Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 247


__ADS_3

"Sudah jangan cemas, tidak akan terjadi apapun pada Angelina, Galla pasti sudah menangani nya"ucap Tian yang sudah tahu apa yang terjadi di sana.


Tanpa terasa waktu telah berlalu, Asisten Li dan Veni sudah puas dengan bulan madu yang mereka jalani selama 2 minggu.


"Kau tidak ingin memberi kabar pada Tuan ...?" tanya Veni


"Tidak, aku ingin memberi kejutan pada semuanya, Oh iya ... oleh-oleh nya sudah kau simpan ?" tanya Asisten Li


"Sudah semua, tinggal kau saja yang belum aku karungin" ucap Veni seraya nyengir kuda


"Kenapa aku harus di karungin ... ?" tanya heran Asisten Li


"Ya ... karena banyak yuh yang liatin kamu terus, ingin sekali aku colok mata mereka " ucap kesal saat mengingat banyak wanita yang menatap Assisten Li


"Hahahahah ... " tawa Asisten Li yang tidak ada pun orang yang tahu kecuali Veni seseorang.


"Aku hanya lihat kamu seorang " ucap Asisten Li seraya mengacak rambut Veni dengan gemas


"Beneran hanya aku ... ?" tanya Veni seraya melingkarkan tangannya ke perut Asisten Li


"Baiklah ... kita akan terbang malam hari, Biar kita bisa kumpul di pagi hari" ucap Asisten Li


"Kau akan lebih sering pulang ke apartemen kan ... ? pokoknya setiap hari kau harus membelai ku, awas saja kalau libur" ancam Veni


"Siap putriku" ucap Asisten Li seraya mengecup kening Veni


"Aku mencintaimu master kaku" ucap Veni seraya menenggelamkan kepalanya di dada bidang Assisten Li


"Aku juga" Asisten Li meletakkan dagunya dibatas kepala Veni.


Hari ini adalah hari terakhir Asisten Li fan Veni berbulan madu, kita doakan saja supaya Asisten Li junior segera hadir, agar bisa menemani Dua Baby Twins Tuan Tian.

__ADS_1


Sedangkan wanita yang menjadi incaran Alan telah ada dalam genggaman Alan.


Dimana Alan datang tepat di saat si gendut calon mempelai pria ingin mengatakan sumpah pra nikahnya.


"Hentikan ... !" teriak Alan saat itu.


Membuat semua orang terkejut dan melihat kearah si pemilik suara.


Berdirilah tepat di pintu rumah besar milik si gendut tua bangka, Beberapa orang berseragam hitam dan Alan yang berpenampilan beda.


"Siapa kalian ... ? kenapa kalian mengehentikan pernikahan ku !" ucap Si Gendut dengan beberapa anak buah di sampingnya.


Sedangkan wanita yang menjadi incaran Alan tertunduk menangis, dengan perut yang sudah besar.


Dia gadis berhijab, kurang ajar sekali Haris menodai kesuciannya. melihatnya saja Alan sudah menjadi geram.


"Bawa wanita itu" perintah Alan pada beberapa anak buahnya, Saat anak buah si gendut mencoba menghalanginya, pistol mengarah pada setiap kepala mereka semua.


"Atas dasar apa kau ingin membawa anakku .. !" ucap sosok wanita paruh baya yang Alan yakini dialah ibu tirinya yang sudah melakukan transaksi dengan Haris, dan sekarang malah menjual nya pada si Tua.


"Jika kalian masih ingin berdebat, tunggulah sampai polisi datang kemari, dan terutama kau Nyonya menir, kau yang paling pertama akan di tahan dengan dasar perdagangan manusia, kau dengan tega menjual keperawanan anakmu dengan pengusaha muda, dan sekarang ... kau juga menjual nya pada juragan jelek dan gendut hanya karena uang" ucap Alan


"Kalian bawalah wanita itu" titah Alan pada anak buahnya.


Benar saja, anak buahnya membawa paksa wanita itu, Namun saat Kinan berusaha memberontak dan tanpa sengaja melihat ke arah Alan, Alan memberinya isyarat, bahwa dia akan aman ikut dengannya.


