Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 57 Celap Celup


__ADS_3

setelah pertemuan Angelina dengan Marissa, Marissa merasa sangat kesal Dan kini ia merajuk pada kakaknya.


"Gosip itu benar Kak itu bukan hanya settingan" ucap Marisa pada Galla.


"Marissa, percaya sama kakak, Angelina bukanlah tipe Tian"ucap Galla menenangkan Marissa.


"Tapi itu kenyataannya kak! mereka sekarang menjalin hubungan" ucap Marissa.


"Aku sangat yakin, dalam acara itu Tian pasti datang bersama nya, apa lebih nya dia di bandingkan aku kan?"ucap Marissa seraya menghentakkan kakinya dan langsung duduk di sebelah kakaknya.


"Dalam acara itu, tidak semua orang yang di undang, Angelina tidak mungkin juga di undang"ucap sang kakak menenangkan Marissa


"Marissa... kau tenang lah dan hiduplah dengan bahagia aku yang akan mengurus Angelina"ucap Galla seraya membelai rambut Marissa.


Sedangkan Angelina sudah sampai di perusahaan tempat Leona bekerja.


"Selamat datang Nona"sapa Veni pada Angelina.


"Hai Ven?Leona sudah ada kan?"ucap Angelina ramah.


"Sudah Nona, bahkan Nona Leona sudah menunggu anda dari tadi"ucap Veni.


"Mari silahkan masuk Nona"ucap Veni dengan ramah.


Akhirnya Angelina pun masuk kedalam ruangan Leona, Leona yang fokus dengan laptopnya kini mengalihkan pandangannya kearah pintu terbuka.


"Hai Nona Angelina, maafkan saya karena telah membuat anda balik lagi tadi"ucap Leona dengan merasa bersalah.


"Tidak apa-apa, Tian sudah mengabari ku kok, bagaimana? apakah sudah selesai?"tanya Angelina.


"Sudah, Silahkan nona lihat dulu, jika ada yang tidak Nona ingin kan biar bisa ku ganti"ucap Leona Seraya memperlihatkan gambarnya.

__ADS_1


Senyum tergambar jelas di bibir Angelina.


"Ini sedikit masukan dari Tuan Tian, seperti nya Tuan Tian sangat mencintai Nona"ucap Leona seraya tersenyum.


"Kau salah besar Nona"ucap Angelina.


Lama mereka membicarakan desain itu, sehingga kini Angelina duduk kembali di tempat nya.


"Aku adalah model yang akan memakai perhiasan dari perusahaan ini, sebenarnya gosip di internet itu adalah kebohongan belaka, Tian Tian hanya ingin melindungi siapa yang harus di lindungi, Leona...aku memang menyukai Tian, tapi...cinta tidak semuanya harus bisa kita miliki"ucap Angelina.


Membuat pandangan Leona menerawang pada masa lalunya, pada masa saat ia bahagia bersama Arsa, masa dimana ia melihat perselingkuhan itu, benar kata Angelina, tidak semua yang kita cintai harus menjadi milik kita.


"Ada wanita yang ingin Tian lindungi, dan akulah tamengnya,selain perusahaan ayahku yang ingin bekerjasama dengan perusahaan Tian, aku juga ingin menjalin hubungan baik dengannya, dengan begitu kondisi perusahaan ayahku bisa stabil, aku dan Tian sama-sama saling menguntungkan dan saling mengambil ke untungan"


"Kedua orang tuaku sangat lah bahagia dengan gosip itu, tapi biarlah... aku akan membantu Tian melindungi wanita itu"ucap Angelina yang tersenyum pada Leona.


"Kenapa kau terlihat termenung begitu?"tanya Leona.


"Yang saya tidak mengerti di sini, kenapa harus dilindungi seperti ini? bisa saja kan wanita itu akan salah faham?"tanya Leona yang tidak mengerti.


Flash Back.


Pada malam dimana Tian makan malam bersama Angelina.


"Selamat malam Nona Angelina"ucap Tian.


"Malam juga Tuan Tian"ucap Angelina seraya duduk di depan Tian yang hanya di batasi sebuah meja.


