Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]

Kebangkitan Istri Tersakiti [Mengejar Cinta Janda]
Part 239


__ADS_3

"Jangan ... aku mohon, jangan sentuh aku, Haris ... aku sudah memiliki Tunangan, ku mohon, aku sudah tidak ingin kerja sama itu lagi, jangan mendekat, jangan mendekat Haris" ucap Angelina seraya berjalan mundur dan mengitari ranjang tempat tidurnya


"Kau tidak bisa kemana-mana lagi gadis kecil, Aku lelah mencarimu selama ini, jadi pagi ini layani aku dengan benar, kalau tidak jangan salahkan aku jika aku melakukan kekerasan lagi padamu "ucap Haris Seraya ingin menangkap Angelina


Namun Angelina berhasil naik keatas ranjang, sehingga belahan pahanya terlihat oleh Haris, Ya ... Angelina baru selesai mandi, kini ia hanya memakai kimononya.


"Jangan .. jangan mendekat, atau ... atau kau akan ku bunuh" ucap Angelina seraya mengarahkan pisau buah ke Haris.


Namun sayangnya, Haris tidak takut sekali dengan ancaman Angelina.


"Apa yang mau pertahankan,Papa mu saja sudah merelakan kau dengan ku, ayolah Angelina, hanya sekali saja, maka kerja sama kita akan berjalan seterusnya, bukankah syarat yang aku ajukan ini sangatlah menguntungkan perusahaan mu" ucap Haris


"Jika aku sampai di sentuh olehmu, lebih baik aku mati, Haris.


Saat Angelina berkata demikian, Haris memukul tangan Angelina dan membuat pisau itu jatuh, dengan kejam, Haris menarik rambut Angelina kebelakang, sehingga menampakkan leher Angelina yang terangkat


"Kesabaranku sudah habis, Angel. Dan kau masih ingin bermain-main dengan ku, apa kau fikir, tidak ada wanita cantik lagi selain kamu, hanya saja penolakan mu yang tidak bisa aku terima" ucap kasar Haris.


Angelina menjerit kesakitan ia berusaha melawan dan kini Angelina menginjak kaki Haris sehingga tangan Haris terlepas.


"Tolong ... Tolong aku .. ! teriak Angelina menuju ke pintu, sayang nya, Haris dengan cepat menendang tubuh Angelina sehingga tersungkur, dan dahi Angelina terluka karena terbentur meja


"Aw... "pekik Angelina


Gubbrak ...


"Bajingan kau Setyo ... !" teriak Galla saat melihat pemandangan yanga da di depan matanya


"Galla, kau ... ! ini salah faham Galla, wanita ini ... wanita ini adakah wanita murahan, dia yang menarik ku kekamarnya, aku ... aku menolaknya, tapi dia ... dia terus memaksa ku, sehingga aku ... aku tanpa sengaja mendorong nya" ucap gugup Haris alias Setyo yang kini kerah bajunya sudah di pegang erat oleh Galla dengan penuh kemarahan.


Sekilas Galla melihat ke wajah Angelina dan dahinya yang berdarah.


Buk ... satu pukulan di wajah Haris


Buk ... satu pukulan di perut Haris

__ADS_1


Dengan cepat, Galla mengamuk pada Haris


"Galla dengarkan aku, aku adakah teman baikmu, jangan membela wanita murahan ini dan mengorbankan persahabatan kita ... " icao Haris dengan wajah yang sudah penuh darah.


"Ini ... untuk kata murahan yang kau lontarkan padanya" Buk ... pukulan Galla layangkan


"Ini, karena kau sudah berani menyentuhnya " Buk pukulan lagi di kepala Haris


"Jika aku harus memilih antara sahabat dan dia, aku lebih baik tidak memiliki sahabat seperti mu Haris Prasetyo, kau tahu siapa wanita ini ... dia tunangan ku ... ! satu-satunya wanita yang aku cintai dalam dunia ini, dan kau ... kau telah dua kali menganiaya nya, " ucap Galla pada Haris seraya menendang perut Haris. Haris tersungkur.