Sehingga Kinan tidak lagi melakukan perlawanan. Sedangkan Ibu tirinya yang di juluki Nyonya Menir oleh Alan terlihat begitu marah dan takut. Karena tatapan Juragan gendut itu sudah tidak nyaman. Sesuatu pasti akan terjadi. Tidak ada yang berani melawan Alan saat anak buahnya masih menodong kan pistol kearah semua orang, sebelum Alan benar-benar keluar dari rumah itu, Ia berhenti laku menoleh sekilas pada pria gendut itu seraya berkata.


"Bukankah Nyonya Menir memiliki anak gadis, jadikan saja dia pengganti Kinan, bukankah itu akan menguntungkan mu, Tuan Gendut " ucap Alan setelah itu ia pergi berlalu dari hadapan mereka semua. Yang mana Kinan sudah ada di dalam mobil.


"Tuan, ini bukan salahku, dia datang tiba-tiba dan membawa pistol juga, aku sungguh tidak tahu siapa dia, aku .. aku .. " ucap takut Ibu tirinya Kinan

__ADS_1


"Jangan takut, aku tidak akan mencelakai mu, benar kata pria muda itu, bukankah kau memiliki anak gadis yang cantik juga, sepertinya dia lebih cocok dengan ku, kau Jangan khawatir, aku akan menambah harga dari keperawanan anakmu" ucap si Gendut yang mana membuat Ibu tiri Kinan dan adik tirinya merasa takut dan khawatir.


"Jangan Bu, Alisa tidak mau, pokoknya Lisa tidak mau menikah dengan si gendut itu,Bu" ucap sang anak kandung.


"Tapi, kalau kau tidak mau ... tamat riwayat kita, Lis. kamu jangan khawatir, bukankah Tuan juragan mengatakan akan memperlakukan mu dengan baik, ayolah bantu ibu, Setelah itu kita cari cara untuk menyingkirkan Si Tua bangka itu " bisik Ibunya Lisa di telinga Lisa


"Tidak, Bu. Pokoknya Lisa tidak mau" ucap Lisa menolak dengan keras.


*****


"Kau sudah aman sekarang, jangan menangis lagi ucap Alan seraya menyerahkan sapu tangan pada wanita di sampingnya.


Ini pertama kalinya Alan bertemu dengan wanita berhijab di Era modern, apalagi di negaranya ini. Terlihat Kinan yang menyeka air matanya dengan tisu yang Alan berikan.


...Terimakasih, Tuan. Saya tidak tahu anda siapa tapi saya sangat berterimakasih pada anda" ucap Kinan dengan masih menundukkan kepalanya. ...


"Kau hamil tanpa adanya suami, kenapa tidak kau gugurkan saja" tanya Alan


"Anak ini tidak bersalah, saya yang salah karna tidak bisa menjaga diri dengan baik, semua orang menghindari ku dan membenciku karena kehamilan ini, tapi anak ini tidak bersalah, dia yang membuat ku bisa bertahan dengan keras nya kehidupan" ucap Kinan


"Kau di sini hanya bersama Ibumu ... ?" tanya Alan lagi


"Sama Ayah juga, hanya saja saat dia tahu aku hamil, dia bahkan tidak sudi melihat wajahku, Ayah baru saja bangkit dari dunia bisnisnya, fan aku malah hamil tanpa suami, aku tahu itu akan mengahncurkan bisnisnya, jadi Ayah lebih memilih mengasingkan aku, dan hidup ku apa kata Ibuku" ucap Kinan berusaha tersenyum dengan sejuta sakit yang ia rasakan


"Tuan, saya tidak tahu anda, tapi kenapa anda menolong saya ?" tanya Kinan


"Kau orang baik, tentu orang baik akan selalu ada yang bantu" ucap Alan berusaha tersenyum.


Alan pun memberikan kabar pada Galla tentang apa yang di ceritakan Haris adalah benar.


"Kau ingin bertemu dengan ayah anakmu ... ?" tanya Alan, yang mana membuat Kinan terkejut

__ADS_1


"Jangan salah faham, aku dan dia tidak berteman, bahkan tidak saling kenal, Tapi dia memiliki urusan dengan Kakak ku, saat dia mau di hukum, ia menceritakan tentang mu, makanya kakak ku mencari tahu tentang mu dan menyuruh ku untuk menyelamatkan mu" ucap Alan yang semakin membuat Kinan bingung.


__ADS_2