![Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]](https://asset.asean.biz.id/kebangkitan-istri-tersakiti--mengejar-cinta-janda-.webp)
Keadaan Angelina kini sudah makin jauh lebih baik lagi,Namun ... ia tetap harus meminum obat nya tepat pada waktunya.
"Mama bukanlah sedih karena dia tidak ada, hanya saja Mama tidak menyangka kalau papa mu bisa melakukan hal itu pada mu Lin, kau anak satu-satunya kenapa dia masih tega menjualmu pada pria lain" ucap sang Mama
"Jika aku bisa melupakan kejadian itu,aku harap Mama juga bisa melupakan kejadian itu, melupakan nya dan melupakan semua tentang nya, karena aku yakin dia bukanlah orang hang baik juga untuk Mama" ucap Angelina
"Lalu ... bagaimana keadaan mu sekarang, kau ... bahkan kau menikah tanpa adanya acara" ucap sang mama membelai kepala Angelina.
"Aku sudah baik-baik saja, Mama ... bagiku adalah Mama segalanya,. Sebenarnya ... aku dengar sedikit dari pembicaraan Galla, kalau ternyata Papa bukanlah Papa ku, dia bukan lelaki yang sudah menghamili Mama dulu, sayangnya semua nya sudah terjadi, Mama menikah dengannya dan aku menjadi anaknya mulai sejak lahir" ucap Angelina yang membuat Mamanya terkejut.
"Maksud mu apa Lin ... ?" tanya Mama nya dengan sangat terkejut, Mamanya mengusap air matanya.
Lalu Angelina menceritakan apa yang ia dengar dari pembicaraan Galla dan Alan saat itu.
Mamanya menutup mulutnya ... ia tidak percaya dengan semua yang di ceritakan oleh Angelina. Ia ingat beberapa kejadian, dan itu semakin membuat Mamanya Angelina semakin tak percaya.
"Aku sekarang mengerti, Ma ... kenapa Papa selalu menggunakan aku dalam hal bisnis, menukarku dengan sebuah keuntungan nya, aku sekarang mengerti bagi Papa mengorbankan aku adalah hal keberuntungan nya, karena itulah aku sangat membenci nya, Ma. aku membencinya ... dan sangat membenci nya, aku sangat ingat bagaimana reaksi Papa saat aku gagal mendekati Tian" ucap Angelin mengingat semuanya. Semua kejadian yang ia alami saat ada papanya.
"Maafkan Mama karena Mama tidak bisa melindungimu dengan baik, bahkan Mama selalu berpihak pada keputusan Papa, Mama berfikir itu adalah kenaikan yang Papa mu pikirkan untukmu, Maafkan Mama, Lin ... Karena Mama, kau mengalami banyak hal " ucap sang Mama
"Tidak ada yang harus kita maafkan, Ma. Semuanya sudah berakhir, semuanya sudah berakhir " ucap Angelina memeluk sang Mama.
*****
"Galla, aku akan membawa Kinan pergi, Terimakasih sekali lagi Terimakasih atas kebaikan hatimu " ucap Haris.
"Pergilah dari kota ini, kau di sini sudah tersebar meninggal, bawalah ibumu juga, dan ingatlah Haris, jangan sampai kamu mengulang kesalahan yang sama" ucap Galla
"Aku akan mengingat setiap perkataan mu" ucap Haris.
Kinan pun membawa kursi roda yang di duduki oleh Haris, Dimana Haris kini di nyatakan lumpuh.
Ada sopir yang akan mengantarkan mereka sampai ke alamat tujuan, perusahaan Haris sudah di akuisisi oleh Galla, namun ... Galla mengganti nya dengan perusahaan yang sama di kota yang berbeda.
__ADS_1
Galla sangat membenci Haris, Namun ... ia tidak bisa membiarkan anak yang ada dalam kandungan Kinan ikut menjadi imbas dari kelakuan Haris.
Prahara masalah Angelina dan Haris kini bisa terselesaikan, pernikahan yang awalnya hanya sederhana kini Galla tidak mempermasalahkan nya lagi, karena Angelin tidak ingin ada acara pernikahan, cukup mereka sah saja, rasanya Angelin sangat lelah. Ia hanya ingin beristirahat sejenak.
"Yakin tidak ingin mengadakan resepsi ... ?"tanya Galla
"Gak usah, aku lelah" ucap Angelina seraya menyandarkan tubuhnya di tubuh Galla yang kini sudah sah menjadi suami istri.
"Kau sangat menderita akhir-akhir ini" ucap Galla membelai kepala Angelina
"Tidak, karena ada kamu di sisiku, kau keberuntungan bagiku, Terimakasih karena sudah datang dalam hidup ku" ucap Angelina.