Namun lagi-lagi Galla mencengkeram kerah baju Haris


"Pukul Galla, pukul dia, pukul dia, pukul dia" ucapan Angelina yang tanpa sadar malah semakin membuat Galla mati-matian menghajar Haris


"Terus ... terus ... dia ... dia mengatakan aku murahan , pukul dia Galla, pukul" ucap Angelin dalam Isak tangisnya. darah yang mengalir di dahinya tidak ia hiraukan, Angelina terus menatap lelaki yang mencoba melecehkan nya di hajar oleh orang yang ia cintai.


"Jangan ampuni dia, Galla. Jangan ampuni dia" ucap lagi Angelina


"Ampun Galla, maafkan aku, aku ... aku tidak tahu kalau dia wanitamu, aku ... benar-benar tidak tahu" ucap Haris yang mana matanya langsung tertutup saat Galla menginjak perutnya dengan kasar.


"Maafkan aku, maafkan aku datang terlambat" ucap Galla seraya memeluk Angelina


"Apakah aku seperti wanita murahan ... ? kenapa dia ingin menodaiku" ucap Angelin dalam isak tangisnya.


"Jangan berkata lagi, aku berjanji, aku akan membereskan Haris, Sayang maafkan aku" ucap Galla yang melihat darah di dahi Angelina.


Isak tangis Angelin semakin terdengar perih di telinga Galla.


"Tangkap Abimanyu sekarang juga dan bawa ke bawah tanah "ucap Galla pada seseorang dari balik ponsel


"Abimanyu mertua Anda Tuan ?"tanya anak buah Galla


"Iya Abimanyu siapa lagi" ucap kesel Galla


Galla pun mematikan ponselnya dan langsung menggendong Angelina ke atas ranjangnya sedangkan Harris masih terpapar di lantai.

__ADS_1


Galla menghubungi Dokter agar segera ke kamarnya dan memanggil keamanan hotel untuk membawa Haris pergi.


'Jangan salahkan aku, Haris ataupun Abimanyu, kalian akan kehilangan semua yang kalian miliki' bathin Galla saat melihat keadaan Angelin.


*****


"Tuan, anak buah Tuan Galla menangkap Mertuanya dan membawanya ke ruang bawah tanah" lapor anak buah Tian, seketika Tian menghentikan pekerjaannya.


'Galla menangkap Abimanyu melalui jalur bawah, ada apa ... ? kesalahan apa yang di lakukan mertuanya sehingga membuat Galla begitu marah' bathin Tian


"Awasi terus, jangan sampai orang-orang ku ada yabg terluka, dan juga cari tahu tentang alasan Galla" titah Tian


Tian kini menjadi gelisah, Galla bukan tipe orang pendendam, apalagi ini adalah ayah kekasih nya. Ini pasti kesalahan besar yang di lakukan oleh Abimanyu.


"Apa yang terjadi ... ?" tanya Galla


"Kau sudah tahu rupanya, Si Tua itu, menjual Angelina pada Haris hanya untuk kerja sama, kau tahu keadaan Angelin sekarang, di wajahnya banyak lebam dan juga tadi, aku menyaksikan sendiri bagaimana Haris memperlakukan Angelin" ucap marah Galla.


Tian tidak percaya, bahwa akan ada kejadian seperti ini. Abimanyu tega menjual anaknya hanya demi sebuah kerjasama.


"Baiklah, kau rawat bawa Angelina kembali, sisanya biar saya bantu urus" ucap Tian


"Aku ingin , perusahaan Haris tidak beroperasi lagi, aku yakin ... dia selalu menggunakan hal semacam itu pada wanita lain" ucap Galla


"Aku tahu, jaga Angelin baik-baik, rahasiakan ini dari yang lain juga" ucap Tian


"Terimakasih, Tian" ucap Galla


Panggilan itu berkahir, Galla memegang tangan Angelina yang masih terlihat ketakutan.


"Dia tidak akan kemari lagi kan ... ? aku mohon jangan tinggal kan aku lagi, kalau kau pergi, dia akan datang lagi" ucap Angelin dengan air mata yang jatuh kembali.


"Sayang, tenang lah, dia tidak akan datang lagi, dan tidak akan pernah datang lagi, percayalah padaku, aku akan selalu ada di dekatmu, jangan takut, sudah ada aku" ucap Galla mencium tangan Angelina


"Kau berjanji tidak akan pergi lagi kan ..." ucap Angelina dengan tatapan menyedihkan.

__ADS_1


"Aku janji" jawab Galla.


__ADS_2