Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 63 Kejutan 2


__ADS_3

"Jangan menangis, apakah kau tidak bahagia melihat ibumu ini"ucap wanita yang masih terbaring di ranjang rumah sakit, namun dengan wajah yang sudah tidak pucat.


"Ibu... hiks..hiks..hiks... kau sudah sadar bu... bagaimana mungkin Leona tidak bahagia"ucap Leona seraya mengusap air matanya yang sudah banjir.


"Bagaimana keadaan mu nak? kau baik-baik saja kan?"ucap sang ibu.


"Baik, sangat baik bu..., Tuan.. terimakasih banyak... terima kasih banyak karena sudah memberi ku kejutan pagi ini"ucap Leona dengan tangis bahagia nya, tangisan itu semakin menjadi kala ia melihat wajah Tian berdampingan dengan wajah ibunya.


"Jangan menangis, aku bisa gila kalau melihat kau menangis seperti itu"ucap Tian yang membuat ibunya Leona tersenyum.


"Ibu, jangan hiraukan dia, dia memang sedikit agak aneh kalau bicara"ucap Leona seraya mengusap air matanya dengan bibir nya yang tersenyum.


FLASH BACK


Sesampainya Tian di depan rumah nya, suara Asisten Li menghentikan langkah nya.


"Tuan, ada kabar bagus, Ibu Nona Leona telah bisa bicara,dan dia menanyakan keberadaan Nona Leona"ucap Asisten Li.


Sejenak tidak ada suara.


"Kita terbang kesana malam ini"ucap Tian yang langsung kembali masuk kedalam mobilnya.


Tentu Asisten Li langsung mengikuti perintah Tian.


"Tuan Tian, surat itu sudah di tanda tangani dan sudah resmi menjadi milik ibunya Nona, sesuai biodata yang kita baca tentang Nona Rina Atmajaya"ucap Asisten Li.


"Biarkan... biarkan semua menjadi kejutan yang beruntun untuk mereka, dan kau pastikan, kehancuran keluarga Arsa yang dulu telah menyakiti Leona dan ibu" ucap Tian seraya masih mengepal kan tangannya, meski cerita itu sudah lama ia dengar, namun mengatakan itu rasa sakitnya masih terasa.


"Lakukan secara halus dan perlahan, Arsa sudah cukup kehilangan kekuasaannya, Arita...gadis malang itu cukup dengan sakit nya, entah nasibnya bagus atau tidak kita tidak bisa lagi mengacau dalam kehidupan nya, selagi gadis itu tidak mengganggu Leona kembali, biarkan saja mereka, Candra... karier nya sudah hancur di sini, setelah apa yang dilakukan putri nya"ucap Tian


"Anda begitu mencintai, semuanya sudah Anda atur dengan sebegitu mulus nya"ucap Asisten Li.


"Li, apakah begini kalau jatuh cinta, sayang nya, aku mencintai seorang janda Li, apakah dia merasakan apa yang saya rasakan Li, betapa sakitnya saat melihat air mata itu, bagaimana dia yang menjalani nya dulu"ucap Tian.

__ADS_1


"Nona adalah wanita yang hebat, tentu banyak orang yang mencintai Nona, termasuk kehadiran Tuan adalah hadiah terindah bagi Nona, Hanya saja Nona sekarang masih dalam fase hati yang terluka, Saya harap Tuan bisa sabar dalam mengambil hati Nona"Ucap Asisten Li.


"Terimakasih Li, kau yang berperan banyak dalam hal ini, tanpa mu aku tidak bisa melakukan apapun"ucap Tian dan itu membuat Asisten Li terharu.


FLASH ON


"Baiklah nak, ibu sudah mau istirahat lagi, kau kembalilah bekerja dengan baik, jangan kecewakan mamanya nak Tian"ucap sang ibu.


"Bu..dia bukan mamanya tapi..."namun panggilan itu tiba-tiba terputus begitu saja. Membuat Leona menggerutu kesal, pasti ini Tian yang berbuat pikir Leona.


Dengan perasaan yang penuh bahagia, Leona membersihkan tubuhnya.


"Na, seperti nya..hari ini kau sangat bahagia ada kabar baik apa? apakah pak Tian sudah menembakmu? atau jangan-jangan dia langsung melamar mu? iya kah..? ahh... selamat Leona,aku turut bahagia dengan apa yang kau rasakan saat ini"ucap Veni Seraya memeluk tubuh Leona dengan begitu erat.