"Aku tidak bisa basa-basi lagi Nona, Nona tentu tahu jelas banyak mata yang mengawasi kita, biarkan gosip berjalan sesuai yang mereka harapkan, aku tahu... Nona tidak akan berani menyukainya saya diluar batas Nona, aku tidak akan jatuh hati pada wanita manapun, karena saya sudah memiliki nya, saya akan melakukan kerja sama panjang dengan perusahaan ayah Nona dengan syarat, anda bisa menjadi tameng untuk wanita yang aku inginkan, aku Fikir, Nona Angelina adalah wanita yang cerdas, biarkan berita ini mengalir dengan adanya"


Begitulah ucapan di acara makan malam Tian dan Angelina.

__ADS_1


Flash ON.


"Leona, sekarang bisakah kita berteman? jangan panggil dengan panggilan formal, kau tahu... menjadi kekasih Tian itu banyak musuhnya loh, sangat menyebalkan ternyata"ucap Angelina dengan mencebik bibir nya.


Dan itu membuat Leona tersenyum.


"Begitu sulit ya kalau pacaran sama orang yang begitu di idolakan, mengerikan"ucap Leona di selingi tawa oleh Angelina dan Leona.


"Hanya kau yang tahu kebenaran ini, aku juga belum yakin siapa wanita yang dilindungi Tian, tapi aku yakin wanitanya sangat lah hebat, mungkin seperti kamu Na"ucap Angelina yang mana berhasil membuat Leona tersedak oleh ludahnya sendiri, dengan sigap Angelina memberikan air putih pada Leona.


"Sorry...sorry..."ucap Angelina seraya menepuk punggung Leona.


"Ah tidak apa-apa, tidak apa-apa"ucap Leona dengan masih membatuk.


"Kenapa kau begitu terkejut dengan ucapan itu?"tanya Angelina seraya kembali pada kursinya.


"Ucapan mu itu loh, mana ada seperti ku, jauhlah dari kriteria wanitanya Tuan Tian yang sempurna seperti itu"ucap Leona yang sudah bisa bernafas normal.


'Aku juga berfikir seperti itu Na...mana mungkin kriteria wanita idaman Tian adalah kamu, tapi...semakin ku menolak kenyataan itu, semakin terlihat jelas kebenarannya, Tian tidak pernah melakukan perjalanan tanpa Asisten Li di samping nya, tapi...kau pengecualian, kemaren aku lihat sendiri,bagaiamana wajah Tian saat memandang mu, karena itu aku ingin berteman dengan mu, berteman dengan wanita yang ingin di lindungi Tian'


*****


"Candra, kau sabarlah...ini adalah rumah sakit terbaik di sini,aku yakin putrimu akan baik-baik saja"ucap Fandi.


"Semuanya sudah hancur Fan, aku tahu Arita salah, mungkin ini karma untuknya karena telah mengambil kebahagiaan Leona, rasanya aku malu sekali dengan apa yang telah Arita lakukan,aku bahkan tidak bisa menampakkan wajahku di banyak orang lagi Fan"ucap Candra pada Fandi.


"Aku tahu, Arita salah dan Arsa lah yang paling bersalah, mungkin seperti yang kau katakan ini hukuman untuk Arita, tapi... yakinlah semuanya akan baik-baik saja"ucap Fandi menguatkan sahabatnya.


*****


"Arsa... kau gila!! kau masih ingin menikahi gadis liar itu, dari pada dia yang jadi mantu mama, lebih baik tetap Leona saja, setidaknya nama baik keluarga tetap terjaga"ucap sang mama.

__ADS_1


"Lalu apa yang harus Arsa lakukan ma..., dulu Leona juga mama tidak menyukainya, jika seandainya saja mama berbaik hati padanya, mungkin perpisahan itu tidak akan terjadi!!"ucap Arsa kesal dengan mamanya.


"Kenapa sekarang malah nyalahin mama, kalau kau tidak Selingkuh, tidak main celap celup dengan gadis kecil itu, apa iya Leona mau pisah sama kamu, kamu yang salah malah mama yang di salahkan"ucap Mamanya dengan begitu kesal. -


__ADS_2