![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Kehidupan seseorang tidak bisa kita prediksi, semua berjalan sesuai takdir yang sudah tertulis. Kehidupan Haris dan Kinan yang berjalan mulus meski mereka tak sekamar, itu bisa membuat Kina merasa senang, setidaknya, Haris selalu memberinya perhatian dan memenuhi kebutuhan jasmani nya.
Sayangnya keramahan dan kehangatan yang Kinan rasakan berkurang saat datangnya Lidya, Lidya datang karena di suruh oleh Ibunya Haris, Ibunya Haris tidak menyukai Kinan, karena Dia menyangka bahwa Kinan lah yang menjebak Haris, sehingga Haris harus menikahinya.
Ibunya Haris meminta Lidya datang kerumah Haris atas dasar perintah Ibunya, karena itulah Haris diam, Dan Kinan hanya bisa berdiam diri di kamar saat Lidya datang memberi perhatian pada Haris.
"Yang sabar ya sayang, Ayah ada untukmu, tapi dia bukan milik Mama, kalau kau sudah bisa Mama bawa bekerja, kita hidup berdua saja ya Sayang ... Papa juga harus bahagia dengan kehidupan Papa" ucap Kinan pada anaknya yang bernama Albiruni, ia terlahir dengan wajah yang rupawan, entah wajah siapa yang menjadi kemiripan anak Haris tapi dia terlihat sangatlah tampan hanya rambut yang sedikit ikal yang menjadikan ia lebih terlihat seperti Haris.
"Lidya ... apakah kau sudah tidak ada pekerjaan lain selain datang kemari ... ?" tanya Haris dingin pada Lidya
"Kau kenapa sih, Mas. Kenapa sikapmu sudah tidak seperti dulu lagi, aku Lidya kekasihmu, Mas" ucap Lidya kesal
"Tapi di dalam ada istriku " ucap Haris yang tidak tahu cara menjelaskan bahwa mereka sudah tidak mungkin akan hidup bersama
"Mas ... aku masih mencintaimu, lagian kita sudah mendapatkan restu dari Ibunya mas kan ... ?" ucap Lidya
"Kau yakin tulus mencintaiku ... setelah kau tahu aku cacat dan tidak bisa berbuat apa-apa, apakah kau masih ingin bersama ku, perusahaan ku saat ini, Kinan yang menjalani nya, bisakah kau menerima ku apa adanya ... ? bisakah kau merawat ku seperti Kinan merawat ku ... ?" tanya Haris tepat di hadapan Lidya
"Masalah merawat sakitnya Mas, kita bisa menyewa suster kan Mas, repot banget sih,Mas" ucap Lidya yang menahan kesal.
"Tapi aku maunya di rawat oleh seorang istri, bukan perawat ... kau tidak bisa kan ... ? karena yang kau tahu, hanya bisa menghabiskan uang dan uang, dulu aku mungkin tidak perhitungan padamu, tapi sekarang beda ... aku sudah ada anak yang harus aku tanggung kehidupan nya, ada istri yang harus aku penuhi kehidupan nya, hanya karena kau, hubungan kami Semakin jauh, pergilah Lidya, carilah lelaki yang bisa menjamin kehidupan mu" ucap Haris
"Tapi kau dan dia tidak pernah sekamar, apakah itu yang di namakan menikah dan pasangan suami-istri ... ?" teriak Lidya
"Karena aku bekum sehat, karena aku bekum bisa memberikan nafkah batinnya, itu bukan karena dia tak mampu tapi karena aku yang belum mampu" ucap Haris
"Salamkan ke ibu, jangan usik kehidupan mu jika ingin hubungannya masih terus berjalan " ucap Haris
__ADS_1
Terlihat Lidya yang kesal, bagaimana mungkin Haris lebih memilih Kinan dari pada dirinya.
Mendengar ucapan Kinan yang memberi isyarat bahwa Haris lah yang harus memberi ketegasan untuk Kinan, bukankah Kinan. Kinan hanya akan diam mengikuti alur suaminya, tapi suaminya adalah pemimpin keluarga, dialah yang seharusnya memperbaiki semuanya.
Setelah Haris melihat Lidya keluar dari rumahnya, Ia menghampiri kamar yang di tempati oleh Kinan.
Haris mengetuk pintu kamar itu dan membuka nya dengan pelan, terlihat Kinan yang berbaring di sisi Baby Biru, seperti sedang menyus*ui.
"Kau sedang memberi Asi ... ?" tanya Haris.