"Leona yang masih ingin menjawab beberapa pertanyaan Veni yang bagaikan kereta api itu kini harus merasa sesak karena pelukan Veni.


"Isss... Ven... lepaskan dulu, kau salah menebak, dan apa yang kau fikirkan itu.."gerutu Leona seraya berusaha melepaskan pelukan Veni.


"Lalu...? apa arti dari kebahagiaan di wajahmu itu?"tanya Veni.


"Benarkah? ah... aku juga ikut bahagia mendengar nya na..., akhirnya ibumu bisa sembuh"ucap Veni memeluk Leona kembali.


"Terimakasih Ven, kau selalu mendengar cerita ku dan keluh kesah ku"ucap Leona seraya melepaskan pelukannya.


"Aku sahabat mu, tentu aku akan selalu ada untukmu"ucap Veni dengan penuh senyuman.


'Meski awalnya selalu di ancam di paksa sama Si Asisten gila itu' gerutu Veni dalam hati.


...*****...


"Ibu... jagalah diri disini, Leona belum bisa kemari...tapi saya akan pastikan ibu mendapatkan perawatan yang sangat baik disini"ucap Tian pada ibunya Leona.


"Terimakasih nak Tian, kau anak yang baik semoga kau mendapatkan balasan yang sangatlah berlimpah"ucap Ibunya Leona.

__ADS_1


"Aku menyukai anaknya Ibu, bisakah ibu memberi restu untuk saya mengejar cintanya?" ucap Tian yang mana ini adalah permintaan pertama seorang Tian Alvaro pada seseorang.


Seketika suasana ruangan itu menjadi hening, beberapa dokter dan Asisten Li adalah saksi dari permintaan Tian, apakah ini bisa dinamakan sebuah lamaran?


"Ibu tidak perlu khawatir, Saya berjanji akan menjaga Leona sepenuh hati"ucap Tian.


Sejenak ruangan itu menjadi hening kembali.


"Saya tidak akan melakukan kesalahan-kesalahan seperti yang sudah Arsa lakukan, saya menjamin itu Bu"ucap lagi Tian.


"Nak, ibu sangat percaya sama kamu, kamu tidak akan menyakiti anak ibu, hanya saja..., bagaimana dengan lingkungan mu? bagaimana dengan keluargamu? bagaimana dengan..."


"Ibu jangan khawatir dengan semua itu, itu adalah tanggung jawab ku, aku juga tidak akan memaksa Leona untuk menerima perasaan ku Bu, aku akan mengejar anak ibu, dan menikahinya karena perasaan kami, bukan karena sebuah paksaan atau keterpaksaan"ucap Tian mantap.


Dan semua perkataan Tian mampu membungkam semua para lelaki yang ada dalam ruangan itu.


Orang berkuasa seperti Tian akan mengejar cinta seorang janda biasa seperti Leona, masih banyak wanita hebat namun... kehebatan Leona tidak ada yang tahu.


Tian menggenggam tangan ibunya Leona mencium telapak tangan itu penuh harap restu yang akan di beri.


Air mata ibu Leona terjatuh begitu saja, bagaimana tidak, Lelaki hebat dengan kekuasaan nya kini mencium telapak tangannya hanya meminta restu untuk mengejar cinta anaknya.


Namun beberapa saat kemudian, terlihat Tian yang menggigit bibir nya seolah menahan rasa yang sulit ia tahan.


Tentu Asisten Li tahu itu dan segera melepaskan tangan nya Tian dan Ibunya Leona.


"Bawa Tuan ke ruangan nya"titah Asisten Li.


Membuat Ibunya Leona juga merasa panik.


menyadari itu Asisten Li pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, dan itu membuat Ibunya Leona sangat dan sangat terkejut.


Ibunya Leona tidak menyangka akan ada penyakit seperti itu di dunia, jika ia tidak bisa menyentuh wanita mana pun, jelas itu akan menjadi kesetiaan yang hakiki nantinya.

__ADS_1


Maafkan saya ya teman-teman, karena lama up nya, karena saya masih ada di rumah orang tua, yang sinyal nya lumayan sangat sulit, jadi... Up nya keburu telat.


Satu bab nya tak usahakan nanti tak up kembali ya teman-teman semua


__ADS_2