"Kalau begitu, kita nikah saja"ucap Tian
Yang mana membuat Leona tersenyum nyaris tertawa.
"Aku serius"ucap Tian.
"Aku tahu, kita sekarang adalah teman, tapi bercanda mu ini loh Tian"ucap Leona seraya menggelengkan kepalanya.
"Aku ingin bangkit dan mau berjuang kembali untuk bisa berdiri di atas kakiku, membuat ibuku bangga dengan ku, meski ku tahu jalan itu hanya aku dapat darimu"ucap Leona.
__ADS_1
Tian kini mengerti, bukan maksud Leona menolak nya, hanya saja Leona saat ini ingin menjadi dirinya sendiri, ingin berjalan di atas dukanya sendiri, tapi... Tian sudah bersumpah jika hanya Leona yang akan menjadi ratunya.
*****
"Dari awal paman sudah mengatakan, kalau Leona bukanlah wanita yang pas untuk keluarga kita, kau saja yang masih menyetujuinya"ucap Paman nya Arsa pada papanya Arsa.
"Kalian membenarkan kelakuan Arsa yang jelas-jelas bersalah, Kau berfikir tidak jika seandainya apa yang di alami menantuku,dialami juga dengan Ratna anakmu, apakah kau akan membiarkan anakmu di madu? pikir... pikir... Leona wanita yang terhormat, wanita yang sampai sekarang masih melindungi kehormatan keluarga ku, jika bukan karena dia nama besar keluarga kita sudah tercoreng, Vidio mesum Arsa masih tersimpan rapat di tangan Leona"ucap Papanya Arsa tetap kekeh membela menantunya.
"Putriku adalah putri bangsawan, tidak akan pernah dia di duakan"ucap paman nya Arsa.
"Kau masih berbangga diri dengan hartamu, ingat... di atas langit masih ada langit,sekali lagi kalian mengatakan hal buruk tentang menantu ku, kalian akan tau sendiri akibatnya"ucap Papanya Arsa
"Lagian loh mas, laki-laki tidak salah dong kalau punya istri dua, ya...Leona harusnya berlapang dada, toh Arsa sudah sukses begitu iya kam mbak"ucap bibiknya Arsa.
membuat langkah kaki papanya Arsa terhenti,
"Karena itulah kau membiarkan suami mu selalu main wanita begitu?"ucap Papanya Arsa membuat adik iparnya itu bungkam dan langsung melihat kearah suaminya.
"Bagiku... Arsa salah dan tetap salah, jangan lagi membicarakan keburukan Leona, karena dia wanita yang baik"
Setelah berkata, Papanya Arsa pun langsung meninggalkan ke tiga saudara istrinya.
"Memangnya beneran mbak, si wanita miskin itu tidak membawa harta Arsa sam sekali?"tanya adiknya mama Nya Arsa.
"Jangan kan membawa harta Arsa, gadis itu malah memberikan jatah bulanannya untukku, selama 4 tahun menikah dengan Arsa, gadis itu tidak pernah menggunakan uang Arsa, uang Arsa ditabung, sedangkan uangnya sendiri yang dibuat belanja, aku sudah memeriksa juga, pengeluaran dari Kartu ATM itu hanya ada beberapa kali saja dan itu hanya dilakukan saat ulang tahunku tiba"ucap mama nya Arsa seraya menatap kosong ke arah depan wajahnya.
Semua yang ada di ruangan itu terkejut,mana ada wanita yang tidak gila harta.
"Surat-surat penting dirumah Arsa sudah mbak periksa juga?"tanya istri adik bungsu nya mamanya Arsa.
"Lengkap, bahkan sangat lengkap"jawab Mama mya Arsa.
"Entahlah, apa aku yang salah dalam menilai nya, pantas saja Arsa begitu mencintainya"ucap mamanya Arsa lagi.
"Jika Arsa sangat mencintai nya tidak mungkinlah Arsa akan selingkuh mbak"ucap adik nomor dua.
"Itu hanya pelampiasan Arsa, kalai cintanya tetap hanya untuk Leona"ucap Mamanya Arsa kembali.
"Tapi sayang, surat cerai mereka sudah di jatuhkan, Leona sangat membenci kata perselingkuhan, dan itu adalah kesalahan Arsa yang fatal"ucap Mama nya Arsa.
__ADS_1
"Berarti bagus dong mbak, kita tidak usah repot-repot memisahkan mereka kembali"ucap Adik nya mama nya Arsa.