"Kau tak ingin malam pertama itu, selama kita menikah, kau bahkan tidak menyentuh ku" ucap Angelina
"Keinginan untuk itu selalu ada, tapi kau belum sehat, tubuhmu masih lemah, aku bukan lelaki egois yang akan memuaskan dahagaku lalu mengabaikan wanita ku" ucap Galla
"Kau istirahat lah, kalau kau sudah sehat, jangan harap kau bisa istirahat " goda Galla
"Aku kuat, hanya saja aku takut kau jatuh pingsan di tengah pertempuran" goda Galla lagi.
Sedangkan Joe sudah ada dalam penerbangan menuju ke kotanya. Assisten Li yang mengantarkan nya ke Bandara hanya visa mengatakan Terimakasih atas kerja kerasnya nya selama ia pergi.
"Jaga diri baik-baik, dan jangan abai dari segala tanggung jawab, saat kau memutuskan untuk mencintai seseorang, maka tanggung jawab untuk menjaganya makin besar,apalagi kau sudah mendapatkan lampu hijau dari Tuan Candra" ucap Asisten Li
"Joe akan mengikuti jejak Tuan Tian dan juga Kakak, pengalaman kalian dan nasehat kalian adalah guru terbaik untukku, kalau begitu ... berikan adikmu ini bonus besar agar bisa memanjakan wanita nya, hehhehe" ucap Joe sebelum pergi
"Semuanya sudah ku transfer ke rekening mu, lihatlah " ucap Asisten Li seraya menepuk pundak Joe.
Kini Joe sudah mendarat di Kotanya, saat ia melangkah, ia melihat sosok yang mungil yang berdiri dengan Kertas yang di tulis Menunggu Kak Joe, yang ia letakkan di dadanya.
Tentu Joe merasa konyol dengan aksinya, pada hal penumpang nya tidak begitu rame kenapa ia harus melakukan hal konyol itu. Joe tersenyum saat melihat wajah celingak-celinguk Dinda, karena Joe memakai Masker yang menutupi separuh wajahnya. Padahal Corona sudah hilang ya ... heheheh author juga gak tahu wkwkeke.
Menyadari ada sosok yang berdiri di hadapannya, Dinda merasa risih dan memilih menghindar, Namun sosok itu terus mengikuti nya sehingga Dinda merasa kesal. Dinda menghentakkan kakinya lalu ingin berbalik badan, namun ... saat Dinda ingin meluapkan kekesalannya, Ia melihat wajah yang sudah lama ia rindukan dan dari tadi sudah ia tunggu.
__ADS_1
"ingin marah-marah ... ?" tanya Joe pada Dinda seraya merentangkan kedua tangannya.
"kak Joe, kamu ... jadi kakak yang dari tadi mengikuti ku, seneng banget sih bikin orang kesal " cebik Dinda namun masih saja memeluk pria yang ada di hadapannya saat ini.
"Kau kesal ... ? kenapa ... " tanya Joe
"Karena ada pria asing yang mengikutiku aku kan risih kak ... " ucap Dinda dalam pelukan Joe
"Lagian kakak kok ngomong, kalau itu kakak" ucap Dinda lagi
"Hanya ingin tahu ... seberapa besar cinta seorang Dinda untuk Joe" ucap Joe
"Kau pasti sudah sangat lelah menungguku, ayo kita kembali" ucap Joe seraya berjalan dengan tetap merangkul Dinda
"Aku selama ini tinggal di rumah kak Marissa, kau tahu tentang kak Angelina ... ?" Tanya Dinda
"He'em , tahu ... bagaimana keadaan nya saat ini ... ?" tanya Joe
"Jadi kau sudah tahu ... ? gak asyik ah, aku lan ingin cerita ke kakak" ucap Dinda mengerucutkan bibirnya.
"Aku sudah tahu dari awal dari Tuan Tian, hanya saja , Tuan Galla ingin itu dirahasiakan, karena mereka tidak ingin Assisten Li cemas, kau tahu kan bagaimana Asisten Li jika ada masalah yang akan mengganggu Tuan Tian ... ? dia akan membatalkan agenda bulan madunya jika. ia sampai dengar hal itu " ucap Joe
"O ... begitu ... Sekarang keadaan Kam Angelin sudah jauh lebih baik, kau tahu penjahat satunya sudah mati ditembak oleh Tuan Galla, yang satunya malah beruntung, dapat gadis cantik lagi, enak banget kan dia, dah bikin Kak Angelin trauma malah di bebaskan" ucap kesal Dinda
"Tuan Galla 11 12 dengan Tuan Tian hanya saja Tuan Galla sedikit psikopat"ucap joe pada Dinda.
"Psikopat ... kayak nyiksa-nyiksa gitu kan ya ... ?"tanya Dinda
"Bener, keren kan Tuan Galla" ucap Joe
"Keren dari mana gak jijik apa ... ?" ucap Dinda ngeri
"Karena itu ... biar musuh takut untuk melakukan kesalahan-kesalahan lagi" ucap Joe.
__ADS_1