![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Suasana malam bertambah meriah kala Tian memperbolehkan banyak orang mengambil gambar mereka lewat ponsel.
Setelah sesi foto itu, serta foto keluarga.
Tian menatap Asisten Li dan kini ia juga mengambil mikrofon di tangan pembawa acara.
"Mohon perhatian nya untuk beberapa saat, Malam ini ... Aku ... Tian Alvaro ... akan mengumumkan bahwa inti dalam acara ini adalah ... " sejenak Tian terdiam, sekali lagi menatap Asisten Li yang masih setia mengawasi seluruh tamu undangan.
"Malam ini aku umumkan, pertunangan Lihaonan dengan Veni Anastasia akan di lakukan malam ini juga, serta ... 1 bulan yang akan datang, kami akan melakukan pernikahan" ucap Tian dengan tepuk tangan yang di ikuti oleh semua tamu undangan.
Keterkejutan yang Asisten Li rasakan tentu jauh dengan keterkejutan yang Veni rasakan.
Gadis bar-bar itu bahkan melotot kan matanya karena tidak percaya, sedangkan Asisten Li hanya bisa menampilkan senyum tanda ia bahagia mendapatkan kejutan itu.
"Istriku ... bawa Nona Veni ke sini" ucap Tian Seraya menatap Leona dan sedikit mengangguk kan kepalanya.
Leona yang iuga terkejut hanya bisa terdiam.
namun tangannya meraih tangan Veni dan membawanya ke sisi Tian.
Sedangkan asisten Li tidak menunggu Tian menjemputnya, ia sudah mengerti apa yang harus ia lakukan, hanya dengan isyarat mata Tian, apapun yang dia perintahkan akan dimengerti oleh asisten Li.
kedua manusia itu sudah ada di dekat Tian.
Dengan rasa gugup, terkejut dan grogi, Veni memberanikan diri untuk menatap ssmua para tamu yang ada.
Dimana Veni juga bisa melihat Ibu dan Dani yang juga hadir, betapa bahagianya Veni saat melihat senyum Ibunya, Dani memberikan tepuk tangan meski matanya terlihat berkaca-kaca.
Dani ... yang ingin Veni pergi dan menjauh dari kehidupan nya, kini harus benar-benar merelakan Veni bersama dengan yang lainnya.
Caranya yang salah membuat Veni benar-benar jauh dan tak kembali lagi.
Lalu ia juga kehilangan sosok adik yang begitu ia rindukan.
__ADS_1
Cinta kadang membuat kita terasa memiliki tapi juga merasa kehilangan dan tersakiti.
Mungkin saat ini Veni masih benci padanya, yapi percayalah ... iru adalah penyesalan terbesar bagi Dani.
"Tuan ... " ucap Li pada Tian
"Selamat ... ! dan terima kasih untuk semuanya " ucap Tian seraya memeluk Asisten Li fengan penuh kehangatan.
Veni yang masih tidak percaya akan adanya cincin yang melingkar di jari manisnya, ingin rasanya memeluk Tuan Tian juga.
Malaikat yang tak bersayap baginya, karena tahu akan keinginan Veni
"Tuan, saya juga ingin berterima kasih pada anda, sayang nya ... aku tidak bisa memeluk anda ... " ucap konyol Veni yang membuat mata Asisten Li dan juga Leona membulat.
"Apa yang kau katakan ... !" pukul Leona di bahu Veni, membuat semua orang tertawa, termasuk Tian juga.
"Kau ingin berterima kasih padaku ... ? maka hanya dengan satu cara, beri kebahagiaan untuk Lihaonan, berikan ia cinta sepenuhmu, berikan ia keluarga kecil yang bahagia" ucap Tian pada Veni
"Tentu Tuan, saya Veni Anastasia berjanji ... ajan mencintai Tuan Li dengan segenap hati, serta mengabdikan diri seumur hidupku" ucap Veni dengan lantang, membuat semua orang tak percaya akan janji yang di buat oleh Veni.
Marissa, dan Angelina yang belum percaya akan lamaran dadakan ini merasa ikut terharu.
"Kak Tian emang the best, aku juga mau dong di buatkan kejutan seperti ini, Auto pasti nangis karena bahagia "ucap Marissa
"Kau benar, akhirnya si kaku punya pasangan juga, aku kira dia akan terus jomblo, karena setahuku hanya Tian dalam hidupnya "ucap Angelina
"Pantas menjadi panutan " ucap Galla.
Akhirnya mereka semua pun mendekat ke tempat dimana Tian dan Li berada, tidak lupa Joe menarik tangan Dinda saat melintas di depannya, sehingga kini Dinda juga ikut berjalan mengikuti mereka semua.
"Selamat ... aku akan segera menyusul" ucap Galla.
Tanpa mereka ketahui, Ada beberapa orang lagi yang hadir, dan ternyata itu adalah Dokter Raisa dan Dokter Jimmy, serta pengacara Zain Malik.
__ADS_1
Zain Malik yang sudah lama tidak muncul karena selalu di sibukkan dengan beberapa kasus, dan kini ia datang karena Tian ingin Zain mengurus semua tentang yang bersangkutan dengan Ayahnya.
"Maaf, kami telat" ucap Zain yang kini terus memandang ke arah Lihaonan dan juga Veni
"Selamat ya ... ah .. aku iri sama kamu" ucap Raisa pada Veni
"Aku pernah mengatakan ... hubungan mu dengan Dokter Jimmy akan karatan pada masanya" ucap Asisten Li yang memang tidak pernah akur dengan Jimmy, tentu dengan keusilan mereka berdua saat bertemu.
Ayah Leona terlihat akrab berkumpul dengan semua orang, ia seakan sudah mengenal mereka semua.
Leona tersenyum saat melihat senyuman Ibunya, senyum yang belum pernah Ibunya tunjukkan selama kehilangan sang Ayah.
Mereka semua menikmati acara dengan begitu bahagia, dengan pasangan mereka masing-masing.
Tian memberikan pilihan pada Asisten Li, untuk memilih salah satu perusahaan yang bisa ia kelola sendiri bersama Veni.
Namun Asisten Li dan Veni sama-sama menolak, mereka ingin tetap ada di sisi Tian dan Leona.
Akhirnya karena Li kokoh tidak ingin, Tian oun menyerah, padahal Tian ingin Asisten Li mendirikan sendiri sebuah perusahaan, biar Joe yang menggantikan tugasnya, namun lagi-lagi Asisten Li menolak dengan jelas.
Hai semuanya ... kisah Leona dan Tian sudah bahagia ya ...
Lanjutannya akan lebih fokus pada hubungan kisah cinta yang lain.
Seperti hubungan Joe dan Dinda
Asisten Li dan juga Veni.
kisah selanjutnya tidak akan fokus pada Tian, namun ...tetap Cinta Tian dan Leona akan menjadi panutan bagi semua teman-teman nya.
Maaf ya ... author kurang fokus beberapa hari ini karena anak Author kena penyakit cacar air tentu akan membuat anak rewel.
Salam Semua nya, ikuti terus ya, kisah Arsa pun telah Author lenyapkan setelah ini.
__ADS_1
Selamat tinggal kisah lalu dan selamat datang masa baru.