"Ita, Mas. maaf ya ... tadi gak membuat kan minuman untuk kak Lidya" ucap Kinan yang masih dengan posisinya.
"Biru susah tertidur ... ?" tanya Haris lagi.
"Belum, seperti nya masih lama yang mau tidur, ini masih melek " ucap Kinan
"Mana ... berikan padaku" ucap Haris
Haris tersenyum melihat punggung wanita yang berhijab yang kini ada di hadapannya itu, Haris lelaki normal siapa yang tidak ingin dan tergoda dengan hal itu, hanya saja ... sekarang ia benar-benar ingin berubah apalagi saat melihat proses kelahiran Bayi nya. Ia melihat betapa besar perjuangan Kinan untuk melahirkan anaknya.
Awal nya, Haris sudah termakan hasutan sang ibu, bahwa anak yang di kandung Kinan bukanlah janinnya, saat Baby Albiruni lahir, Haris langsung melakukan Tes DNA, dan ternyata hasilnya 99% Baby Al adalah anaknya Haris dan Kinan. Sejak saat itulah penilaian Haris tentang Kinan semakin matang, bahwa Kinan adalah wanita yang di kirimkan tuhan untuk meluruskan hidup ya yang kacau.
Haris yang awalnya seorang Casanova kini menikah dengan seorang wanita yang berhijab, dan itu karena sebuah kecelakaan yang menimpa dirinya, karena jika ia tidak menggunakan Kinan sebagai alasan unyuk bertahan hidup, pasti Galla sudah mengirim nya ke Neraka.
*****
Sedangkan Tian dan Assisten Li sudah sampai di kota Xxx, Dimana ia kini di hadapkan dengan putri seorang wali kota daerah situ.
__ADS_1
Putri yang terlihat begitu Arogan dan semaunya sendiri itu, kini memegang proyek yang bekerjasama dengan perusahaan Tian.
Saat pertama kali menatap Tian, mata Putri itu tidak berkedip, apapun yang ia inginkan haru ia dapat kan , itulah karakter Putri itu.
Putri walikota yang memiliki nama Putri Ayu laksamana, Netranya selalu menatap langkah Tian. Sedangkan Tian tidak meliriknya sama sekali.
"Selamat datang Tuan Tian, terimakasih atas waktu yang sudah anda siapkan untuk kami ink" ucap Laksamana, selaku wali kota di kota itu.
"Terimakasih Tuan, "ucap Asisten Li mewakili Tian, yang mana. Tian sedari tadi hanya menjawab dengan deheman saja.
"Mari ... mari ... silahkan duduk Tuan" ucap Ramah wali kota itu.
"Perkenalkan ... ini adalah Putri sulung saya, Namanya Putri, dan ini Putri bungsuku namanya Dewi, sedang kan ini anak lelaki satu-satunya, yang ada di urutan no 2 bernama Hendra" ucap Laksamana
Hanya Asisten Li yang berjabat tangan sedang kan Tian hanya diam dan menikmati minuman yang ia pegang.
Dan itu menjadi daya tarik sendiri bagi kedua wanita yang ada di hadapannya saat ini.
"Li, langsung saja bahas pada intinya" ucap Tian yang tidak suka dengan tatapan kedua gadis yang ada dihadapan nya. Tian paling tidak suka jika klien nya menyuguhkan putri ya sebagai awalan perkenalan, itu sama saja mereka mengenal kan putri nya menjajah kan putri pada semua pria yang menjadi klien nya. apalagi dengan putri nya yang berpenampilan di luar batas kewajaran. Itu semakin membuat Tian ingin segera pergi dari tempat itu.
Terlihat Asisten Li menerangkan semua proyek yang harus selesai dalam waktu yang sudah di tentukan oleh pihak Tian, jika lebih maka kerugian yang akan mereka alami.
"Kami mengerti Tuan" ucap beberapa staf yang juga ada di tempat pertemuan itu
"Baiklah, lanjut kan nanti, Tuan butuh istirahat," ucap Asisten Li yang sudah faham dengan mimik wajah Tuannya.
Inilah yang Tian suka dari Asisten Li, selalu faham akan dirinya tanpa harus Tian mengatakan. kadang melepaskan Li adalah pilihan terberat bagi seorang Tian.
__ADS_1
Karena kemampuan Asisten Li tidak semua orang memiliki nya, bahkan Joe saja yang sebagai adiknya masih jauh di bawah kemampuan Asisten Li.
Tian dan Asisten Li kini menuju ke hotel, dimana mereka sudah di siapkan tempat khusus untuk menyambut mereka